Articles
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN TABLE BALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK USIA 5-6 TAHUN
Herma Dewi;
Febrialismanto Febrialismanto;
Yeni Solfiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1394
Tujuan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan media permainan Table ball untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia 5-6 tahun yang valid. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, dengan model pengembangan yang digunakan memodifikasi desain penelitian pengembangan dari Robert Maribe Branch (dalam Sugiyono, 2017). Pada penelitian ini, peneliti hanya melakukan 6 tahap yaitu mengetahui masalah atau potensi, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain dan pembuatan produk. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Angket digunakan saat melakukan validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pendidik. Rata- rata penilaian validator ahli materi sebesar 82 % dengan tingkat kelayakan sangat layak , kemudian rata-rata penilaian ahli media sebesar 86% dengan tingkat kelayakan sangat layak dan kemudian hasil rata rata penilaian ahli pendidik sebesar 87% dengan tingkat kelayakan sangat layak.
HUBUNGAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU DENGAN KEDISIPLIAN GURU DI TK DURI KECEMATAN MANDAU KABUPATEN BENGKALIS
Winda Pratiwi;
Zulkifli N;
Yeni Solfiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 4 No. 1 (2021): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v4i1.1665
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Kompetensi Kepribadian Guru dengan Kedisiplinan Guru di TK Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Kompetensi guru merupakan salah satu tolak ukur keberhasilan pedidikan yang dilakasanakan, dan kepribadian guru adalah cermin dalam sikap dan perbuatan guru dalam membina dan membimbing anak didiknya. Sedangkan kedisiplinan guru merupakan sifat dari pertanggung jawab individu untuk melaksanakan segala sesuatunya dengan tepat waktu. Adapun jumlah populasi ini adalah 45 orang guru dengan sampel 45 0rang guru digunakan yaitu korelasi person product moment untuk melihat hubungan variabel kompetensi kepribadian guru dengan kedisiplinan guru. Teknik pengumpulan data yaitu berapa angket dengan mengunakan skala likert. Teknik analisa data menggunakan ujicoba skala dan analisa metode statistik dengan program SPSS for windows ver.23. berdasarkan hasil yang positif dan signifikan antara kompetensi kepribadian guru dengan kedisiplinan guru di TKDuri kecamatan Mandau kabupaten Bengkalis. Hal ini dapat diketeahui dari nilai koefesien sebesar rxy=0,031 dan taraf signifilkasi 0,000
HUBUNGAN ANTARA ATTACHMENT PENGASUH DENGAN KECERDASAN EMOSI ANAK USIA DINI
Febrianel Andira;
Yeni Solfiah;
Febrialismanto Febrialismanto
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8788
Hubungan kelekatan antara anak dengan pengasuh ternyata memberikan dampak positif dan negatifnya. Dampak positif terhadap kelekatan pengasuh yaitu memberikan kelekatan yang aman dan nyaman serta pengasuhan yang baik akan menghasilkan perkembangan emosional yang baik pula untuk meningkatkan kemampuan akademik anak. Dampak negatifnya yaitu semakin sering anak dititipkan kepada orang lain, maka seiring berjalannya waktu hal tersebut dapat mempengaruhi kecerdasan emosional yang dimiliki oleh anak usia dini. Kelekatan yang terjadi antara anak dengan pengasuh dapat mempengaruhi perkembangan emosional serta pembentukan kepribadian anak. Penelitian dalam artikel ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kasih sayang pengasuh dengan kecerdasan emosi anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan uji statistik menggunakan Pearson product moment. Hasil penelitian tersebut menunjukkan kasih sayang pengasuh di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan berada pada kategori tinggi, dengan persentase tinggi 38%, sedang 26%, cukup 24% dan rendah 12%. Dan kecerdasan emosi anak berada pada kategori tinggi dengan skor empirik 31,04. Hal ini menunjukkan terdapat korelasi yang signifikan terhadap attachment pengasuh dengan kecerdasan emosi anakusia4-6 tahun di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN MELALUI ALAT PERAGA MEKATRONIK ANAK USIA 5-6 TAHUN
