Claim Missing Document
Check
Articles

Uji Toksisitas Akut dan Sub Lethal Limbah Cair Kelapa Sawit Terhadap Benih Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) Hidayat, Taufik; syafiadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 3 (2024): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Peningkatan produksi kelapa sawit akan berdampak pada peningkatan jumlah limbah yang dihasilkan. Ikan jelawat (Leptobarbus hoevenii) merupakan ikan asli perairan Indonesia terutama terdapat di sungai, danau dan perairan umum lainnya sehingga berpotensi tercemar limbah kelapa sawit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor. Pada uji pendahuluan tujuh perlakuan dan dua kali ulangan, pada uji toksisitas akut lima taraf perlakuan tiga kali ulangan dan pada uji sublethal empat taraf perlakuan tiga kali ulangan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan pada uji toksisitas akut dan sub–lethal ada pengaruh limbah cair kelapa sawit terhadap pertumbuhan dan kelulushidupan benih ikan jelawat dan perlakuan dalam uji sub-lethal yang terbaik terdapat pada konsentrasi P1 (1,98 mL/L) dengan bobot mutlak 2,37 g, laju pertumbuhan spesifik 1,63% dan kelulushidupan 100%. Nilai batas aman biologi limbah cair kelapa sawit untuk ikan jelawat, yaitu 1,98 mL/L. Gambaran histologi struktur jaringan usus ikan jelawat terlihat adanya kerusakan seperti edema, hemoragi dan nekrosis. Parameter kualitas air seperti suhu air berkisar antara 26-28˚C, pH berkisar antara 6-7,9, DO berkisar antara 3,1-4,3 mg/L, CO₂ berkisar antara 8,2-14,1 mg/L dan amoniak berkisar 0,0052- 0,0568 mg/L. Nilai LC50 96 jam yaitu 198.58 mL/L.
Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) sebagai Media Kultur Nannochloropsis sp Dismayanti, Sakdia; syafiadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Nannochloropsis sp adalah fitoplankton yang biasa digunakan sebagai sumber makanan alami zooplankton, seperti Rotifer (Brachionus plicatilis). Nutrisi dan kualitas air pada media kultur sangat berpengaruh pada kepadatan Nannochloropsis sp. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis terbaik pupuk organik cair limbah ikan patin (Pangasianodon hypohthalmus) terhadap tingkat kepadatan Nannochloropsis sp. Penelitian ini dilaksanakan pada Juni 2023 di Laboratorium Mutu Lingkungan Budidaya (MLB) Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau dan di Laboratorium Zooplankton Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung (BBPBL). Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk organik cair limbah ikan patin memberikan pengaruh terhadap populasi Nannochloropsis sp. Perlakuan terbaik didapatkan pada Pupuk Conwy (PC) dengan populasi sel sebanyak 11139x104±364.04 sel/mL, namun dari hasil uji statistik pada perlakuan dengan POC dosis 12,5 mL/L menunjukkan populasi sebanyak yang tidak berbeda nyata dengan pemberian pupuk Conwy (PC). Kisaran parameter kulitas air dalam media kultur selama penelitian yaitu suhu 21°C-27°C, pH 7,70-9.20, DO 4,29-6,88 mg/L, salinitas 25-41 ppt, nitrat dan fosfat berkisar antara <0.02-8,10 mg/L dan 0,35-3,62 mg/L, serta warna pada media kultur Nannochloropsis sp. selama penelitian terus meningkat hingga pada puncak populasi.
Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) sebagai Media Kultur Tetraselmis chuii Kristin, Enjel Natali; syafriadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Limbah ikan patin merupakan suatu produk yang dapat digunakan sebagai pupuk organik cair dan dapat membantu mengurangi masalah lingkungaan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC limbah ikan patin (Pangasianodon hypophthalmus) sebagai media kultur Tetraselmis chuii. Bibit T.chuii yang digunakan berasal dari pengkulturan Balai Besar Budidaya Laut (BBPBL) Lampung. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 taraf perlakuan dan 3 kali ulangan. Dosis perlakuan yang digunakan yaitu P0 (kontrol), P1 (5 mL/L), P2 (7,5 mL/L), P3 (10 mL/L), P4 (12,5 mL/L) dan PC (pupuk conwy PA 1 mL/L. Puncak kepadatan sel tertinggi setelah PC terjadi pada P4 dengan dosis 12,5 ml/L, dengan kepadatan populasi tertinggi sebesar 359,83x104±19,66 sel/ml pada hari ke-7 dan laju pertumbuhan spesifik sebesar 0,34 sel/mL/hari. Kualitas air selama penelitian berada dalam kisaran yang optimum dan masih dapat di toleransi untuk pertumbuhan dan reproduksi T. chuii yaitu suhu dengan nilai Suhu 23-27°C, pH 8,1-9,8, DO 5,05-6,10 mg/L, salinitas 30-36 ppt, nitrat 0,030-2,568 mg/L, fosfat 0,45-1,99 mL/L, dan warna media kultur selama penelitian terus meningkat mulai dari hijau muda/cerah hingga hijau tua/pekat pada masa puncak populasi.
