Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ipteks Terapan

PENERAPAN SOSIOLINGUISTIK DALAM MEMAHAMI SOSIOKULTURAL MINANGKABAU UNTUK PENDIDIKAN KARAKTER; CIME’EH DAN INSYA ALLAH ORANG MINANGKABAU Yendra, Yendra
Jurnal Ipteks Terapan Vol 10, No 1 (2016): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.472 KB) | DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.466

Abstract

AbstrakPenerapan kajian sosiolinguistik dalam memahami kesalahpahaman terhadap sosial budaya Minangkabau fokus pada analisis tentang persepsi yang salah pada cimeeh dan Insya Allah orang Minang dalam pendidikan membangunan karakter. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan segala aspek dari cimeeh sebagai konsepsi pola masyarakat Minangkabau yang dibangun melalui bentuk-bentuk dan karakteristik alam yang merupakan figur untuk semua aspek untuk melayani pengajaran dan filosofi hidup yang kemudian dituangkan ke dalam kritik sosial dalam pendidikan membangun karakter seperti pesan dan nasehat ataupun sebuah sindiran dan sentilan. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan penggunaan Insya Allah sebagai cerminan dari kehidupan sosial Minangkabau dan hubungan antara bahasa, budaya, dan agama. Cara berfikir orang Minangkabau yang metaforikal merupakan manifestasi dari filosofi “alam takambang jadikan guru” yang mehubungan secara konseptual bentuk bahasa dengan dimensi sosio - budaya dilihat dalam kaitannya makna. Itulah pola linguistik yang berarti selalu berhubungan dengan pola budaya masyarakat tutur sosial budaya. Abstract Study about misunderstanding toward sociocultural of Minangkabau focus on analysis about wrong perception to cime’eh and Insya Allah by Minangnese in education of character building. This studies aims to explain any aspect of cime’eh as Pattern conception of Minangkabau community built through forms and characteristic of nature that prefigured to all aspects to serve the teaching and philosophy of life and then poured into social critic in character building. Beside that this studies also aims to explain using Insya Allah as mirror of Minangkabau social life and relationship between language and culture. Minangkabau  people whose way of thinking is metaphorical. This is a manifestation of the philosophy of  “Alam Takambang Jadi Guru”. Conceptual relationship of linguistic form with dimensions of the socio-cultural seen in relation of meaning. That is mean linguistic patterns are always associated with patterns of socio-cultural speech community including culture.DOI: 10.22216/jit.2016.v10i1.466  
MODEL BLENDED LEARNING UNTUK MATA KULIAH INTRODUCTION TO LINGUISTICS PADA PRODI PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS STKIP PGRI SUMBAR Yendra, Yendra; Satria, Willy; Rahmat, Wahyudi
Jurnal Ipteks Terapan Vol 11, No 3 (2017): JIT
Publisher : LLDIKTI Wilayah X

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.66 KB) | DOI: 10.22216/jit.2017.v11i3.2173

Abstract

 Abstract               The development of technology, especially information technology (internet), gradually unintentionally gives influence to education either directly or indirectly. The influence is clearly visible one of them to the method of learning. Learning methods that used to be done only face-to-face in the classroom and make the educator as a center of information (conventional) gradually begin to change towards learning that is also on-line based on the internet as an information center (E-Learning internet based). In STKIP PGRI Sumatera Barat E-Learning internet based learning method itself has been introduced and implemented since 2014, but has not been maximally optimized. This is because the method does not have a standard in its implementation, and also conventional face-to-face learning method can not be abandoned completely, hence there is overlap between the two. Accordingly, this study developed a model of learning that combines the concept of conventional learning with the concept of E-Learning internet based called Blended Learning. Blended Learning model is expected to be a solution to the above problems, so that the learning process can be implemented effectively. This research is research and development research (R & D) with the outcome is a product that is learning model design. AbstrakBerkembangnya teknologi khususnya teknologi informasi (internet), berangsur angsur tanpa disadari memberikan pengaruh terhadap pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengaruh tersebut terlihat jelas salah satunya terhadap metode pembelajaran. Metode pembelajaran yang dulunya dilakukan hanya secara tatap muka di dalam kelas dan menjadikan pendidik sebagai pusat informasi (konvensional) berangsur mulai berubah ke arah pembelajaran yang juga bersifat on-line yang berbasis kepada internet sebagai pusat informasi (E-Learning internet based). Di STKIP PGRI Sumatera Barat metode pembelajaran E-Learning internet based sendiri sudah diperkenalkan dan diterapkan sejak tahun 2014, tetapi belum telaksana secara maksimal. Hal ini disebabkan karena metode tersebut belum memiliki standar baku dalam pelaksanaannya, dan juga metode pembelajaran tatap muka secara konvensional belum bisa ditinggalkan secara utuh, karenanya terjadi tumpang tindih antara keduanya. Sehubungan dengan itu, pada penelitian ini dikembangkan sebuah model pembelajaran yang menggabungkan konsep pembelajaran konvensional dengan konsep E-Learning internet based yang disebut dengan Blended Learning. Model pembelajaran Blended Learning ini nantinya diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut di atas, sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana secara efektif. Penelitian ini adalah penelitian riset dan pengembangan (Research and Development/RnD) dengan luarannya adalah sebuah produk yaitu desain model pembelajaran.