Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMBELAJARAN MENYIMAK PADA ANAK SD DI RELOKASI SIOSAR Halimatussakdiah Halimatussakdiah; Nurmayani Nurmayani; Laurensia Masri Pa; Ita Khairani
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 3, No 1 (2018): Desember 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.958 KB) | DOI: 10.24114/js.v3i1.11623

Abstract

Abstrak: Pembelajaran Menyimak Pada Anak SD Di Relokasi Siosar. Tujuan Penelitian Stategis Nasional (PSN) Institusi ini untuk meningkatkan hasil belajar menyimak anak dengan menerapkan media pembelajaran kalender cerita. Metode penelitian ini adalah penelitian eksploratif kualitatif. Sumber data adalah anak korban bencana Sinabung yang direlokasi di Siosar kelas II dan III SD. Teknik pengumpulan data yaitu tes, observasi, dan catatan lapangan. Instrumen penelitian yaitu tes unjuk kerja dan lembar pengamatan. Kontribusi penelitian yaitu: agar guru dapat mengevaluasi penyebab rendahnya kemampuan menyimak anak, guru termotivasi untuk membuat media pembelajaran yang inovatif, bagi sekolah dapat memberikan masukan dalam upaya meningkatkan hasil belajar  bahasa Indonesia kelas II dan III SD, dan memberikan pertimbangan dalam pengadaan media pembelajaran di sekolah. Kata Kunci: Pembelajaran menyimak, Anak SD, Relokasi Siosar
Analysis of Social Values and Characteristics in the Short Story Tupai Si Never Give Up Written SDN 13 Kolo Kota Bima Khairani, Ita; Khairina, Isni; Wulan, Eka Putri Saptari
International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS) Vol. 3 No. 4 (2024): IJRVOCAS - Special Issues - International Conference on Science, Technology and
Publisher : Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53893/ijrvocas.v3i4.43

Abstract

This study aims to examine the social values and characteristics contained in the short story 'Tupai Si Pantang Surrender' written by SDN 13 KOLO BIMA. The theory used is the theory of humanism put forward by Abraham Maslow with a sociology of literature approach. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative research form. The subject of this research is the short story Tupai Si Unyielding' which was written by SDN 13 KOLO BIMA. The research data is in the form of paragraph excerpts and sentence fragments that contain elements of social values. The results of the study show that the social values contained are, 1) unyielding attitude, 2) compassion, 3) respect not demeaning, 4) persistence and hard work produce results according to what we use, 5) struggle, 6) admiration, 7) Regret. This study delves into the analysis of social values and characteristics embedded in the short story titled "Tupai Si Never Give Up," authored by SDN 13 Kolo Kota Bima. The research aims to uncover the narrative's underlying themes, socio-cultural reflections, and character dynamics. Employing a qualitative approach, the analysis focuses on the portrayal of social values such as perseverance, resilience, and community bonds, as well as the depiction of various characteristics exhibited by the story's protagonists. Through a close examination of the narrative elements, the study seeks to contribute to a deeper understanding of the cultural and social nuances presented in the short story, shedding light on the author's intent and the broader societal context in which the narrative unfolds.
IMPROVING TEACHERS' TRANSFORMATIVE TEACHING SKILLS IN DELIVERING ENGLISH LESSONS THROUGH A TASK-BASED MENTORING PROGRAM AT SD SYARIF AR RASYID IN MEDAN Ariatna, Ariatna; Nazlah Syahaf Nasution; Ita Khairani
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 8: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i8.8452

Abstract

SD Syarif Ar Rasyid, a private elementary school in Medan, has 11 teachers and 86 students. With the adoption of Kurikulum Merdeka in the 2023-2024 academic year, teachers are required to implement transformative teaching, which emphasizes student-centered learning. However, the transition has been challenging due to limited collaboration among teachers and lack of access to transformative teaching resources, especially for English lessons. This community service program aims to improve teachers' transformative teaching skills in English through a Task-Based Mentoring (TBM) program. The program includes training, developing task-based learning materials, and establishing a teacher learning community. Expected outcomes include reports, journal publications, media coverage, and intellectual property rights for the program materials. The program uses a mixed-methods approach, focusing on needs analysis, training, material development, mentoring, evaluation, and community building to enhance teaching quality.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG SALAH DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Silaban, Dewi Fortuna; Surbakti, Arnis Wulan Andari; Sinaga, May Rani Tabitha; Faradhilah, Anatasia; Daulay, Nurfitri Humayro; Khairani, Ita
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i2.12044

