Aris Ismanto
Departemen Oseanografi, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 81 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Sebaran Material Padatan Tersuspensi di Laguna Perairan Pekalongan Erfando, Wahyu; Ismanto, Aris; Wulandari, Sri Yulina
Indonesian Journal of Oceanography Vol 5, No 3 (2023): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v5i3.19858

Abstract

Perairan Laguna Pekalongan merupakan wilayah hilir sungai yang terintegrasi dengan muara Kali Pencongan. Kondisi Perairan Laguna Pekalongan dipengaruhi oleh fenomena hidrodinamika perairan dan aktivitas masyarakat sekitar. Aktivitas masyarakat daerah hulu mempengaruhi inputan material Material Padatan Tersuspensi (MPT) ke Laguna tersebut. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi dan pola persebaran MPT di Perairan Laguna Pekalongan. Pengambilan data MPT dilaksanakan secara in-situ pada 19 Juni 2022. Analisis MPT menggunakan metode gravimetri. Persebaran MPT dan sebaran pola arus diolah dan dianalisa menggunakan Mike 21 Flow Model dan ArcGis 10.8 yang selanjutnya dilakukan overlay pada peta. Hasil penelitian di Perairan Laguna Pekalongan didapat nilai rata-rata MPT sebesar 120 mg/L. Nilai MPT pada stasiun e4 merupakan nilai tertinggi yakni sebesar 165 mg/L dan stasiun e1 sebagai stasiun dengan nilai MPT terendah sebesar 64 mg/L. Persebaran MPT didukung oleh pola dan besaran arus pasang surut. Faktor lain yang mempengaruhi konsentrasi MPT adalah presipitasi hujan yang membawa sumber aktivitas antropogenik / buangan dari industri sekitar, serta letak lokasi dan dasar lokasi yang berada pada dua cekungan diantara gosong pasir.
Analisis Dampak Rencana Perluasan Reklamasi Akibat Perubahan Karakteristik Arus Dan Gelombang Di Perairan Kota Semarang, Jawa Tengah Mahinsha, Amryl Naufal Ilham; Helmi, Muhammad; Ismanto, Aris
Indonesian Journal of Oceanography Vol 5, No 3 (2023): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v5i3.16575

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu contoh dengan wilayah pantai yang telah mengalami reklamasi. Reklamasi akan berpengaruh terhadap karakteristik arus dan gelombang di laut yang selanjutnya dapat berakibat terhadap pergerakan sedimen dan salah satu sebagai penyebab terjadinya sedimentasi atau adanya proses abrasi di wilayah sekitarnya. Pemerintah Kota Semarang akan merencanakan kembali perluasan reklamasi dengan tujuan untuk pemenuhan fasilitas umum, perumahan, dan kawasan pelabuhan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dampak perluasan reklamasi pada perubahan karakteristik arus dan gelombang laut serta pengaruh perubahan tersebut terhadap proses pantai. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan melakukan pemodelan hidrodinamika 2D sebelum dan sesudah perluasan reklamasi menggunakan perangkat lunak Mike 21. Data yang yang digunakan adalah data pasang surut Tahun 2021-2022, data angin periode 2021-2022, peta Rupabumi Indonesia dan rencana utama reklamasi Kota Semarang. Pengambilan data lapangan menggunakan Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) sebagai bahan validasi data pemodelan. Hasil yang didapatkan adalah terjadi penurunan kecepatan arus sebesar 0,003-0,007 m/det, pembelokan arah arus sejauh 1,4-2,5 km disekitar area perluasan reklamasi, penurunan tinggi gelombang sebesar 0,05-0,06 m dan penurunan periode gelombang sebesar 0,33-0,39 detik yang menjalar sejauh 0,4-0,9 km, dan penurunan tinggi gelombang pecah sebesar 0,1 m dengan area yang mendekat ke daratan. Perubahan ini berpotensi menyebabkan terjadinya sedimentasi pada beberapa titik terutama pada area perluasan reklamasi yang berbatasan dengan muara sungai.
Dinamika Sedimentasi-Erosi Menggunakan Delft3D di Muara Sungai Lasem, Kabupaten Rembang Perwira, Akmal Yazid; Ismanto, Aris; Widada, Sugeng; Widiaratih, Rikha
Indonesian Journal of Oceanography Vol 6, No 1 (2024): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v6i1.17242

