Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA TIDUR DENGAN KEJADIAN ACNE VULGARIS PADA MAHASISWA SEMESTER V (LIMA) PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO Wulandari, Amelia; Kepel, Billy J.; Rompas, Sefty S.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6685

Abstract

Abstract : Acne vulgaris is a skin disease that become problem for adolescents and teenagers. Many risk factors that may affect the incidence of this disease, such as genetic factors, hormonal, stress, microorganisms Propionibacterium acnes, and other environmental factors. Sleep patterns is considered to be one of the cause of acne vulgaris by some of skin beauty blogs and some general community. This research aimed to analyze the relationship between sleep patterns with the incidence of acne vulgaris.This is an analytic research with case control design. This research using simple random sampling technique amounted to 36 respondents were done on the fifth semester students of Nursing Science Medical Faculty University of Sam Ratulangi on December 2014. The data were collected by distributing questionnaires and observations. Data analysis using chi square test, at the 95% significance level (α 0.05). From this research was found that 18 (50.0%), of the respondents suffered from acne vulgaris and most of the students had a good sleep pattern as much as 19 respondents (52.8%). The statistical test for sleep patterns and incidence of acne vulgaris shows the p value is 1.000. There is no relationship between sleep patterns with the incidence of acne vulgaris in the fifth semester students of Nursing Science Medical Faculty University of Sam Ratulangi. Suggestions for further research are expected to examine broader risk factors that can cause the incidence of acne vulgaris. Keywords : Sleep patterns, acne vulgaris Abstrak : Acne vulgaris adalah salah satu penyakit kulit yang sering menjadi masalah bagi remaja dan dewasa muda. Banyak faktor resiko yang dapat mempengaruhi timbulnya penyakit ini, seperti faktor genetik, hormonal, stres, mikroorganisme Propionibacterium acnes, dan faktor lingkungan lainnya. Peranan tidur mulai dianggap berpengaruh terhadap timbulnya acne vulgaris oleh beberapa blog kecantikan dan sebagian masyarakat umum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola tidur dengan kejadian acne vulgaris.Penelitian ini bersifat analitik dengan desain case control. Penelitian menggunakan tehnik simple random sampling berjumlah 36 responden yang dilakukan pada mahasiswa semester lima Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado pada Desember tahun 2014. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji chi square, pada tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Dari penelitian didapati bahwa 18 orang (50,0%), dari responden menderita acne vulgaris dan sebagian besar mahasiswa memiliki pola tidur yang baik sebanyak 19 responden (52,8%). Uji statistika dari pola tidur dan kejadian acne vulgaris mendapati p-value sebesar 1,000. Tidak ada hubungan signifikan antara pola tidur dengan kejadian acne vulgaris pada mahasiswa semester V (Lima) Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Kata kunci : Pola tidur, acne vulgari
HUBUNGAN PENANGANAN AWAL GASTRITIS DENGAN SKALA NYERI PASIEN UGD RUMAH SAKIT GMIM BETHESDA TOMOHON Rizky, Irfan Irianto; Kepel, Billy J.; Killing, Maykel
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24335

Abstract

Abstract : Gastritis is inflammation of the gastric mucosa and sub gastric mucosa. the management of gastritis which needs to be considered as the main problem or the patient's main consideration of this disease is pain. The initial management of gastritis can affect the patient's pain intensity. The purpose of the study was to identify the relationship between the initial management of gastritis and the patient's pain scale at UGD RSU GMIM Bethesda tomohon. Method uses a correlation analytic research design with a cross sectional approach The sample in this study patients who entered the Emergency Room of the GMIM Hospital in Bethesda Tomohon and had been gastritis diagnosed with a population is 60 patients. Results of the study used the spearmen’s test at a significance level is 95%, significant for initial management of gastritis with the patient's pain scale ( p value 0,066 ; α 0,05). Conclusion, initial management of gastritis related with the patient's pain scale at UGD RSU GMIM Bethesda Tomohon. Keywords : Gastritis, initial Management of Gastritis, Pain Scale. Abstrak : Gastritis adalah proses inflamasi pada mukosa lambung dan sub mukosa lambung. Dalam penatalaksanaan penyakit gastritis hal yang perlu diperhatikan yang menjadi masalah atau keluhan utama pasien dari penyakit ini adalah nyeri. Penatalaksanaan awal gastritis dapat mempengaruhi insensitas nyeri pasien. Tujuan penelitian untuk mengindentifikasi hubungan antara penatalaksanaan awal gastritis dengan skala nyeri pasien UGD RSU GMIM Bethesda Tomohon. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien yang masuk di UGD RSU GMIM Bethesda Tomohon dan telah didiagnosis gastritis dengan jumlah populasi sebanyak 60 pasien. Hasil penelitian dengan menggunakan uji spearman pada tingkat kemaknaan 95%, signifikan untuk penatalaksanaan awal gastritis dengan skala nyeri pada pasien (nilai p 0,066 ; α 0,05). Kesimpulan, Penatalaksanaan awal gastritis berhubungan secara bermakna dengan skala nyeri pasien gastritis di UGD RSU GMIM Bethesda Tomohon.Kata Kunci : Gastritis, Penatalaksanaan awal Gastritis, Skala Nyeri
HUBUNGAN KEJADIAN INSOMNIA DENGAN KONSENTRASI BELAJAR PADA MAHASISWA SEMESTER V PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI Olii, Nindhy; Kepel, Billy J.; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.18777

