Claim Missing Document
Check
Articles

CRITICAL THINKING PROFILE OF MATHEMATICS IN INTEGRAL MATERIALS Usman Aripin; Wahyu Setiawan; Heris Hendriana
Journal Of Educational Experts (JEE) Vol 2, No 2 (2019): JOURNAL OF EDUCATIONAL EXPERTS (JEE)
Publisher : Kopertis Region IV Jabar and Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30740/jee.v2i2p97-106

Abstract

This study aims to determine the critical thinking skills of mathematics in one of the high schools in the city of Cimahi with indicators of mathematical critical thinking skills used are Analyzing and evaluating arguments and evidence, Arranging clarification, Arranging explanations based on relevant and irrelevant data, Identifying and evaluating assumptions . The method of this research is qualitative with descriptive research types. The research subjects were 76 students in one city of Cimahi. The data collection technique used in this study was a test of four items. Data analysis was carried out with 3 steps, namely data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the average achievement test of students' mathematical critical thinking skills as a whole is still relatively low in the percentage of each indicator, 34% for indicators compose clarification, 5% analyze and evaluate arguments and evidence, 10% Prepare explanations based on relevant data and those that do not relevant and 64% Identifying and evaluating assumptions 
REKAM MEDIS (MEDIA EDUKASI DENGAN SOFTWARE) GURU DALAM MENERAPKAN LESSON STUDY Usman Aripin; Wahyu Setiawan; Heris Hendriana
Abdimas Siliwangi Vol 4, No 2: Juli 2021
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v4i2p157-166.6535

Abstract

The development of science and technology requires learning activities for the use of technology. The purpose of this training is to introduce MEDICAL can be used in learning the lesson-based studies. The method used is a workshop with the concept of lesson study, where there are three stages, namely plan, do, see. This training is aimed at teachers in the MA Assaidiyah Cipanas. The results of the training, namely the response of the teachers to lesson study were very enthusiastic because they knew the benefits and effectiveness of teaching and learning activities, MEDIS was very efficient and attractive in its use in accordance with the demands of the times, it saved energy, costs, it was easy, it did not need a large room and was easy to distribute.
Analisis Motivasi Belajar Siswa SD Albarokah 448 Bandung dengan Menggunakan Media ICT Berbasis For VBA Excel Pada Materi Garis Bilangan Siti Romlah; Nurlela Nugraha; Wahyu Setiawan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.969 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v3i1.98

Abstract

The purpose of this study was to describe the learning motivation of Albarokah 448 Elementary School students using ICT based media for excel VBA on the number line material. The research method used is descriptive qualitative method. The research subjects were conducted on 35 students of Albarokah Elementary School 448 Bandung class VI. The instruments provided were questionnaires on the student learning motivation scale consisting of 20 statements and 4 answer choices, namely 1. Strongly Agree (SS), 2. Agree (S), 3. Disagree (TS), 4. Very Disagree (STS. The learning motivation questionnaire related to ICT-based VBA excel media consists of 4 indicators.The results of the study show that the learning motivation of students at Albarokah Elementary School 448 Bandung using ICT-based media for VBA excel on the number line material as a whole is very good and there are 3 indicators that enter the criteria are very good, for indicators of confidence in using mathematics (very good), flexible indicators in doing mathematical work (very good), voluntary indicators leaving other obligations or tasks, (very good). in working on mathematics (good), and can be seen the average overall percentage of all students included in the very criteria well. Keywords: Mathematics Learning Motivation, ICT based on Excel VBA, Outline. Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa SD Albarokah 448 Bandun dengan menggunakan media ICT berbasis for VBA excel pada materi garis bilangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yang dilakukan yaitu pada 35 siswa SD Albarokah 448 Bandung kelas VI. Instrumen yang diberikan berupa angket skala motivasi belajar siswa yang terdiri dari 20 pernyataan dan 4 pilihan jawaban yaitu 1.Sangat Setuju(SS), 2.Setuju(S), 3.Tidak Setuju (TS), 4.Sangat Tidak Setuju(STS. Angket motivasi belajar yang berhubungan dengan media ICT berbasis VBA excel terdiri dari 4 indikator. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar siswa SD Albarokah 448 Bandung dengan menggunakan media ICT berbasis for VBA excel pada materi garis bilangan secara keseluruhan tergolong sangat baik dan terdapat 3 indikator yang masuk kriteria baik sekali yaitu untuk indikator Percaya diri dalam menggunakan matematika(sanga baik), indikator Flekibel dalam melakukan kerja matematika (sangat baik); indikator Kerelaan meninggalkan kewajiban atau tugas lain,(sangat baik ). Terdapat 1 indikator yang masuk kriteria baik yaitu indikator Ketekunan dalam mengerjakan matematika(baik). Dan dapat dilihat rata-rata persentase keseluruhan semua siswa termasuk kedalam kriteria sangat baik.
Analisis Kesulitan Siswa dalam Mengerjakan Soal pada Materi Aritmatika Sosial Kelas VII Siti Mariam Marlina; Wahyu Setiawan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.650