Abstract

Sungai Lasem merupakan sungai yang berada di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Masyarakat memanfaatkan sungai tersebut sebagai sumber pengairan tambak, mengambil ikan, dan juga sebagai jalur untuk lalu lintas perahu nelayan. Muara Sungai Lasem mengalami dinamika sedimentasi dan erosi. Pada saat terjadi sedimentasi, nelayan harus mempertimbangkan waktu pasang untuk melaut karena ketika surut perahu nelayan tidak bisa melewati muara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pasang surut dan debit sungai yang terjadi di Muara Sungai Lasem menggunakan Delft3D. Pengambilan data lapangan pasang surut dan sampel MPT dilakukan pada tanggal 12 – 31 Oktober 2020 untuk menggunakan metose random sampling. Muara Sungai Lasem memiliki tipe pasang surut harian tunggal dan memiliki pasang tertinggi dalam satu tahun yaitu 0.76 m sedangkan surut terendah dalam satu tahun yaitu -0.59 m dari 0 MSL. Sungai Lasem memiliki kisaran debit sungai 0.4 – 19.88 m3/det. Nilai debit Sungai Lasem terendah yaitu pada bulan Juli dan Agustus, sedangkan debit sungai tertinggi pada bulan April. Dinamika sedimentasi-erosi mengikuti pasang surut dan debit sungai, dimana semakin tinggi debit sungai, dinamika muara cenderung untuk erosi dan semakin rendah debit sungai, maka cenderung untuk terjadi sedimentasi. Pasang surut dan arus mempengaruhi dinamika yang terjadi di luar muara sungai. 
Analisis Pengaruh Arus Sejajar Pantai (Longshore Current) Terhadap Potensi Abrasi di Perairan Kecamatan Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah Putri, Nia Oktaviani Annisa; Ismanto, Aris; Handoyo, Gentur
Indonesian Journal of Oceanography Vol 6, No 1 (2024): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v6i1.18986

Abstract

Pembangunan pelabuhan di Kendal yang berada di Kawasan Industri Kendal (KIK) menyebabkan terjadi perubahan hidro-oseanografi di wilayah tersebut. Akibatnya terjadi dinamika pantai seperti abrasi dan akresi di beberapa pantai di kawasan tersebut. Salah satu peristiwa yang terjadi di Perairan Kecamatan Kaliwungu adalah abrasi yang cukup parah. Adapun salah satu faktor hidro-oseanografi yang mempengaruhinya adalah arus sejajar pantai yang dapat membantu proses transport sedimen dari pesisir pantai maupun arah laut lepas dan mempengaruhi garis pantai. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis laju transport sedimen akibat proses arus sejajar pantai (longshore current) di Perairan Kabupaten Kendal setelah pembangunan pelabuhan Kendal dan dampaknya terhadap abrasi yang terjadi di sepanjang pantai di Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif, dimana data primer yang digunakan adalah data gelombang dan sedimen, sedangkan data sekunder yang digunakan berupa data angin selama tahun 2011 - 2021 bersumber dari ERA5 ECMWF (European Centre Medium Range-Weather Forecasts) dan diolah menggunakan metode SMB (Sverdrup Munk Bretchneider), data gelombang dan sedimen digunakan sebagai inputan untuk model simulasi arus sejajar pantai menggunakan modul coupled fm dari software MIKE21. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa jenis gelombang yang berada di lokasi penelitian merupakan jenis gelombang yang dibangkitkan oleh angin. Kecapatan arus sejajar pantai terbesar pada musim barat yaitu 1 m/det Maka angkutan sedimen terbesar juga terjadi pada musim barat, yaitu sebesar -29,31443349 m3/hari atau -315.150,16  m3/tahun, sedangkan angkutan sedimen terendah terjadi pada musim peralihan II yaitu -25,89979869  m3/hari atau -278.422,8359 m3/tahun. Abrasi terparah sebesar 176.7m yang berada di sekitar kawasan pelabuhan Kendal dengan rata-rata abrasi sebesar 4.15 m/tahun dan memiliki luasan abrasi sebesar 2.891085 ha.
Tinjauan Pengaruh Pasang Surut Terhadap Arus Permukaan Menggunakan Data HF Radar di Perairan Selat Sunda Nadira, Audria Izza; Ismanto, Aris; Hakim, Aradea R.; Ramdhani, Andri
Indonesian Journal of Oceanography Vol 5, No 4 (2023): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v5i4.16834

