Muhammad Kharis
Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 44 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

MODEL MATEMATIKA PADA PENYAKIT CHIKUNGUNYA DENGAN MENGGUNAKAN TREATMENTPADA INDIVIDU YANG SAKIT Prasetyo, Joko; Kharis, Muhammad; Wuryanto, Wuryanto
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i2.1739

Abstract

Chikungunya merupakan penyakit sejenis demam virus yang disebabkan alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Chikungunya merupakan salah satu penyakit yang banyak melanda penduduk dunia termasuk Indonesia. Penyakit ini cenderung menimbulkan kejadian luar biasa pada sebuah wilayah . Pengobatan untuk virus chikungunya hanya dengan pengobatan secara simptomatik yaitu hanya mengurangi gejalanya saja seperti gejala demam diberi obat penurun panas, gejala nyeri sendi, seperti paracetomol, mefenemic acid dan lain-lain. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyakit chikungunya dengan menggunakan treatment pada individu yang sakit berdasarkan asumsi-asumsi yang telah dibuat.Laju populasi diasumsikan konstan dan penyakit tidak menimbulkan kematian. Analisa yang dilakukan meliputi pembentukan model matematika, penentuan titik ekuilibrium model dan kestabilan titik ekuilbriumnya. Simulasidapat diberikan sebagai bentuk pendekatan model terhadap nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis yang telah dilakukan. Diharapkan hasil dari kajian ini dapat bermanfaat dalam penanggulanganpada penyakit chikungunya.
MODEL EPIDEMI SEIR PADA PENYEBARAN PENYAKIT CAMPAK DENGAN PENGARUH VAKSINASI Kholisoh, Siti; Waluya, Stevanus Budi; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v1i2.1740

Abstract

Campak adalah suatu penyakit akut yang sangat menular yang disebabkan oleh virus campak golongan Paramyxovirus. Penyakit  campak tersebut  dinilai berbahaya  karena  dapat  menyebabkan komplikasi,  kerusakan  otak  dan  organ  tubuh lainnya, cacat  seumur hidup, kelumpuhan dan bahkan kematian. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran penyakit campak dengan pengaruh vaksinasi. Model matematika yang digunakan berupa model epidemi SEIR dengan laju kelahiran diasumsikan sama dengan laju kematian. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Analisis yang dilakukan menghasilkan angka rasio reproduksi dasar R0. Setelah dianalisis kestabilan pada titik kesetimbangan, titik kesetimbangan bebas penyakit akan stabil asimtotis untuk R0<1, sedangkan titik kesetimbangan endemik akan stabil asimtotis untuk R0>1. Untuk mengilustrasikan model tersebut maka dilakukan simulasi model dengan menggunakan program Maple. Untuk P<Pmin vaksinasi yang dilakukan belum berhasil membuat penyakit menghilang karena nilai R0>1. Untuk P>Pmin berhasil membuat penyakit menghilang dari populasi karena nilai  R0<1.
MODEL MATEMATIKAWABAH FLU BURUNG PADA POPULASI UNGGAS DENGAN PENGARUH VAKSINASI Sya'baningtyas, Frestika Setiani; Chotim, Moch; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v2i2.3253

Abstract

Flu burung adalah penyakit pernafasan yang disebabkan oleh virus H5N1. Flu burung menular dari unggas ke unggas dan dari unggas kemanusia, melalui air liur, lendir dari hidung dan kotoran. Penyakit ini dapat menular melalui udara yang tercemar virus H5N1 yang berasal dari kotoran atau sekreta burung/unggas yang menderita flu burung. Virus ini merupakan jenis virus yang tidak stabil dan mempunyai banyak variasi serta mudah bermutasi. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyebaran wabah flu burung dengan pengaruh vaksinasi. Model matematika yang digunakan berupa model SVI dengan pengaruh vaksinasi. Dalam model ini terdapat pula dua titik kesetimbangan, yakni titik bebas penyakit dan titik tak bebas penyakit. Analisa yang dilakukanterkait dengan kestabilan titik kesetimbangan tersebut. Simulasi model dengan nilai-nilai parameter yang diberikan sebagai bentuk pengecekan terhadap hasil analisis. Vaksinasi yang dilakukan dapat mempengaruhi penyebaran wabah fluburung dalam populasi unggas.
Misconception as a critical and creative thinking inhibitor for mathematics education students Rochmad, Rochmad; Kharis, Muhammad; Agoestanto, Arief; Zahid, Muhammad Zuhair; Mashuri, Mashuri
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 7 No 1 (2018): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v7i1.18078

