Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

EVALUASI RISIKO PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RSIA PURI BUNDA TABANAN - BALI I Kadek Bayu Wira Perdana Putra; Anak Agung Diah Parami Dewi; Dewa Ketut Sudarsana
JURNAL SPEKTRAN Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2021.v09.i02.p04

Abstract

The project implementation process from planning to implementation sometimes encounters problems ranging from cost, quality and time. In the implementation process, there are obstacles, namely the soil conditions in the image do not match the actual conditions and the architectural work undergoes a design change, because the previously planned floor plan does not match the desired function. These problems lead to the need for additional costs and additional time for project completion. This study aims to identify, assess risk acceptance to determine dominant risk, mitigate risk and determine risk ownership that will be obtained as a result of these problems. The study used a qualitative descriptive method. Data were collected by means of brainstorming, interviews, observations and questionnaires. Questionnaires were distributed to 28 respondents. The results show that there are 40 valid risk identifications. There are 10 unacceptable risks and 21 undesirable risks which include dominant risk and 9 acceptable risks that do not require mitigation measures. Mitigation is carried out with 3 types of actions, namely by reducing, transferring and holding risks. The dominant risk is unacceptable, namely the occurrence of design changes more than once. Mitigation is done by ensuring the design is approved by all parties involved or who have an interest in the design to be carried out such as the owner or management of the hospital so that the design is in accordance with the desired function so that there is no design change more than once. The allocation of ownership of the largest risk is the responsibility of the contractor, namely the risk of financial problems to the contractor. The dominant risk impact on the additional cost and time added to this work has a major impact on the technical and project aspects. The total amount of additional costs is Rp. 10,825.600.000,- and the total additional time is 117 days on the project.
EVALUASI KINERJA SISTEM IRIGASI BERDASARKAN PERMEN PUPR NO.12/PRT/M/2015 (STUDI KASUS: DAERAH IRIGASI TUKAD AYUNG, MAMBAL, KABUPATEN BADUNG) Mawiti Infantri Yekti; Anak Agung Diah Parami Dewi; I Nyoman Suparyana
JURNAL SPEKTRAN Vol 8 No 2 (2020): VOL. 8 NO. 2, JULI 2020
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Evaluasi kinerja sistem irigasi sangat diperlukan untuk mengetahui nilai komponen seluruh pendukung sistem irigasi yang selanjutnya digunakan sebagai referensi perbaikan. Evaluasi kinerja sistem irigasi mengacu pada Permen PUPR No.12/PRT/M/2015 Tanggal 6 April 2015 tentang Eksploitasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi yang dikombinasi dengan sistem jaringan irigasi subak. Terdapat permasalahan di Daerah Irigasi Tukad Ayung Mambal yang memiliki luas baku 5.963 ha dengan luas lahan produktif sekitar 2.608 ha yang berkisar 44% dari luas baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem irigasi utama dan tersier dan mengetahui strategi penanganan dalam upaya meningkatan kinerja sistem irigasnya. Untuk menganalisis permasalahan tersebut, dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data primer menggunakan formulir wawancara terstruktur berdasarkan penilaian kinerja sistem irigasi. Formulir ini telah dilampirkan dalam peraturan tersebut. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling untuk mengevaluasi kinerja sistem irigasi, pada sistem irigasi utama 45 responden, dan 43 responden pada sistem irigasi tersier. Wawancara juga dilakukan kepada pejabat terkait pada Dinas PUPR Provinsi Bali. Hasil analisis kinerja sistem irigasi memiliki nilai 78% untuk sistem irigasi utama, dan 71% untuk sistem irigasi tersier. Hasil ini sesuai dengan standar Permen tersebut yang memiliki kisaran nilai 70-79 dengan kategori kinerja baik. Hal ini sudah sesuai dengan hasil wawancara bahwa telah dilakukan pemeliharaan rutin dan pemeliharaan secara berkala pada DI Tukad Ayung Mambal.
PENGARUH FAKTOR-FAKTOR INTERNAL PERUSAHAAN TERHADAP KEBERHASILAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI KABUPATEN GIANYAR Ni Made Diah Agustini; A.A. Gde Agung Yana; A.A. Diah Parami Dewi
JURNAL SPEKTRAN Vol 10 No 1 (2022)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2022.v10.i01.p03

