Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Health Analysis Based on the Technical Guideline of the Cooperative Deputy No. 15 of 2021 Kristanto, Kristanto; Ekaningsih, Lely Ana Ferawati Ekaningsih
ICO EDUSHA Vol. 6 No. 1 (2025): Proceedings of International Conference On Islam Educationm Management and Shar
Publisher : STAI AN-NAJAH INDONESIA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the health level of Koperasi AUSATH Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi. Employing a quantitative explanatory approach, the research focuses on four key dimensions: governance, risk profile, financial performance, and capital structure. The dataset consists of primary data obtained through interviews and secondary data derived from the cooperative’s 2024 financial statements. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation, while the analysis follows the Technical Guidelines of the Deputy for Cooperatives No. 15 of 2021 concerning the Cooperative Health Examination Worksheet (KKPKK). The findings across the four dimensions indicate that the cooperative is in a healthy condition. The management system operates effectively with sound governance and regulatory compliance, supported by strong liquidity, stable financial performance, optimal profitability, and efficient operations. The capital structure is also robust, providing a solid financial and managerial foundation for sustainable growth. Overall, Koperasi AUSATH meets the cooperative health standards stipulated in the Deputy’s Technical Guidelines and demonstrates its capacity to function as a financial intermediary within the community. Furthermore, this compliance reflects alignment with Islamic principles, as emphasized in the Qur’an: Surah Al-Baqarah verse 2 on the prohibition of usury (riba), Surah Al-Maidah verse 2 on mutual assistance in goodness, and Surah Sad verse 24 on cooperation and solidarity Keywords : Risk Profile, Governance, Health, Cooperatives, and Financial Performance
PKM EDUAGROPRENEUR INTEGRATIF MELALUI EDUKASI PERTANIAN PEKARANGAN DAN PENGAJARAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS DI LEMBANG PAKALA TANA TORAJA Siumarlata, Viktor; Kristanto, Kristanto; Sallata, Yizrel N.; Rachel, Rachel; Sutrigno, Sutrigno
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7770

Abstract

Program Eduagropreneur-English yang dilaksanakan di Lembang Pakala Kecamatan Mengkendek bertujuan memberdayakan anak-anak melalui edukasi pertanian sederhana yang dipadukan dengan pengajaran kosa kata bahasa Inggris. Kegiatan ini melibatkan anak-anak dalam praktik menanam sayuran di pekarangan rumah dengan memanfaatkan media sederhana seperti tanah humus dan barang bekas, serta memperkenalkan kosakata bahasa Inggris yang relevan, seperti nama sayuran, warna, dan bagian tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dan partisipatif tidak hanya menumbuhkan minat anak-anak terhadap pertanian dan kepedulian lingkungan, tetapi juga memperkaya keterampilan bahasa Inggris mereka secara alami. Integrasi pertanian, kewirausahaan, dan pembelajaran bahasa terbukti efektif meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, serta wawasan global anak-anak. Program ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai strategi pemberdayaan generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus memperkuat kompetensi bahasa asing yang kontekstual.
DEATH AS  CULTURAL TEXT:  HERMENEUTICS  OF TORAJA LANGUAGE AND CONTEXTUAL THEOLOGY Kristanto, Kristanto; Dewi, Resnita
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 3 (2025): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/mhxsaa27

Abstract

Kematian dalam masyarakat Toraja tidak hanya dipahami sebagai peristiwa biologis, tetapi sebagai pengalaman budaya yang diungkapkan dan dimaknai melalui bahasa. Artikel ini bertujuan mengkaji bahasa Toraja tentang kematian sebagai teks budaya dengan menggunakan pendekatan hermeneutika bahasa yang dipadukan dengan perspektif teologi kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-interpretatif melalui studi pustaka dan analisis teks budaya terhadap istilah, ungkapan, serta narasi kematian dalam bahasa Toraja. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa Toraja (khususnya dalam Aluk To Dolo) memaknai kematian sebagai proses yang berlangsung secara bertahap, mempertahankan orang yang telah meninggal sebagai subjek sosial yang tetap berelasi dengan komunitas, serta membingkai kematian melalui metafora perjalanan yang kaya makna simbolik. Pembacaan hermeneutik memperlihatkan bahwa bahasa kematian Toraja membentuk pemahaman yang relasional, komunal, dan dinamis. Implikasi teologi kontekstual dari kajian ini menegaskan bahwa bahasa budaya dapat menjadi ruang refleksi iman yang membumi dan dialogis. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi bagi kajian bahasa dan sastra, khususnya dalam memahami narasi kematian sebagai teks budaya, sekaligus memperkaya pengembangan teologi kontekstual di Indonesia.
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KETERAMPILAN MENGAJAR GURU, KEMANDIRIAN BELAJAR, DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA SMK NEGERI X SURAKARTA kristanto, kristanto; Santoso, Sigit; Ivada, Elvia
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 2, No 2 (2021): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v2i2.60554

Abstract

AbstractThis research aims to examine the impacts of 1) student’s perception about teacher’s teaching competence on accounting motivation learning; 2) learning independence on accounting motivation learning; 3) peer environment on accounting motivation learning; and 4) student’s perception about teacher’s teaching competence, learning independence, and peer environment together on accounting motivation learning in SMK Negeri X Surakarta. The method of this research is descriptive quantitative with ex post facto approach. The sample in this study were 141 students of Accounting and Institution Finance in SMK Negeri X Surakarta. The data were collected using questionnaires. Instrument validity was proven using Product Moment Correlation. The data were analyzed by using inferential statistics analyze method. The result showed that 1) there was an impact of student’s perception about teacher’s teaching competence on accounting motivation learning; 2) there was an impact of learning independence on accounting motivation learning; 3) there was an impact of peer environment on accounting motivation learning; and 4) there was an impact of student’s perception about teacher’s teaching competence, learning independence, and peer environment together on accounting motivation learning. Keywords: teacher;’s teaching competence, learning independence, peer environment, motivation learningAbstrakTujuan penelitan adalah menguji pengaruh 1) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar akuntansi; 2) kemandirian belajar terhadap motivasi belajar akuntansi; 3) lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar akuntansi; dan 4) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, kemandirian belajar, dan lingkungan teman sebaya secara bersama-sama terhadap motivasi belajar akuntansi siswa SMK Negeri X Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan ex post facto. Subjek penelitian adalah 141 siswa Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga SMK Negeri X Surakarta. Teknik pengumpulan data adalah dengan kuesioner. Validitas instrumen dibuktikan dengan rumus korelasi Product Moment. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara 1) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru terhadap motivasi belajar akuntansi; 2) kemandirian belajar terhadap motivasi belajar akuntansi; 3) lingkungan teman sebaya terhadap motivasi belajar akuntansi; dan 4) persepsi siswa tentang keterampilan mengajar guru, kemandirian belajar, dan lingkungan teman sebaya secara bersama-sama terhadap motivasi belajar akuntansi. Kata kunci: keterampilan mengajar guru, kemandirian belajar, teman sebaya, motivasi belajar