Claim Missing Document
Check
Articles

The role of social capital as a mediator of the effectiveness of counseling on innovative behavior in increasing corn farmers' income in Bone Bolango Regency Saleh, Yanti; Boekoesoe, Yuriko; Wibowo, Larasati Sukmadewi; R, St. Aisyah; Tolinggi, Wawan K.; Hippy, Mohammad Zubair

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v15i2.4362

Abstract

Introduction: Corn farming faces various challenges from economic, ecological, and institutional aspects. For effective agricultural extension, it is crucial to optimize the role of social capital, which catalyzes optimizing corn farming, particularly concerning the extent to which farmers become innovative in increasing income. Methods: This research employed a quantitative approach. The data were collected through primary sources via the distribution of questionnaires to 175 farmers as per sampling requirements, as well as interviews and field observations. Data analysis techniques included descriptive analysis and Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Results: (1) The effectiveness of extension services significantly and positively influences corn farmers' social capital, with a coefficient value of 43.00%. (2) The effectiveness of extension services significantly and positively affects innovative behavior in increasing income among corn farmers, with a coefficient value of 22.80%. (3) Social capital significantly and positively influences innovative behavior in increasing income among corn farmers, with a coefficient value of 74.80%. (4) The effectiveness of extension services through social capital significantly and positively influences innovative behavior in increasing income among corn farmers, with a coefficient value of 32.20%, resulting in a total effect of 55.00%. Conclusion: Social capital serves as a significant intervening factor, as its enhancement facilitates agricultural extension workers in their tasks by encouraging farmers to become more innovative in increasing both production and income from corn farming in the Bone Bolango Regency.
Analisis Kinerja Rantai Pasok Beras Dengan Pendekatan Efisiensi Pemasaran di Kecamatan Limboto Barat Kabupaten Gorontalo: Analysis of Rice Supply Chain Performance Using a Marketing Efficiency Approach in West Limboto District Gorontalo Regency Djailani, Alfian; Indriani, Ria; Boekoesoe, Yuriko
Jurnal : Agricultural Review Vol. 4 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Ichsan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37195/arview.v4i1.1309

Abstract

Kecamatan Limboto Barat adalah salah satu daerah penghasil beras di Kabupaten Gorontalo. Produktivitas padi di daerah ini selalu pasang surut dan dipengaruhi oleh iklim cuaca, terjadi penurunan nilai tukar petani dalam memenuhi kebutuhan beras sebagian dari beberapa kendala. Penelitian ini mempunyai dua tujuan, yaitu: 1) memahami mekanisme rantai pasok beras di Kecamatan Limboto Barat; dan 2) menyelidiki performa rantai pasok beras di daerah Kecamatan Limboto Barat telah dilakukan pada bulan Desember hingga Januari 2024 di Kabupaten Gorontalo. Dalam studi ini, metode yang digunakan adalah Analisis Deskriptif. dengan penggunaan teknik sampling Purposive dan Snowball Sampling. Hasil analisis mengungkapkan bahwa mekanisme rantai pasok beras di wilayah tersebut terdiriatas enam saluran yang berbeda, yakni Saluran I melibatkan distribusi langsung dari petani ke konsumen. Saluran II mencakup alur dari petani ke pedagang besar, kemudian menuju Kotamobagu. Sementara itu, Saluran III terdiri dari petani, pedagang besar, pengecer Limboto, dan akhirnya ke konsumen, yang juga dikenal sebagai Saluran IV; Petani – Penggilingan – Pengecer Limbot – Konsumen merupakan Saluran V; Petani – Pengecer Limbot – Pengecer Isimu dan Bongomeme – Konsumen adalah Saluran VI; Petani – Kolektor – Konsumen adalah Saluran VII.Penilaian kinerja rantai pasok beras dari sisi efisiensi pemasaran menunjukkan Saluran VI dinilai sebagai saluran pemasaran yang paling efisien. Sementara itu, saluran dengan margin pemasaran terendah adalah saluran II, yaitu sebesar Rp 1.000 per kilogram; sementara saluran yang memberikan farmer's share tertinggi adalah saluran IV yaitu mencapai 92,6 %.
ANALISIS BIAYA DAN PENERIMAAN USAHA NELAYAN DI DESA PENTADU BARAT KECAMATAN TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Buluati, Vanly; Bakari, Yuliana; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.27130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis biaya usaha nelayan Di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. 2) menganalisis pnerimaan nelayan Di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta Kabupaten Boalemo. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan deskriftif kuantitatif. Jenis sumber data menggunakan data primer serta data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis biaya dan penerimaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan nelayan per bulan yaitu sebesar Rp. 926.139 yang merupakan biaya penyusutan. Sedangkan biaya variabel yang dikeluarkan nelayan adalah sebesar Rp. 3.043.500. Penerimaan nelayan di Desa Pentadu Barat Kecamatan Tilamuta berasal dari hasil tangkapan cumi dan ikan tuna. Dimana penerimaan nelayan dari hasil tangkapan ikan tuna sebesar rata-rata per nelayan Rp 17.552.500 pe rbulan sedangkan penerimaan dari hasil tangkapan cumi yaitu sbesar Rp 7.522.500 per bulan.
Village development performance catalyst based on village fund priorities in plant and animal food security in the Tomini Bay Area Hippy, Mohammad Zubair; Aisyah R, ST.; Boekoesoe, Yuriko; Saleh, Yanti; Moonti, Agustinus; Mustafa, Ramlan; Machieu, Siti Rahmatia

