Muhammad Kharis
Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DENGAN MICROSOFT POWER POINT Fitawati, Diana Wahyuning; -, Sugiarto; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 1 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v1i1.253

Abstract

AbstractTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point dapat mencapai ketuntasan belajar dan rata-rata hasil belajarnya lebih baik daripada pembelajaran kooperatif pada materi pokok keliling dan luas segiempat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Tunjungan tahun pelajaran 2011/2012 yang terdiri atas tujuh kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen sebesar 80,763 dan kelas kontrol sebesar 76,568. Dari hasil uji ketuntasan belajar dengan uji proporsi satu pihak diperoleh bahwa peserta didik kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar Dari hasil uji perbedaan rata-rata diperoleh thitung=2,338>ttabel=1,993, sehingga H_0 ditolak, berarti rata-rata hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point lebih baik dari rata-rata hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif. Simpulan yang diperoleh adalah rata-rata hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point dapat mencapai ketuntasan belajar dan rata-rata hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif STAD dengan Microsoft Power Point lebih baik daripada rata-rata hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif pada materi pokok keliling dan luas segiempat peserta didik SMP Negeri 1 Tunjungan kelas VII semester 2.The purpose of this study was to determine whether the STAD cooperative learning with Microsoft Power Point can be reached thoroughness of learning and learning outcomes on average better than cooperative learning in perimeter and area the quadrilateral subject matter. The population in this study were all students of VII SMP Negeri 1 Tunjungan school year 2011/2012 consisting of seven classes. Sampling was done by random sampling. The results showed that the average results of experimental study of students grade class at 80.763 and 76.568 for control. Thoroughness of the test results to learn by trial found that the proportion of the experimental class students have achieved learning thoroughness of the test results mean difference obtained tcount = 2.338> = 1.993 ttable, so that H0 is rejected, then the average of learning outcomes of students who use STAD cooperative learning models with Microsoft Power Point better than average of learning outcomes of students who use cooperative learning model. The conclusions obtained are the average of the learning outcomes by using STAD cooperative learning with Microsoft Power Point can be reached thoroughness of learning and the average of learning outcomes by using STAD cooperative learning with Microsoft Power Point is better than average of learning outcomes by using cooperative learning in perimeter and area of quadrilateral subject matter of SMP Negeri 1 Tunjungan class VII semester 2 learners.
KEEFEKTIFAN PROBLEM-BASED LEARNING BERBANTUAN CABRI 3D BERBASIS KARAKTER TERHADAP KEMAMPUAN SPASIAL Pranawestu, Aditya; Kharis, Muhammad; Mariani, Scolastika
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 1 No 2 (2012): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v1i2.1094

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah: (1) kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran problem-based learning berbantuan Cabri 3D berbasis karakter materi dimensi tiga mencapai KKM, (2) kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran problem-based learning berbantuan Cabri 3D berbasis karakter materi dimensi tiga lebih baik daripada kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran ekspositori, (3) terdapat pengaruh positif antara aktivitas siswa terhadap kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran problem-based learning berbantuan Cabri 3D berbasis karakter materi dimensi tiga. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X semester genap tahun pelajaran 2011/2012 SMA Negeri 1 Banjarnegara. Sampel ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Terpilih kelas X-2 sebagai kelompok eksperimen dan kelas X-3 sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran problem-based learning berbantuan Cabri 3D berbasis karakter materi dimensi tiga mencapai KKM, kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran problem-based learning berbantuan Cabri 3D berbasis karakter materi dimensi tiga lebih baik daripada kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran ekspositori, terdapat pengaruh positif antara aktivitas siswa terhadap kemampuan spasial siswa dengan pembelajaran problem-based learning berbantuan Cabri 3D berbasis karakter materi dimensi tiga. Disimpulkan pembelajaran problem-based learning berbantuan Cabri 3D berbasis karakter terhadap kemampuan spasial dikatakan efektif.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MEA BERBANTUAN CABRI 3D TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI JARAK Masturoh, Umi; Winarti, Endang Retno; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 3 No 1 (2014): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v3i1.3435

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil implementasi model pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Jatilawang sedangkan sampel dalam penelitian ini dipilih secara random sampling dan terpilih dua kelompok sampel yaitu 34 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 34 siswa sebagai kelompok kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada materi jarak dengan pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D lebih baik daripada hasil belajar siswa dengan model pembelajaran DI, hasil belajar siswa dengan kemampuan penguasaan materi prasyarat tinggi lebih baik daripada hasil belajar siswa dengan kemampuan penguasaan materi prasyarat sedang dan rendah, dan hasil belajar siswa dengan pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D dengan kemampuan penguasaan materi prasyarat tinggi bukan yang terbaik di antara siswa yang lain tetapi memiliki rataan yang paling tinggi. Saran yang dapat direkomendasikan adalah pembelajaran MEA berbantuan Cabri 3D dapat diterapkan pada pembelajaran materi jarak sebagai upaya untuk meningkatkan hasil belajar.
KEEFEKTIFAN MODEL TGT DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC BERBANTUAN CD PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMP KELAS VIII PADA MATERI LINGKARAN Baswendro, Singgih; Suyitno, Amin; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 4 No 3 (2015): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v4i3.9043

