Claim Missing Document
Check
Articles

GAMBARAN KEPADATAN TIKUS DI PELABUHAN LAUT MANADO Sahabati, Grania Virgie; Joseph, Woodford B. S.; Danes, Vennetia R.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.52503

Abstract

Tikus dapat beradaptasi dengan sukses di lingkungan manusia, seperti pelabuhan, jika lingkungan tersebut mendukung kelangsungan hidup mereka. Tikus dapat membawa infeksi yang menyebabkan penyakit pada manusia, yang berdampak buruk pada kehidupan manusia. Leptospirosis dapat ditularkan melalui air liur dan urine tikus. Wabah pes ditularkan melalui gigitan kutu tikus, dan tikus juga dapat menyebarkan rabies, trichinosis, salmonellosis, rickettsial pox, dan tifus tikus. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis tikus di area Pelabuhan Laut Manado dan mengetahui angka kepadatan tikus di Pelabuhan Laut Manado. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observasional yang bertujuan untuk menggambarkan kepadatan tikus di pelabuhan berdasarkan hasil penangkapan selama periode tertentu. Populasi dari penelitian ini seluruh tikus yang ada di Pelabuhan Laut Manado, dan untuk sampel dari penelitian ini yaitu semua tikus yang tertangkap di Pelabuhan laut manado. Perangkap yang digunakan yaitu singel trap yang dipasang di 21 titik yang ada di wilayah Pelabuhan Laut Manado. Umpan yang digunakan yaitu ikan asin.  Berdasarkan hasil penelitian selama 5 hari dengan jumlah perangkap yang diletakkan sebanyak 100 perangkap didapatkan 28 ekor tikus, jenis tikus yang tertangkap yaitu Rattus novergicus sebanyak 22 ekor, dan Mencit sebanyak 6 ekor. Nilai Success Trap kepadatan tikus di Pelabuhan Laut Manado yaitu 28% berdasarkan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023 SBMKL untuk kepadatan tikus yaitu <1% maka dapat disimpulkan bahwa kepadatan tikus di Pelabuhan Laut manado tergolong tinggi dan belum memenuhi syarat dan perlu dilakukan pengendalian.  
PENGARUH INTENSITAS KEBISINGAN TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI PT. ROYAL COCONUT KAWANGKOAN MINAHASA UTARA Salila, Chrystania Veronika; Joseph, Woodford B. S.; Ratag, Budi T.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 10 No. 1 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v10i1.54660

Abstract

Teknologi modern yang digunakan dapat memberikan dampak negatif berupa suara atau bunyi yang dihasilkan dari mesin-mesin produksi yang dapat menimbulkan kebisingan (noise pollution) di lingkungan kerja. Secara fisiologis, kebisingan dapat menyebabkan meningkatnya tekanan darah (± 10 mmHg) yang diakibatkan Pekerja yang dalam kondisi stres, terjadi peningkatan hormon adrenalin yang dapat meningkatkan kontraksi arteri, yang menyebabkan denyut jantung mengalami peningkatan, sehingga darah yang dipompa oleh jantung akan semakin meningkat dan menyebabkan peningkatan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh intensitas kebisingan terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada pekerja bagian produksi di PT. Royal Coconut Kawangkoan Minahasa Utara. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian observasional analitik dan menggunakan desain Studi kohort prospektif (Prospective cohort study). Populasi pada penelitian ini yaitu pekerja bagian produksi PT. Royal Coconut Kawangkoan Minahasa Utara dengan jumlah sampel 56. Teknik pengambilan sampel diambil menggunakan Probability Sampling dengan metode Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan yaitu noise dosimeter dan sphygmomanometer digital. Analisis data menggunakan analisis korelasi spearman. Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada pengaruh intensitas kebisingan terhadap perubahan tekanan darah sistolik (p = 0,005), serta tidak terdapat pengaruh  intensitas kebisingan terhadap perubahan tekanan darah diastolik (p = 0,100).