Abstract

Abstract: Concentration is the source of mind power will work based on memory and forget. Insomnia is difficulty in starting and maintaining sleep so that it can not meet adequate sleeping needs, both quantity and quality. Impacts due to insomnia can include memory impairment, concentration disorders, loss of motivation, depression and others. The purpose of this study was to analyze the relationship of insomnia incidence with the concentration of learning on students of Science Program Faculty of Medicine, University of Sam Ratulangi. The research design is used with Cross sectional approach. Sampling technique in this research is total sampling with sample 66 responden. Data were collected by questionnaire. The result based on Pearson Chi-Square statistic test with 95% significance level (α ≤ 0,05) is presented in table 3x2 obtained with p = 0,04 value smaller than α (0,05) with Ha accepted. The results of the study most of the respondents experienced short-term insomnia with a good study concentration amounted to 22 respondents (52.4%). Conclusion there is an association of insomnia incidence with concentration of study on student Science Study Program Faculty of Medicine University of Sam Ratulangi. Keywords: Learning Concentration, The Incident Insomnia. Abstrak: Konsentrasi adalah sumber kekuatan pikiran akan bekerja berdasarkan daya ingat dan lupa. Insomnia adalah kesukaran dalam memulai dan mempertahankan tidur sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan tidur yang adekuat, baik kuantitas maupun kualitas. Dampak akibat insomnia yaitu dapat berupa gangguan memori, gangguan berkonsentrasi, kehilangan motivasi, depresi dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kejadian insomnia dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa Program Studi Ilmu Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Desain penelitian yang di gunakan dengan pendekatan Cross sectional. Teknik sampling dalam penelitian adalah total sampling dengan sampel 66 responden. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil berdasarkan uji statistik Pearson Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α ≤ 0,05) disajikan pada tabel 3x2 yang diperoleh dengan nilai p = 0,04 yang lebih kecil dari α (0,05) dengan Ha diterima. Hasil penelitian sebagian besar responden mengalami insomnia jangka pendek dengan konsentrasi belajar baik berjumlah 22 responden (52,4%). Kesimpulan ada hubungan kejadian insomnia dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa Program Studi Ilmu Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Kata kunci : Konsentrasi belajar, Kejadian Insomnia.
TANDA DAN GEJALA PENYAKIT SERTA FAKTOR RESIKO PADA ANAK USIA SEKOLAH DI DESA KARIMBOW KECAMATANMOTOLING TIMUR: STUDI DESKRIPTIF Runtunuwu, Thea; Kepel, Billy J.; Simak, Valen Simak
JURNAL KEPERAWATAN Vol 9, No 1 (2021): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v9i1.36770