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesulitan siswa dalam mengerjakan soal aritmatika soaial. Penelitian ini telah dilaksanakan di kelas 7 SMP Al- Barokah Sindangkerta pada tanggal 19 April 2021. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriftif, data yang dianalisis adalah wawancara dan soal materi aritmatika sosial. Hasil analisis butir soal menunjukkan bahwa tingkat kemampuan siswa dalam mengerjakan soal aritmatika pada soal nomor 1 masih rendah, sedangkan pada soal nomor 2, 3, 4 dan 5 siswa sudah mampu mengerjakan soal dengan baik dan benar. Hasil wawancara membuktikan bahwa materi aritmatika sangat penting dipelajari dan dipahami oleh siswa karena aritmatika sosial adalah ilmu dasar masyarakat dalam kehidupan sehari – hari, dan dapat dikatakan aritmatika sosial sering dilakukan oleh masyarakat. Dari hasil penelitian ini didapatkan hasil beberapa faktor yang mempengaruhi siswa kesulitan dalam mengerjakan soal aritmatika sosial yaitu kurangnya minat siswa dalam belajar, kurangnya pemahaman konsep matematis siswa terhadap materi aritmatika sosial, siswa kurang motivasi dan siswa kurang berlatih mengerjakan soal, serta dalam penelitian ini peneliti mendapatkan tife – tife kesalahan siswa yang dianalisis menggunakan prosedur tahapan Newman, yang mana tife kesalahan siswa yang dialami yaitu kesalahan memahami soal, kesalahan transformasi, kesalahan keterampilan proses dan kesalahan penulisan jawaban.
Analisis Kesalahan Siswa SMP Mahardika Batujajar Kelas IX E dalam Menyelesaikan Soal Materi Statistika Miftah Ashidiqi; Wahyu Setiawan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.705

Abstract

Pada penelitian ini peneliti berfokus untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesulitan yang dialami siswa dalam mengerjakan soal mengenai materi statistika. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan saintifik. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa SMP kelas IX E SMP Mahardika Batujajar dengan total responden sebanyak 20 siswa. Pengumpulan data menggunakan hasil tes siswa berdasarkan instrumen soal pada pokok bahasan statistika. Data yang digunakan berupa 5 butir soal uraian dan diberikan kepada subjek penelitian ini sebanyak 20 siswa. Indikator pencapaian kompetensi; 1) Menentukan median; 2) Membandingkan jumlah dari rata-rata; 3) Membuktikan median dari rata-rata; 4) Menganalisis suatu data; 5) Membuat dan mengambil keputusan, kemudian membuat memprediksi. Berlandaskan hasil penelitian yang dilakukan, analisis kesulitan siswa dalam mengerjakan soal pada materi statistika bahwa kesalahan paling banyak yang dikerjakan siswa terletak pada soal nomor 1 yang mempunyai indikator menentukan median pada suatu data dengan persentase kesalahan sampai 90% yang masuk kriteria sangat tinggi, faktor penyebab dari banyaknya kesalahan dibuat siswa adalah tidak memahami konsep dari soal dan kurang teliti dalam mengerjakan soal yang diberikan.
Analisis Kesulitan Siswa SMP Mutiara 5 Lembang pada Materi Segiempat dan Segitiga Sri Rosa Aprilia; Wahyu Setiawan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.706

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan siswa dalam menyelesaikan masalah materi segiempat dan segitiga. Hal tersebut diambil dari indikator kognitif pada taksonomi bloom yang menjadi indikator kesulitan yang digunakan dalam penelitian ini. Metode yang digunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan datanya yaitu dengan memberikan soal kepada siswa. Selanjutnya jawaban siswa dianalisis untuk mengetahui sejauh mana kesulitan yang terjadi pada siswa berdasarkan indikator yang di tentukan. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Negeri di Lembang tahun ajaran 2020-2021. Subjeknya yaitu siswa kelas VIII sebanyak 20 orang. Instrumen yang digunakan berupa soal tes materi segiempat dan segitiga dengan indikator yang telah ditentukan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu adanya kesulitan yang dialami siswa pada indikator soal Menerapkan konsep luas dan keliling segiempat untuk menyelesaikan masalah. Hal ini terbukti dari hasil tes soal kepada siswa dimana 70% siswa mengalami kesulitan pada indikator soal tersebut juga dilihat dari presentase jawaban siswa kurang dari KKM yang sudah ditentukan. Faktor yang membuat indikator tersebut mengalami kesulitan adalah (1) Tidak teliti dalam membaca, memahami dan menjawab soal; (2) Kurangnya kemampuan spasial siswa untuk membayangkan segiempat dan segitiga; (3) Siswa terbiasa mengerjakan soal-soal yang rutin dan terdapat pada contoh.
Analisis Kesulitan Peserta Didik Kelas VIII dalam Menyelesaikan Soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di MTs Atsauri Sindangkerta Ani Maryani; Wahyu Setiawan
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.915