Abstract

Selat Sunda merupakan perairan yang menghubungkan Laut Jawa dan Samudra Hindia, yang memisahkan Pulau Sumatra dan Pulau Jawa. Arus di perairan Selat Sunda bergerak sepanjang tahun dari Laut Jawa ke Selat Sunda. Pergerakan massa air dari Laut Jawa ke Samudra Hindia yang melewati Selat Sunda terjadi secara kontinu sepanjang tahun dengan kuantitas yang kecil dan sangat erat hubungannya dengan gradien permukaan laut (sea level). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pasang surut terhadap pola arus permukaan perairan Selat Sunda yang memiliki beberapa faktor pembangkit arus seperti angin dan pasang surut. Penelitian ini menggunakan data yang berasal dari High Frequency Radar, yang merupakan teknologi yang digunakan untuk mengukur distribusi tenaga gelombang di laut terbuka dari jarak jauh secara real time dan bersifat kontinu dengan resolusi spasial dan temporal. Data jumlah pengukuran arus dari HF Coastal Ocean Dynamics Application Radar (CODAR) serta data tinggi muka air laut diperoleh dari situs Sea Level Monitoring iPASOET oleh Badan Informasi Geospasial periode bulan Mei – Juli 2019. Data arus permukaan laut dianalissis harmonik untuk memisahkan arus harmonik (pasut) dan arus non harmonik (residu) pada kedua titik penelitian. Berdasarkan pengolahan data, didapatkan persentase arus harmonik yang lebih besar dibandingkan dengan arus residu pada kedua komponen (zonal dan meridional) di kedua titik penelitian. Sehingga, arus permukaan di perairan Selat Sunda pada kedua titik penelitian teridentifikasi memiliki pengaruh pasang surut yang tinggi.
Analisis Kerentanan Pantai di Desa Teluk Awur Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara Radhwarana, Amani Rahutri; Ismanto, Aris; Widada, Sugeng
Indonesian Journal of Oceanography Vol 5, No 4 (2023): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v5i4.16552

Abstract

Pantai selalu memiliki penyesuaian yang terus menerus menuju keseimbangan alami terhadap dampak yang terjadi sehingga mempengaruhi perubahan garis pantai. Perubahan garis pantai akan mengubah kondisi fisik, morfologi, atau lingkungan pantai sehingga dapat meningkatkan kerentanan pantai tersebut. Di era modern ini banyak pembangunan dilakukan khususnya pada bidang pariwisata. Pantai Teluk Awur merupakan pantai yang cukup terkenal dan memiliki potensi pengembangan pembangunan yang baik. Informasi tentang tingkat kerentanan pantai di kawasan pesisir diperlukan untuk mengantisipasi dan mengurangi kerusakan lingkungan pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Indeks Kerentanan Pantai (IKP) di Desa Teluk Awur. Metode dari penelitian ini yaitu menggunakan perhitungan Coastal Vulnerability Index (CVI) dengan skoring tujuh variabel yaitu geomorfologi pantai, perubahan garis pantai, topografi/ elevasi pantai, kemiringan pantai, gelombang, pasang surut, dan kenaikan muka air laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IKP di Pantai Teluk Awur berkisar antara 6,93 hingga 17,32 dari 16 segmen. Kerentanan di Pantai Teluk Awur didominasi oleh pengaruh variabel geomorfologi pantai dan elevasi lahan. Kondisi tersebut akan menyebabkan kerusakan pantai yang lebih besar dibanding dengan area segmen yang lain yang diakibatkan oleh faktor oseanografi seperti gelombangyang dapat mengikis daerah pantai. Oleh karena itu,  Pantai Teluk Awur dikategorikan dalam kerentanan sedang hingga tinggi.
Pengaruh Parameter Oseanografi Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Layang Di Area Rumpon Perairan Pacitan Siswantoputri, Ummy Zulaichah; Rochaddi, Baskoro; Ismanto, Aris
Indonesian Journal of Oceanography Vol 6, No 2 (2024): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v6i2.17523