Rita Kurnia;
Desty Ayu Safitri;
Yeni Solfiah
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i3.8777
Artikel ini memaparkan tentang peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak umur 5-6 tahun melalui alat peraga mekatronik di TK Labor FKIP Universitas Riau. Peneliti menggunakan metode peneltian Tindakan Kelas (PTK). Teknik analisis yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara, selanjutnya akan di analisis secara teknik analisis kuantitatif. Subjek penelitian melibatkan 10 anak, tiga anak laki-laki dan tujuh anak perempuan. Penelitian menghasilkan peningkatan saat pra tindakan kelas siklus I dan II. Rata-rata persentase saat sebelum dilakukan tindakan memperoleh rata-rata persentase 43.13 dengan kriteria mulai berkembang (MB). Siklus I mendapatkan persentase rata-rata 53.86% dengan kriteria mulai berkembang (MB) dan siklus II mendapatkan persentase 78.96% dengan kritria berkembang sangat baik (BSB). Peningkatan tersebut dapat diartikan anak sudah mampu memahami huruf konsonan dan huruf vokal, mampu membedakan huruf abjad besar dan abjad kecil. Selain itu, sebagian anak mulai mampu memahami hubungan apa yang di ucapkan dengan tulisan dan sebagian anak mulai mampu membedakan kata dasar dan kata imbuhan, serta anak mampu untuk merangkai kata dasar dari suku kata. Dari hasil rata-rata persentase kemudian di analisis menggunakan rumus, hasil analisis keterampilan membaca permulaan pada pra tindakan ke siklus I memperoleh nilai peningkatan 24.62%. Kemudian, hasil dari siklus I dengan siklus II memperoleh nilai peningkatan 46.62%, dan hasil saat pratindakan dengan siklus II memperoleh nilai peningkatan 83.07%. Dapat disimpulkan upaya pengembangan kemampuan membaca permulaan dengan menggunakan alat peraga mekatronik anak usia 5-6 tahun di TK Labor FKIP Universitas Riau mengalami peningkatan.
Hubungan Adversity Quotient dengan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan pada Anak Usia 5-6 Tahun di Kecamatan Pulau Burung
Iven Eka Fitria;
Daviq Chairilsyah;
Yeni Solfiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.608 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4453
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan adversity quotient dengan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Pulau Burung. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 52 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasi dengan uji korelasi dengan rumus pearson product moment. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien korelasi sebesar 0,955 yang artinya terdapat hubungan yang berkategorikan Sangat Kuat antara adversity quotient dengan kemampuan mengenal konsep bilangan dengan arah positif yang berarti semakin tinggi adversity quotient anak maka kemampuan mengenal konsep bilangan pun akan meningkat dengan nilai koefisien determinan yang dihasilkan adalah sebesar 82,99% yang memiliki makna bahwa adversity quotient memberi pengaruh sebesar 82,99% terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara adversity quotient dengan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Pulau Burung.
Pengaruh Media Jendela Terhadap Kemampuan Mengenal Huruf Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di RA Al Azkiya Desa Pengalihan Kecamatan Keritang Kabupaten Indragiri Hilir
Kartini Kartini;
Nurlita Nurlita;
Yeni Solfiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.749 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4845
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh media jendela terhadap kemampuan mengenal huruf pada anak usia 5-6 tahun. Dalam penelitian ini menggunakan model penelitian eksperimen yang merupakan salah satu metode kuantitatif menggunakan desain one group pretes-posttest dengan jumlah populasi anak sebanyak 20. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi untuk mengetahui kemampuan mengenal huruf. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t-test dengan menggunakan program SPSS versi 21. Dari analisis data disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan mengenal huruf yang signifikan sebelum dan setelah diberikan media jendela. Adapun besar pengaruh dari media jendela sebesar 55% yang tergolong kategori tinggi.