Abstract

Abstract: Epidemiologica transition that is happening in this world these days has caused changes in various diseases patterns, such as infectious diseases to non-infectious diseases. The increase of non-infectious diseases cases happens is related to an increase in risk factors due to lifestyle changes in line with the development of an increasingly modern world, population growth and increasing life expectancy. The purpose of this research is to determine the description of the signs and symptoms of diseases that occur in school age children. The method used in this research is descriptive method. Sampling in this study using total sampling. The data collection used by researchers is a questionnaire or questionnaire in accordance with the research objectives and refers to the conceptual framework that has been made. Collecting instruments of the sign and symptom questionnaire, and the risk factor questionnaire. With a total of 25 questions, in which there are questions about signs and symptoms of disease, 15 questions and risk factors for 10 questions. Results Based on the results of research conducted in Karimbow Village, Motoling Timur District, it was found that most of the respondents had signs and symptoms of cough, namely in the occasional category. And it was found that most of the respondents had a risk factor for exposure to cigarette smoke in the occasional category. The conclusion of the study of respondents to children in Karimbow Village had experienced the same signs and symptoms and risk factors.Keyword: sign and symptoms, children, clean and healthy behaviorsAbstrak:Transisi epidemiologi yang terjadi di dunia saat ini telah mengakibatkan berbagai perubahan pola penyakit, yaitu dari penyakit menular ke penyakit tidak menular. Peningkatan kejadian penyakit tidak menular berhubungan dengan peningkatan factor resiko akibat perubahan gaya hidup seiring dengan perkembangan dunia yang makin moderen, pertumbuhan populasi dan peningkatan usia harapan hidup. Tujuan untuk mengetahui gambaran tanda dan gejala penyakit yang terjadi pada anak usia sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia sekolah umur 6 - 12 tahun yang bersedia untuk menjadi responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling.Pengumpulan data yang digunakan peneliti adalah kuesioner atau angket sesuai dengan tujuan penelitian dan mengacu pada kerangka konsep yang telah dibuat.Instrument pengumpulan dari kuesioner tanda dan gejala penyakit, dan kuesioner faktor resiko. Dengan jumlah pertanyaan 25 butir, yang di dalamnya ada pertanyaan mengenai tanda dan gejala penyakit 15 butir pertanyaan, dan factor resiko 10 butir pertanyaan. Hasil Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Desa Karimbow, Kecamatan Motoling Timur didapati bahwa sebagian besar responden memiliki tanda dan gejala batuk yaitu pada kategori kadang dan didapati bahwa sebagian besar responden memiliki factor resiko terpapar asap rokok pada kategori kadang juga. Kesimpulan penelitian responden pada anak-anak di Desa Karimbow pernah merasakan tanda dan gejala dan factor resiko yang sama.Kata Kunci: tanda dan gejala, anak-anak, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
Analisis Kandungan Mineral Air Tanah dan Gambaran Status Karies Gigi pada Masyarakat Desa Mala Kepulauan Talaud Sagemba, Pascal G.; Mintjelungan, Christy N.; Kepel, Billy J.
e-GiGi Vol. 13 No. 1 (2025): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.v13i1.51498

Abstract

Abstract: Elements present in ground water can be influenced by the surrounding environment. High levels of fluorine and calcium in ground water can have an impact on public health, including dental health. The most common dental and oral health problem in people of all age groups is dental caries. This study aimed to analyze the mineral content of ground water and to describe the status of dental caries in the community at Desa Mala. This was a descriptive study with a cross-sectional design using total sampling of age group of 20-50 years with a population of 110 people. Water samples were tested in the laboratory for its fluoride content and hardness. The results obtained 74 people as subjects according to the inclusion and exclusion criteria. Fluorine content in drinking water samples was 0.36 mg/L and the hardness (CaCO3) was 294 mg/L. The average of DMF-T index measurement of dental caries of subjects was 7.6. In conclusion, the fluoride level and hardness of the well water in the Desa Mala community is suitable for drinking, however, the dental caries profile in the community is very high. Keywords: mineral content of groundwater; dental caries status; fluor; calcium    Abstrak: Unsur-unsur yang ada dalam air, dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Kadar fluor dan kalsium yang tinggi dalam air dapat berdampak pada kesehatan masyarakat termasuk kesehatan gigi. Masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling banyak ditemui pada masyarakat dengan berbagai golongan umur ialah karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan mineral air dalam tanah dan mengetahui gambaran status karies gigi pada masyarakat di Desa Mala. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang dengan total sampling pada golongan usia 20–50 tahun dengan jumlah populasi 110 orang serta melakukan uji sampel air di laboratorium untuk menguji fluor dan kesadahan dalam air. Hasil penelitian mendapatkan 74 orang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Kandungan fluor dalam air minum sebesar 0,36 mg/L dan kesadahan (CaCO3) sebesar 294 mg/L. Hasil pengukuran indeks DMF-T karies gigi pada sampel penelitian sebesar 7,6. Simpulan penelitian ini ialah kadar fluor dan kesadahan air sumur di Desa Mala masih layak untuk diminum sedangkan gambaran karies gigi pada masyarakat tergolong masih sangat tinggi. Kata kunci: kandungan mineral air tanah; status karies gigi; fluor; kalsium
From Nature to Laboratory: The Impact of Leilem Leaves’ Ethanol Extract on Pancreatic Lipase Enzyme Activity Siringo-Ringo, Aurian Fricilia; Fatimawali, Fatimawali; Bodhi, Widdhi; Manampiring, Aaltje E.; Kepel, Billy J.; Budiarso, Fone D.H.
Grimsa Journal of Science Engineering and Technology Vol. 2 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Graha Primera Saintifika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61975/gjset.v2i1.23

