Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MAXIMAL

Analisis Konseptual Besaran Vektor: Teori, Notasi, dan Sifat Sifat Dasar Silvia Siregar; Sri Anggita Munthe; Dini Ramadhani Nasution; Nur Khilal Zahra Siregar; Novira Ramadhani Ginting; Amin Harahap
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2026): Februari
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besar vektor merupakan salah satu konsep fundamental dalam fisika, matematika, dan ilmu rekayasa. Vektor digunakan untuk menggambarkan besaran yang memiliki dua komponen utama, yaitu besar (magnitude) dan arah (direction), yang membedakannya dari skalar yang hanya memiliki besar tanpa arah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji teori dasar vektor, notasi yang digunakan, serta sifat-sifat dasar vektor yang sangat penting dalam berbagai aplikasi ilmiah dan teknis. Konsep dasar vektor seperti penjumlahan vektor, perkalian skalar, dan cross product memiliki aplikasi yang luas dalam berbagai disiplin ilmu, mulai dari analisis gaya dalam mekanika hingga pemrosesan citra dalam komputer grafis. Selain itu, penelitian ini juga membahas tantangan dalam mengajarkan konsep vektor, khususnya dalam hal visualisasi dan pemahaman geometri vektor dalam ruang tiga dimensi.
Karakterisitik Hasil Belajar Vektor pada Siswa dengan Pembelajaran Berbasis Visual Mayasari Tambunan; Irma Yanti Nainggolan; Sri Mualima; Fadilah Azizah Syafiq; Husnul Khotimah; Amin Harahap
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2026): Februari
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik hasil belajar siswa pada materi vektor ketika diterapkan pembelajaran berbasis visual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus pada 30 siswa kelas X SMA Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar vektor, observasi aktivitas belajar, dan wawancara semi‑terstruktur. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis visual (diagram vektor, animasi, GeoGebra, dan modul visual) meningkatkan rerata skor dari 58,2 pada pre‑test menjadi 82,4 pada post‑test, dengan persentase ketuntasan klasikal naik dari 43,3% menjadi 86,7%. Analisis jawaban uraian menunjukkan pergeseran dari pemahaman prosedural ke pemahaman konseptual, serta peningkatan kemampuan visualisasi spasial. Implikasinya, pembelajaran vektor sebaiknya dirancang secara visual dan bertahap dengan scaffolding untuk membantu siswa membangun konsep vektor secara utuh.