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan peserta didik dalam menyelesaikan soal pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Subjek penelitian ini adalah 15 orang peserta didik kelas VIII MTs Atsauri Foundation Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Pengambilan data diperoleh dengan memberikan tes berbentuk uraian tentang materi SPLDV sebanyak tiga soal yang kemudian dianalisis kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan menyelesaikan soal SPLDV, terlihat dari hasil tes yang didapatkan masih kurang maksimal. Hal itu disebabkan karena peserta didik masih mengalami kesulitan memahami konsep SPLDV, mengubah soal cerita kedalam bentuk matematika, menggunakan metode-metode dalam menentukan himpunan penyelesaian SPLDV dan kesulitan dalam memahami materi pendukung.
ASGAR (Animasi Software Geogebra Dan Alat Peraga) untuk Mendukung Proses Pembelajaran Matematika di Kelas Usman Aripin; Wahyu Setiawan; Heris Hendriana; Ani Ainun Masruroh
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v9i2.3975

Abstract

Perkembangan teknologi mempengaruhi semua aspek kehidupan, begitupun di dunia pendidikan. Tuntutan guru menjadi lebih banyak, selain administrasi yang harus diselesaikan, ditambah dengan keharusan untuk mampu menggunakan teknologi. Salah satu alternatif solusinya adalah dengan menerapkan pelatihan ASGAR yang bertujuan untuk mendukung kegiatan guru-guru dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan yaitu berupa workshop dan pelatihan secara langsung menggunakan ASGAR kepada guru mulai dari tingkatan SD, SMP dan SMA yang ada di pangalengan. Hasil pelatihannya yaitu pelatihan ASGAR ini mndapat respon positif dari para guru peserta pelatihan.mengetahui bahwa pembelajaran matematika bisa dilakukan dengan menarik sehingga pembelajaran tidak akan terasa membosankan, dan menggunakan media tersebut dalam penyampaian konsep dari suatu materi dengan efisien dan efektif, mengeksplorasi media tersebut sesuai dengan materi yang ingin disampaikan oleh guru.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA SMP MUTIARA 1 BANDUNG PADA MATERI BENTUK ALJABAR Siti Romlah; Gida Kadarisma; Wahyu Setiawan
Journal on Education Vol 1 No 2 (2019): Journal On Education
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.109 KB) | DOI: 10.31004/joe.v1i2.20

Abstract

The purpose of this study was to describe the mathematical communication skills of students of SMP 1 Bandung Junior High School class VII and examine errors in solving test questions regarding the material in the form of algebra. The research method used is the description method. The subject of the research was conducted on 29 students of Grade 1 Pearl Junior 1 Bandung Bandung. The test questions given are in the form of 6 questions. The results showed that mathematical communication skills as a whole were moderate and there were 1 indicator that entered the criteria very well, namely for indicators to rewrite information in the form of images into the language of mathematics. (Well); indicators state the problem of mathematical models of story forms into mathematical symbols, (Good); the indicator states what is known and asked according to the mathematical formula (Good), the indicator completes what is known and what is asked daily events using mathematical formulas (Good). And 1 indicator which includes sufficient criteria, namely the indicator states the completion of the mathematical model of drawing with the right solution idea. And it can be seen that the average score of all questions from all students is included in the good criteria
ANALISIS KESALAHAN SISWA SMP PADA MATERI PERBANDINGAN DITINJAU DARI INDIKATOR KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS Siti Rahmi Yuliani; Wahyu Setiawan; Heris Hendriana
Journal on Education Vol 1 No 2 (2019): Journal On Education
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.908 KB) | DOI: 10.31004/joe.v1i2.26

Abstract

This study aims to analyze student errors in working on the problem on the indicators of students' mathematical problem solving abilities in the comparison material at one of the private junior high schools in the city of Bandung. The research method is carried out quantitatively with a descriptive approach. Sampling of the research conducted was as many as 37 in one of the private junior high schools in the city of Bandung. In the technique of collecting data used tests. The test is based on indicators of mathematical problem solving abilities using five indicators with the number of questions as many as 4 items. Based on the results of tests carried out by analyzing student errors in each indicator of problem solving ability, it was found that the indicators of re-checking were the indicators with the most errors of answers.