Abstract

The accurate understanding of critical thinking and mathematical creativity in solving the current problem is still difficult to standardize. These two thinking skills are indispensable to anyone who is studying mathematics, especially for Undergraduate Mathematics students who are studying Linear Algebra. However, the difficulties in critical thinking discourage students to think creatively and mathematically. In linear algebraic subject matter, many problems require critical reasoning. It goes without saying that the difficulties in various reasoning aspects critically cause other difficulties in developing creative thinking aspects. Further, mathematical critical thinking skills in solving problems require a background in understanding the concepts related to the problem faced. In addition, the failure to understand and connect between concepts in solving linear algebra problems makes it worst and difficult to critically and creatively think.
MODEL MATEMATIKA UNTUK PENYAKIT DIABETES TANPA FAKTOR GENETIK DENGAN PERAWATAN Ulfah, Julia; Kharis, Muhammad; Chotim, Moch
Unnes Journal of Mathematics Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v3i1.3280

Abstract

Diabetesmellitus merupakan penyakit degenerative yang disebabkan oleh hypokinetic (berkurangnya aktivitas fisik) dan merupakan penyebab kematian nomor enam dari seluruh kematian pada semua kelompok umur. Diabetes mellitus adalah penyakit gangguan metabolic menahun yang lebih dikenal dengan pembunuh manusia secara diam-diam atau “Silent killer”. Diabetes juga dikenal sebagai “Mother of Disease” karena merupakan induk atau ibu dari penyakit-penyakit lainnya seperti hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, stroke, gagal ginjal, dan kebutaan. Dalam tulisan ini akan dikaji model matematika untuk penyakit degenerative diabetes mellitus tanpa factor genetic dengan pengaruh perawatan. Dalam artikel ini model yang digunakan untuk pendekatan dalam kasus ini berbentuk SEIIT. Analisa yang dilakukan meliputi penentuan titik ekuilibrium model dan analisa terkait kestabilan di sekitar titik ekuilibrium. Simulasi diberikan berdasarkan nilai-nilai parameter yang terkait dalam model matematika yang menggambarkan kondisi pada setiap kelas subpopulasi. Diharapkan hasil yang diperoleh dapat memberikan gambaran tentang adanya pengaruh perawatan terhadap individu penderita diabetes tanpa factor genetik.
ANALISIS MODEL PREDATOR-PREY DUA SPESIES DENGAN FUNGSI RESPON HOLLING TIPE III Wijayanti, Putri; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v4i1.7417

Abstract

Model yang terdiri atas dua spesies berbeda dengan salah satu dari keduanya menyediakan  makanan  untuk yang lainnya merupakan salah satu model interaksi spesies antara mangsa pemangsa. Interaksi antara populasi ini dinamakan relasi predator-prey, dengan prey sebagai spesies yang dimangsa dan predator sebagai spesies yang memangsa. Pada artikel ini, dibahas sistem dinamik model predator-prey dua spesies dalam suatu jaring-jaring makanan yang terdiri dari prey dan predator. Pada model tersebut digunakan fungsi respon Holling tipe III, karena sesuai dengan tipe predator yang mencari mangsa lain ketika mangsa yang dimakannya mulai berkurang. Analisa untuk sistem tersebut dilakukan secara analitik dan secara numerik. Secara analitik terdapat tiga titik keseimbangan dengan beberapa syarat batas dalam sistem tersebut, sehingga terdapat enam kondisi titik keseimbangan. Tiga kondisi titik keseimbangan bersifat stabil dan tiga kondisi titik lainnya bersifat tidak stabil. Hasil simulasi numerik menunjukkan sifat yang sama untuk tiga titik keseimbangan tersebut
Mathematical representation ability and confident character assisted by Schoology with the NHT method and thematic approach Sabrina, Atika Nur; Hidayah, Isti; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Education Vol 10 No 2 (2021): Unnes Journal of Mathematics Education
Publisher : Department of Mathematics, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujme.v10i2.29317

Abstract

This study aims to determine the students’ mathematical representation ability and confidence character assisted by Schoology with the Numbered Heads Together (NHT) method and thematic approach and describe the mathematical representation ability based on the character of self-confidence. The subjects of this study were students of class VIIF and VIIH, one of Junior High School in Semarang. The method used is a mixed method. The results of the study show that: (1) The students’ mathematical representations ability and confident character assisted by Schoology with the NHT method and thematic approaches are better than learning without Schoology; (2) the mathematical representation ability based on the character of self-confidence is (a) students with high self-confidence implement indicators visual and symbolic representations; (b) students with medium self-confidence implement indicator symbolic representation; and (c) students with low self-confidence not implementing of indicators visual, symbolic, and verbal representation abilities.
PEMODELAN MATEMATIKA PADA PENYEBARAN PENYAKIT DIFTERI DENGAN PENGARUH KARANTINA DAN VAKSINASI Puspita, Gina; Kharis, Muhammad; Supriyono, Supriyono
Unnes Journal of Mathematics Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v6i1.11867

