Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGALAMAN BELAJAR IPS SISWA DENGAN MODEL MAKE A MATCH BERBANTUAN VIDEO DI SMP KRISTEN SHINING STARS MELISA Tarigan; I Nengah Suastika; KETUT SEDANA ARTA; LUH INDRAYANI
Literacy: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 6 No 1 (2025): Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/tnxf3e40

Abstract

Abstrak< strong>< p> Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengalaman belajar IPS Siswa dengan model Make a Match Berbantuan Video di jenjang SMP Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif Data dikumpulkan melalui observasi wawancara dan partisipatif Penelitian ini dilakukan di SMP Kristen Shining Stars Kabupaten Mimika Papua Tengah Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII Analisis terhadap data wawancara observasi partisipatif dan dokumentasi menunjukkan adanya tiga kondisi yang utama dalam penerapan model Make a Match berbantuan video nbsp; pada pembelajaran IPS SMP Kristen Shining Stars Ketiga nbsp; tersebut adalah 1 peningkatan aktivitas belajar 2 Pembelajaran menjadi menyenangkan dan keterlibatan sosial dan 3 Pembelajaran lebih bermakna Hasil penelitian memperlihatkan pengalaman disimpulkan siswa memperoleh pemahaman dan pengalaman yang lebih baik terhadap konsep konsep IPS setelah mengikuti pembelajaran berbantuan video Tayangan visual membantu mereka mengaitkan teori dengan kehidupan nyata sehingga materi lebih mudah diingat Aktivitas permainan Make a Match menumbuhkan minat motivasi dan rasa senang belajar IPS < p> Kata Kunci: < strong>Make a Match Video IPS< p> Abstract< em>< p> This study aims to explore junior high school students learning experiences in Social Studies IPS through the Make a Match learning model assisted by video media Employing a qualitative phenomenological approach data were collected through observations in depth interviews and participatory documentation The research was conducted at SMP Kristen Shining Stars Mimika Regency Central Papua with eighth grade students as participants The analysis of data revealed three dominant conditions in the implementation of the Make a Match model assisted by video: 1 increased learning activity 2 enjoyable learning and stronger social engagement and 3 more meaningful learning experiences The findings indicate that video assisted learning helped students connect theoretical concepts of Social Studies with real life contexts thereby enhancing understanding and retention The Make a Match activity also fostered motivation collaboration and enjoyment transforming the learning process from memorization into an interactive experience of constructing social meaning < p> Keywords:< strong> Make a Match video learning media Social Studies phenomenology < p>
Latar Belakang Subak Lanyahan Babakan Melestarikan Kearifan Lokal Tradisi Ngeloang Capah di Desa Tamblang Ni Kadek Suri Mariani; Ketut Sedana Arta; I Wayan Mudana
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2025): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v5i1.2486

Abstract

Subak merupakan suatu organisasi lokal dari Bali yang bertugas dalam menangani segala urusan pertanian dengan tata kerja yang berlandasakan Tri Hita Karana. Salah satu subak yang ada di Bali adalah subak Lanyahan Babakan yang berlokasi di Desa Tamblang. Subak tersebut diketahui memiliki peran lain diluar urusan pertanian yaitu melaksanakan dan melestarikan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh leluhur mereka. Kearifan lokal tersebut berbentuk dalam satu tradisi yang dinamakan Ngeloang Capah. Tradisi Ngeloang Capah ini dilaksanakan pada saat dilakukannya Upacara Ngusaba Desa oleh Desa Adat Tamblang yang rutin terlaksana setiap satu tahun sekali pada saat purnama sasih kedasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui latar belakang yang menjadi alasan subak Lanyahan Babakan melestarikan tradisi Ngeloang Capah yang mana hal ini bukan bagian dari sistem pertanian. Penelitian ini menggunakan konsep sistem religi sebagai acuan dalam menjawab pertanyaan penelitian. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan objek tradisi Ngeloang Capah yang ada di Desa Tamblang. Adapun dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan studi dokumen. Sedangkan jenis dan sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Melalui penelitian ini dapat diketahui apa yang menjadi alasan dari subak Lanyahan Babakan di Desa Tamblang melestarikan tradisi Ngeloang Capah yang tidak termasuk dalam bagian keperluan dari pertanian di Desa Tamblang, Dimana hal tersebut dikarenakan adanya suatu sistem religi yang terkadung dalam tradisi Ngeloang Capah berupa emosi keagamaan, umat beragama, sistem keyakinan, dan sistem ritus dan upacara. Tradisi Ngeloang Capah selain merupakan warisan dari leluhur mereka yang tergolong sebagai ritual adat, juga tergolong sebagai ritual keagamaan yang sesuai dengan ajaran agama Hindu. Oleh karena itulah tradisi ini dilestarikan oleh subak Lanyahan Babakan di Desa Tamblang
Pengendalian Sosial dalam Pelaksanaan Tradisi Siat Sambuk di Banjar Pohgending, Desa Pitra, Kabupaten Tabanan, Bali Ni Kadek Wulan Dari; I Wayan Mudana; Ketut Sedana Arta
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3922