Abstract

Artikel ini dibuat berdasarkan penelitian skripsi yang telah dilaksanakan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII pada materi lingkaran dengan menggunakan model TGT mencapai KKM, dan (2) untuk mengetahui rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model TGT lebih tinggi daripada dengan model ekspositori. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Ungaran dengan populasi siswa kelas VIII tahun ajaran 2014/2015. Pengambilan kelas sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Untuk mengetahui hasil penelitian ini, data hasil akhir diuji dengan uji proporsi dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa (1) hasil kemampuan pemecahan masalah siswa kelas VIII pada materi lingkaran dengan menggunakan model TGT mencapai KKM, dan (2) rata-rata kemampuan pemecahan masalah siswa dengan model TGT lebih tinggi daripada dengan model ekspositori. Dengan ini maka model TGT dengan pendekatan scientific berbantuan CD pembelajaran efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CTL DENGAN STRATEGI REACT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEDISIPLINAN SISWA PADA MATERI GEOMETRI Wangi, Sulistyaningsih Ratu; Winarti, Endang Retno; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v5i1.9362

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dan kedisiplinan siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN1 Ampelgading tahun pelajaran 2014/2015. Dua kelompok dipilih secara acak sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode tes hasil belajar, metode observasi kedisiplinan, dan kuesioner kedisiplinan. Data dianalisis dengan uji proporsi, uji kesamaan dua rata-rata, uji kesamaan dua proporsi, dan uji Gain. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran CTL dengan strategi REACT dapat mencapai ketuntasan belajar, rata-rata hasil belajar siswa pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran CTL dengan strategi REACT lebih dari rata-rata hasil belajar siswa pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran DI, proporsi ketuntasan hasil belajar siswa pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran CTL dengan strategi REACT lebih dari proporsi ketuntasan hasil belajar siswa pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran DI, kedisiplinan siswa pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran CTL dengan strategi REACT lebih baik dari kedisiplinan siswa pada kelompok yang menggunakan model pembelajaran DI, penerapan model pembelajaran CTL dengan strategi REACT dapat meningkatkan hasil belajar dan kedisiplinan siswa. Jadi, disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CTL dengan strategi REACT dapat meningkatkan hasil belajar dan kedisiplinan siswa
PBL Learning using Working Backward Strategies to Improve Mathematical Problem Solving Ability Murniati, Siti; Mulyono, Mulyono; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 6 No 1 (2017): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v6i1.10983

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui rata-rata kelas dan ketuntasan klasikal kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan pembelajaran PBL strategi working backward, perbedaan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan pembelajaran PBL strategi working backward dan pembelajaran konvensional, dan penggolongan keterampilan proses siswa kelas VIII yang diajar dengan pembelajaran PBL strategi working backward. Dari populasi siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Godong tahun pelajaran 2015/2016 terpilih siswa kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VIII I sebagai kelas kontrol. Data diperoleh dengan metode dokumentasi, observasi, dan tes, kemudian data hasil tes dianalisis menggunakan uji rata-rata satu pihak, uji proporsi satu pihak, dan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelas dan kemampuan pemecahan masalah matematik siswa dengan pembelajaran PBL strategi working backward lebih dari KKM dan dapat mencapai ketuntasan klasikal, rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematik siswa menggunakan pembelajaran PBL strategi working backward lebih baik daripada yang diajar dengan pembelajaran konvensional, dan hasil pengamatan keterampilan proses siswa diperoleh 10 siswa sangat terampil, 21 siswa terampil, dan 4 siswa cukup terampil. The purpose of this research was to find out the class average and classical completeness of students’ problem­solving ability in mathematics with PBL learning working backward strategy, different average the students’ problem­solving ability in mathematics with PBL learning working backward strategy and conventional teaching, and the classification eighth grade students’ process skills that are taught by PBL learning working backward strategy. From the population in this study were students of class VIII SMP Negeri 1 Godong in 2015/2016 academic year was elected students of class VIII A students as experimental class and students of class VIII I as the control class. Data obtained by the method of documentation, observation and tests, then data of test results was analyzed using one hand average analysis, the proportion of one­party test, and test of different average. The results showed that the class average and students' problem solving ability in mathematics with PBL learning working backward strategy was more than minimum mastery criteria and reached the classical completeness, the average of students' problem solving ability in mathematics using PBL learning working backward strategy was better than who have been taught by conventional learning and the results of students skill observation obtained 10 students are highly skilled, 21 students are skilled student, and 4 students are skilled enough.
PENERAPAN ALGORITMA TABU SEARCH VEHICLE ROUTING PROBLEM UNTUK MENYELESAIKAN Pradhana, Fajar Eska; Sugiharti, Endang; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i1.604