Abstract

Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai alat komunikasi utama. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai identitas kebangsaan yang mencerminkan budaya, nilai, dan sejarah bangsa. Namun, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan semakin terpinggirkan, terutama dalam media tulis seperti spanduk. Kesalahan dalam penggunaan ejaan, tata bahasa, dan diksi sering ditemukan akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) serta pengaruh bahasa daerah dan bahasa nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang terdapat pada spanduk dan mengidentifikasi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi, lalu menganalisisnya berdasarkan kategori kesalahan kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan umum yang ditemukan meliputi ketidaktepatan dalam ejaan, penggunaan kata serapan yang tidak sesuai, serta penyimpangan dalam pembentukan kata. Kurangnya kesadaran dan pemahaman terhadap kaidah bahasa menjadi faktor utama dalam kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif melalui mekanisme peneguran yang efektif serta kampanye kesadaran berbahasa agar penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat diterapkan dengan lebih luas di masyarakat.
Analisis Kesalahan Kaidah Kebahasaan dalam Media Publikasi di Kota Medan : Penyebab dan Solusinya Ita Khairani; Olivia Febriana Gea; Khayla Akmal Panjaitan; Cinta Febby Dewita; Inda Wati Manik; Ferdinan Saragih
Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan  Vol. 3 No. 2 (2025): April: Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/pragmatik.v3i2.1548

Abstract

This study aims to analyze language errors found in public media such as banners, posters, and billboards in Medan City. The errors analyzed include morphological, phonological, syntactic, lexical, and spelling mistakes that do not align with the Indonesian Language Spelling System (PUEBI) and the Indonesian Dictionary (KBBI). The method used is qualitative descriptive, with data collection through direct observation of public media in various locations in Medan City. The results show that language errors are generally caused by a lack of understanding of correct language rules, limited knowledge, and the use of everyday language mixed with colloquial or regional languages. The proposed solutions to address these issues are providing training for media creators, creating clearer language guidelines, and utilizing language technology for automatic spelling checks. The implications of this study are to raise public awareness about the importance of using proper and accurate Indonesian in public media, to support effective communication, and to avoid miscommunication.
Tindak Tutur dan Implikatur dalam Bahasa Komunitas Remaja Masjid pada Generasi Muda: Kajian Pragmatik Apriliani Daely; Nasywa Alysa Putri; Retno Anggelica Aini; Shela Jenari Marbun; Delvina Amelia ramadhani; M. Oky Fardian Ghafari; Ita Khairani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4 (2025): JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zx3dqv88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur dan implikatur dalam bahasa komunitas remaja masjid pada generasi muda dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang berupa wawancara kuisioner dan disebarkan kepada remaja masjid melalui media sosial WhatsApp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka sering menggunakan bahasa santai namun tetap sopan, dengan banyak sindiran halus dan strategi komunikasi yang menjaga keharmonisan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bahasa dan komunikasi dalam komunitas keagamaan.
Sarkasme dan Ketidaksantunan Verbal dalam Tren ‘Asbun’ Komentar Tiktok @Puttriipaddang Laila Adisti Aulia; Nabila Aswari Lubis; Rachel Esteria Siagian; Ruth Sofia Rolenza Lumbanraja; Wina Etami; Ita Khairani; M. Oky Fardian Ghafari
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): JUNI: Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/79m7zr77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi sarkasme dan bentuk ketidaksantunan verbal dalam tren “asbun” (asal bunyi) pada komentar TikTok, dengan fokus pada akun @puttriipaddang. Kajian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan komentar sarkastik dan impulsif di ruang digital yang mengaburkan batas antara humor dan ujaran yang merugikan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan pragmatik dan sosiolinguistik. Data diperoleh melalui dokumentasi digital dan purposive sampling terhadap komentar-komentar yang viral dan mengandung unsur sarkasme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarkasme digunakan sebagai strategi komunikasi untuk menyindir, mempermalukan, atau menunjukkan superioritas sosial. Selain itu, bentuk-bentuk ketidaksantunan verbal dalam komentar asbun cenderung menyerang face pengguna lain dan mencerminkan pergeseran nilai dalam komunikasi digital. Fenomena ini memperlihatkan bahwa komentar di media sosial tidak lagi sekadar sarana ekspresi, melainkan juga ajang negosiasi identitas dan kekuasaan. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya literasi pragmatik dalam penggunaan bahasa di ruang publik daring guna mencegah kekerasan verbal terselubung yang semakin dilazimkan. 
PENDIDIKAN MORAL DALAM CERITA ANAK œSAMOSIR DAN œKELINCI YANG SERAKAH BAGI ANAK SEKOLAH DASAR Harahap, Muharrina; Chairunnisa, Hera; Khairani, Ita; Anggreini, Heny
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 12 No. 4 (2022): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v12i4.40966