Abstract

For many years, there have been theories on the possibility of preventing or delaying type 2 Diabetes Mellitus by altering some of its risk factors. Drugs that combat obesity have recently been researched concerning the prevention of type 2 Diabetes Mellitus. Inhibition of the digestive enzyme pancreatic lipase is a potential therapeutic strategy in treating and managing chronic diseases such as diabetes and obesity. Plants containing bioactive compounds are identified as potential sources of pancreatic lipase enzyme inhibitors. The use of natural compounds in inhibiting pancreatic lipase enzyme activity is considered to have more potential due to low toxicity and side effects. This study aims to determine the potential and activity effect of ethanol extract of leilem leaves on inhibiting pancreatic lipase enzyme. This study is a laboratory experimental study, the method of measuring lipase inhibition potential was performed using porcine lipase and PNPB with several modifications and using Orlistat as a positive control. Readings were taken using an ELISA reader at a wavelength of 405 nm. The data were then processed to obtain the IC50 value and relative potency. The results of in vitro studies have shown the potential of leilem leaf extract to inhibit pancreatic lipase enzyme activity. Qualitatively, the results showed that leilem leaf extract contains secondary metabolite compounds such as Alkaloids, Flavonoids, Tannins, Saponins, Steroids, and Terpenoids. Quantitatively, the results showed that the ethanol extract of leilem leaves had an absorbance value at the lowest concentration of 1.346 ± 0.53 and 0.709 ± 0.29 for the highest concentration. The IC50 result obtained was 137.89 μg/mL while the IC50 value of the positive control Orlistat was 77.022 μg/mL. Ethanol extract of leilem leaves (Clerodendrum minahassae Teijsm. & Binn) has a potential value of 0.558.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor Sebagai Terapi Komplementer Terhadap Kadar Kolesterol Pada Pasien Hipertensi Di Kota Tomohon Pratiwi, Ageng Ingrit; Kepel, Billy J.; Kapantow, Nova H.
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 4 No. 6 (2025): Indonesian Impression Journal (JII)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v4i6.6722

Abstract

Penelitian ini menyelidiki efek ekstrak daun kelor sebagai terapi komplementer terhadap kadar kolesterol pada pasien hipertensi di Kota Tomohon. Sebanyak 40 responden berpartisipasi dalam penelitian ini, yang menggunakan desain eksperimental kuantitatif dengan pengukuran pra-tes dan pasca-tes. Kelompok kontrol menerima Simvastatin 20 mg setiap hari, sedangkan kelompok perlakuan menerima Simvastatin 20 mg setiap hari bersama dengan 500 mg ekstrak daun kelor. Intervensi berlangsung selama 30 hari, dan kadar kolesterol diukur menggunakan tes cepat sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar kolesterol total yang signifikan pada kelompok perlakuan, dengan penurunan rata-rata 30,4 mg/dl (p = 0,000), dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang menunjukkan penurunan 12,7 mg/dl (p = 0,004). Temuan menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor efektif sebagai terapi komplementer dalam menurunkan kadar kolesterol pada pasien hipertensi.
Efektivitas Media Edukasi Video dan Leaflet dalam Peningkatan Pengetahuan tentang Manfaat Daun Kelor pada Pasien Dislipidemia: Studi di Puskesmas Kakaskasen Tomohon Tampi, Meiny Ledya; Kepel, Billy J.; Rombot, Dina V.; Kapantow, Nova H.; Korompis, Grace E. C.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 3 (2025): Juni 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i3.2131

Abstract

Promosi kesehatan yang efektif membutuhkan pendekatan edukatif berbasis media yang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media edukasi berupa video dan leaflet terhadap peningkatan pengetahuan mengenai manfaat daun kelor pada pasien dislipidemia. Studi ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group design yang dilaksanakan pada Februari–Mei 2025 di Puskesmas Kakaskasen, Tomohon. Sebanyak 90 responden prolanis berusia >50 tahun dengan kadar kolesterol >200 mg/dL dibagi ke dalam tiga kelompok: video edukatif, leaflet, dan kontrol (masing-masing 30 orang). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan pada kelompok video (pretest: 35,87; posttest: 38,30; p<0,001) dan kelompok leaflet (pretest: 37,40; posttest: 42,73; p<0,001), dibandingkan dengan kelompok kontrol (pretest: 35,53; posttest: 36,47; p=0,019). Leaflet terbukti lebih efektif dibandingkan video, khususnya pada kelompok lansia. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi penggunaan media edukatif dalam strategi promosi kesehatan, khususnya dalam penyuluhan tentang pengelolaan kolesterol dan pemanfaatan tanaman lokal seperti daun kelor.
ANALISIS PELAKSANAAN SISTEM RUJUKAN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DARI DOKTER KELUARGA KE RSU GMIM TONSEA AIRMADIDI Bato, Donny Christian; Kepel, Billy J.; Posangi, Jimmy
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2024): MARET 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i1.26831