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/agx.v16i1.5871

Abstract

Introduction: Food security programs have become a strategic issue that consistently attracts the attention of various levels of government, including village governments, as regulated in the Minister of Village, Development of Disadvantaged Regions, and Transmigration of the Republic of Indonesia. Thus, this program will create sustainable food security, which is also a measure of the success of rural development. Methods: This research is a quantitative study. The data source in this research is primary data obtained through the distribution of questionnaires to the district government, villages, and farmers, in accordance with the sample calculation requirements of 213 farmers, as well as through interviews and field observations. The data analysis techniques used are descriptive analysis and Structural Equation Modeling (SEM) PLS. Results: (1) village development performance, resource management, collaboration and creativity of the farmer-breeder community is on fairly good criteria (2) resource management has a positive and significant effect on collaboration, resource management has a positive and significant effect on the creativity of farmer-breeders, resource management has a positive but insignificant effect on village development performance, collaboration has a positive and significant effect on village development performance, the creativity of farmer-breeders has a positive and significant effect on village development performance, resource management through collaboration has a positive and significant effect on village development performance, the creativity of farmer-breeders has a positive and significant effect on village development performance. Conclusion: collaboration and creativity of farmer-breeders are good mediating variables as they can enhance the influence of resource management on village development performance based on the priorities of village funds in plant and animal food security.
Analisis Pembangunan Sektor Pertanian Dalam Mereduksi Kemiskinan Kabupaten/Kota di Kawasan Teluk Tomini Hippy, Mohammad Zubair; Boekoesoe, Yuriko; Saleh, Yanti; Moonti, Agustinus; Mustafa, Ramlan
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 6, No 2.1 (2023)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v6i2.5590

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembangunan sektor pertanian yang dipriksikan dengan PDRB sektor pertanian terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Kawasan Teluk Tomini dengan menggunakan variabel kontrol variabel Industri kecil menengah (IKM) olahan pangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kauntitatif dengan metode korelasional. Data dalam penelitian diperoleh melalui situs resmi BPS sebanyak 85 data yang terdiri atas 17 daerah dan 5 tahun data. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni Regresi Berganda Data Panel. Hasil Penelitian ditemukan bahwa PDRB sektor pertanian dan industri kecil menengah (IKM) olahan pangan secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 98,987%. Pengaruh yang besar ini karena sumbangan penduduk miskin di Kabupaten/Kota Kawasan Teluk Tomini yakni pada penduduk dengan pekerjaan sebagai petani, peternak dan nelayan. Hasil secara parsial ditemukan bahwa PDRB sektor pertanian berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap kemiskinan, sementara industri kecil menengah (IKM) olahan pangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Kata Kunci: Pembangunan Pertanian, Kemiskinan, IKM
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH (Pada Gapoktan Tio Olami Desa Bongoime Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango) Suwanda, Putri Windaryati; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25867