Abstract

Kemampuan manajemen khusus diperlukan untuk mengelola suatu proyek konstruksi yang rumit demi tercapainya keberhasilan proyek. Meski kriteria keberhasilan proyek telah diketahui kegagalan proyek masih bisa terjadi. Penyebab kegagalan proyek di Kabupaten Gianyar disebabkan oleh perusahaan konstruksi tidak memiliki sumber daya yang cukup, penawaran harga terlalu rendah, hubungan yang kurang baik antara kontraktor dengan mitranya sehingga dapat disimpulkan bahwa kegagalan proyek disebabkan oleh kondisi internal perusahaan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor dominan pada internal perusahaan yang mempengaruhi keberhasilan proyek konstruksi gedung di Kabupaten Gianyar. Metode pengumpulan data dengan kuesioner dan analisis yang digunakan adalah analisis faktor eksploratori serta analisis regresi linier berganda. Hasil dari analisis faktor dan analisis regresi linier berganda didapatkan lima kelompok variabel baru yaitu Sumber Daya Dan Kemampuan Perusahaan (X1) dengan nilai koefisien regresi ? (Beta) sebesar 0,205, Penerapan Manajemen Konstruksi (X2) sebesar 0,261, Budaya Kerja Yang Efektif (X3) sebesar 0,191, Strategi Perusahaan (X4) sebesar 0,264, serta Perencanaan, Metode dan Teknologi Perusahaan (X5) sebesar 0,207. Dari analisis regresi disimpulkan bahwa kelima faktor internal secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberhasilan proyek konstruksi Gedung. Special management skills are required to manage a complex construction project in order to achieve project success. Even though the criteria for project success have been known, project failures still occur. The cause of project failure in Gianyar Regency was caused by the construction company not having sufficient resources, the price quote was too low, the relationship between contractors and partners was not good, so it can be concluded that the project failure was caused by the company's internal conditions. The purpose of this study was to analyze the dominant of company's internal factors that affect the success of building construction projects in Gianyar Regency. Methods of data collection with questionnaires and analysis used is exploratory factor analysis and multiple linear regression analysis. The results of the factor analysis and multiple linear regression analysis obtained five groups of new variables and it was concluded that the five internal factors partially and simultaneously had a positive and significant effect on project success with the dominant variable are Corporate Strategy with a regression coefficient value of (Beta) are 0.264, Implementation Construction Management (X2) are 0.261, Company Planning, Methods and Technology (X5) are 0.207, Company Resources and Capabilities (X1) are 0.205, and Effective Work Culture (X3) are 0.191.
EVALUASI KELAYAKAN PEMBANGUNAN DORMITORY KUBIKAHOMY SERPONG TANGERANG SELATAN I Nyoman Martha Jaya; Anak Agung Diah Parami Dewi; Randy Riza Kurniawan
JURNAL SPEKTRAN Vol 8 No 1 (2020): VOL. 8, NO. 1, JANUARI 2020
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.401 KB)

