Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA

Ilmu Terjemah Perspektif Filsafat Ilmu: Kajian Ontologi, Epistemologi, Aksiologi Nissa Media Utami; Rohonda Rohonda; Abdul Kodir
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4023

Abstract

Ilmu terjemah memegang fungsi fundamental dalam mekanisme transmisi pengetahuan lintas bahasa dan budaya, terutama dalam konteks bahasa Arab yang berperan sebagai medium utama tradisi keilmuan Islam. Artikel ini menganalisis ilmu terjemah bahasa Arab melalui perspektif filsafat ilmu dengan menelaah tiga dimensi konseptual utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis berbasis studi pustaka terhadap literatur klasik dan kontemporer yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara ontologis, terjemahan tidak dapat direduksi semata-mata sebagai produk alih bahasa, melainkan diposisikan sebagai konstruksi makna yang memiliki status keilmuan. Secara epistemologis, ilmu terjemah berkembang melalui integrasi kerangka teoretis dan praktik penerjemahan, yang membentuk prosedur kerja ilmiah yang sistematis, terukur, dan dapat diuji. Adapun dari sudut pandang aksiologis, penerjemahan mengandung nilai fungsional, etis, dan estetis yang berperan dalam menjaga ketepatan makna, sensitivitas budaya, serta keterbacaan teks terjemahan. Temuan ini menegaskan bahwa ilmu terjemah bahasa Arab merupakan disiplin ilmiah yang koheren dan berkontribusi signifikan dalam pengembangan pengetahuan serta penguatan komunikasi lintas budaya.
Membangun Paradigma Ilmu Berbasis Etika Cinta: Kajian Filsafat Ilmu pada Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Anneu Rosyanti Suryana; Rohanda Rohanda; Abdul Kodir
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i1.4004

Abstract

Kajian filsafat ilmu tidak dapat dilepaskan dari tiga pilar utama, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Perkembangan ilmu pengetahuan modern yang cenderung bersifat rasional-instrumental sering kali mengabaikan dimensi etis dan kemanusiaan, sehingga menimbulkan berbagai krisis moral, sosial, dan ekologis. Penelitian ini bertujuan untuk membangun paradigma ilmu berbasis etika cinta melalui kajian filsafat ilmu yang mencakup aspek ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan filsafat, khususnya analisis konseptual dan reflektif terhadap pemikiran filsafat ilmu dan etika. Jenis data yang digunakan berupa data kepustakaan (library research), meliputi buku, jurnal ilmiah, dan karya filsafat yang relevan dengan tema etika, cinta, dan filsafat ilmu. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa secara ontologis etika cinta memandang realitas sebagai relasi yang saling terhubung dan bermakna; secara epistemologis cinta menjadi orientasi nilai dalam proses pencarian pengetahuan yang humanis dan bertanggung jawab; serta secara aksiologis etika cinta mengarahkan pemanfaatan ilmu bagi kemaslahatan manusia dan kelestarian kehidupan. Kesimpulannya, paradigma ilmu berbasis etika cinta dapat menjadi alternatif filosofis untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berorientasi pada kemajuan intelektual dan teknologis, tetapi juga berakar pada nilai-nilai moral dan kemanusiaan.