Claim Missing Document
Check
Articles

KINDERGARTEN TEACHER’S ABILITY IN TEACHING MATH IN TK PEMBINA OF PEKANBARU CITY Yeni Solfiah
KINDERGARTEN: Journal of Islamic Early Childhood Education Vol 1, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.993 KB) | DOI: 10.24014/kjiece.v1i1.5527

Abstract

Kindergarten is an educational service for an early childhood. There are many activities that can stimulate children’s ability in kindergarten, there are religious-morals value, social-emotional, physical motor, language, cognitive, and art. For the cognitive value, one of them is mathematical learning. For an early childhood, mathematical learning is done without coercion and not teach in a hurry methods, but it is done in a fun way to attract the children. Teachers as educators must also have the ability that qualified in teaching and in making the learning materials. However, the fact are teachers thought that teaching math for early childhood is difficult, learning looks unattractive and not challenging because the teachers limited the creativity just by introducing the numbers. This research consist some of indicators, there are indicator by the curriculum component it’s consist a content, process, environment / material and center of interest of the child, indicator by the instruction component it’s consist an experience planning, interaction, class management and involving parents, indicator by the assessment component it’s consist to benefiting the children, observing and listening the children, using various of sources, and children's assesment learning and development. Based on the data results, the percentage of overall indicators of teacher's ability in teaching math is 78.1% with "quite conducive" category. The highest percentage was in the indicator of observation and listening the children 81.1% with "conducive" category, while the lowest percentage was in the indicator of parent involvement 71% with "quite conducive" category.
PENGARUH PERMAINAN ROULETTE TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK NEGERI PEMBINA 2 KOTA PEKANBARU Theresia Maranatha Simanjuntak; Daviq Chairilsyah; Yeni Solfiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.829

Abstract

Penelitian ini didasari oleh peneliti di TK Negeri Pembina 2 Kota Pekanbaru. pengamatan yang dilakukan ialah mengenai kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak, dimana kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak belum berkembang dengan baik. Kemampuan mengenal konsep bilangan merupakan salah satu kemampuan yang diajarkan di PAUD dan merupakan kemampuan dasar yang krusial karena akan menjadi dasar bagi penguasaan konsep-konsep matematika selanjutnya dijenjang pendidikan berikutnya. Dalam pengenalan konsep bilangan pada anak diperlukan cara dan stimulasi yang tepat dan menyenangkan, salah satunya ialah dengan kegiatan bermain.. Permainan roulette ialah permainan modifikasi dari permainan judi, dimana permainan ini dirancang sesuai dengan tahap perkembang usia anak, sehingga kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak dapat berkembang dengan baik. Penelitian ini dilakukan di TK Negeri Pembina 2 Kota Pekanbaru dari bulan Februari 2020 sampai dengan bulan Maret 2020 untuk observasi dan penelitian. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest posttest design dengan jumlah sampel sebanyak 15 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan lembar observasi kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak usia 4-5 tahun. Teknik analisi data menggunakan uji t-test dengan menggunakan SPSS Windows Ver. 20. Dari hasil analisis data diperoleh thitung 14,916 karena nilai (Sig.2-tailed) = 0,00
Studi Komparatif Kemampuan Keaksaraan Awal Anak Usia 5-6 Tahun yang Mengikuti Pendidikan Non-Formal dan yang Tidak Mengikuti Pendidikan Non-Formal di Tk Se-Kecamatan Logas Tanah Darat Aulia Vendik Nadila; Febrialismanto Febrialismanto; Yeni Solfiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.863

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui kemampuan keaksaraan awal anak usia 5-6 tahun anak yang mengikuti pendidikan non-formal, mengetahui kemampuan keaksaraan awal anak usia 5-6 tahun anak yang tidak mengikuti pendidikan non-formal, serta perbedaan diantara keduanya dengan objek penelitian di TK- Se-Kecamatan Logas Tanah Darat Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode komparatif. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan non formal memberikan pengaruh terhadap kemampuan keaksaraan awal anak usia 5-6 tahun. Terdapat perbedaan kemampuan keaksaraan awal antara anak usia 5-6 tahun yang diberikan pendidikan non formal dengan anak usia 5-6 tahun yang tidak mengikuti pendidikan non formal.
HUBUNGAN POSITIVE PARENTING DENGAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI TK CENDANA RUMBAI KOTA PEKANBARU Yandestri Simorangkir; Yeni Solfiah; Febrialismanto Febrialismanto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 1 (2020): Volume 3 Nomor 1 Juni 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i1.864