Abstract

Pengelolaan dormitory pada tahap operasi dan perawatan memerlukan dana yang besar sehingga perlu dilakukan pengkajian mengenai evaluasi kelayakan yang juga mengacu pada studi kelayakan pada awal perencanaan. Tujuan penelitian ini untuk melakukan evaluasi aspek pasar, aspek teknis, aspek finansial dan aspek manajemen properti. Pada evaluasi aspek pasar terkait permintaan, tingkat hunian dan ancaman persaingan dormitory. Evaluasi aspek teknis melakukan Koefisien Dasar Bangunan (KDB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), Koefisien Dasar Hijau (KDH), dan pemenuhan lahan parkir. Evaluasi Aspek finansial melakukan analisis aliran kas proyek dengan parameter kelayakan investasi yaitu Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), Discounted Payback Period, dan analisis sensitivitas. Analisa aspek manajemen properti pengelolaan properti sebagai investasi / bisnis yang dilakukan selama 50 tahun sesuai dengan umur ekonomis. Hasil analisis aspek pasar menunjukkan dormitory kubikhomy masih memiliki prospek yang baik. Hasil analisis aspek teknis menunjukkan hasil layak, KDB sebesar 45% dari syarat maksimum 50%, KLB sebesar 573% lebih kecil dari syarat maksimum 1050%, KDH sebesar 55% dari syarat minimum 30%, luasan parkir layak karena memenuhi syarat minimum 60 SRP. Analisis aspek finansial menunjukkan hasil layak dengan NPV sebesar Rp 42.003.997.448,- BCR sebesar 1.77, IRR 17,64 % > MARR 12%, DPP Rp. 50.538.000.000,- dan Analisa sensitivitas menunjukkan proyek tidak layak pada saat tingkat pendapatan turun 10%. Pada aspek manajemen properti pengelolaan dormitory mencapai nilai BEP pada tahun ke – 2 lebih 1 bulan, sedangkan proyeksi pendapatan dan biaya menyesuaikan dengan umur ekonomis bangunan selama 50 tahun.
PENANGANAN JALAN DAN PEMASANGAN UTILITAS DI WILAYAH KOTA DENPASAR: KONDISI DAN KENDALA I.A Widhiyanasari; A.A. Diah Parami Dewi; G.A.P Candra Dharmayanti
JURNAL SPEKTRAN Vol 5 No 2 (2017): Vol. 5, No. 2, Juli 2017
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.475 KB)

Abstract

The road handling and installation of utilities in Denpasar City is still running based on the work program of each agency and has not been integrated. The authorities of the utilities repair and improve the network based on consumer demand, however, the implementation has not been integrated between the utilities installation and road handling program. Consequently, the reinstatement of pavement conditions is not optimal and can potentially damage the utility network. This paper aims to analyze existing condition of the road handling and installation of utilities and barriers to conducting synergy of program between the road handling and installation of utilities. Data was collected using questionnaire survey to respondents that selected by purposive sampling method. The result shows that currently, the synergy condition of the road handling and installation of utilities in Denpasar City is only based on coordination among the stakeholders regarding approval to install the utility network. The barriers to integrated utility implementation include ineffective implementation of coordination and collaboration between related stakeholders, ineffective involvement stakeholder in decision making, unavaibility of vision and mission of stakeholders to alter the program, stakeholder ‘s resistance to change, limited budget allocation on road handling lack of stakeholder’s innovation, high cost of operational and maintenance, and unavailability of stakeholders who initiate the integrated program. Key words: synergy, stakeholders, integrated management
OPTIMALISASI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM PEDESAAN (SPAMDES) DI DUSUN KETUG KABUPATEN KARANGASEM Ni Made Krisna Werdi; I Putu Gustave Suryantara; Anak Agung Diah Parami Dewi
JURNAL SPEKTRAN Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Master of Civil Engineering Program Study, Faculty of Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/SPEKTRAN.2022.v10.i02.p03

Abstract

SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) di Dusun Ketug Desa Antiga, Kecamatan Manggis,Kabupaten Karangasem mengalami kendala dalam pelaksanaannya, sehingga perlu dilakukan upayaoptimalisasi sebagai solusi dari permasalahan ini. Upaya optimalisasi ini dengan merencanakan beberapaopsi yang akan dihitung kelayakan finansialnya dan dianalisis dengan metode SWOT, sehingga mampumemberikan pilihan yang paling memungkinkan atau paling layak jika akan direalisasikan di DusunKetug. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, maka didapatkan beberapa kesimpulan yaitu yangmenjadi kendala jaringan SPAMDES di Dusun Ketug Desa Antiga ialah tidak semua pelangganSPAMDES Dusun Ketug mendapat akses air, overflow pada bangunan reservoir SPAMDES DusunKetug, banyaknya air yang terbuang dikarenakan kebocoran pipa, dan setelah dilakukan analisis jaringandengan software Epanet didapatkan hasil bahwa dimensi pipa yang terpasang juga mempengaruhi aliranair. Kelayakan finansial SPAMDES di Dusun Ketug Desa Antiga dengan menganalisis 3 alternatif.Setelah dilakukan analisis kelayakan finansial maka didapatkan hasil ketiga alternatif Layak. Hasilkelayakan finansial ialah NPV = Rp59.000, BCR= 1,24, dan IRR= 12,27 % sehingga perencanaan inilayak. Hasil Analisis SWOT ketiga alernatif terpilih dengan memperhitungkan kekuatan, kelemahan,peluang, dan ancaman dari masing-masing alternatif tersebut. Sehingga mendapatkan hasil yangdianggap paling optimal ialah alternatif 28.
Hirarki Kendala dalam Penerapan Metode Design Build dalam Pengadaan Proyek Infrastruktur Jalan: Delphi Study Anak Agung Diah Parami Dewi; Bambang Trigunarsyah
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1, JULI 2022
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.241 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.32121