Abstract

Tradisi Siat Sambuk merupakan salah satu tradisi perang simbolik yang dilaksanakan oleh masyarakat Banjar Pohgending, Desa Pitra, Kabupaten Tabanan, Bali. Tradisi dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada Hari Pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi. Tradisi ini berpotensi menimbulkan konflik karena melibatkan adu fisik dan emosi antar peserta, tetapi dalam praktiknya tetap berlangsung secara tertib dan terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang pelaksanaan tradisi Siat Sambuk serta bentuk-bentuk pengendalian sosial yang diterapkan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Informan ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi Siat Sambuk dilatarbelakangi oleh faktor kepercayaan mengenai Bhuana Alit dinetralisirkan melalui tradisi, faktor tradisi yang diwariskan secara turun-temurun, serta keyakinan sebagai sarana penolak bala terhadap hal-hal negatif. Selain itu, ditemukan adanya mekanisme pengendalian sosial yang kuat berdasarkan teori kontrol sosial Travis Hirschi, yang meliputi unsur attachment, commitment, involvement, dan believe. Simpulan dari penelitian ini, bahwa tradisi dapat bertahan hingga saat ini dikarenakan terdapat faktor yang melatarbelakanginya. Selain itu dalam mempertahankan tradisi, terdapat berbagai upaya dengan membentuk mekansime pengendalian sosial sehingga tradisi tetap dapat diwariskan.
Sejarah dan Manajemen Pemandian Air Panas Banjar sebagai Objek Wisata serta Sumber Belajar Sejarah SMA Pradnyana, Gede Manik Listu; Arta, Ketut Sedana; Pageh, I Made
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 1 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i1.3156

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan objek wisata lokal sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA, khususnya Pemandian Air Panas Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah perkembangan, sistem manajemen, serta kontribusinya sebagai sumber pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sejarah melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan informan kunci, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemandian Air Panas Banjar mengalami perkembangan signifikan dari tahun 1984 hingga 2019, yang ditandai dengan peningkatan fasilitas dan pengelolaan yang lebih terstruktur. Sistem manajemen telah menerapkan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan secara efektif. Secara ilmiah, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian pariwisata edukatif berbasis sejarah lokal. Selain itu, pemanfaatan objek ini sebagai sumber pembelajaran sejarah mampu meningkatkan kemampuan analisis sejarah lokal, pemahaman konteks sosial-ekonomi, serta keterampilan berpikir kritis siswa
Sejarah Konflik Agraria: Kasus Sengketa Tanah Kantor Desa Penglatan dengan Pemilik Tanah dan Potensinya sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Sugiardani, Putu; Sedana Arta, Ketut; Maryati, Tuty
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 1 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i1.3167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui latar belakang terjadinya sengketa tanah di Desa Penglatan, (2) mengetahui upaya penyelesaian konflik sengketa tanah di Desa Penglatan, dan (3) mengetahui aspek-aspek dai sengketa tanah di Desa Penglatan yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik penentuan informan dengan purposive sampling, dan informan terus dikembangkan dengan teknik snowball. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan: (1) Wawancara; (2) Observasi partisipasi, agar observasi partisipasi bisa terarah, maka ditetapkan aspek-aspek yang diobservasi; (3) Analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) untuk mengetahui latar belakang terjadinya sengketa tanah di Desa Penglatan, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng; (2) untuk mengetahui upaya penyelesaian sengketa tanah di Desa Penglatan Kec. Buleleng, Kab, Buleleng: (3) untuk mengetahui aspek-aspek dari sengketa tanah di Desa Penglatan yang bisa dijadikan sebagai sumber belajar sejarah di SMA. Aspek yang dapat dikembangkan sebagai sumber belajar sejarah di SMA yaitu: (1) Aspek Pengetahuan, (2) Aspek Sosial, dan (3) Aspek Historis.
Analysis of students’ social studies learning experiences using the video-assisted make a match model at SMP Kristen Shining Stars Melisa Br Tarigan; I Nengah Suastika; Luh Indrayani; Ketut Sedana Arta
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v4i1.2179