Abstract

Penyakit menular di Indonesia merupakan penyakit yang penularannya sangat cepat salah satunya penyakit menular difteri. Agar tidak meluasnya penyebaran penyakit menular program vaksinasi dan karantina diintensifkan. Tujuan penelitian adalah menurunkan, menganalisis, dan menginterpretasikan simulasi model matematika penyebaran penyakit difteri dengan pengaruh karantina dan vaksinasi. Dalam pembangunan model diperoleh model matematika. Dari model tersebut diperoleh bilangan reproduksi , titik kesetimbangan endemik berbeda yang stabil untuk dan memiliki titik kesetimbangan tak endemik sama yang stabil untuk dan tak stabil untuk . Agar penyebaran penyakit dapat dicegah dengan sukses maka tingkat vaksinasi harus lebih dari 0,884 dan tingkat harus lebih dari 0,049 sehingga penyakit secara berangsur-angsur akan menghilang dari populasi. Infectious disease in Indonesia is a disease that is transmitted very quickly one infectious disease diphtheria. To avoid the spread of infectious diseases and quarantine pressed vaccination programs to prevent the spread of diseases research objective is to reduce, analyze, and interpret mathematical models simulating the spread of diphtheria with the influence of quarantine and vaccination. In the construction of the model is obtained mathematical models. The models derived from reproduction number (), different endemic equilibrium point stable for and have the same endemic equilibrium point is not stable for and unstable for . In order for the spread of disease can be prevented with a vaccination rate to be successful it is more than 0.884 and α levels should be more than 0,049 so that the disease will gradually disappear from the population.
Pemodelan SIR untuk penyebaran Penyakit Pertusis dengan Vaksinasi pada populasi Manusia Konstan Asyabah, Zaidin; Waluya, Stevanus Budi; Kharis, Muhammad
Unnes Journal of Mathematics Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v7i1.11878

Abstract

Di Indonesia terdapat kasus Pertusis sebanyak 5.643, tidak menutup kemungkinan angka tersebut dapat bertambah tiap tahunnya. Penelitian ini membahas model matematika untuk penyebaran penyakit Pertusis dengan vaksinasi. Model matematika yang digunakan berupa model VSIR. Tujuan penelitian ini adalah membangun model matematika, menganalisis titik kestabilan, dan menginterpretasikan simulasi model matematika dengan Maple. Dalam pembangunan model diperoleh model matematika dengan dua titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit dan titik kesetimbangan endemik. Analisis yang dilakukan menghasilkan angka rasio reproduksi dasar (R0). Setelah menganalisis dua titik kesetimbangan maka dapat disimpulkan bahwa titik kesetimbangan bebas penyakit akan stabil asimtotik lokal apabila R(0)<1 . Sedangkan titik kesetimbangan endemik akan stabil asimtotik lokal apabila R(0)>1 . Selanjutnya, untuk mengilustrasikan model tersebut maka dilakukan simulasi model menggunakan program Maple menghasilkan beberapa fakta, yaitu semakin kecil nilai b rasio kehilangan imunitas pada individu yang divaksin dan semakin besar nilai p proporsi bayi yang divaksin akan memperkecil jumlah penderita.
MODEL EPIDEMI SIRS STOKASTIK DENGANSTUDI KASUS INFLUENZA Nurlazuardini, Novia Nilam; Kharis, Muhammad; Hendikawati, Putriaji
Unnes Journal of Mathematics Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujm.v5i1.13101

Abstract

Epidemic SIRS model is an epidemic model which illustrate the spread of disease from suscept to infected, and then become a recovered and become suscept again depend of the immunity. In this article, we dicussed epidemic stochastics SIRS model with embedding epidemic deterministic model, analysis of the model and the behavior of this disease in the future. To obtain the result of basic reproduction ration, Crump-Mode-Jagers process with embedding BGW branching process in some process. From the analysis and the simulation of the model were obtained , if 𝑅0 < 1 then the epidemic is extinct and if 𝑅0 ≥ 1 the epidemic is occurred. To illustrate the model simulation were carried out using Maple software. The model simulation give the same result with the analysis.