Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Biota Laut Sebagai Sumber Gizi dalam Pencegahan Malnutrisi Anak Usia Sekolah di Wilayah Pesisir Arfiyan Sukmadi; Jamaluddin; Sukurni; La Rangki; Waode Syahrani Hajri; Ida Mardhiah Afrini
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.253

Abstract

Wilayah pesisir di Indonesia menghadapi beban gizi ganda, termasuk stunting, kurus, dan defisiensi mikronutrien pada anak usia sekolah yang dipengaruhi kerentanan pangan dan rendahnya pemanfaatan pangan lokal bergizi seperti biota laut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa sekolah dasar wilayah pesisir tentang pemanfaatan biota laut sebagai pangan bergizi dalam upaya pencegahan malnutrisi serta menumbuhkan perilaku menjaga kebersihan laut. Pengabdian dilaksanakan di SDN 33 Kendari, Kelurahan Abeli, Kota Kendari, melalui sosialisasi interaktif yang meliputi pemutaran media visual, permainan edukatif, dan diskusi mengenai jenis biota laut, manfaat gizi rumput laut, dan perilaku menjaga lingkungan laut; pengetahuan dinilai menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah edukasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebanyak 67 siswa mengikuti kegiatan, dengan hasil peningkatan pengetahuan pada seluruh indikator: kemampuan menyebutkan minimal dua contoh biota laut naik dari 50% menjadi 85%, mengetahui bahwa rumput laut adalah pangan bergizi untuk anak naik dari 45% menjadi 90%, menyebut minimal dua manfaat gizi rumput laut meningkat dari 30% menjadi 80%, dan menyebut minimal dua cara menjaga kebersihan laut naik dari 55% menjadi 88%. Kesimpulan pengabdian bahwa edukasi berbasis potensi lokal biota laut terbukti efektif meningkatkan literasi gizi dan lingkungan pada anak usia sekolah pesisir, dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi dengan program UKS serta intervensi gizi berbasis produk olahan rumput laut.  
Hubungan Persepsi Penyakit dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi di Kecamatan Soropia Nur Aisyah; La Ode Alifariki; La Rangki
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 2 (2026): Nursing and Health Care Technology-July to December Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i2.285

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan berisiko menimbulkan komplikasi serius. Salah satu permasalahan utama dalam pengendalian hipertensi adalah rendahnya kepatuhan penderita dalam mengonsumsi obat antihipertensi, yang salah satunya dipengaruhi oleh persepsi penderita terhadap penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi penyakit dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Kecamatan Soropia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 72 penderita hipertensi. Persepsi penyakit diukur menggunakan Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ), sedangkan kepatuhan minum obat diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi penyakit pada responden didominasi oleh persepsi ancaman sedang (52.8%), diikuti persepsi rendah (319%) dan tinggi (15.3%). Sebagian besar responden tidak patuh dalam minum obat antihipertensi (69.4%), sedangkan yang patuh hanya 30.6%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi penyakit dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Kecamatan Soropia (p = 0.003; p < 0.05). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi penyakit dan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di Kecamatan Soropia, di mana persepsi penyakit yang lebih positif berpotensi meningkatkan kepatuhan pengobatan.
Peningkatan Kemampuan Berkemih Melalui Senam Kegel Bagi Lansia di Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Minaula Kendari Rahmawati Rahmawati; La Ode Alifariki; Haryati Haryati; La Rangki; Sukurni Sukurni
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i1.33

Abstract

Jenis-jenis perubahan terjadi pada lansia, salah satunya menurunkan kemampuan buang air kecil, yaitu penurunan tonus otot vagina dan otot saluran kemih (uretra) yang disebabkan oleh hormon estrogen yang menurun, menyebabkan inkontinensia urin yang ototnya menjadi lemah, meningkatkan frekuensi kemih dan tidak mampu untuk mengontrol urin. Komplikasi yang ditimbulkan seperti infeksi saluran kemih, infeksi kulit pubis, gangguan tidur, dekubitus, dan gejala ruam. Selain itu, masalah psikososial seperti dijauhi oleh orang lain karena berbau urin, inferior, tidak percaya diri, mudah marah sering terjadi dan ini mengakibatkan depresi dan isolasi sosial. Satu terapi untuk mengurangi inkontinensia urin dengan melakukan latihan kegel. Ada 30 lansia yang mengalami inkontinensia urin di Pusat Rehabilitasi Sosial Minaula Kendari. Solusi yang digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan konseling tentang inkontinensia urin dan latihan Kegel secara teratur. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa lansia yang melakukan senam kegel secara teratur, memiliki efek positif di mana lansia mengalami peningkatan kemampuan buang air kecil dengan benar, dan penurunan terjadinya keluarnya air seni spontan tanpa disadari (ngompol).
Upaya pencegahan dan penanggulangan transmisi covid 19 melalui program KKN Tematik Mahasiswa Universitas Halu Oleo La Rangki; La Ode Alifariki; Fitriani Dalla
Journal of Community Engagement in Health Vol. 3 No. 2 (2020): September
Publisher : Universitas STRADA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30994/jceh.v3i2.78

Abstract

COVID-19 merupakan coronavirus jenis baru yang ditemukan di Wuhan, Hubei, China pada tahun 2019, diberi nama Coronavirus disease-2019 yang disingkat menjadi COVID-19. COVID-19 sejak ditemukan menyebar secara luas hingga mengakibatkan pandemi global yang berlangsung sampai saat ini. Pandemi global yang terjadi pula di Indonesia membuat banyak pihak berupaya ikut berperan serta dalam mengatasi. Salah satu lembaga yang berperan penting dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran covid 19 ini adalah perguruan tinggi. Melalui kegiatan KKN tematik, tim pengabdi melakukan pengabdian kepada masyarakat di daerah Muna, Buton Utara dan Kolaka. Sebelum pelaksanaan KKN tematik diawali dengan melakukan survey pendahuluan di lapangan untuk mengidentifikasi permasalahan. Setelah itu kemudian ada beberapa permasalahan yang ditemukan yakni ketidakdisiplinan dalam penerapan protocol kesehatan seperti tidak menjaga jarak di tempat fasilitas umum, tidak tersedianya tempat mencuci tangan di tempat fasilitas umum, dan pemberdayaan UMKM yang terdampak covid 19. Hasil pengabdian menunjukkan masih banyaknya masyarakat yang kurang paham terhadap protocol kesehatan, oleh karena itu melalui pelaksanaan KKN tematik selama kurang lebih 1 bulan ini, banyak hal yang dilakukan mulai dari pemberian video edukasi, pemasangan spanduk, pembagian masker, handsanitizer dan lain sebagainya. Setelah dilaksanakan KKN tematik ini, tingkat kesadaran masyarakat tentang penggunaan APD menjadi lebih tinggi dan masyarakat sadar tentang pentingnya menjaga jarak, serta UMKM mendapatkan nilai ekonomis jug