Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Metode Brainstorming Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Via Utami Rulistiani; Ira Asyura; Asep Saefullah Kamali; Linda Linda
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.1784

Abstract

Penelitian dilakukan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran brainstorming terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa dalam menyelesaikan masalah relasi dan fungsi. Sampel diambil secara purposive sampling dengan sampel adalah siswa SMPN 2 Cikulur kelas 8B dan 8C. Metode yang digunakan quasi eksperimen desain non randomized pretest-posttest nonequivalen control group design. Data yang diambil adalah pretest dan posttest. Pada hasil posttest, keterampilan berpikir kreatif siswa kelas eksperimen dengan metode pembelajaran brainstorming dengan rata-rata sebesar 80,5. Sedangkan kelas kontrol yang diajar dengan metode pembelajaran konvensional memperoleh hasil rata-rata sebesar 71,5. Pengujian hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney dengan Uhitung = 94,5 dan Utabel = 112 (n1 = 20 dan n2 = 18) dengan taraf signifikan = 0,05, maka Uhitung ≤ Utabel (94,5 ≤ 112). Dari pengujian tersebut, dapat diinterpretasikan bahwa keterampilan berpikir kreatif siswa menggunakan metode pembelajaran brainstorming lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional. Sehingga, terdapat pengaruh metode pembelajaran brainstorming terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa pada materi relasi dan fungsi.
Pelatihan Jarimatika Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 4 Citeureup M. Asep Syihabul Millah; Rihatul Jannah; Linda Linda; Minhatul Ma'arif; Ira Asyura; Asep Saefullah Kamali
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): November : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v3i4.1764

Abstract

Following the journey of mathematics at the elementary school level, students often hear complaints when they have to explore concepts such as addition, subtraction, multiplication, and division. In such a dilemma, the need for innovation becomes even more pressing, as a way to carve out a vibrant next generation. The author sees that in learning mathematics, grade 3 students at SD Negeri 4 Citeureup lack enthusiasm for mathematics because this subject is often considered difficult. Overall, the process of implementing community service with a focus on education uses the jarimatics method to increase enthusiasm or motivation in studying mathematics for Citeureup 4 public elementary school students. The results of community service activities include the following: (a) achievement of the target number of participants. (b) the accuracy and skill of students working on multiplication problems. (c) achievement of activity objectives. After a series of training activities were carried out, finally we provided feedback questions from students. Do they feel happy and more motivated in learning mathematics? They all agree that they are happy and feel more motivated. To increase students' interest and motivation in learning mathematics, teachers should use good and effective methods to move and motivate students to be active in learning mathematics.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Alternative Solutions Worksheet Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Islamiyati, Titi; Linda; Saepul Mustakim, Usep; Widyaningrum, Ismi; Kamali, Asep Saefullah; Asyura, Ira
Metakognisi Vol 5 No 1 (2023): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v5i1.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa kelas X MA Darusaa’adah Cikadueun kabupaten Pandeglang yang menggunakan pembelajaran Alternative Solution Worksheet (ASW). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA Darusaa’adah Cikadueun kabupaten Pandeglang. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, terdapat kelas eksperimen menggunakan pembelajaran ASW yaitu kelas XB berjumlah 24 siswa dan kelas kontrol menggunakan pembelajarn konvensional yaitu kelas XA berjumlah 25 siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan uji Mann Whitney dikarenakan data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa hasil uji Mann Whitney Skor N-Gain kelas eksperimen dan kontrol adalah Zhitung = 3,81 dan Ztabel = 1,65 artinya H0 ditolak dan H1 diterima, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan kreatif matematika siswa kelas eksperimen.
Pengembangan Komik Digital Matematika sebagai Media Literasi Matematika Siswa Kelas IX SMP Undayah, Uun; Linda, Linda; Asyura, Ira; Munawar, Badri; Sulaiman, Yeni; Widyaningrum, Ismi
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2024): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/mathlocus.v5i1.4313