Abstract

Ikan layang merupakan salah satu komoditas utama tangkapan ikan pelagis di PPP Tamperan, Pacitan. Titik penangkapan ikan layang berada di perairan selatan Jawa Timur. Hasil tangkapan ikan di tahun 2020 mengalami penurunan yang cukup besar dari tahun 2019. Penurunan hasil tangkapan ikan layang diduga dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah cuaca, jumlah trip yang dilakukan, konsentrasi klorofil-a, suhu permukaan laut (SPL) dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan pengaruh konsentrasi klorofil-a dan suhu permukaan laut terhadap Catch Per Unit Effort (CPUE) ikan layang di titik penangkapan ikan. Produktivitas hasil tangkapan dapat diketahui dengan menghitung nilai CPUE. Data yang digunakan yaitu jumlah trip kapal ikan, jumlah tangkapan ikan, SPL, klorofil-a, dan lokasi penangkapan ikan. Data yang sudah didapatkan di overlay dan kemudian di analisis untuk mengetahui hubungan antar variabel (data). Nilai klorofil-a tertinggi dan SPL terendah terjadi pada musim timur. Hasil tangkapan ikan layang pada tahun 2019 adalah 1.285.775 kg dan menurun pada 2020 menjadi 355.024. Penurunan ini terlihat dari nilai CPUE menurun dari kisaran 9 menjadi 4 ton/trip. Korelasi antara klorofil-a dan CPUE sebesar -0,301 dengan tingkat korelasi rendah. Korelasi antara SPL dan CPUE sebesar 0,671 dengan tingkat korelasi tinggi. Nilai determinasi (R2) antara faktor oseanografi (klorofil-a dan suhu permukaan laut) dengan CPUE sebesar 0,502 dengan tingkat sedang.
Kajian Karakteristik dan Run-Up Gelombang Tsunami Berdasarkan Pemodelan Hidrodinamika 2D di Perairan Selatan Bali Rafa Fahrezi Tagore; Muhammad Helmi; Alfi Satriadi; Hanah Khoirunnisa; Aris Ismanto
Buletin Oseanografi Marina Vol 14, No 1 (2025): Buletin Oseanografi Marina
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/buloma.v14i1.62777

Abstract

Pulau Bali merupakan wilayah yang memiliki potensi bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami karena terletak di zona subduksi pertemuan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia dan zona sesar belakang Flores. Kejadian tsunami telah terjadi di wilayah selatan Bali akibat dari bencana gempa Sumbawa (1977) dan gempa Banyuwangi (1994). Kajian terkait karakteristik dan run-up gelombang tsunami masih jarang dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik dan run-up gelombang tsunami menggunakan pemodelan hidrodinamika 2D. Simulasi dilakukan menggunakan skenario gempa terburuk dengan kekuatan magnitudo 9,0 melalui model TUNAMI F1 dan TUNAMI N3. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa gelombang tsunami yang menjalar dari episenter menuju pesisir selatan Bali memiliki karakteristik waktu tempuh berkisar antara 16 menit 5 detik hingga 30 menit 35 detik dengan tinggi gelombang maksimum berkisar antara 11,113 – 34,446 m. Waktu tempuh penjalaran tercepat dengan tinggi gelombang tertinggi terdapat pada titik observasi Uluwatu dan Pandawa karena jarak yang dekat dengan episenter. Limpasan gelombang yang masuk ke daratan pesisir selatan Pulau Bali mampu menjangkau daratan hingga kisaran 257 – 3140 m dengan limpasan terjauh pada titik observasi Kuta karena morfologi pantai berpasir yang landai, sedangkan Uluwatu dan Pandawa menerima limpasan yang paling sedikit karena morfologi pantai yang berbatu dan tebing curam.
Studi Sebaran Nitrat di Perairan Betahwalang, Kabupaten Demak Haidar Zaki Kalbuesa; Lilik Maslukah; Aris Ismanto; Muhammad Zainuri
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 3 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i3.31725

