Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Penggunaan Preposisi dalam Teks Deskripsi pada Jawa Pos dan Kompas sebagai Alternatif Bahan Ajar Kelas VII di SMP Puji Lestari; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14518

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna penggunaan preposisi dalam teks deskripsi pada Jawa Pos dan Kompas serta mendeskripsikan alternatif bahan ajar preposisi dalam teks deskripsi pada Jawa Pos dan Kompas kelas VII di SMP. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini 1) terdapat bentuk penggunaan preposisi tunggal yang terdiri atas preposisi dasar, preposisi berprefiks serta preposisi berprefiks dan bersufiks, serta terdapat bentuk penggunaan preposisi gabungan yang terdiri atas preposisi berdampingan dan preposisi berkorelasi, 2) terdapat makna penggunaan preposisi, 3) ketidaktepatan penggunaan preposisi di dan pemborosan kata, dan 4) kesesuaian koran Jawa Pos dan Kompas dalam teks deskripsi dengan empat aspek kriteria pemilihan bahan ajar, yaitu aspek kurikulum, aspek bahasa, aspek kepentingan peserta didik, dan aspek grafika.
Penggunaan Gaya Bahasa pada Novel Imperfect Karya Meira Anastasia sebagai Alternatif Pembelajaran SMA Kelas XI Ayu Yunita Sari; Ngatmini Ngatmini; R. Yusuf Sidiq Budiawan
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i1.11260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa yang digunakan dalam novel Imperfect karya Meira Anastasia dan penggunaan gaya bahasa sebagai alternatif pembelajaran SMA Kelas XI. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan sumber data yaitu novel Imperfect karya Meira. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 8 gaya bahasa, yaitu hiperbola, sinisme, simile, repetisi, eufemisme, pleonasme, metafora, dan personifikasi, dengan temuan masing-masing: hiperbola 30 kutipan, sinisme 30 kutipan, simile 14 kutipan, repetisi 9 kutipan, eufemisme 8 kutipan, pleonasme 5 kutipan, metafora 2 kutipan, dan personifikasi 2 kutipan. Novel Imperfect karya Meira Anastasia dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran dalam unsur intrinsik, salah satunya gaya bahasa dalam novel yang terdapat di SMA Kelas XI Semester 1 Kurikulum 2013, dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning.
Penerapan Model Project Based Learning dalam Pembelajaran Menulis Teks Prosedur pada Peserta Didik Kelas VII SMPN 3 Jepara Tahun Pelajaran 2022/2023 Dian Nitatalia Nitatalia; Ngatmini Ngatmini Ngatmini; Raden Yusuf Sidiq Budiawan
Teks: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8, No 1 (2023): TEKS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/teks.v8i1.15557

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning dalam pembelajaran teks prosedur pada peserta didik kelas VII SMPN 3 Jepara Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif  yang didukung dengan data kuantitatif (campuran). Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan nontes yang berupa observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik triangulasi. Penyajian hasil analisis data dilakukan secara formal dan informal. Hasil penerapan tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran model Project Based Learning dapat diterapkan dalam pembelajaran teks prosedur pada peserta  kelas VII SMPN 3 Jepara tahun pelajaran 2022/2023. Hal ini didukung dari hasil pretest sebesar 70,35 mengalami peningkatan ke hasil posttest sebesar 92,5. Selain itu, hasil wawancara dan angket menunjukkan bahwa peserta didik mampu meningkatkan kerja sama antarsesama peserta didik, sehingga pembelajaran di kelas menjadi lebih kondusif. Model tersebut dapat membangkitkan kreativitas peserta didik dalam menulis teks prosedur, sehingga peserta didik menjadi lebih aktif dalam pembelajaran dan mampu membuat teks prosedur menjadi lebih baik lagi. Hasil observasi juga menunjukkan peserta didik aktif dan antusias selama pembelajaran berlangsung.Kata kunci: model Project Based Learning, penerapan, teks prosedur 
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA FLIPBOOK GAMBAR SERI TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA EKSPRESIF DAN PERCAYA DIRI ANAK Warsiyah Warsiyah; Ngatmini Ngatmini; Anita Chandra
DIMENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2022): Dimensi Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/dm.v18i3.15750