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berupa komik digital matematika sebagai media literasi matematika siswa kelas IX SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model Plomp. Data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara tak terstruktur dengan guru dan siswa kelas IX, angket respon siswa dan guru, serta hasil tes siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa media pembelajaran komik digital matematika sebagai media literasi yang telah divalidasi oleh validator ahli materi, media, dan bahasa sangat valid dengan rata-rata indeks validasi 85,68%. Praktikalitas media komik berdasarkan angket respon dengan rata-rata 88% dengan kategori sangat praktis, dan efektivitas media komik digital berdasarkan tes siswa mendapatkan hasil 94% dengan kategori efektif. Media pembelajaran komik digital matematika sebagai media literasi siswa yang telah valid dikembangkan melalui proses penilaian formatif yang mencakup penilaian diri sendiri, penilaian para ahli, penilaian satu-satu, dan penilaian kelompok kecil. Kemudian, tahapan terakhir penilaian (assessment phase), dilakukan penilaian untuk mengetahui apakah produk yang dihasilkan memenuhi harapan praktis dalam pembelajaran dengan menggunakan uji praktikalitas dan uji efektivitas. Penilaian dilakukan di kelas IX SMP dengan jumlah siswa 32 orang. Hasil dari penilaian media yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Dengan demikian, media pembelajaran yang dikembangkan layak digunakan.
Perancangan Instrumen Literasi Numerasi: Uji Coba Awal Pada Mahasiswa STKIP Syekh Manshur Linda, Linda; Asyura, Ira; Widyaningrum, Ismi; Indriani , Arina Nur
Progressive of Cognitive and Ability Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jpr.v4i3.1625

Abstract

Purpose – Suatu instrument penelitian harus disusun dengan baik dan benar. Instrument kemampuan literasi numerasi tidak hanya dalam bentuk soal tes uraian atau pilihan ganda. Instrument literasi numerasi dapat dibuat dalam bentuk angket kuisioner. Oleh karena itu harus dibuat perancangan instrument literasi numerasi yang kemudian di uji coba awal untuk melihat instrument tersebut layak atau tidak. Penelitian ini bertujuan merancang instrument literasi numerasi dalam bentuk angket kuisoner, untuk melihat instrument tersebut layak atau tidak digunakan sebagai dasar penyusunan pengambilan data dalam mengukur literasi numerasi. Methodology – Penelitian ini merupakan penelitian kauntitatif deskriptif. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan matematika tingkat 3 dan 4 dengan total yaitu 26 mahasiswa. Teknik pengambilan data menggunakan uji coba instrument literasi numerasi yaitu angket kuisioner. Teknik analisis data dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Findings – Hasil uji validitas adalah rhitung > rtabel dengan taraf signifikan sebesar 5% maka dapat diartikan bahwa 20 pernyataan tersebut yaitu valid. Selanjutnya setelah dinyatakan valid, maka harus diuji reliabilitas untuk melihat konsistensi hasil temuan. Hasil uji reliabilitas pada uji coba instrument literasi numerasi dalam bentuk angket kuisioner ini adalah nilai Cronbach Alpha (0,952) > rtabel dengan taraf signifikan sebesar 5% (0,388) maka dapat diartikan reliabel. Dengan demikian, hasil uji coba awal instrument literasi numerasi menunjukkan bahwa dari 20 pernyataan pada angket kuisioner dengan menggunakan skala likert 1-5 dapat digunakan untuk mengukur literasi numerasi. Novelty – Kebaharuan pada penelitian ini instrument dalam bentuk angket kuisioner dapat digunakan untuk melihat kemampuan literasi numerasi Significance – Penelitian ini dapat dijadikan referensi tambahan pada peneliti mauapun masyarakat luas.
Pengenalan Media Pembelajaran Matematika Kontekstual Berbasis Lingkungan Sekitar di Suku Baduy Ismi Widyaningrum; Arina Nur Indriani; Linda Linda; Asep Saefullah Kamali
Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2025): Juli : Indonesia Bergerak : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/inber.v3i3.1014