Abstract

Perairan Betahwalang dipengaruhi aktivitas mangrove, tambak, permukiman, dermaga, dan pengolahan rajungan yang berpotensi menyumbang bahan organik/nitrogen (nitrat) ke sungai dan muara. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi dan distribusi nitrat di Perairan Betahwalang, Demak, Jawa Tengah. Pengambilan sampel dilakukan pada 33 stasiun yang mewakili zona muara Sungai Jajar, pesisir Betahwalang, dan laut lepas pada 27 April 2025. Konsentrasi nitrat dianalisis menggunakan metode reduksi kadmium dan spektrofotometer UV-Vis dan pola sebaran spasialnya menggunakan metode interpolasi spline. Untuk memahami pengaruh dinamika oseanografi terhadap sebaran nutrien, dilakukan pemodelan hidrodinamika dan EcoLab 21/3. Hasil menunjukkan konsentrasi nitrat berkisar 0,0004–0,2597 mg/L dengan pola sebaran yang menurun ke arah laut lepas. Pola sebaran yang terbentuk merefleksikan dominasi masukan nutrien dari daratan dan terjadinya proses pengenceran oleh massa air laut. Hasil model memperlihatkan bahwa arus pasang surut menjadi pengontrol utama transport nitrat, di mana fase pasang meningkatkan pencampuran di zona muara, sedangkan fase surut mendorong ekspor nitrat ke perairan pesisir membentuk plume mengikuti arah arus dominan. Validasi elevasi pasang surut menghasilkan root mean square error (RMSE) sebesar 0,1097 m dan untuk nitrat sebesar RMSE 0,0395 mg/L pada domain sungai dan 0,051 mg/L pada domain laut. Nilai tersebut menunjukkan model cukup representatif dalam menggambarkan pola sebaran nitrat secara umum, namun akurasi kuantitatif masih dapat ditingkatkan dengan memasukan pengaruh faktor lingkungan lainnya 
Hubungan Variabilitas Seas - Swell dengan ENSO di Laut Banda (1990 – 2022) Achmad Suva Fauzan; Aris Ismanto; Rikha Widiaratih
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 3 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i3.22840