Abstract

This study aims to find out: 1) the characteristict of lowlans rice farmers in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Bongoime Village, Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, 2) the income of lowland rice farmers in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Village, Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, and 3) the use of production factors in the production of lowland rice in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Bongoime Village,Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency. This research used several data analyses including descriptive analysis, income analysis, and multiple linier regression analysis. The results showed that the characteristics of rice farmers in the Tio OlamiCombined Farmers Group (Gapoktan),Bongoime Village,Tilongkabila Subdistrict were at the average age of 58 years, the low level of education of lowland rice farmers in the Tio OlamiCombined Farmers Group (Gapoktan),Bongoime Village, wich was still mostly elementary school graduates with a percentage of 71.6%, the average farming experience was 11 years, the average number of dependents was 3, and most of the farmers' land area wa less than 1 Ha which is cultivated with an average of 0.60 Ha, and most of the land ownership wa as Cultivators. Moreover, the average production was 20,389,619 Kg per Ha in each harvest. The average income of lowland rice farmers in the Tio Olami Combined Farmers Group (Gapoktan), Village, Tilongkabila Subdistrict, Bone Bolango Regency, every planting season was IDR 16,236,652. Production factors consisted of land area, seeds, urea fertilizer, phonska fertilizer, pesticides, and labor simultaneously had a significant effect on lowland rice production, while partially seeds, fertillizer urea and pesticide has an insignificant effect.
Analisis Kelembagaan Kelompok Tani Padi Sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Masenge, Cecenli Daeng; Saleh, Yanti; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 2, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.25571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelembagaan kelompok tani padi sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Adapun waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan bulan Desember 2023 di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan jumlah sampel 30 orang petani. Metode penelitian yang digunakan adalah metode angket (kuesioner), analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kelembagaan kelompok tani padi sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara untuk indikator kelas belajar berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 45,00%, wahana kerja sama berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 50,00%, dan untuk indikator nilai berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 48,89%. Sehingga rekapitulasi dari keseluruhan nilai rata-rata indikator berada pada angka 47,96% dengan demikian kelembagaan kelompok tani padi sawah di Desa Tombolango Kabupaten Bolaang Mongondow Utara masuk dalam kriteria cukup baik.
Strategi Pengembangan Pemasaran Usaha Susu Kedelai CV. Ameer Essoya Natura di Kota Gorontalo Mooduto, Wilandri; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi lingkungan faktor internal dan ekternal usaha susu kedelai pada CV.Ammer Essoya Natura di kota Gorontalo (2) Menyusun bagaimana strategi pengembangan pemasaran usaha susu kedelai pada CV.Ameer Essoya Natura di kota Gorontalo. Penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian study kasus yang menghasilkan data-data deskrptif dengan teknik analisis data yaitu analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang terdapat pada usaha CV.Ameer Essoya Natura yaitu faktor internal (kekeuatan dan kelemahan), faktor kekuatan yang berpengaruh terhadap CV.Ammer Essoya Natura adalah produk susu memiliki expire date yang lama sedangkan faktor kelemahan yaitu kuantitas produksi tiap hari masih terbatas. faktor eksternal (peluang dan ancaman), faktor peluang yang terdapat pada usaha cv.Ameer Essoya Natura adalah perusahaan telah memenuhi syarat dan aturan izin sertfikat MUI sedangkan faktor ancaman adalah Ketatnya persaingan dengan jenis produk yang sama. Berdasarkan matriks IFAS kekuatan dan kelemahan diperoleh 2,69 hal ini menunjukan posisi cv.Ameer Essoya Natura sangat kuat dengan memanfaatkan kekuatan dan meminimalisasi kelemahan, sedangkan hasil analisis matriks EFE untuk peluang dan ancaman diperoleh skor 3,67 menunjukan perusahaan di atas rata-rata 3,0. Hal ini menunjukan bahwa CV.Ameer Essoya memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada.