Abstract

Penelitian ini didasar oleh peneliti di TK Cendana Rumbai Kota Pekanbaru. Pengamatan yang dilakukan ialah mengenai kekerasan terhadap anak, dimana tingkat kekerasan terhadap anak tiap tahun persentase selalu bertambah dan sering terjadi di lingkungan rumah. Dalam mengurangi kekerasan terhadap anak diperlukan parenting yang tepat. Positive parenting merupakan pengasuhan berdasarkan kasih sayang, saling menghargai, membangun hubungan yang hangat antara orang tua dan anak, serta menstimulasi tumbuh kembang anak agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Penelitian ini dilakukan di TK Cendana Rumbai Kota Pekanbaru dari bulan Februari sampai Maret 2020 dengan menyebarkan angket/kuisioner. Penelitian ini menggunakan metode korelasi dengan jumlah sampel sebanyak 30 orang tua di TK Cendana Rumbai Kota Pekanbaru. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan angket/kuisioner . Teknik analisis data menggunakan uji “t” dengan menggunakan SPSS Windows Ver. 20. Dari hasil analisis data diperoleh thitung 3,222 karena nilai (Sig.2-tailed) = 0,000
PENGEMBANGAN MEDIA GETAR ( GEOMETRI PUTAR) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Aryuni Rusdianti; Yeni Solfiah; Rita Kurnia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa Media Getar (Geometri Putar) untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode Research and Development Brog & Gall. Prosedur pengembangan terdiri dari beberapa tahap yakni potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi poduk, dan revisi produk. Dalam penelitian ini tidak ada uji coba media ke TK dikarenakan pandemi Covid-19. Dari analisis data dapat dilihat bahwa hasil penilaian dari validator ahli materi memperoleh persentase sebesar 90% dengan kategori sangat layak. Penilaian dari validator ahli media memperoleh persentase sebesar 84,7% dengan kategori sangat layak dengan saran untuk menggubah warna biru pada media dan ukuran tulisan lebih dibesarkan. Selanjutnya penilaian oleh 5 guru TK yang sertifikasi mendapatkan persentase sebesar 86,62% dengan kategori sangat layak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Media Getar (Geometri Putar) layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran pengenalan bentuk geometri pada anak usia 4-5 tahun.
PENGEMBANGAN MEDIA KOLAM UKUR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENGUKURAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Salindri Wandestari; Enda Puspitasari; Yeni Solfiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media yang layak digunakan untuk mengembangkan kemampuan pengukuran anak usia 5-6 tahun. Jenis peneltian adalah peneltian & pengembangan (Research & Development) dengan mengacu pada model yang dikembangkan oleh Sugiyono. Prosedur pengembangan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu potensi dan masalah, mengumpulkan informasi, desain produk, validasi produk dan revisi produk. Pada penelitian ini tidak ada uji coba, hanya sampai pada validasi kemudian di revisi. Hal ini dikarenakan adanya pandemi yaitu Covid-19 sehingga peneliti tidak bisa terjun langsung ke lapangan. Hasil penilaian dari ahli media mendapatkan rata-rata persentase dengan skor 80% dengan kategori layak. Hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan rata-rata persentase dengan skor 74% dengan kategori layak. Dan hasil penilaian oleh pendidik mendapatkan rata-rata persentase dengan skor 81.71% dengan kategori sangat layak. Sehingga secara keseluruhan produk media kolam ukur hasil pengembangan dikatakan layak digunakan untuk mengembangkan kemampuan pengukuran anak usia 5-6 tahun.
ANALISIS KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK CAHAYA INTAN KECAMATAN PUJUD ROKAN HILIR Rama Yulianti; Yeni Solfiah; Daviq Chairilsyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1212

