Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Transformasi Humas Perguruan Tinggi di Era Distruptif 4.0 dan Society 5.0: Tantangan dan Strategi Wulansari, Nur Lailly Tri; Fitriana, Kurnia Nur; Khotimah, Nurul; Agustinova, Danu Eko; Satlita, Lena
SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 20 No. 1 (2023): Socia: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/socia.v20i1.61641

Abstract

Di era disruptif 4.0 dan society 5.0 seperti sekarang ini, posisi humas di perguruan tinggi memiliki tantangan untuk dapat meningkatkan citra di mata publik melalui berbagai media. Tentunya, dengan berpegang pada karakteristik perguruan tinggi yang mengacu pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu; pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Humas dalam perguruan tinggi diharapkan tidak hanya sebagai media promosi namun juga dapat sebagai media informasi bagi masyarakat, agar kampus lebih dikenal oleh kalangan publik. Sebagai garda terdepan di intitusi Humas dianggap perlu untuk meningkatkan kreatifitas dan inovasi untuk memberikan informasi kepada publik. Selain memberikan informasi yang layak dan juga terpercaya, humas perguruan tinggi di era disruptif 4.0 dan society 5.0 harus menjalin dan membina hubungan dengan para stake holders baik itu disruptif maupun media. Maka dari itu, penelitian dengan gabungan metode kualitatif dan kuantitaif ini berusaha untuk mencari tantangan transformasi humas di perguruan tinggi di era disruptif 4.0 dan society 5.0 serta mendapatkan strategi transformasi humas di perguruan tinggi di era disupsi 4.0 dan society 5.0 supaya dapat meningkatkan kualitas dan kesejahteraan bagi perguruan tinggi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi strategi dan model pengembangan humas perguruan tinggi secara adaptive dan agile. Penelitian ini diorientasikan untuk menghasilkan luaran wajib berupa publikasi artikel ilmiah yang telah submit dalam jurnal internasional bereputasi terindeks (WoS, Scopus) dan luaran tambahan berupa buku referensi ber-ISBN tentang peran dan tranformasi humas perguruan tinggi di era disruptif 4.0 dan society 5.0 serta Hak Kekayaan Intelektual (HKI).Kata Kunci: Transformasi, humas perguruan tinggi, strategi, disruptif 4.0, society 5.0
RELIGIOUS AND SOCIAL VALUES IN THE BAJAPUIK TRADITION OF MINANGKABAU WEDDINGS: A COMPARATIVE PERSPECTIVE ON BRIDEWEALTH PRACTICES Syah, Mhd Asrian; Agustinova, Danu Eko; Arfaton; Rizki, Iqbal Ainur
Penamas Vol 38 No 1 (2025): Volume 38, Issue 1, January-June 2025
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31330/penamas.v38i1.841

Abstract

This study explores the Bajapuik tradition in Minangkabau weddings, focusing on its embedded religious and social values. Specifically, it examines how this tradition fosters inter-family bonds while adapting to the pressures of modernization, including changes in social structure, gender roles, and economic challenges. Using a descriptive qualitative method and historical approach, data were collected through interviews with traditional leaders and cultural observers, as well as direct observation of marriage ceremonies in Pariaman. Findings show that Bajapuik is more than just a ceremonial custom; it reflects core Minangkabau values, including cooperation, family honour, justice, and spirituality. As part of a matrilineal society, the bride’s family offers symbolic respect to the groom’s family, an inversion of most bridewealth practices globally. Although the form and amount of Bajapuik have changed due to external influences and economic conditions, its cultural essence remains strong. Comparatively, Bajapuik shares social functions with mas kawin in Islamic tradition, dowry in South Asia, and bride price in African societies. Despite differences in direction and symbolism, these practices serve to affirm kinship ties, reinforce social status, and embody shared cultural values.
PANCASILA DAN REVOLUSI INDUSTRI 4.0 : MENJAGA RELEVANSI NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA DIGITAL Agustinova, Danu Eko; Miskawi, Miskawi
JURNAL SANGKALA Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Sangkala
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/js.v4i2.596

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia mempunyai peranan mendasar dalam pedoman kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai Pancasila yang meliputi Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Demokrasi, dan Keadilan Sosial menjadi kompas dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kemajuan teknologi. Namun pada era Revolusi Industri Keempat terjadi pergeseran paradigma dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk penerapan nilai-nilai Pancasila, yang mengindikasikan adanya potensi pergeseran nilai akibat derasnya gelombang digitalisasi dan globalisasi yang mengancam jati diri bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali strategi konkrit menjaga relevansi nilai-nilai Pancasila di era digital dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Kajian tersebut menyoroti perlunya mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila ke dalam teknologi digital untuk memastikan nilai-nilai tersebut tetap menjadi pedoman di tengah perubahan yang cepat. Dengan mengatasi tantangan misinformasi, polarisasi sosial, dan konsumsi budaya konsumtif, penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital, pendidikan adaptif, dan pemerataan akses terhadap teknologi sebagai komponen penting untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam masyarakat kontemporer. Pada akhirnya, temuan ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Pancasila ke dalam kemajuan digital sangat penting untuk menumbuhkan masyarakat Indonesia yang inovatif namun berlandaskan budaya yang dapat menavigasi kompleksitas globalisasi sambil tetap menjaga identitas nasionalnya.
STRATEGI PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI DIGITALISASI Agustinova, Danu Eko
ISTORIA : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah Vol. 18 No. 2 (2022): ISTORIA Edisi September, Vol. 18. No.2
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/istoria.v18i2.52991

Abstract

Perkembangan teknologi digital dewasa ini dapat dimanfaatkan dalam upaya pelestarian cagar budaya dengan melalui digitalisasi. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep digitalisasi cagar budaya, urgensinya bagi pelestarian cagar budaya, serta berbagai peluang dan tantangan pelestarian cagar budaya melalui digitalisasi. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kualitatif melalui studi kepuatakaan (library research). Digitalisasi cagar budaya dapat dimaknai sebagai bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam melakukan manajemen pada benda-benda cagar budaya. Pemanfaatan teknologi digital ini akan memberikan efektivitas dan efisiensi dalam upaya pelestarian cagar budaya. Dalam hal ini media digital dapat dimanfaatkan dalam melakukan pendataan, pendokumentasikan, penyimpanan, pengelolaan, hingga diseminasi informasi cagar budaya. Pelestarian cagar budaya melalui digitalisasi penting untuk dilakukan guna menjaga eksistensi benda-benda cagar budaya di masa depan yang terancam rusak atau hilang. Digitalisasi akan memudahkan dalam melakukan promosi kekayaan budaya secara internasional serta dapat menarik lebih banyak keterlibatan masyarakat dalam pelestariannya. Meskipun memiliki banyak peluang, digitalisasi cagar budaya di Indonesia juga memiliki tantangan tersendiri seperti keterbatasan SDM dan sarana prasarana, belum adanya SOP, serta adanya kesulitan untuk mengakses benda cagar budaya pada kondisi tertentu.