Abstract

Limited access to learning resources appropriate to the local context presents a challenge in the mathematics learning process in indigenous communities such as the Baduy Tribe. Conventional mathematics learning is often considered too abstract and less relevant to the daily lives of Baduy children, especially in the Outer Baduy region. To address this challenge, this community service activity aims to introduce contextual mathematics learning media based on the surrounding environment and local culture. The media developed is designed to be easily accessible, affordable, and environmentally friendly, while still respecting prevailing traditional values. The method used in this activity is Participatory Action Research (PAR), with a collaborative approach between a team of lecturers and the Outer Baduy community. The activity implementation process includes six stages, namely: identification of local problems and potential, planning, designing learning media, implementation, evaluation, and documentation of activity results. The results of the activity show an increase in interest and understanding of basic mathematics concepts among Outer Baduy children. Children appear more active, enthusiastic, and confident in participating in the learning process through educational games and concrete activities. The media used utilizes natural objects and local cultural elements, such as woodcuts, ancient angklungs, traditional hats, and distinctive Baduy woven motifs. The community responded positively because these media do not conflict with traditional values. This activity has had positive cognitive and social impacts and strengthened awareness of the importance of a contextual and culturally based educational approach as a relevant and inclusive learning strategy.  
Pelatihan Permainan Tradisional Sunda Manda Sebagai Media Etnomatematika Dan Motorik AUD Asyura, Ira; Supriadi, Idris; Jannah, Rihatul; Maarif, Minhatul; Linda, Linda; Munawar, Badri; Kamali, Asep Saefullah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Spesial Issue
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Children's ability to explore their knowledge through play will optimize children's growth and development because through play children gain their own learning experiences. Teachers must have broad insight into developing what is around them to use as games, one of which is using traditional games in learning. This community empowerment activity aims to increase the knowledge and skills of Kindergarten/RA teachers to recognize and utilize traditional games as a medium for learning mathematics, aspects included in early childhood motor development, both fine and gross motor skills and their evaluation in learning, as well as encouraging kindergarten/RA teachers to be creative in creating fun mathematics learning at an early age by learning while playing. The community service carried out takes a community-based empowerment scheme, where the communities used as partners are non-productive. The partner in this activity is the Raudhatul Athfal Teachers Association (IGRA) in the Cikedal sub-district. The implementation method that will be carried out is a) preparing tools in the form of Sunda Manda traditional game puzzle; b) conducting FGD preparation for training; c) implementation training; and d) implementation in learning. The results after carrying out this service activity were that the teacher was very enthusiastic about listening to the presentation of material from the resource person, and the teacher was very cheerful when carrying out a game simulation accompanied by STKIP student Syekh Manshur. The implication after carrying out this activity is that there is a relationship between memory and motor development. Therefore, the Sunda Manda traditional game is very appropriate to be used as an ethnomathematics medium that introduces mathematical material through culture, and a medium for early childhood motoric development.
PENDAMPINGAN KEGIATAN PELATIHAN MATEMATIKA MELALUI MEDIA PERMAINAN ULAR TANGGA Siti Muspiroh, Linda, Badri Munawar, Asep Saefullah Kamali, Ismi Widyaningrum, Ira Asyura, Arina Nur
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENGABDI Vol. 1 No. 2, Juli (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Serumpun Mengabdi
Publisher : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERUMPUN MENGABDI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Matematika merupakan salah satu pelajaran yang sulit bagi sebagian anak. Karena, mereka menganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang memusingkan dan sulit untuk di mengerti. Namun, anak tidak akan mendapatkan kesulitan jika anak tersebut mau dan percaya diri dalam belajar matematika. Dalam jurnal ini penulis akan menjelasakan kesulitan belajar matematika di kampung Cikadu Indah desa Tanjung Jaya yang bertempat di posko 5. Tujuan pelatihan matematika menggunakan ular tangga ini yaitu untuk mempermdah anak dalam belajar matematika dan menarik minat anak dalam belajar matematika. Dengan menggunakan media ini anak akan merasa tertantang karena dalam media ini akan ada soal yang harus dijawab oleh anak. Selain anak bermain anak juga akan belajar serius tetapi santai metode yang digunakan yaitu metode demonstrasi dimana metode ini yaitu metode yang menggunakan alat peraga yang ditujukan dan diperlihatkan untuk anak. Alasan metode ini digunakan karena anak butuh sesuatu yang konkrit. Sebagian anak sulit belajar matematika karena dalam proses belajarnya kebanyakan abstrak. Anak sulit menerima sesuatu yang abstrak mereka butuh yang nyata. Metode demonstrasi adalah metode yang menunjukkan sebuah gambar atau bentuk yang nyata. Untuk mendapatkan hasil yang didapat penulis melakukan perencanaan, pelaksanaan, pengmatan dan refleksi. Pelatihan akan terus dilakukan sampai membuahkna hasil. Hasil dari pelatihan ini yaitu untuk menumbuhkan kecintaan terhadap matematika melalui media permainan ular tangga. 
Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Kubus sebagai Alat Permainan Ular Tangga Asep Saeful Rohman; Yeni Sulaeman; Linda; Ira Asyura; Asep Saefullah Kamali
Pucuk Rebung: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): November
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pure.v3i2.p73-82

Abstract

Assistance in making cube learning media as a tool for playing snakes and ladders is the background to the problems at SDN Mekarsari 2 due to the lack of student interest in mathematics. Geometric materials at the basic education level especially need application and are not easily understood by theory alone. This writing aims to provide a better understanding of geometric material and increase student motivation in participating in mathematics through the cube learning media as a tool for playing snakes and ladders. The subjects of this study were 32 students in class V, totaling 32 students at SDN Mekarsari 2. The assistance was carried out through several methods, including observation through interviews with students, socialization, program implementation in the form of making media cubes and practice, namely the application of cubes as dice in the snake games ladder. After four days of mentoring, starting from the observation stage to the practice of the snakes and ladders game, the result was an increase in students' motivation to take part in learning, as well as being able to solve problems and questions about cube building materials as well as mathematical operations.