Abstract

Pengadaan proyek infrastruktur jalan di Indonesia saat ini sebagian besar dilaksanakan menggunakan Design Bid Build (DBB), di mana proyek tersebut proses perencanaan  dan konstruksi dikontrak secara terpisah. Meskipun metode ini sudah sangat dikenal dalam pelaksanaannya, periode pengadaan yang panjang seringkali menyebabkan lambatnya pengadaan proyek infrastruktur tersebut. Sebagai alternatif lain dari metode pengadaan adalah metode Design Build. Metode ini dipercaya mempunyai banyak kelebihan dibandingkan metode tradisional. Akan tetapi dalam pelaksanaannya terdapat kendala yang dapat menghambat penerapan metode ini. Tujuan dari studi ini adalah menganalisis hirarki dari kendala dalam penerapan metode Design Build dan merumuskan upaya untuk mengatasi kendala tersebut.  Survei kuesioner matrik berpasangan dengan teknik Delphi sebanyak dua putaran disebarkan untuk memperoleh konsensus atau kesepakatan dari para stakeholder yang terlibat dalam proses pengadaan proyek infrastruktur.  Selanjutnya dilakukan  analisis Interpretive Structural Model (ISM) untuk mendapatkan hirarki dan hubungan antara kendala-kendala  yang dapat menghambat implementasi metode Design Build. Empat belas kendala diidentifikasi, yang membentuk  sebuah kerangka kerja enam tingkat yang perluu diperhatkan dalam implementasi.
ANALISIS BIAYA DAN WAKTU DENGAN METODE EARNED VALUE PADA PROYEK JUMEIRAH PECATU BEACH RESORT Made Ramda Putra; I Wayan Yansen; A.A Diah Parami Dewi
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 3 No 2 (2021): JTST, e-ISSN 2714-7843
Publisher : Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v3i2.288

Abstract

Proyek konstruksi memiliki target yang harus dipenuhi baik dari segi biaya, mutu, dan waktu. Agar dapat mencapai target, diperlukan pengendalian untuk memantau dan mengkaji hasil agar tercapai sesuai rencana, dengan pemakaian sumber daya yang efisien dan efektif. Biaya dan waktu adalah hal penting dalam proyek selain mutu. Oleh karena itu perlu dilakukan pengawasan dan pengendalian biaya dan waktu proyek. Jumeirah Pecatu Beach Resort dipilih sebagai studi karena mengalami keterlambatan yang berdampak pada biaya proyek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui biaya total dan waktu akhir untuk menyelesaikan proyek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode earned value. Pada penelitian ini, data yang dikumpulkan berupa data sekunder yaitu rab, time schedule, dan laporan bulanan. Data tersebut didapat langsung dari proyek. Hasil dari penelitian didapat pada bulan ke-24 adalah ACWP = Rp.182.018.842.243, BCWP = Rp.176.487.889.443,2, dan BCWS = Rp.207.826.542.672,3. Pada bulan ke-24, proyek mengalami pembengkakan biaya yang dilihat dari nilai indeks kinerja biaya (CPI) = 0,96961 < 1. Dari aspek jadwal, proyek mengalami keterlambatan dilihat dari nilai indeks kenerja jadwal (SPI) = 0,84921 < 1. Dengan demikian diprediksikan proyek akan mengeluarkan biaya sebesar Rp.311.276.344.152,2 dimana biaya ini lebih besar dari anggaran = Rp.301.817.681.818 (kenaikan sebesar Rp.9.458.662.334). Untuk perdiksi waktu akhir proyek diperlukan 35,78 bulan untuk selesai dimana mengalami keterlambatan 1,78 bulan dari yang direncanakan.
Manajemen Risiko Pada Pembangunan Pengembangan Rumah Sakit Umum Tabanan Yang Sedang Beroperasi ( Studi Kasus Pada Pembangunan Gedung Nicu – Ponek BRSU Tabanan Bali ) Anak Agung Diah Parami Dewi; I Dewa Ketut Sudarsana; Putu Yudi Jayantika
Jurnal Teknik Sipil Terapan Vol 5 No 1 (2023): E-ISSN: 2714-7843
Publisher : Politeknik Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47600/jtst.v5i1.581