Abstract

This study aims to explore junior high school students’ learning experiences in Social Studies (IPS) through the Make a Match learning model assisted by video media. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through observations, in-depth interviews, and participatory documentation. The research was conducted at SMP Kristen Shining Stars, Mimika Regency, Central Papua, with eighth-grade students as participants. The analysis of data revealed three dominant conditions in the implementation of the Make a Match model assisted by video: increased learning activity, enjoyable learning and stronger social engagement, and more meaningful learning experiences. The findings indicate that video-assisted learning helped students connect theoretical concepts of Social Studies with real-life contexts, thereby enhancing understanding and retention. The Make a Match activity also fostered motivation, collaboration, and enjoyment, transforming the learning process from memorization into an interactive experience of constructing social meaning.
Ethno-pedagogical Study of Siat Sarang: A Local Wisdom Approach to Conflict Prevention I Wayan Putra Yasa; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana; Desak Made Oka Purnawati; Ketut Sedana Arta
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 13 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/soshum.v13i3.225-235

Abstract

The aims of this research are to 1) reconstruct the background of the Siat Sarang tradition in the Selat Traditional Village, Karangasem, Bali, 2) explore ethno-pedagogical values ​​as character values ​​of the Siat Sarang tradition that can prevent conflict, and 3) Reconstruct a model of ethno-pedagogical practice in Siat Sarang tradition as a safety valve based on local wisdom for conflict prevention. Then, this phenomenon is studied using qualitative methods with a critical ethnographic model—data collection using in-depth interviews, observation, and literature study. Then, evaluate its validity by triangulating methods and sources. The data was then analyzed using critical ethnography, resulting in a comprehensive survey of strategies, values​​, and implementation models. The research results show that the Siat Sarang tradition has local wisdom values​​, which can be used as a safety valve to prevent societal conflict. The values ​​contained in it are religious, social, sportsmanship, and ethnic-based educational values ​​(ethno-pedagogy). These values ​​have been inculturated in families, communities, and schools. The results of this research mean that tradition has a role in preventing conflict. The form is local wisdom, which has ethno-pedagogical value in the form of character education.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Diorama Virtual Terhadap Minat Belajar Sejarah Siswa di SMA AlfiatulJanah; Ketut Sedana Arta; I Wayan Putra Yasa
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v14i1.111533

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan guna menganalisis pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Diorsms Virtual terhadap minat belajar sejarah siswa kelas X SMA Negeri 1 Tegaldlimo. Permasalahan rendahnya minat belajar sejarah siswa menjadi permasalahan utama yang dilatarbelakangi oleh dominasi pembelajaran konvensional berbasis ceramah yang kurang interaktif. Dalam penelitian ini mempergunakan metode penelitian quasi experimental design dengan desain non equivalent control group, penelitian ini melibatkan 72 siswa dibagi jadi kelas eksperimen (X7) dan kelas kontrol (X6).  Data dikumpulkan lewat angket minat belajar dan observasi, selanjutnya diolah mempergunakan uji t sampel berpasangan dan sampel independen. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari model pembelajaran Problem Based Learning berbantuan Diorama Virtual terhadap minat belajar sejarah siswa bernilai t-hitung 6,768 > t-tabel 2,030 dan signifikansi < 0,001. Terlihat adanya perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yang ditunjukkan oleh nilai N-Gain pada kelas eksperimen 0,3812 “kategori sedang” dan kelas kontrol 0,0828 “kategori rendah”. Studi ini membuktikan bahwasanya kombinasi pembelajaran menggunakan model Problem-Based Learning berbantuan Diorama Virtual efektif meningkatkan indikator minat belajar meliputi perasaan tertarik, perhatian, kesenangan, dan partisipasi siswa dalam pembelajaran sejarah, serta perubahan pola pembelajaran yang berpusat pada guru menjadi berpusat pada siswa yang lebih bermakna dan kontekstual.
Sejarah PO. Puspa Sari Singaraja Tahun 1976-2025 Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA Intan Rossyta; Ketut Sedana Arta; Desak Made Oka Purnawati
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v14i1.111868

