Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

A Comprehensive Analysis of Building Construction Projects’ Delay Using the Analytic Network Process Asdi, Ridzky Zul; Utomo, Dutho Suh
International Journal of Economics, Business and Innovation Research Vol. 4 No. 01 (2025): International Journal of Economics, Business and Innovation Research( IJEBIR)
Publisher : Cita konsultindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Delays in construction projects have emerged as a significant challenge due to their profound impact on costs, quality, and project timelines, all of which ultimately affect the overall success and completion of the project. The primary objective of this study is to identify the factors contributing to delays in building construction projects and to quantitatively assess the extent to which each of these factors influences project delays. To achieve this, a quantitative impact analysis of each identified factor is conducted using the Analytic Network Process (ANP). Five key factors have been identified as major contributors to project delays: design or specification changes, material procurement delays, adverse weather conditions, regulatory and permitting issues, and unforeseen risks. Among these, material procurement delays emerged as the most significant contributor, accounting for 36.13% of the total delay impact. This is followed by design or specification changes, unforeseen risks, regulatory and permitting issues, and adverse weather conditions. Further research is required to develop effective preventive measures to mitigate these delays and enhance project management practices.
Analisis Pengendalian Persediaan Produk Darah Menggunakan Metode Continuous Review System (Sistem-Q) Seku, Agatha; Utomo, Dutho Suh; Sukmono, Yudi
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 1 (2025): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/indstrk.v9i1.1800

Abstract

Blood is a vital necessity because in the event of a shortage, patients can only obtain blood from fellow humans. Blood available at the Blood Donor Unit, such as packed red cells (PRC) is most often needed for medical treatment, but is also often limited. This is due to the fluctuating supply and demand of blood. Based on the problem, a stochastic model with the continuous review system (CRS) or Q-system method is used. The approach will monitor inventory levels continuously, triggering reordering (r), when the stock reaches a certain threshold. This research applies a stochastic model to forecast demand (q), safety stock (ss), reorder point (r), maximum inventory (S), and total inventory cost (Ot). Before the calculation is done, the demand forecasting method is used, then the calculation with the Q-System. Based on data processing, obtained for each blood type A, B, AB, and O, namely, q values of 47, 48, 40, and 20 blood bags. The value of r is 73, 73, 71, and 17 blood bags. This study applies a stochastic model to estimate demand (q), safety stock (ss), reorder point (r), and maximum inventory (S) 259, 56, 42, 21. And the total inventory cost (Ot) IDR 212,429,215, IDR 238,485,254, IDR 157,422,496, and IDR 59,592,451. Keywords: Blood, Inventory, Demand, Q-System
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS BATIK CAP MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN: STUDI KASUS: CV. XYZ Zagitha Riyadi, Andina; Suh Utomo, Dutho; Widada, Dharma
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i1.8712

Abstract

Pada proses produksi batik cap di CV. XYZ ditemukan permasalahan pada kualitas produknya antara lain ditemukan warna lain yang masuk pada motif dan warna tidak merata. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menganalisa kualitas adalah metode six sigma dengan prinsip define,measure,analyze,improve dan control (DMAIC). Pada tahap perbaikan (improve) digunakan metode kaizen. Kaizen merupakan alat yang efektif untuk continuous improvement dengan langkah-langkah kecil dan bertahap. Berdasarkan penerapan metodologi six sigma, diperoleh nilai DPMO 36.585 yang berada pada nilai sigma 3,29 dari jumlah keseluruhan produksi batik cap sebanyak 164 helai kain dengan jumlah produk cacat 12 helai kain batik. Usulan perbaikan dengan menerapkan metode kaizen 5S yang terdiri dari tahap seiri,seiton,seiso,seiketsu dan shitsuke diberikan terhadap setiap penyebab terbesar sehingga berbagai usulan perbaikan yang berbeda-beda pada setiap permasalahan. Untuk meningkatkan kualitas, sebaiknya usulan perbaikan yang didapatkan melalui penerapan kaizen 5s tersebut dapat dipertimbangkan serta diterapkan sehingga menjadi rekomendasi bagi perusahaan.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS MENGGUNAKAN METODE SILVER-MEAL PADA PERUM BULOG KOTA SAMARINDA Mubarog, Resky; Wahyuda, Wahyuda; Suh Utomo, Dutho
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 14 No 1 (2024): Inovatif Vol. 14 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v14i1.9405