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan mengenal bentuk geometri pada anak usia 5-6 tahun di TK Cahaya Intan Kecamatan Pujud Rokan Hilir. Metode penelitian yang di gunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif (persentase). Sampel yang digunakan 20 orang anak. Penelitian dilakukan di TK Cahaya Intan Kecamatan Pujud Rokan Hilir. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengunakan lembar observasi kemampuan mengenal bentuk geometri. Teknik analisis data menggunakan rumus presentase (Sugiono, 2010). Dari hasil analisis data dapat di simpulkan bahwa gambaran kemampuan mengenal bentuk geometri pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Cahaya Intan Kecamatan Pujud Rokan Hilir berada pada kreteria“Belum Berkembang” yaitu dengan persentase 27,60%.
PERSEPSI ORANGTUA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KECAMATAN LIMAPULUH KOTA PEKANBARU Revi Ayudia; Febrialismanto Febrialismanto; Yeni Solfiah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan masalah dengan cara memaparkan atau menggambarkan apa adanya hasil penelitian. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Orangtua yang memiliki anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Limapuluh yang telah memasuki sekolah TK dan menerapkan pembelajaran daring dengan jumlah 61 orangtua. Hasil penelitian menggambarkan secara umum persepsi orangtua terhadap pembelajaran daring pada anak usia 5-6 tahun di Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru berada pada kategori kurang baik (57,74%), hal ini menunjukkan orangtua di Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru memiliki persepsi negatif terhadap pembelajaran daring pada anak usia 5-6 tahun. Secara khusus persepsi orangtua terhadap pembelajaran daring ialah hasil analisis data pada indikator menyerap berdasarkan informasi yang diterima diperoleh persentase 57,48% berada pada kategori kurang baik. Hal ini menunjukkan orangtua belum maksimal menyerap informasi tentang pembelajaran daring pada anak usia 5-6 tahun. Hasil analisis data pada indikator memahami berdasarkan karakteristik pembelajaran daring dengan persentase 59,53% berada pada kategori kurang baik. Hal ini menunjukkan orangtua di Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru belum optimal dalam memahami karakteristik dari pembelajaran daring. Hasil analisis data pada indikator menilai berdasarkan manfaat dan makna pembelajaran daring dengan persentase 56,22% berada pada kategori kurang baik. Hal ini menunjukkan bahwa orangtua di Kecamatan Limapuluh Kota Pekanbaru tidak setuju bahwa pembelajaran daring pada anak usia 5-6 tahun memiliki banyak manfaat yang positif bagi perkembangan anak.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN KONSEP POLA ANAK USIA 5-6 TAHUN Eviati Riyana; Yeni Solfiah; Daviq Chairilsyah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1230

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk berupa Video Animasi Terhadap Pengetahuan Konsep Pola Anak Usia 5-6 Tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development).Hasil dari penelitian dan pengembangan ini mengacu pada langkah yang dikemukakan oleh Sugiyono (2016); 1) potensi dan masalah. 2) pengumpulan data dan informasi. 3) desain produk. 4) validasi produk; (a) uji ahli materi; (b) uji ahli media. 5) revisi produk; (a) teknik pengumpulan data; (b) observasi; (c) angket; (d) dokumentasi. Kelayakan video animasi Rata-rata penilaian validator ahli materi mendapatkan presentase kelayakan sebesar 82,2% sehingga penilaian yang dicapai validator ahli materi mendapatkan kategori “Sangat Layak”. Sedangkan rata-rata penilaian validator ahli media mendapatkan presentase kelayakan sebesar 79%, sehingga penilaian yang dicapai dari validator ahli media mendapatkan kategori “Layak”. Kemudian hasil rata-rata penilaian dari 5 guru masing-masing mendapat presentase kelayakan sebesar 88,4%, 85,6%, 82,8%, 85,6%, dan 82,8% dengan rata-rata keseluruhan dari 5 guru keteria presentase kelayakan 85,04% dari persentase penilaian ke 5 guru mendapatkan kategori “Sangat Layak”.Berdasarkan hasil uji validasi yang diperoleh maka video animasi layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran konsep pola anak usia 5-6 tahun.
ANALISIS KEMAMPUAN STATISTIK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PERUMAHAN PKS PT.BPLP KECAMATAN ENOK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Resty Trisca Anggraini; Yeni Solfiah; Hukmi Hukmi
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 3 No. 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Desember 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v3i2.1388

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan statistik anak usia 4-5 tahun di Perumahan PKS PT.BPLP Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia 4-5 tahun di Perumahan PKS PT.BPLP Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir dan sampel pada penelitian ini berjumlah 7 orang anak yaitu 6 anak laki-laki dan 1 anak perempuan. Dalam pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan persentase. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan berdasarkan analisis dalam pengelolaan data dan hasil persentase rekapitulasi dapat dilihat bahwa kemampuan statistik anak usia 4-5 tahun di Perumahan PKS PT.BPLP Kecamatan Enok Kabupaten Indragiri Hilir yaitu berjumlah 79 dengan rata-rata 70,54 % dengan kategori berkembang sesuai harapan.