Abstract

Gedung NICU-PONEK merupakan sarana yang dibutuhkan untuk melakukan perawatan terhadap ibu bersalin beserta bayi yang memerlukan perawatan intensif. Pembangunan pengembangan gedung ini dilakukan tanpa adanya penutupan operasional rumah sakit sehingga memiliki dampak langsung terhadap pelayanan rumah sakit. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi, menilai dan menentukan penerimaan risiko, menentukan risiko dominan dan memberikan mitigasi serta kepemilikan risiko untuk risiko dominan yang akan diperoleh. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan brainstorming dan penyebaran kuesioner kepada responden. Jumlah responden sebanyak 24 orang dan dipilih secara purposive sampling. Hasil menunjukkan terdapat 38 identifikasi risiko yang valid, dengan 9 risiko dari hasil penelitian terdahulu dan 29 risiko dari hasil brainstorming dengan pihak-pihak yang terlibat. Hasil penilaian dan penerimaan risiko terdiri dari 12 risiko unacceptable dengan 1 jenis tindakan mitigasi yang dilakukan yaitu dengan cara mengurangi dampak, dan 26 risiko undesirable dengan 3 jenis tindakan mitigasi yang dilakukan yaitu dengan cara mengurangi dampak dan menghindari risiko tersebut. Risiko dominan unacceptable adalah pembongkaran gedung lama menyebabkan kebisingan di lokasi proyek dengan risk reduction yaitu. Mitigasi dilakukan pada risiko dominan tersebut dengan melakukan penambahan pengedap suara pada ruang rawat pasien dan ruang khusus penanganan pasien. Pengalokasian kepemilikan risiko terbanyak menjadi tanggungjawab kontraktor sebanyak 28 risiko.
Strategy for Handling Construction Claims on Hotel and Resorts Projects in Bali Anak Agung Diah Parami Dewi; Dewa Ketut Sudarsana; Ananda Sri Parthiswari
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Agustus - September 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i3.1092

Abstract

Meningkatnya kompleksitas hotel dan resort di Bali bersumber dari sisi manajemen konstruksi, termasuk klaim. Perbedaan isi dalam kontrak proyek mencakup ketentuan klaim. Sampai dengan tahun 2024 belum ada penelitian mengenai strategi penanganan klaim di Bali, sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui strategi penanganan klaim konstruksi pada proyek hotel dan resort di Bali. Metode penelitian diawali dengan pengumpulan data sekunder dengan cara mengkaji jurnal dan literatur sedangkan pengumpulan data primer dengan cara observasi, wawancara dan survei. Data survei kuesioner dianalisis dengan menggunakan rumus Weighted Average (WA) dan Relative Importance Index (RII). Metode Focus Group Discussion digunakan untuk menggali lebih dalam mengenai strategi penanganan klaim. Hasil penelitian menunjukkan urutan jenis klaim signifikan yang terjadi yaitu Variation Order (RII 0,811), Contract Change Order (RII 0,680), dan different field conditions (RII 0,665). Penyebab terjadinya klaim signifikan yang terjadi pada proyek perhotelan dan resort di Bali adalah adanya penambahan/pengurangan scope pekerjaan (RII 0,756), perubahan material/spesifikasi (RII 0,702), perubahan/perbedaan/kesalahan desain (RII 0,698). Berdasarkan hasil Focus Group Discussion, strategi penanganan klaim yang paling banyak dipilih adalah negosiasi dan mediasi karena lebih mudah dalam menyelesaikan Solusi dibandingkan dengan arbitrase dan pengadilan yang memakan waktu dan juga biaya.