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pelaksanaan sistem rujukan, masalah-masalah yang dihadapi, serta faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan sistem rujukan peserta Jaminan Kesehatan Nasional dari Dokter Keluarga ke RSU GMIM Tonsea Airmadidi. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2022 – Juli 2023 di RSU GMIM Tonsea Airmadidi dengan menggunakan Teknik purposive sampling. Informan dalam penelitian ini berjumlah 10 orang. Data diperoleh dari hasil wawancara mendalam, observasi langsung, serta membandingkan dengan teori-teori pada literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan sistem rujukan meliputi 5 faktor yaitu standar operasional prosedur atau kebijakan terkait sistem rujukan, syarat rujuk, informed consent terhadap pasien terkait rujukan yang akan diberikan, surat rujukan, dan komunikasi antar fasilitas pelayanan kesehatan yang terlibat dalam rujukan ini yaitu RSU GMIM Tonsea dan Dokter Keluarga. Standar Prosedur Operasional di RSU GMIM Tonsea sudah ada dan pelaksanaannya sudah cukup baik, namun belum semua petugas mengetahui adanya SPO ini. Pasien-pasien yang dirujuk dari dokter keluarga semuanya telah memenuhi syarat rujuk sesuai yang ditetapkan dalam Pedoman Sistem Rujukan Nasional. Informed consent pasien yang akan dirujuk dari dokter keluarga atau rujuk balik dari RSU GMIM Tonsea belum dilaksanakan. Surat rujukan dari dokter keluarga ditemukan tidak terisi secara lengkap. Komunikasi secara langsung antara dokter keluarga dengan RSU GMIM Tonsea belum dilakukan, media komunikasi telah tersedia namun pemanfaatannya untuk pelaksanaan sistem rujukan belum pernah dilakukan. Kesimpulannya Sistem Rujukan dari Dokter Keluarga ke RSU GMIM Tonsea Airmadidi terkait alur rujukan telah berjalan dengan baik namun beberapa faktor yang menyusun sistem rujukan masih belum dilaksanakan secara baik.
Co-Authors Aaltje E. Manampiring Aaltje Manampiring Amelia Wulandari Antonius P. Rumengan Aves A. Septuaginta Bahter, Julia V.F. Bato, Donny Christian Bella Lestari, Bella Billy Senduk, Billy Budi Ratag, Budi Budiarso, Fone D.H. Christy N. Mintjelungan Deviwanti Batara, Deviwanti Dina Rombot Dinar A. Wicaksono Fatimawali . Felomina Jempormase, Felomina Fitria Angela Umar Fona Budiarso Friscasari Kundaian Gabriela V.Ch Walewangko Gerungan, Yizreel Y. Glenaldy Rondonuwu Grace Debbie Kandou Grace Korompis Heryudi J. J. Soelama, Heryudi J. J. Hidayat, Muh. I. Jefrianto Wololy Jimmy Posangi Jootje M. L. Umboh Jootje M.L Umboh, Jootje M.L Karamoy, Eunike M. Killing, Maykel Krisma Juliana Mazniati Tolombot Krista V. Siagian Mantiri, Desy M. H Monica Ruus, Monica Ningsi Hadji Ali Nova Hellen Kapantow Olii, Nindhy P. S. Anindita Palandi, Oktavia R. Y. Pantow, Natalia M. Polii, Reiner C. Prasetio, Nathanael F. Pratiwi, Ageng Ingrit Randy Lande, Randy Ratu, Belinda D. P. M. Rendeng, Eirene F. Rene C. Kepel, Rene C. Rizky, Irfan Irianto Runtunuwu, Thea Sagemba, Pascal G. Sefty S. Rompas Sekeon, Sekplin A.S. Simak, Valen Simak Siringo-Ringo, Aurian Fricilia Sompie, Intan P.R. Stevy B. Najoan Sumakul, Grivit T. Sutanto, Stella Tampi, Meiny Ledya Tandra, Hendry J.R. Ticoalu, Jolanda P. Valentino Rakasiwi, Valentino Vanessa J. T. Seran, Vanessa J. T. Wahyuni R. Ramadhani, Wahyuni R. Wico Silolonga Widdhi Bodhi Widhi Bodhi Wuisan, Teisly Monica Wulan G. Parengkuan, Wulan G. Wulan Palilingan, Wulan Yoas P. Simangunsong, Yoas P.