Pengaruh Kegiatan Bercocok Tanam Terhadap Kecerdasan Naturalis pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Baserah
Argina Sofia;
Daviq Chairilsyah;
Yeni Solfiah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (420.509 KB)
|
DOI: 10.31004/jpdk.v4i3.4872
Penelitian Eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bercocok tanam terhadap kecerdasan naturalis pada anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Baserah Kabupaten Kuantan Singingi sebelum dan sesudah melakukan kegiatan bercocok tanam.Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 15 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan program SPSS versi 20. Berdasarkan hasil pengolahan data dapat dilihat hasil pretest diperoleh jumlah nilai 143 dengan rata-rata 9,53 dan presentase 47,66% berada pada kategori mulai berkembang (MB). Kemudian dapat dilihat bahwa setelah dilakukan posttest diperoleh jumlah nilai 227 dengan nilai rata-rata 15,13 dan presentase 75,66% berada pada kategori berkembang sangat baik (BSB). Setelah dilakukan uji perbandingan pretest dan posttest, diperoleh thitung = 14,916 dengan Sig. = 0,000. Karena nilai Sig. <0,05 berarti signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan bercocok tanam terhadap kecerdasan naturalis pada anak berpegaruh sebesar 53,50% dan 46,50% dipengaruhi oleh faktor lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan bercocok tanam efektif untuk meningkatkan kecerdasan naturalis pada anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Baserah Kabupaten Kuantan Singingi.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS PENGETAHUAN MITIGASI BENCANA BANJIR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK MUTIARA BUNDA KABUPATEN KAMPAR
Siti Ainun Nasution;
Yeni Solfiah;
Febrialismanto Febrialismanto
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i4.8797
Artikel ini membahas tentang pengembangan video animasi berbasis penpengetahuan mitigasi bencana banjir pada anak usia 5-6 tahun. Penelitian dan pengembangan media video animasi tersebut dilakukan dengan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian tersebut merupakan penelitian dengan jenis R&D dengan menggunakan model ADDIE yang dikembangkan oleh Robert Maribe Branch. Penelitian pengembangan merupakan suatu proses atau langkah-langkah produk yang telah ada dan dapat di uji kelayakannya. Penelitian terdiri dari lima fase yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa penilaian media dari validator I dan validator II mendapatkan nilaai rata-rata persentase 90% dengan kategori “layak”. Untuk hasil penilaian dari 5 orang pendidik mendapatkan nilai rata-rata persentase 90% dengan kategori “layak”. Dan dari hasil uji coba produk yang dilakukan uji coba terbatas sebanyak 6 orang anak yang berada dilingkungan rumah peneliti mendapatkan persentase 92% dengan kategori “layak”. Teknik pengumpilan data menggunakan lembar observasi dan kemudian dianalisis sesuai dengan hasil yang didapatkan.
PENGARUH MEDIA CIRCLE NUMBER TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA KINALI KECAMATAN KINALI KABUPATEN PASAMAN BARAT
Gusti Emiliya Sari;
Enda Puspitasari;
Yeni Solfiah
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i4.8798
Artikel ini melaporkan penelitian tentang pengaruh media Circle Number terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kinali Kecamatan Kinali. Penelitian yang dipaparkan dalam artikel ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang berbentuk eksperimen dengan model penelitian one grup pretest posttest design. Subjek penelitian melibatkan 15 anak kelas B yang terdiri atas 9 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Objek penelitian ini adalah kemampuan mengenal konsep bilangan terhadap anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Tes dijadikan sebagai teknik pengumpulan data, data yang didapat kemudian diolah menggunakan uji-t untuk melihat perbandingan pretest dan posttest. Dari hasil penelitian yang didapatkan nilai pretest lebih kecil dibandingkan dengan nilai posttest. Dan dengan nilai N-Gain berada dalam kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Circle Number berpengaruh dalam kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Kinali.
HUBUNGAN KEKERASAN VERBAL DENGAN HARGA DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN DI LUNDAR KECAMATAN PANTI PROVINSI SUMATERA BARAT
Silvia Ningsih;
Yeni Solfiah;
Ria Novianti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v6i4.8466
Artikel ini berfokus pada penelitian tentang hubungan kekerasan verbal dengan harga diri pada anak usia 5-6 tahun di Lundar kabupaten Panti provinsi Sumatera Barat. Penelitian tersebut merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Sampel dalam penelitian melibatkan 52 orang tua yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Lundar, kecamatan Panti, kabupaten Pasaman, provinsi Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket atau kuesioner untuk orang tua. Analisis penelitian menggunakan uji korelasi product moment Pearson dengan bantuan IMB SPSS ver. 23. Pada penelitian tersebut, variabel kekerasan verbal termasuk dalam kategori tinggi pada kisaran 66%-79%. Sedangkan variabel harga diri pada anak usia 5-6 tahun di Lundar kabupaten Panti provinsi Sumatera Barat termasuk dalam kategori rendah pada kisaran 40%-55%. Berdasarkan hasil perhitungan uji korelasi, nilai product moment Pearson adalah 0,405 dengan probabilitas 0,003. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,405 berada pada kisaran 0,40-0,599, artinya terdapat hubungan yang dikategorikan sedang antara kekerasan verbal dengan harga diri ke arah negatif karena nilai r-nya negatif yang artinya semakin tinggi kekerasan verbal maka semakin tinggi nilai r-nya harga diri yang lebih rendah.