Abstract

Salah satu cabang dari Perum Bulog ini berlokasi di Kota Samarinda. Perum BULOG Kota Samarinda memiliki permasalahan pada sistem pengendalian persediaan yaitu minimnya stok beras pada gudang. Membutuhkan metode pengendalian persediaan yang tepat untuk mengatasi ketersediaan beras sehingga meminimalisir terjadinya kekurangan beras saat dibutuhkan dan juga pada proses pemesanan. Setelah melihat plot data historis yang cenderung membentuk pola stationer, serta melakukan uji variabilitas dengan hasil lebih besar dari 0,25,sehingga data bersifat dinamis. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan perhitungan Peramalan (Forecasting), peramalan permintaan yang terpilih adalah moving Average pada rata rata bergerak pada 9 bulanan yang karena memiliki nilai error terkecil, yaitu MAD sebesar 26703,61, MSE sebesar 1698270204,17, dan MAPE sebesar 21,01%, didapat hasil peramalan untuk 12 periode kedepan diperkirakan sebesar 1.298.360 kg atau 25.968 sak. Pada pengendalian persediaannya menggunakan metode silver-meal menghasilkan frekuansi pemesanan sebanyak 24 kali dengan total penghematan sebesar 28,691% dan selisih Rp986.865,33 dari perusahaan.
ANALISIS RISIKO PADA PROSES PRODUKSI ROTI DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN PENDEKATAN KAIZEN: STUDI KASUS : XYZ BAKERY Khiyarinnisa, Faza; Suh Utomo, Dutho; Sukmono, Yudi
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 15 No 1 (2025): Inovatif Vol. 15 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v15i1.11626

Abstract

Dalam proses produksinya XYZ Bakery tidak terlepas dari berbagai kendala seperti terjadinya produk defect hasil produksi. Untuk mengurangi adanya produk defect yang terus menerus maka diperlukan untuk menganalisis berbagai risiko atau melakukan manajemen risiko. Penerapan manajemen risiko dapat dilakukan dengan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), yang merupakan suatu metode untuk mengidentifikasi dan mencegah masalah yang terjadi pada produk dan proses. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi didapatkan 21 butir potensi risiko yang dapat terjadi dalam proses produksi. Kemudian dilakukan penentuan prioritas risiko dari setiap kriteria tingkat keparahan (severity), kemungkinan kejadian (occurrence) dan deteksi (detection) dengan menggunakan Action Priority (AP).. Ditemukan sebanyak 7 butir potensi risiko dari 21 butir potensi risiko yang termasuk dalam kategori High Priority dan perlu untuk ditinjau dan ditindaklanjuti. Selanjutnya selain penerapan FMEA, perlu dilakukan juga usulan perbaikan agar dapat memperbaiki kendala yang dialami. Salah satu konsep yang dapat digunakan untuk perbaikan tersebut adalah menggunakan pendekatan Kaizen dengan konsep 5W + 1H. Berdasarkan usulan perbaikan dengan pendekatan kaizen 5W+1H didapatkan usulan perbaikan atau penanganan untuk menghindari terjadinya potensi risiko, yaitu mengimplementasikan sistem penyimpanan bahan baku yang lebih terorganisir dan efektif, mengimplementasikan sistem penakaran bahan baku dengan peralatan yang lebih akurat dan terstandarisasi
The Pengaruh Beban Kerja Mental dan Kualitas Tidur terhadap Kelelahan Kerja Pengemudi Wahyuni, Tsania; Gunawan, Suwardi; Utomo, Dutho Suh
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 10 No 24 (2024): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Bustani Bersaudara is an LPG gas distribution agent company. Gas distribution activities are carried out by a driver who delivers gas to the delivery destination. However, after conducting interviews with drivers, some drivers felt some problems such as feeling a little tired from driving for a long period of time, and the type of work that is monotonous and requires high concentration during work makes drivers feel mental workload. Based on these problems, will calculate the mental workload, work fatigue, and sleep quality of drivers and analyze the influence between mental workload and sleep quality on work fatigue in drivers. The methods used in this study include NASA-TLX to measure mental workload, PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) method to measure sleep quality level, and IFRC (Industrial Fatigue Research Committee) method to measure work fatigue level. The measurement results of the NASA-TLX method obtained an average mental load of 74.956 which is classified as a moderate mental workload category. The PSQI method obtained the average result of sleep quality level of 9.9 which is classified as a low sleep quality category. The IFRC method obtained the average result of work fatigue level of 57.4 which is classified as mild work fatigue category. The effect of mental workload on work fatigue obtained a significance value of 0.251, which means that mental workload has no effect on work fatigue because the significance value is > 0.05. The effect of sleep quality on work fatigue obtained a significance value of 0.345, which means that sleep quality has no effect on work fatigue because the significance value is > 0.05. Simultaneously, the effect of mental workload and sleep quality on work fatigue produces a significance value of 0.145, which means they simultaneously have no influence.
Evaluasi Kepuasan Pelanggan dengan Integrasi Metode Quality Function Deployment (QFD) dan Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) (Studi Kasus: Kopiria Ahmad Yani Samarinda) Putra, Luis Fernando; Widada, Dharma; Utomo, Dutho Suh
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 2 (2025): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i2.42517

