Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Interprofessional clinical simulation in enhancing patient centered care competency among Indonesian nursing students: A mixed methods design Galih Jatnika; Jordan Tovera Salvador
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v13i3.2907

Abstract

Backgrounds: Nursing clinical simulations to improve patient centered care (PCC) competency are currently often limited to nursing students. Interprofessional clinical simulations are designed to improve PCC competency by involving students from various health professions, including medicine, physiotherapy, nutrition, and medical laboratory technology. Purpose: This study aimed to identify the effect of interprofessional clinical simulation on patient centered care competency. Method: This research used a convergent parallel mixed methods design. The quantitative study involved 50 respondents, and the qualitative study involved 9 participants. Two case scenarios were given in the simulation. The instrument was used patient centered care competency scale. Quantitative data were analyzed using the Wilcoxon test, qualitative data using thematic analysis, and the two data sets were integrated using a joint display table. Result:  Quantitative results showed a significant effect of the interprofessional clinical simulation in enhancing PCC competency (p<0.001). Qualitative findings identified four themes and fourteen subthemes. The themes are valuing and honoring the patient's viewpoint, ensuring patients are fully engaged in their treatment plan, addressing the patient's discomfort for peace and well being and protecting the patient's rights and needs. The integration of the two data showed that the quantitative research results converged with the qualitative research results. Conclusion: The results of the increase in PCC competency scores converged with most themes and subthemes from nursing student’s experiences.
The effect of digital nursing documentation simulation on nursing informatics competency Galih Jatnika; Yuswandi Yuswandi; Ismafiaty Ismafiaty; Asep Badrujamaludin; Asep Id Hadiana
Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Vol. 8 No. 9 (2025): Volume 8 Number 9
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/minh.v8i9.1689

Abstract

Background: Nursing informatics competencies are the skills and knowledge that nurses must master to effectively integrate digital technology into nursing practice. Digital nursing documentation simulation is an innovative learning program that utilizes digital technology to create nursing care documentation. This allows students to train in a safe environment that reflects real life clinical conditions, with a facilitator providing feedback. Purpose: To determine the effect of digital nursing documentation simulation on nursing informatics competency. Method: A quasi-experimental design with a pretest and posttest one-group design. The population was 22 undergraduate nursing students enrolled in the Faculty of Health Sciences, Jenderal Achmad Yani University, year level 4th, with a sample size of 22 participants. The digital nursing documentation simulation was administered in three stages: orientation to digital nursing documentation learning, completing nursing care documentation using a computer-based application program, and evaluation and feedback. Nursing informatics competency among nursing students was compared before and after the intervention using the Self-Assessment Informatics Competency Scale (SICS). Data were analyzed using the Wilcoxon test. Results: The average informatics competency before the intervention was 3.32, while the average informatics competency after the simulation was 3.59. There was a significant effect of digital nursing documentation simulation on nursing informatics competency (p value: 0.014). Conclusion: The application of digital nursing documentation simulation has a positive impact on Nursing Informatics Competency, especially in nursing students, in implementing nursing care.
Pengaruh Simulasi Bantuan Hidup Dasar Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Pada Keluarga Pasien di Ruang Rawat Inap Gelatik dan Merak di Rsau Dr.M. Salamun Sutini Sutini; Galih Jatnika; Dedi Supriadi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62411

Abstract

Kasus henti jantung merupakan penyebab kematian tertinggi yang membutuhkan penanganan cepat melalui BHD. Keluarga pasien memiliki peran strategis sebagai penolong pertama diruang rawat inap. Diharapkan sebagai penolong pertama saat terjadi henti jantung dan henti napas.Tujuan bertujuan mengetahui pengaruh simulasi BHD berbasis panduan AHA 2025 terhadap tingkat pengetahuan, sikap, dan keterampilan keluarga pasien. Metode desain penelitian menggunakan kuantitatif quasi-experimental (non-equivalent control group design). Sampel terdiri kelompok intervensi sebanyak diRuang Merak 18 responden dan kelompok kontrol sebanyak diRuang Gelatik 18 responden. Kelompok intervensi diberikan simulasi BHD dilakukan demonstrasi 2x, redemonstrasi bimbingan 1x, revisi demonstrasi 1x, dan redemonstrasi mandiri menggunakan manekin selama 30 menit, sedangkan kelompok kontrol tidak. Penilaian dilakukan melalui kuesioner pilihan ganda dan lembar observasi data dianalisis menggunakan uji T independent.  Hasil rata-rata pengetahuan kelompok intervensi meningkat dari 4,28 menjadi 9,33 (p value=0,0001). Sikap kelompok intervensi meningkat 24,33 menjadi 25,94 (p value=0,072) sedikit meningkat,Skor keterampilan psikomotor meningkat sangat tinggi dari 1,11 menjadi 13,56 (p value =0,0001). Pada kelompok kontrol pengetahuan 3,17 sedikit meningkat menjadi 3,72 (p  value=0,14),Skor sikap 26,17 mengalami penurunan 26,06 (p value=0,734).Skor keterampilan meningkat dari 0,94 menjadi 1,06 (p value=0,157). Kesimpulan pelatihan simulasi BHD berbasis AHA 2025 berpengaruh meningkatkan pengetahuan dan keterampilan motorik keluarga pasien.
Pengaruh Edukasi Perawatan Paliatif Melalui E-Booklet Terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Pasien Kanker Payudara di Rumah Sakit Mandaya Royal Puri Tangerang Riris Yuniwaty Sihombing; Juliana Christina; Susilawati Susilawati; Arina Novila; Galih Jatnika
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62497

Abstract

Perawatan paliatif merupakan pendekatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan, seperti kanker payudara. Kurangnya pengetahuan dan sikap negatif pasien menjadi hambatan implementasi perawatan paliatif. Edukasi kesehatan digital terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi perawatan paliatif melalui e-Booklet terhadap pengetahuan dan sikap pasien kanker payudara. Desain penelitian quasi-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest design. Sampel sebanyak 44 pasien kanker payudara di Rumah Sakit Mandaya Royal Puri Tangerang yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa pemberian e-Booklet tentang perawatan paliatif melalui smartphone. Pengukuran pengetahuan menggunakan Palliative Care Knowledge Scale (PaCKS) dan sikap menggunakan Palliative Care Attitudes Scale (PCAS-9). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Pengetahuan sebelum edukasi sebagian besar kategori kurang (65,9%) dan setelah edukasi menjadi baik (56,8%). Sikap sebelum edukasi sebagian besar negatif (31,8%) dan setelah edukasi menjadi positif (84,1%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan pengaruh signifikan edukasi e-Booklet terhadap pengetahuan (p=0,000; z=5,22) dan sikap (p=0,000; z=4,68). Edukasi perawatan paliatif melalui e-Booklet berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pasien kanker payudara. Media ini direkomendasikan sebagai alternatif edukasi digital dalam pelayanan keperawatan paliatif.