Pemanfaatan Larutan Daun Ketapang (Terminalia catappa) terhadap Perbaikan Parameter Kimia Air Media Pertumbuhan Ikan Jelawat (Leptobarbus hoevenii) Handayani, Tri Putri; Hasibuan, Saberina; syafiadiman, Syafriadiman
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Daun ketapang (Terminalia catappa) merupakan salah satu bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk menurunkan pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh serta mendapatkan dosis terbaik larutan daun ketapang terhadap perbaikan parameter kimia air media pertumbuhan ikan jelawat. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) empat taraf perlakuan dan tiga kali pengulangan. P0 (kontrol), Penggunaan larutan daun ketapang dengan dosis 2 g/L (P1), P2 dosis 4 g/L, P3, dosis 6 g/L. Daun ketapang diblender hingga menghasilkan bubuk halus, selanjutnya bubuk halus ditimbang masing-masing, yaitu 20 g, 40 g, dan 60 g, kemudian dilarutkan menggunakan air panas dengan suhu 100°C sebanyak 1 L untuk masing-masing perlakuan, diaduk dan seduhan disaring. Larutan berupa cairan dimasukkan ke dalam wadah pemeliharaan dengan volume air 9 L/perlakuan. Pemberian larutan daun ketapang memberikan pengaruh nyata terhadap perbaikan parameter kimia air media pertumbuhan ikan jelawat. Perlakuan dosis terbaik adalah P2 dengan menghasilkan pertumbuhan berat mutlak sebesar 1,46 ±0,57 g, dan panjang mutlak sebesar 0,93 ±0,57 cm.
Pemanfaatan Pupuk Organik Cair (POC) Limbah Ikan Patin (Pangasianodon hypophthalmus) terhadap Pertumbuhan Azolla microphylla pada Media Air Gambut Syam, Dicki Alexs Sandro; syafriadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 12 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Pupuk organik cair (POC) limbah ikan patin mengandung unsur hara N, P, dan K. Unsur hara tersebut sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan populasi Azolla microphylla di media air gambut yang dapat memperbaiki parameter kualitas air gambut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian POC limbah ikan patin terhadap pertumbuhan A. microphylla di media air gambut serta memperoleh dosis POC limbah ikan patin yang terbaik untuk pertumbuhan A. microphylla. Penelitian ini telah dilaksanakan di bulan Mei sampai Juni 2023 di Laboratorium Mutu Lingkungan Budidaya Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah pemberian POC limbah ikan patin yang berbeda dengan dosis P0 (kontrol), P1 (1,25 mL/L), P2 (1,5 mL/L), P3 (1,75 mL/L), dan P4 (2 mL/L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC limbah ikan patin berpengaruh terhadap pertumbuhan A. microphylla. Dosis terbaik pada penelitian ini adalah 1,5 mL/L dengan rata-rata laju pertumbuhan relatif sebesar 59,55 g/hari, pertambahan biomassa 1786,66 g, dan kepadatan 3504,26 ind/m2. Selanjutnya nilai parameter kualitas air selama penelitian untuk suhu (28-30 0C), TDS (79,66-134,33 mg/L), warna air gambut coklat terang hingga coklat gelap, kecerahan (13,4-16,3 cm), pH (3,4-5,5), DO (5,1-5,5 mg/L), alkalinitas (17,00-31,90 ppm), CO2 (9,78-34,77 mg/L), nitrat (3,83-7,12 mg/L), dan orthofosfat (1,05-3,94 mg/L).
Abundance and Chlorophyll-a Content of Spirulina sp in Given Different Light Intensity Media’s Sari, Sri Nadila; syafiadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 2 (2024): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Spirulina sp is one of the organisms used because it has twice the chlorophyll content of the alfalfa plant, the chlorophyll of which has previously been explored. Chlorophyll-a is a photosynthetic pigment, and light is very influential in photosynthesis in microalgae cultivation because light is a crucial part of the photosynthetic pigment as a source of energy for microalgae life. The purpose of this research is to get the best light intensity. This research started in September 2022 at the Aquaculture Environmental Quality Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. This study used a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) method with five treatments and three replications. The treatment in this study was the light intensity consisting of P0: without giving light, P1: 2.974 lux, P2: 4.274 lux, P3: 5.575 lux, P4: 6.877 lux. The results of this study indicate that light intensity affects the locking of Spirulina sp. The best treatment was a light intensity of 4.274 lux with a cell density of 327.176,2 ind/mL with a chlorophyll-a content of 0.4 µg/mL with a range of water quality parameters that were optimal for the growth of Spirulina sp temperature value 28-31, pH 7-8.5, DO 5-7.5.