Abstract

Laut Banda merupakan salah satu perairan paling dinamis di Indonesia yang dipengaruhi oleh sistem monsun, Arus Lintas Indonesia (Arlindo), dan variabilitas iklim global, khususnya El Niño–Southern Oscillation (ENSO). Variabilitas tersebut berperan dalam mengendalikan karakteristik gelombang laut tipe wind waves (seas) dan swell yang penting bagi keselamatan pelayaran, kegiatan perikanan, serta pengelolaan wilayah pesisir. Meskipun pengaruh ENSO terhadap berbagai parameter oseanografi telah banyak dilaporkan, kajian mengenai hubungan variabilitas ENSO terhadap karakteristik seas dan swell di Laut Banda masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik spasial dan temporal seas dan swell serta mengkaji hubungan keduanya dengan variabilitas ENSO. Penelitian menggunakan data reanalisis periode 1990–2022 yang dianalisis melalui metode komposit klimatologi dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seas berkembang dominan pada Musim Timur dengan tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 0,95 m, sedangkan swell lebih dominan pada Musim Barat dan musim peralihan dengan tinggi maksimum sekitar 0,77 m. Selama fase La Niña, tinggi gelombang seas dan swell cenderung lebih tinggi dibandingkan fase El Niño akibat penguatan angin monsun. Analisis korelasi menunjukkan bahwa hubungan langsung ENSO terhadap seas dan swell relatif lemah hingga sedang (r = −0,5140 hingga 0,2367), sedangkan hubungan antara angin dan gelombang tergolong kuat hingga sangat kuat (r = 0,7056–0,9233). Temuan ini menunjukkan bahwa pengaruh ENSO terhadap karakteristik gelombang di Laut Banda lebih banyak dimediasi oleh perubahan kekuatan angin monsun dibandingkan melalui pengaruh langsung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung prakiraan gelombang laut, keselamatan pelayaran, serta pengelolaan sumber daya kelautan di wilayah Indonesia timur.
Co-Authors Achmad Suva Fauzan Adiprabowo, Samuel Radityo Agus Hartoko Agus Indarjo Ahmad Fikri Delardi Akbar Nurrahman Putra Akbar, Luis Figo Sagita Desario Alfi Satriadi Alfita Handayani Amalya, Afroh Andi Dwi Pramulya Andri Ramdhani Anindya Wirasatriya Aradea Ramadhan Hakim Arintika Widhayanti, Arintika Astuti, Rohmatun Dwi Ayi Tarya Ayuk Milasari Azhary, Abrar Dalisfasha Azis Rifai Aziz Rifai Aziz Rifai Bambang Yulianto Baskoro Rochaddi Bayu Priyono, Bayu Beselly Putra, Sebrian Mirdeklis Candisukma Marsha Serodja Chrisna Adhi Suryono Denny Nugroho Sugianto Dimas Nopriansyah Djoko Rubyanto Durmont Siahaan Dwi Haryo Ismunarti Dwi Haryo Ismunarti Efendi, Usman Elia Hendri Astuti, Elia Hendri Elis Indrayanti Erfando, Wahyu Erinne Natalie, Erinne Farid Muldiyatno Faruq Khadami Fernandito Suryo Hutomo Galuh Permatasari Geby Ayunda Gentio Harsono Gentur Handoyo Gentur Handoyo Ginnia Julianti Utomo Hadi Endrawati Haidar Zaki Kalbuesa Hakim, Aradea R. Hanah Khoirunnisa Hariyadi Hariyadi Hendry Siagian Hendry Siagian Heriyoso Setyono Hermin Pancasakti Kusumaningrum Heryoso Setiyono Ida Bagus Oka Agastya Ika Bagus Priambodo Ilham Panra, Ilham Ilyas, Riyanti Maharani Indra Budi Prasetyawan Ishak Putra Pangururan, Ishak Putra Iwan Pramesti Anwar Jarot Marwoto Jihadi, Muhammad Shulhan Julian Saputra Kunarso Kunarso Kusuma, Prima Danu Lilik Maslukah Lintang Fauzia Ichsari Lusi Swastika Dewi Lutfi Agung Mardiansyah Ma'ariq Badrutamam S. Maharani, Galung Dhiva Mahinsha, Amryl Naufal Ilham Majhic Aryono Maria Kurniawati Lena Liwun Maro, Jahved Ferianto Maya Eria Br Sinurat, Maya Eria Br Muh Dandi Firmansyah Muh Yusuf Muhamad Herdadi Ramadhan, Muhamad Herdadi Muhammad Chusnul Marom Muhammad Helmi Muhammad Helmi Muhammad Zainuri Muhammad Zainuri Munandar, Bayu Muslim Muslim Muslim Muslim Nabilah Rizki Nadira, Audria Izza Nining Sari Ningsih Nugraha Syafutra Nugroho Agus D Nur Azhar Fahrian Nuriyati Nuriyati Nusratina, Rina Hazrina Ory Kristanto Oscar Agustino Osen Faber Romario Tampubolon Parichat Wetchayont Perwira, Akmal Yazid Petrus Subardjo Pinardo Sidauruk, Pinardo Prayogi Prayogi Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Purwanto Putranto Kondang Wijaya Putri, Nia Oktaviani Annisa Radhwarana, Amani Rahutri Rafa Fahrezi Tagore Rahmadiana Andini Rahmat Hidayat Rahmat Yolansyah Putra Ramdhani, Andri Renaning Wulan Mahardika Retno Argian Pangesti Putri Rifa’i, Aziz Rikha Widiaratih Rikha Widiaratih Rina Rina Ritonga, Maura Dhia Khanza Rudhi Pribadi Salman Asatidz Sandy Herho Shafira Tsanyfadhila Shidqirrohman, Naufal Siahaan, Eirene Sharon Siddhi Saputro Siddhi Saputro Siswantoputri, Ummy Zulaichah Sri Redjeki Sri Yulina Wulandari Sugeng Widada Suprajitno Munadi Suryani, Oda Gracia Ariela Suwignyo, Tyo Syafiq Muhammad Aziz Talitha Rahma Damayanti Tamara Centong Mandey Taufiq Hidayat Tissa Permatasari Putri Tony Hadibarata, Tony Tri Abdul Hidayat Umar Abdurrahman Wahyu Budi Setyawan Warsito Atmodjo Widianingsih Widianingsih Widiaratih, Rikha Widyani, Afidhah Puspita Wisman Fabrisse Doloksaribu Wisnu Dewanto Yanthi Sepriana Siagian, Yanthi Sepriana Yoga Yuniadi Zulfa, Istna Nabila