Abstract

The purpose of this study was to determine moral education in the children's stories "Samosir" and "The Greedy Rabbit". By knowing the moral education of children's stories, it is clear that these children's stories can build the character and social character of elementary school children; educating the emotional, spiritual, and intelligence of elementary school children. This goal is motivated by the problem that moral education must be presented from an early age to children through children's stories, especially elementary school children. However, not infrequently the children's stories that are presented actually contain values that are far from building morals. Based on this problem, a research was carried out using Clifford Geertz's symbolic interpretive study with a qualitative descriptive method. The results of this study are the children's stories "Samosir" and "The Greedy Rabbit" contain moral education. However, these children's stories can also damage the morale and psyche of children if they are interpreted 'as they are'. Children can be constructed that if they make a mistake, they will receive a very big punishment. This can put pressure on the psyche of children so they are afraid to do something or do something wrong.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA YANG SALAH DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI Silaban, Dewi Fortuna; Surbakti, Arnis Wulan Andari; Sinaga, May Rani Tabitha; Faradhilah, Anatasia; Daulay, Nurfitri Humayro; Khairani, Ita
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 7 No. 2 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v7i2.12044

Abstract

Bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia sebagai alat komunikasi utama. Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional, tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi tetapi juga sebagai identitas kebangsaan yang mencerminkan budaya, nilai, dan sejarah bangsa. Namun, penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah kebahasaan semakin terpinggirkan, terutama dalam media tulis seperti spanduk. Kesalahan dalam penggunaan ejaan, tata bahasa, dan diksi sering ditemukan akibat kurangnya pemahaman masyarakat terhadap Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) serta pengaruh bahasa daerah dan bahasa nonformal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan berbahasa yang terdapat pada spanduk dan mengidentifikasi strategi efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan bahasa yang baik dan benar. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi, lalu menganalisisnya berdasarkan kategori kesalahan kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan umum yang ditemukan meliputi ketidaktepatan dalam ejaan, penggunaan kata serapan yang tidak sesuai, serta penyimpangan dalam pembentukan kata. Kurangnya kesadaran dan pemahaman terhadap kaidah bahasa menjadi faktor utama dalam kesalahan penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif melalui mekanisme peneguran yang efektif serta kampanye kesadaran berbahasa agar penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat diterapkan dengan lebih luas di masyarakat.
Citra Perempuan dalam Cerita Lisan Sumatera Utara Anggreini, Heny; Harahap, Muharrina; Jakaria, Jakaria; Khairani, Ita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerita lisan Sumatera Utara, Puteri Berdarah Putih (Batak Toba), Puteri Dewa Gunung Lumut (Pakpak-Dairi), dan Beru Ginting Pase (Karo) mengangkat cerita tentang perempuan yang selalu dinarasikan adalah cantik dan lemah lembut. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah simak dan analisis data menggunakan kajian gender. Berdasarkan analisis, ketiga cerita lisan Sumatera Utara ini memperkuat stereotip perempuan yang tumbuh di masyarakat, yaitu cantik, lemah lembut, dan mengurus urusan domestik. Stereotip ini menjadi citra yang ideal. Citra ini adalah konstruksi kultural yang dibangun untuk menjadikan perempuan sebagai kaum subordinat. Dengan begitu, perempuan akan menjadi objek yang hadir karena imajinasi laki-laki. Ini sebagai salah satu upaya kau patriarki untuk terus memperkuat posisinya di masyarakat.