Claim Missing Document
Check
Articles

Quality Analysis of Leaf and Stem Extracts of the Mikania micrantha Jamilatun, Makhabbah; Lukito, Pradea Indah; Kumalasari, Intan
Journal of Health Science and Medical Therapy Том 4 № 01 (2026): Journal of Health Science and Medical Therapy
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jhsmt.v4i01.2198

Abstract

Mikania micrantha (Sembung Rambat) is known in traditional medicine because it contains various bioactive compounds that have the potential as bioactive agents for pharmaceutical products and functional foods. The purpose of this study was to determine the quality of Mikania micrantha leaf and stem extracts obtained from Watualang Village, Ngawi. This study used an experimental research type, which included specific quality parameter tests, namely organoleptic tests and phytochemical screening, as well as non-specific quality parameter tests, namely water content and ash content. The results obtained, the yield of Mikania micrantha leaf and stem extracts were 14.32% and 13.12%, respectively. The specific quality parameters of Mikania micrantha extract, organoleptic test in the form of a thick green extract with a distinctive odor of the extract. Phytochemical screening, Mikania micrantha leaf and stem extracts contain phenol, flavonoid, steroid and sesquiterpene compounds. Non-specific quality parameters of Mikania micrantha extract include water content and ash content. The water content obtained in the leaf and stem extracts of Mikania micrantha were 9% and 8.45%, respectively. The ash content of the leaf and stem extracts of Mikania micrantha were 13.17% and 10.67%, respectively. The specific and non-specific quality parameters of the methanol extract of Mikania micrantha leaves and stems obtained from Watualang Village, Ngawi, have met the extract quality requirements.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA DANGURAN KLATEN SELATAN Jamilatun, Makhabbah; Khoirunisa, Meliniya Santi; Wulandari, Retno
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v4i2.1270

Abstract

Indonesia merupakan salah satu dari sekian banyak negara yang terdampak pandemi covid-19. Sepanjang tahun 2021 Indonesia mengalami berbagai dinamika dan tantangan dalam penangan pandemi Covid-19. Kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi disebabkan oleh beberapa hal. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa masyarakat di Desa Danguran Klaten Selatan masih kurang dalam pemahaman dan kesadaran terhadap pencegahan Covid-19. Sehingga perlu dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di wilayah ini. Pengabdian kepada masyarakat di Desa Danguran Klaten Selatan dilakukan dengan memberikan edukasi kesehatan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penularan dan perluasan Covid-19. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan edukasi kesehatan baik langsung, secara online, maupun melalui poster, serta pembagian jamu dan vitamin kepada masyarakat di Desa Danguran Klaten Selatan. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat di Desa Danguran Klaten Selatan mendapat pengetahuan dan pemahaman mengenai Covid-19 dan varian terbaru Covid-19, cara menggunakan masker double (ganda) dengan benar, vaksin Covid-19, peningkatan imunitas melalui konsumsi jamu dan vitamin, cara menjaga jarak dengan benar, serta perilaku hidup bersih dan sehat.
PENDIDIKAN KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA NGASINAN WELERI, KENDAL Jamilatun, Makhabbah; Hanindita, Nada
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v5i1.1785

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi periode yang berat bagi bangsa Indonesia, memberikan dampak dalam berbagai aspek. Berbagai cara yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Pada masa pandemi Covid-19 banyak masyarakat di sekitar Desa Ngasinan Weleri Kendal, yang belum menyadari pentingnya mencegah penularan Covid-19. Maka perlu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 melalui pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Ngasinan Weleri Kendal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat meliputi program bantuan kepada warga desa Ngasinan yang terpapar Covid 19, penyemprotan disinfektan, pembagian masker, penempelan poster ditempat umum dan rumah warga. Program penyuluhan cara mencuci tangan dengan benar, penyuluhan mengenai varian baru Covid-19, penyuluhan cara menggunakan masker double dengan benar, penyuluhan mengenai keharusan menjaga jarak, pendidikan kesehatan pentingnya vaksin Covid 19. Seluruh kegiatan pengabdian masyarakat berjalan lancar, dan tanggapan warga di Desa Ngasinan Weleri Kendal terhadap kegiatan ini adalah baik sekali karena mereka merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Masyarakat di Desa Ngasinan Weleri Kendal menjadi paham tentang pencegahan covid-19.
EDUKASI KESEHATAN DI PANTI ASUHAN YAYASAN NUR HIDAYAH SURAKARTA Jamilatun, Makhabbah; Aidha Rahmadianty, Harmayanti; Larasscar Prasetyo, Kienanty
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v5i2.2249

Abstract

Panti asuhan adalah suatu lembaga kesejahteraan sosial yang bertanggung  jawab  dalam  melakukan  pelayanan,  penyantunan  dan  pengentasan  anak  terlantar. Upaya yang dapat dilakukan agar anak dapat melewati masa pertumbuhan dalam kondisi yang optimal, dapat dilakukan dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Berdasarkan hasil observasi di Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah Surakarta, belum semua warga panti mengerti mengenai pola hidup sehat. Oleh karena itu, perlu pendampingan untuk memberikan edukasi kesehatan, dengan tujuan menumbuhkan rasa peduli dan sikap tanggung jawab anak-anak untuk menjaga kesehatan. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan, meliputi edukasi mengenai pencegahan covid, perilaku hidup sehat, dan cuci tangan dengan benar. Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat digunakan untuk meningkatkan kesadaran warga Panti Asuhan Nur Hidayah serta tumbuhnya rasa peduli dan sikap tanggung jawab untuk menjaga kesehatan.
Most Probable Number (MPN) Coliform of Jamu Gendong Beras Kencur in Traditional Markets in Sukoharjo Region Makhabbah Jamilatun; Pradea Indah Lukito; Eka Nanda Safitri
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Pharmacy Department, Faculty of Health Sciences, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v7i1.49174

Abstract

: One of the traditional medicines that is very popular with the public is the jamu gendong beras kencur. The safety of traditional medicine products (herbal medicine) is a demand that has been put forward since the emergence of human health problems due to microorganism contamination, such as coliform. This study aims to determine Coliform bacteria contamination in jamu gendong beras kencur in traditional markets in the Sukoharjo area. The method used in this study is the MPN (Most Probable Number) method, which consists of two stages, namely the Presumptive Test and the Confirmed Test. The study results showed that samples with codes 1, 2, 5, 6, 7, 8, 11, and 12 had an MPN value of 0/100 ml. Furthermore, samples with codes 3, 4, 9, and 10 showed an MPN value >0/100 ml. Based on the research results, samples that meet the quality of good drinking water based on the Regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia in 2010, are samples with codes 1, 2, 5, 6, 7, 8, 11, 12 while samples with codes 3, 4, 9, 10 do not meet the requirements. There needs to be education on how to make good herbal medicine, environmental sanitation, and clean herbal medicine sales locations so that herbal medicine sellers can improve the quality of the herbal medicine they sell and ensure it is safe to consume