Abstract

Masih rendahnya kemampuan berbahasa ekspresif dan kepercayaan diri anak TK Bunga Harapan Baru Kota Semarang dapat terlihat dari kurang antusiasnya anak dalam melakukan kegiatan bercerita. Di dalam menyampaikan cerita anak masih terlihat malu, bercerita dengan suara pelan dan juga terlihat takut salah dan kurang percaya diri pada saat bercerita di depan kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan keefektifan media flipbook gambar seri dalam meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif dan kepercayaan diri anak. Sampel penelitian ini adalah anak Kelompok A TK Bunga Harapan Baru yang berjumlah 22 anak, terdiri dari 11 anak perempuan dan 11 anak laki-laki. Analisis data diuji dengan menggunakan program SPSS dengan uji Liliefors berdasarkan data pretest dan posttest. Hasil penelitian dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif ini menunjukkan bahwa penggunaan media flipbook gambar seri mampu meningkatkan kemampuan berbahasa ekspresif dan percaya diri anak. Hal tersebut terlihat dari data hasil penelitian dalam deskriptif, pada variabel berbahasa ekspresif, nilai rata-rata pretest sebesar 36,5 dan nilai rata-rata postest sebesar 67,1 artinya bahwa ada kenaikan sebesar 30,6  sedangkan untuk variabel kepercayaan diri diperoleh rata-rata pretest yaitu 36,5 sedangkan pada posttest yaitu 66,9 artinya ada kenaikan sebesar 30,4.
KEEFEKTIFAN READING PROGRAM DIGITAL TERHADAP BAHASA EKSPRESIF DAN RASA INGIN TAHU ANAK USIA 4-5 TAHUN Aliyah Aliyah; Ngatmini Ngatmini; Anita Candra Dewi
DIMENSI PENDIDIKAN Vol 18, No 3 (2022): Dimensi Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/dm.v18i3.15751

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kemampuan bahasa ekspresif dan rasa ingin tahu anak usia 4-5 tahun di PAUD ANNUR 2. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keefektifan reading program digital terhadap peningkatan kemampuan bahasa ekspresif dan rasa ingin tahu anak usia 4-5 tahun di PAUD ANNUR 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan reading program digital terhadap peningkatan kemampuan bahasa ekspresif dan rasa ingin tahu anak dan berapa besar peningkatan kemampuan bahasa ekspresif dan rasa ingin tahu anak usia 45 tahun di PAUD ANNUR 2 Desa Batu Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak melalui raeding program digital.Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian kuantitatif. Design Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dan bentuk desain quasi eksperimen yang digunakan adalah non equivalent control group design, di awali dengan pretest dan di akhiri dengan posttest. Populasi pada penelitian ini adalah semua anak kelompok A1 ( kontrol) dan kelompok A2 ( Eksperimen ) usia 4-5 tahun di PAUD ANNUR 2 Desa Batu Kecamatan Kabupaten Demak yang memiliki karakteristik yang sama dengan kelas uji coba. Teknik penetapan sampel (subyek penelitian) yang  digunakan adalah teknik sampel bertujuan (purposive sampling) yang biasanya disebut criterian based sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil rata-rata skor nilai pretest dan postest dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Dilihat dari skor pretest nilai rata-rata bahasa ekspresif anak kelas control sebesar 41,3 dan kelas eksperimen sebesar 48,3. Sedangkan untuk rasa ingin tahu anak nilai kelas kontrol sebesar 42,7 dan kelas eksperimen sebesar 47,8. Setelah diberikan perlakuan skor nilai rata-rata meningkat yaitu untuk nilai posttest kelas control sebesar 65 dan kelas eksperimen sebesar 82,3. Sedangkan untuk rasa ingin tahu anak untuk  posttest kelas kontrol sebesar 66,1 dan kelas eksperimen sebesar 89,3. Di lihat dari hasil Uji t  melalui SPSS bahasa ekspresif anak dapat dilihat bahwa nilai Sig. (2-tiled) 0,026 < 0,005, dan untuk rasa ingin tahu anak dapat dilihat bahwa nilai Sig. (2-tiled) 0,030 < 0,005 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yang artinya nilai rata-rata awal variabel bahasa ekspresif anak kelompok kontrol dengan kelompok eksperimen terdapat perbedaan yang signifikan yang berarti terbukti bahwa reading program digital ini sangat efektif mampu meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak PAUD ANNUR 2.
Penerapan Metode Partisipatori dalam Pembelajaran Menganalisis Nilai Moral Puisi “Baju Bulan” Karya Joko Pinurbo pada Peserta Didik Kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022 Nadila Aprillia; Ngatmini Ngatmini; Zainal Arifin
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16070