Kinerja Penyuluh Pada Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Suhartarto, Suhartarto; Baruwadi, Mahludin H.; Boekoesoe, Yuriko
Economics and Digital Business Review Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v5i2.1499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, Mengetahui kinerja penyuluh dalam pelaksanaan penyuluhan pertanian terhadap kelompok tani Balai Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian yang digunakan dalam penelitian yaitu penelitian study kasus yang menghasilkan data-data deskrptif dengan teknik analisis data yaitu analisis skala liker. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan kinerja penyuluh pertanian di BPP Tilongkabila Kabupaten Bonebolango telah terlaksana dengan baik sesuai dengan harapan petani, dengan menggunakan kuesioner sebagai tolak ukur untuk mengetahui kesesuaian kinerja penyuluh pertanian. Diperoleh hasil indikator kinerja penyauluh pada penyaluran data diperoleh rata-rata skor 1,76, kinerja penyuluh pada penyaluran program diperoleh rata-rata skor 1,99, kinerja penyuluh pada keuangan dan pembinaan diperoleh rata-rata skor 1,84, kinerja penyuluh pada determinasi enterpretasi diperoleh rata-rata skor 1,44. Dengan hasil rata-rata skor tersebut dapat dikatakan kinerja penyuluh pertanian sangat memuaskan.
ANALISIS USAHATANI KOMODITAS PADI SAWAH VARIETAS UNGGUL BARU (VUB) INPARI IR NUTRI ZINC DI KECAMATAN KABILA KABUPATEN BONE BOLANGO Kasim, Nitam; Rauf, Asda; Boekoesoe, Yuriko
Agrinesia: Jurnal Ilmiah Agribisnis VOL 9, NO 3, 2025
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37046/agr.v0i0.32485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pendapatan Varietas Unggul Baru (VUB) Beras Inpari IR Nutri Zinc di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. 2) Menganalisis kelayakan finansial usaha tani Varietas Unggul Baru (VUB) beras Inpari IR Nutri Zinc di Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kuantitatif, dan pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, dengan menggunakan metode analisis data yaitu analisis pendapatan dan kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan Hasil analisis yang dilakukan pada komoditas varietas unggul baru padi Inpari IR Nutri Zinc diperoleh bahwa total penerimaan sebesar Rp. 214.760.000, total biaya yang dikeluarkan untuk membudidayakan sebesar Rp. 101.455.433. Pendapatan yang Dihasilkan sebanyak Rp. 113.304.567, dan untuk perhitungan kelayakan finansial usahatani menunjukkan nilai 2,11 yang mana angka tersebut lebih besar dari 1 artinya usahatani padi Inpari IR Nutri Zinc layak untuk diusahakan dan memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. 
Co-Authors Abdul Mahris Bakue Adam , Echan Adelin Septianingsih Herson Agustinus Moonti Ahmad, Sry Melisa Alfin Nasution Suaib Ali, Dinda Wahyuni Amelia Murtisari Amir Halid Amriyanti Ayuba Anak Agung Lis Sartika Angga Septian Fitra Harianto Aprilya, Lia Aril Mooduto Arsyad, Nur Hasrini Asda Rauf Aziz, Windy Abdul Bayu Rizki Moputi Biya, Ferdiyanto Bobihu, Nofita Bobihu, Rekawati Buluati, Vanly Cang, Putri Ahmad Dahlan Podungge Dako, Rizki Sempadani Daud, Risnawati Daud, Sofyani Desy Rahmawati Dian Ratnasari Djailani, Alfian Echan Adam Fadiilah Zalzabillah Lihawa Fahia Datau Fahrul S. Dunggio Fitriyanti Pioke Hardiyanti Lapamudi Harun, Fahrul Amshar Harun, Megawaty Hazra Abas Hein Mahmud Ibrahim, Abdul Muhlis Indara, Sofyan R Irwan Bempah Ishal Amili Ismail Hulopi Isra ismail Julia Gobel Jumarlan Congge Kandouw, Sintia Dewinta Kantu, Risky Kasim, Nitam Kolonta, Ronal Laiya, Risnawati H Larasati Sukmadewi Wibowo Lasena, Nurhayati Mahludin H. Baruwadi Mahmud, Candrawati Mahmud, Rustam Maneku, Atika Masenge, Cecenli Daeng Masni Masni Meilan Bobihu Meylan Dai Mobilingo, Sri Yolan Mohamad Ikbal Bahua Mohamad Zulkarnain Usman Mohammad Zubair Hippy Mooduto, Wilandri Muh Fadli Nuwa Napu, Husain Nibras K. Laya Nifta Loanga Novrianti Dotinggulo Nur Afni Lasaharu Paputungan, Muhamad Zidan Patila, Sri Wahyuni Polinto, Yuspin Rahman Ibrahim Ramlan Mustafa Ratna Mohune Rauf, Suserla Ria Indriani Ria Indriani Rifkiawan Baba Rinaldi, I Made Ray Risnawati H Laiya Robiah Adhawiyah Selfian Abdurahman Siswatiana Rahim Taha Siti Rahmatia Machieu Sofyan R Indara Sri Dewi Palamani Sry Melisa Ahmad St Aisyah R St. Aisyah R Suhartarto, Suhartarto Suparmin Fathan Supriyo Imran Suwanda, Putri Windaryati Tuna, Acan Vivit Novriyanti R. Nani Wameto, Ariyahman Wawan K Tolinggi Yanti Saleh Yenni Umar Yuliana Bakari Yunita P. Djamil Yusuf Hasan Zulianti Gobel