Abstract

Kopiria is a coffee shop made from the processed milk coffee segment or what is now usually called contemporary coffee. Good service can influence customer satisfaction, so it is important for shops to pay attention to customer satisfaction, in order to satisfy their customers and be able to compete with competing coffee shops. This makes it necessary to carry out an improvement analysis using the QFD method to determine customer satisfaction problems with improvements that must be made as well as the FMEA method to identify potential failures in the service process in order to maintain and increase the number of customers interested in visiting this coffee shop. The results of processing the attributes of the interests of consumers' desires which were integrated using the FMEA method obtained 5 suggestions for improving customer satisfaction in service, namely monitoring the implementation of Production SOPs, routine employee training, installing generator sets, installing automatic door closers, and increasing parking security.
Upaya Peningkatan Pemahaman Mengenai Pentingnya Pemilahan Sampah Pada Murid Sekolah Dasar Utomo, Dutho Suh; Christiana, Nancy Grace; Rahmadani, Khusnul Tri; Sari, Dwi Windia; Sharfina, Qori' Anggraeni; Charmel, Louis; Daud, Moh.
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 2 No. 2 (2025): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v2i2.1982

Abstract

Upaya peningkatan pemahaman anak-anak Sekolah Dasar (SD) tentang pentingnya memilah sampah merupakan langkah strategis untuk membentuk kesadaran lingkungan sejak dini. Pemilahan sampah, yang melibatkan pemisahan antara sampah organik dan anorganik, memainkan peran penting dalam mengurangi dampak pencemaran lingkungan, mendukung proses daur ulang, dan mencegah penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA). Melalui program edukasi berbasis kegiatan interaktif, anak-anak diajarkan mengenai jenis-jenis sampah, cara pemilahannya, dan dampak negatif sampah yang tidak dikelola dengan baik.Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi persentasi dengan media yang menarik serta permainan edukatif yang melibatkan simulasi pemilahan sampah. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai pengelolaan sampah, karena mampu menarik perhatian dan partisipasi aktif mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti kegiatan ini memiliki pemahaman lebih baik tentang pentingnya memilah sampah dan termotivasi untuk menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam membentuk generasi yang lebih peduli terhadap lingkungan dan berperilaku bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah.
Analisis Postur Kerja dengan Menggunakan Metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA): (Studi Kasus: PT. PLN Sektor Mahakam) Thamrin, Yusri; Utomo, Dutho Suh; Fathimahhayati, Lina Dianati
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v1i1.489