Abstract

The purpose of this study is to describe the application of participatory methods in learning to analyze the moral value of the poem Baju Bulan by Joko Pinurbo in class XI students of SMA Negeri 1 Comal in the academic year 2021/2022. The method used in this research is descriptive qualitative with test and non-test data collection techniques in the form of observation, questionnaires and documentation. There are 5 stages in applying the participatory method, (1) the teacher opens the lesson, (2) the teacher conveys about the material, asks the students' problems, fosters intimacy and does take and give, (3) the teacher gives motivation to the students (4) the teacher provide learning materials to students, (5) The teacher closes the lesson. After the participatory method was applied, the students were more active, curious and enthusiastic about learning, before the participatory method was applied, the average student score was 43 from the KKM 75, after the implementation of the participatory method the average score was 89 from the KKM 75. In addition to the data The test also contains non-test data, the results of student observations after being given the participatory method look more happy to follow the learning and more actively ask about the material, the results of the questionnaire data almost all students understand better how to analyze the “Baju Bulan” poem using the participatory method. Thus, it can be concluded that the application of the Participatory Method can be applied in learning to analyze the moral value of the poem “Baju Bulan” by Joko Pinurbo for class XI students of SMA Negeri 1 Comal Pemalang in the 2021/2022 academic yearABTRSAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendekskripsikan penerapan metode partisipatori dalam pembelajaran menganalisis nilai moral puisi Baju Bulan karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI SMA Bahasa Negeri 1 Comal Tahun Pembelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data tes dan nontes yang berupa observasi, angket dan dokumentasi. Terdapat 5 beberapa tahap dalam menerapkan metode partisipatori, (1) Guru membuka pembelajaran, (2) Guru menyampaikan seputar materi, menanyakan kendala peserta didik, membina keakraban dan melakukan take and give, (3) Guru memberikan motivasi pada peserta didik (4) Guru memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik, (5) Guru menutup pembelajaran. Setelah diterapkan metode partisipatori peserta didik lebih aktif, rasa ingin tahu dan antusias belajar yang tinggi, sebelum diterapkan metode partisipatori rata-rata nilai peserta didik 43 dari KKM 75, setelah penerapan metode patisipatori rata-rata nilai peserta didik 89 dari KKM 75. Selain data tes terdapat pula data hasil nontes, hasil observasi peserta didik setelah diberikan metode partisipatori terlihat lebih senang mengikuti pembelajaran dan lebih aktif bertanya mengenai materi, hasil data angket hampir seluruh peserta didik lebih memahami cara menganalisis puisi “Baju Bulan” menggunakan metode partisipatori. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Metode Partisipatori dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis nilai Moral puisi “Baju Bulan” karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022.
Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Nurul Adiyanti; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16073

Abstract

This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata).
Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Nurul Adiyanti; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16073

Abstract

This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata).
Penerapan Metode Partisipatori dalam Pembelajaran Menganalisis Nilai Moral Puisi “Baju Bulan” Karya Joko Pinurbo pada Peserta Didik Kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022 Nadila Aprillia; Ngatmini Ngatmini; Zainal Arifin
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16070