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui latar belakang berdiri, faktor-faktor yang memengaruhi dinamika perkembangan, dan potensinya sebagai sumber pembelajaran sejarah di SMA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Proses penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu heuristik yang mencakup pengumpulan sumber melalui studi dokumen, observasi, dan wawancara dengan pihak terkait. Tahap berikutnya adalah kritik sumber, yang meliputi kritik internal dan eksternal untuk menilai keabsahan serta kredibilitas sumber. Selanjutnya dilakukan tahap interpretasi untuk menafsirkan fakta-fakta sejarah yang diperoleh, kemudian disusun dalam bentuk historiografi sebagai penulisan sejarah secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: PO. Puspa Sari Singaraja didirikan pada tahun 1976 oleh Bapak I Gede Dharma Wijaya sebagai perusahaan transportasi bus pertama yang melayani kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya dari wilayah Singaraja menuju berbagai daerah di Bali dan Jawa. Perkembangan perusahaan dalam rentang waktu 1976–2025 menunjukkan adanya dinamika yang dipengaruhi oleh perubahan kondisi sosial, ekonomi, serta kebijakan transportasi sejak masa Orde Baru hingga era Reformasi, yang tercermin pada perkembangan manajemen perusahaan dan jumlah armada bus. Sejarah PO. Puspa Sari Singaraja memiliki nilai historis dan kontekstual yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber belajar sejarah di SMA, khususnya pada materi kelas XII Fase F mengenai Indonesia pada masa Orde Baru.
Kawasan Soekarno Heritage Kabupaten Buleleng Sebagai Cagar Budaya dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah di SMA Siti Astri Sulfiyah Putri; Tuty Maryati; Ketut Sedana Arta
Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjps.v14i1.112020