Abstract

PLN Sektor Mahakam adalah salah satu Badan Usaha Milik Negara yang membidangi sektor usaha kelistrikan di Indonesia dimana pekerjanya rata-rata menggunakan komputer dalam bekerja. Tuntutan pekerjaan yang mengharuskan pekerja duduk di depan komputer menyebabkan munculnya gejala Musculoskeletal Disorders (MDSs) sehingga perlu untuk dilakukan pengukuran postur kerja dan identifikasi penyebab ketidakergonomisan postur kerja serta rekomendasi usulan perbaikan. Hasil pengukuran postur kerja dengan menggunakan metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA) pada 6 sampel pekerja di 4 departemen berbeda didapatkan hasil sampel pekerja 1 departemen Enjiniring dengan nilai 6, sampel pekerja 2 departemen Enjiniring dengan nilai 8, sampel pekerja departemen Operasi dan Pemeliharaan dengan nilai 8, sampel pekerja departemen Energi Primer dan Logistik dengan nilai 8, sampel pekerja 1 departemen Keuangan, SDM, dan Administrasi (KSA) dengan nilai 8, dan sampel pekerja 2 departemen Keuangan, SDM, dan Administrasi (KSA) dengan nilai 9. Nilai pengukuran postur kerja lebih dari 4 sehingga postur kerja dinyatakan tidak ergonomis dan perlu dilakukan perbaikan sesegera mungkin. Faktor yang menyebabkan ketidakergonomisan postur kerja disebabkan oleh faktor man (manusia) dipengaruhi pekerja menggunakan fasilitas kerja dengan tidak ergonomis, faktor machine (mesin) dipengaruhi oleh fasilitas kerja yang non-adjustable, tidak adanya lengan kursi, palmrest, document holder, dan permukaan kerja yang terlalu tinggi. Faktor method (metode) dipengaruhi oleh cara pekerja menggunakan dan meletakkan fasilitas kerja, dan faktor material (bahan) dipengaruhi oleh fasilitas kerja yang berbahan keras. Rekomendasi usulan perbaikan yang diberikan adalah perbaikan postur kerja yaitu postur penggunaan kursi, postur penggunaan monitor, postur penggunaan telepon, postur penggunaan mouse, postur penggunaan keyboard. Sementara rekomendasi perbaikan fasilitas kerja adalah usulan kursi ergonomis dengan ukuran ketinggian alas kursi adalah 43 cm, ukuran lebar kursi adalah 40 cm, ukuran kedalaman kursi 41 cm, ukuran tinggi sandaran lengan adalah 18 cm, dan tinggi sandaran punggung adalah 63 cm. Setelah dilakukan perbaikan postur kerja dan perbaikan fasilitas kerja, dilakukan pengukuran postur kerja dan didapatkan nilai postur kerja setelah perbaikan adalah 3 yang berarti postur kerja sudah ergonomis.
Analisis Pengendalian Risiko Kualitas Pada Produk Kayu Lapis Menggunakan Metode Six Sigma: (Studi Kasus: Idec Abadi Wood Industries) Akbar, Muhammad Ilham; Utomo, Dutho Suh; Gunawan, Suwardi
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i1.1013

Abstract

Kayu lapis adalah salah satu produk kayu yang paling umum digunakan. Kayu lapis bersifat fleksibel, murah, mudah dibentuk, dapat didaur ulang dan tidak memerlukan teknik pembuatan yang rumit. PT. Idec Abadi Wood Industries adalah perusahaan manufaktur kayu lapis yang 95% diekspor ke Jepang. Salah satu produknya adalah produk Usumono. Berbagai cacat produk terjadi selama proses pembuatan kayu lapis. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengurangi penyebab cacat produk dan meningkatkan kualitas produk. Pengendalian mutu adalah kegiatan pengendalian proses yang mengukur karakteristik mutu suatu produk, membandingkannya dengan spesifikasi atau persyaratan, dan mengambil tindakan korektif yang tepat ketika terdapat ketidaksesuaian antara kinerja aktual dan standar. Dalam studi ini, kami mengadopsi metode Six Sigma, yang mengimplementasikan lima fase yang disebut DMAIC, dimulai dengan define, measure, analyze, improve, dan control. Studi yang dilakukan menunjukkan bahwa berbagai faktor seperti orang, metode, mesin, dan bahan menyebabkan kegagalan produk di bidang Rotary, Dryer dan Glue Spreader, Hot Press dan Finishing. Produksi ini memiliki sejumlah besar produk cacat dari 83.826 produk. Nilai DPO yang dihitung adalah 0,556503216, sehingga nilai DPMO adalah 556.503 untuk 1 juta peluang, masih cukup besar karena target yang diinginkan adalah 3,4 untuk 1 juta peluang. Nilai rendemen yang dicapai untuk menghasilkan produk kayu lapis bebas cacat periode Februari 2023 hingga April 2023 adalah sebesar 92%. Nilai sigma yang dicapai untuk produksi Kayu Lapis ini adalah 2.