Abstract

The purpose of this study is to describe the application of participatory methods in learning to analyze the moral value of the poem Baju Bulan by Joko Pinurbo in class XI students of SMA Negeri 1 Comal in the academic year 2021/2022. The method used in this research is descriptive qualitative with test and non-test data collection techniques in the form of observation, questionnaires and documentation. There are 5 stages in applying the participatory method, (1) the teacher opens the lesson, (2) the teacher conveys about the material, asks the students' problems, fosters intimacy and does take and give, (3) the teacher gives motivation to the students (4) the teacher provide learning materials to students, (5) The teacher closes the lesson. After the participatory method was applied, the students were more active, curious and enthusiastic about learning, before the participatory method was applied, the average student score was 43 from the KKM 75, after the implementation of the participatory method the average score was 89 from the KKM 75. In addition to the data The test also contains non-test data, the results of student observations after being given the participatory method look more happy to follow the learning and more actively ask about the material, the results of the questionnaire data almost all students understand better how to analyze the “Baju Bulan” poem using the participatory method. Thus, it can be concluded that the application of the Participatory Method can be applied in learning to analyze the moral value of the poem “Baju Bulan” by Joko Pinurbo for class XI students of SMA Negeri 1 Comal Pemalang in the 2021/2022 academic yearABTRSAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendekskripsikan penerapan metode partisipatori dalam pembelajaran menganalisis nilai moral puisi Baju Bulan karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI SMA Bahasa Negeri 1 Comal Tahun Pembelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data tes dan nontes yang berupa observasi, angket dan dokumentasi. Terdapat 5 beberapa tahap dalam menerapkan metode partisipatori, (1) Guru membuka pembelajaran, (2) Guru menyampaikan seputar materi, menanyakan kendala peserta didik, membina keakraban dan melakukan take and give, (3) Guru memberikan motivasi pada peserta didik (4) Guru memberikan materi pembelajaran kepada peserta didik, (5) Guru menutup pembelajaran. Setelah diterapkan metode partisipatori peserta didik lebih aktif, rasa ingin tahu dan antusias belajar yang tinggi, sebelum diterapkan metode partisipatori rata-rata nilai peserta didik 43 dari KKM 75, setelah penerapan metode patisipatori rata-rata nilai peserta didik 89 dari KKM 75. Selain data tes terdapat pula data hasil nontes, hasil observasi peserta didik setelah diberikan metode partisipatori terlihat lebih senang mengikuti pembelajaran dan lebih aktif bertanya mengenai materi, hasil data angket hampir seluruh peserta didik lebih memahami cara menganalisis puisi “Baju Bulan” menggunakan metode partisipatori. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Penerapan Metode Partisipatori dapat diterapkan dalam pembelajaran menganalisis nilai Moral puisi “Baju Bulan” karya Joko Pinurbo pada peserta didik kelas XI Bahasa SMA Negeri 1 Comal Pemalang Tahun Pembelajaran 2021/2022.
Penggunaan Kata Tugas Preposisi dalam Interaksi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Negeri 3 Pemalang Salsabila Setyanuryana Rizky; Ngatmini Ngatmini; Eva Ardiana Indrariani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pembelajaran bahasa Indonesia yang dilakukan antara guru dan peserta didik tidak terlepas dari penggunaan kata tugas secara lisan. Saat proses pembelajaran, bisa saja ada kesalahan penggunaan kata tugas diucapkan, tetapi tidak menutup kemungkinan ada kata tugas yang diucapkan dengan benar sesuai dengan penggunaan kata tugas. Penggunaan kata tugas berfungsi untuk menegaskan atau menjelaskan kalimat dan bagiannya sehingga makna yang dihasilkan akan jelas. Jika kata tugas tidak ada dalam pembelajaran Bahasa Indonesia atau penggunaan yang kurang tepat dapat menimbulkan perbedaan makna dalam sebuah kalimat. Jika hal ini dibiarkan terus-menerus dan tidak ada tindak lanjut, dapat menyebabkan munculnya kesalahan bahasa. Penelitian ini menggunakan metode simak, observasi, teknik catat, dan teknik rekam audio. Hasil penelitian dari penggunaan kata tugas preposisi ditemukan pemakaian tepat dan tidak tepat. Penggunaan preposisi yang ditemukan yaitu preposisi untuk, preposisi oleh, preposisi karena, preposisi di, preposisi dengan, preposisi tentang, preposisi sampai, preposisi pada, preposisi dari, preposisi ke, preposisi dari … sampai …, preposisi antara … dan …, dan preposisi antara … dengan … . Penggunaan preposisi tidak tepat ditemukan pada preposisi pada, dengan, dan sampai. Hasil penelitian kata tugas preposisi tepat ada 67 data dan tidak tepat ditemukan tiga data.