Abstract

Penelitian ini menelaah kawasan Soekarno Heritage yang menjadi titik awal jejak kehidupan keluarga Soekarno di Kabupaten Buleleng dengan fokus latar belakang berdirinya kawasan tersebut, bangunan yang mendukung kawasan tersebut sebagai cagar budaya dan potensi kawasan tersebut menjadi sumber belajar sejarah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan observasi langsung ke tiga lokasi utama (situs cagar budaya rumah asal Nyoman Rai Srimben, SD Negeri 1 Paket Agung, dan Ruang Terbuka Hijau Taman Bung Karno), wawancara mendalam juga dilakukan dengan informan kunci (kerabat keluarga, kepala bidang sejarah dan cagar budaya buleleng, sejarawan, kepala sekolah, dan koordinator pengelolah RTH), disertai studi dokumentasi berupa arsip. Analisis data dilakukan dengan cara pengumpulan data, kondensasi data, penyajian serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian memaparkan bahwa kawasan Soekarno heritage didirikan dari usulan Bupati Buleleng untuk melestarikan jejak sejarah keluarga Soekarno, khususnya Ibunda Nyoman Rai Srimben dan Raden Soekemi Sosrodiharjo yang saat itu ditugaskan menjadi guru di    Buleleng. Dasar-dasar  pendukung kawasan ini sebagai cagar budaya meliputi dasar historis, dasar hukum, dasar sosiokultural, dasar pendidikan dan dasar pelestarian. Dengan demikian, kawasan Soekarno heritage berperan dalam mendukung pembelajaran sejarah lokal juga identitas budaya Bali.
Co-Authors ., Aniqa Faza ., Baiq Zohrah ., CAHYO BINTORO ., Febri Dwi Cahyo ., Gusti Made Sriwidiari ., I Gusti Ayu Ratnasari ., I Km Ega Mahendra ., I Komang Edi Heliana ., I Made Adi Astawa ., I Made Cahyana Mp ., I Made Reynaldi Ambara Gita ., I Putu Yudi Permana Saputra ., I Wayan Edi Setiawan ., Ilham Yahya ., Kadek Ariasa ., Kadek Dwi Mahayoni ., Komang Gede Arya Bawa ., M BUSAR ., Made Pradnyana Putra ., Muh. Reza Khaeruman Jayadi ., N Iputu Sri Widiastuti ., Ni Putu Budiartini ., NUR MINAH ., NURUS MAULIDA ., Nurus Shobah ., Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. ., Purwa Aditya ., Putu Agustina Setiawan ., Qori Bayyinaturrosyi ., Rini Anggraini A.A. Istri Pradnyana Asrama P. . Abd. Rasyid Syamsuri Alfarizi, Moh AlfiatulJanah Alif Alfi Syahrin Aniqa Faza . Aryantika, I Kadek Adi Baiq Zohrah . Both, Lusitiana CAHYO BINTORO . Desak Made Oka Purnawati Desak Oka Purnawati Dewa Gede Suma Adnyana . Dr. Tuty Maryati,M.Pd . Dra. Luh Putu Sendratari,M.Hum . Drs. I Wayan Mudana,M.Si. . Febri Dwi Cahyo . Gede Adi Putra . Gede Okva Wiguna . Ginting, Enni Maharani Br Gusti Ayu Padmawati . Gusti Made Sriwidiari . hilda aulia I Dewa Gede Yoga I Gede Bayu Ary Hermawan . I Gede Justiasa . I Gusti Ayu Ratnasari . I Gusti Made Aryana I Gusti Ngurah Riki Wahyudi . I Gusti Ngurah Riki Wahyudi ., I Gusti Ngurah Riki Wahyudi I Kadek Adi Aryantika I Kadek Adi Widiastika I Kadek Parmadi . I Ketut Agus Adijaya . I Ketut Anom Mahartawan . I Ketut Anom Mahartawan ., I Ketut Anom Mahartawan I Km Ega Mahendra . I Komang Edi Heliana . I Komang Wisujana Putra . I Made Adi Astawa . I Made Cahyana Mp . I Made Citra Wibawa I Made Pageh I Made Reynaldi Ambara Gita . I Nengah Suastika I Nengah Suastika I Nyoman Oka Hendrawan . I Nyoman Oka Hendrawan ., I Nyoman Oka Hendrawan I Putu Budiana . I Putu Edy Saputra . I Putu Yudi Permana Saputra . I Wayan Agus Suatmika . I Wayan Edi Setiawan . I Wayan Pardi I Wayan Pardi I Wayan Putra Yasa I Wayan Putra Yasax I Wayan Suastra Ida Ayu Widya Pratiwi Ida Bagus Putu Arnyana Ilham Yahya . Intan Rossyta Ivanka Angelina Dheyanita Prasada Kadek Ariasa . Kadek Ayu Sutarminingsih . Kadek Dwi Mahayoni . Kadek Mega Arista Sinta Devi Kadek Virgotama Krissanta . Kardila, Maria Marisa Ketut Jasiani . Ketut Jasiani ., Ketut Jasiani Komang Gede Arya Bawa . Lathifah, Desi Fairuz Luh Putu Ayu Diah Pratiwi . Luttfy Chateriyan, Ivan M BUSAR . M.Pd. S.Pd. Luh Indrayani . M.Si Drs. I Ketut Margi . Made Oka Purwanti, Desak Made Pradnyana Putra . Made Wisnu Dwipayani . Made Wisnu Dwipayani ., Made Wisnu Dwipayani Maria Marisa Kardila Mathias Maranata Surbakti Melisa Br Tarigan MELISA Tarigan Muh. Reza Khaeruman Jayadi . N Iputu Sri Widiastuti . Nengah Cipta Sari . Nengah Cipta Sari ., Nengah Cipta Sari Ngakan Made Viky Purnama Teja . Ngakan Made Viky Purnama Teja ., Ngakan Made Viky Purnama Teja Ni Kadek Dian Lestari . Ni Kadek Suri Mariani Ni Kadek Wulan Dari Ni Komang Sukariasih . Ni Komang Sukasih . Ni Komang Sukasih ., Ni Komang Sukasih Ni Komang Trisna Suparwati . Ni Luh Made Ari Darmini . Ni Made Ary Widiastini Ni Made Ninik Susantini . Ni Made Wibhu Satyayu Ni Nyoman Murdani . Ni Nyoman Tri Cahyani . Ni Putu Budiartini . Ni Putu Rai Yuliartini Ni Putu Ristiana Rahitasari Ni Putu Sri Ratna Dewi Ni Wayan Dewi Lasmi ., Ni Wayan Dewi Lasmi Ni Wayan Nonoriati . Ni Wayan Suratni . NUR MINAH . NURUS MAULIDA . Nurus Shobah . Pradnyana, Gede Manik Listu Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja, M.A. . Prof. Dr. Nengah Bawa Atmadja,MA . Purnawati, Desak Oka Purnawibawa, R. Ahmad Ginanjar Purwa Aditya . Putu Adi Sutama . Putu Adi Sutama ., Putu Adi Sutama Putu Agustina Setiawan . Putu Ari Antara . Putu Sulistyawati Qori Bayyinaturrosyi . Raden Ahmad Ginajar Purnawibawa Raden Ahmad Ginajar Purnawibawa Rini Anggraini . Royyan Khoirul Akbar, Dyka Santhi, Dewa Ayu Aprilia Vidya satria dwi mahendra Satyayu, Ni Made Wibhu Simatupang, Gavin Ar Rasyid Sinta Devi, Kadek Mega Arista Siti Astri Sulfiyah Putri Suadnyana, Kadek Nova Sugiardani, Putu Sukadi Sukadi Sukadi Sukadi Sulistyawati, Putu Sumiyati , Sumiyati Sumiyati Sumiyati Vita Octavia Anggraini Widiani, Ni Kadek Yiena Yoga, I Dewa Gede Yudi Setiawan `R. Ahmad Purnawibawa