Abstract

VRP memiliki aplikasi yang penting di bidang manajemen distribusi. VRP merupakan permasalahan integer programming yang masuk kategori NP-Hard Problem (Nondeterministik Polynomial – Hard). The Classical Vehicle Routing Problem (CVRP) merupakan varian dasar pada VRP. Model masalah CVRP secara umum merupakan kunjungan tunggal dengan hanya satu kendaraan yang diperbolehkan mengunjungi pelanggan. Pada umumnya VRP terselesaikan dengan menggunakan berbagai variasi  metode heuristik, salah satunya adalah algoritma Tabu Search (TS). Algoritma Tabu Search termasuk dalam teknik pencarian heuristik. Penelitian dilakukan di IT COMM cabang Yogyakarta yang beralamat di Jl. Wonosari Km. 8 No. 99 Bantul. IT COMM mempunyai sejumlah subdistributor yang letaknya berpencar sehingga dapat digunakan sebagai studi kasus dalam tugas akhir ini. Permasalahan yang diangkat pada penelitian ini adalah penentuan jalur optimal untuk mendistribusikan barang pada perusahaan IT COMM menggunakan algoritma Tabu Search sehingga biaya transportasi minimum. Simpulan yang diperoleh adalah solusi optimum dengan rute Computa - ALNEC - IT COMM - WOW - WKM - Dian Kencana – Saintech – Fajar Aircond – Surya I – Rifani – Larisa - Computa sepanjang 79 Km. Berdasarkan pembahasan di atas, disarankan kepada Perusahaan IT COMM untuk menggunakan metode algoritma Tabu Search dalam proses distribusi sehingga biaya yang dikeluarkan minimal. 
PEMODELAN SIRS UNTUK PENYAKIT INFLUENZA DENGAN VAKSINASI PADA POPULASI MANUSIA DENGAN LAJU RECRUITMENT AND DEATH Nashrullah, Allief; Supriyono, Supriyono; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v2i1.1711

Abstract

Influenza adalah penyakit yang disebabkan oleh virus myxovirus, influenza dibagi dalam tiga tipe virus yang berbeda yaitu tipe A,B dan C. Penyakit ini mudah menular. Cara penularannya bisa melalui bersin,batuk, atau bercakap-cakap dengan penderita. Gejalanya bervariasi tergantung pada ketahanan tubuh penderita, mulai dari demam, dengan suhu tubuh mencapai 39oC , batuk, pilek, dan bersin. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran penyakit influenza dengan pengaruh vaksinasi pada populasi manusia dengan laju recruitment and death. Model matematika yang digunakan berupa model epidemi SIRS dengan mengasumsikan laju populasi tak konstan. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik bebas penyakit dan titik endemik. Analisa yang dilakukan terkait dengan kestabilan titik kesetimbangan tersebut. Simulasi model dengan nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis. Vaksinasi yang dilakukan dapat mempengaruhi penyebaran penyakit influenza dalam populasi. Diharapkan hasil kajian ini dapat mengendalikan penyebaran penyakit influenza menggunakan vaksinasi dalam populasi manusia.
PEMODELAN SIRPS UNTUK PENYAKIT INFLUENZA DENGAN VAKSINASI PADA POPULASI KONSTAN Anggoro, Ardian Dwi; Kharis, Muhammad; Supriyono, Supriyono
Unnes Journal of Mathematics Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v2i1.1712

Abstract

Influenza adalah suatu penyakit infeksi saluran pernapasan. Influenza lebih dikenal dengan sebutan flu, yang disebabkan oleh virus RNA dari famili Orthomyxoviridae (virus influenza), yang menyerang unggas dan mamalia. Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, batuk, dan rasa tidak nyaman. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran penyakit Influenza dengan vaksinasi. Model matematika yang digunakan berupa SIRPS dengan laju kelahiran diasumsikan sama dengan laju kematian. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik bebas penyakit dan titik endemik. Analisa yang dilakukan terkait dengan kestabilan titik kesetimbangan tersebut. Simulasi model dengan nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis. Vaksinasi yang dilakukan dapat mempengaruhi penyebaran penyakit Influenza dalam populasi.
PEMODELAN MATEMATIKA PENYAKIT CHIKUNGUNYA PADA POPULASI KONSTAN Astuti, Retno Dwi; Kharis, Muhammad; Chotim, Moch
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i2.1716

Abstract

Chikungunya merupakan penyakit endemik atau penyakit menular. Penyakit menular dapat dimodelkan dengan menggunakan model epidemi. Chikungunya adalah penyakit mirip demam dengue disebabkan oleh virus chikungunya (CHIK) yang merupakan virus dari famili Togaviride dengan genus Alphavirus, dan virus ini ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Pada penelitian ini diasumsikan laju kelahiran sama dengan laju kematian. Kemudian akan ditentukan analisis kualitatif dari model penyebaran chikungunya untuk angka/bilangan reproduksi dasar , di mana   bertujuan mengetahui adanya penyebaran penyakit atau tidak adanya penyebaran penyakit melalui analisis kestabilan dari titik ekuilibrium bebas penyakit dan titik ekuilibrium endemik. Simulasi diberikan sebagai bentuk pendekatan model terdapat nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis yang dilakukan. Diharapkan hasil kajian ini dapat bermanfaat dalam mencegah penyebaran penyakit chikungunya.