The Combination Effect of Bean Sprouts Extract Concentration with Coconut Water on the Growth of the Density of Chlorella sp Pratama, Dimas Oky; syafiadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Chlorella sp is a kind of phytoplankton used as a natural food source for zooplankton, such as fish larvae and shrimp. Chlorella sp contains various nutrients that are good for the growth of fish larvae and shrimp. The success in cultivating Chlorella sp is closely related to the nutrient content at the time of cultivation. One alternative cultivation of Chlorella sp is using bean sprout extract and coconut water as the medium. Bean sprouts and coconut water extract can be used as a substitute for inorganic fertilizers. This research aims to determine the effect of bean sprout extract and coconut water on the growth of the density of Chlorella sp, as well as grasping the best dose that can be used to cultivate Chlorella sp. This research was conducted in July 2022 at the Aquaculture Environmental Quality Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. This research used a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and three replications. The treatments as defined in this research were P0 (Walne fertilizer 1 mL/L as control), P1 (8% bean sprout extract + 10% coconut water), P2 (10% bean sprout extract + 12.5% coconut water) and P3 (bean sprout extract 12% + coconut water 15%). These results indicate that P3 (12% bean sprout extract + 15% coconut water) is the best treatment for the growth of Chlorella sp with a density of 1091.00 x104 cells/mL and a specific growth rate of 0.9607 sel/mL, which occurred on the sixth day.
Effect Nitrobacter with Different Dosage of Water Quality Parameters for Maintenance Media of North African Catfish (Clarias gariepinus) Saputra, Alif; Hasibuan, Saberina; syafiadiman, Syafriadiman
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

North African catfish (Clarias gariepinus) is a food ingredient with high protein content, so it is needed as a source of nutrition. In intensive catfish farming activities, there are constraints on water quality. The high stocking density causes a high value of ammonia. In addition, Nitrobacter, in an intensive aquaculture system, is expected to improve water quality. Especially ammonia, so that it can increase the growth and survival of fish. This study aims to determine the effect of Nitrobacter with different doses on the maintenance of North African catfish. This research was conducted from September to October 2022 at the Aquaculture Environmental Quality Laboratory, Department of Aquaculture, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau, Pekanbaru. The research method used in this study was a completely randomized design (CRD) 1 factor with five treatment levels and three replications. The treatment in this research is P0: Dosage Nitrobacter 0 mL/L, P1: Dosage Nitrobacter 0.5 mL/L, P2: 1 mL/L, P3: 1.5 mL/L, and P4: 2 mL/L. Giving Nitrobacter is done once a week according to the dose of each treatment. This research was conducted for 30 days. The research results show that dosing Nitrobacter has different effects on reducing ammonia levels and maintaining North African catfish. The best treatment was P3 1.5 mL/L with the smallest ammonia content of 0.0403 mg/L. a specific growth rate of 0.98%. An absolute growth rate of 0.76 g, an absolute length of 1.06 cm, and a survival rate of 81.4%. The value of water quality during the research was 29-300C, pH 6.5-7.0, and DO 2.9-3.3 mg/L. The value of water quality during the study was good enough to support the survival of North African catfish.
Abundance and Chlorophyll-a Content of Spirulina sp in Given Different Light Intensity Media’s Sari, Sri Nadila; syafiadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 2 (2024): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Spirulina sp is one of the organisms used because it has twice the chlorophyll content of the alfalfa plant, the chlorophyll of which has previously been explored. Chlorophyll-a is a photosynthetic pigment, and light is very influential in photosynthesis in microalgae cultivation because light is a crucial part of the photosynthetic pigment as a source of energy for microalgae life. The purpose of this research is to get the best light intensity. This research started in September 2022 at the Aquaculture Environmental Quality Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. This study used a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) method with five treatments and three replications. The treatment in this study was the light intensity consisting of P0: without giving light, P1: 2.974 lux, P2: 4.274 lux, P3: 5.575 lux, P4: 6.877 lux. The results of this study indicate that light intensity affects the locking of Spirulina sp. The best treatment was a light intensity of 4.274 lux with a cell density of 327.176,2 ind/mL with a chlorophyll-a content of 0.4 µg/mL with a range of water quality parameters that were optimal for the growth of Spirulina sp temperature value 28-31, pH 7-8.5, DO 5-7.5.
The Combination Effect of Bean Sprouts Extract Concentration with Coconut Water on the Growth of the Density of Chlorella sp Pratama, Dimas Oky; syafiadiman, Syafriadiman; Hasibuan, Saberina
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 29 No. 1 (2024): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Chlorella sp is a kind of phytoplankton used as a natural food source for zooplankton, such as fish larvae and shrimp. Chlorella sp contains various nutrients that are good for the growth of fish larvae and shrimp. The success in cultivating Chlorella sp is closely related to the nutrient content at the time of cultivation. One alternative cultivation of Chlorella sp is using bean sprout extract and coconut water as the medium. Bean sprouts and coconut water extract can be used as a substitute for inorganic fertilizers. This research aims to determine the effect of bean sprout extract and coconut water on the growth of the density of Chlorella sp, as well as grasping the best dose that can be used to cultivate Chlorella sp. This research was conducted in July 2022 at the Aquaculture Environmental Quality Laboratory, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau. This research used a one-factor, Completely Randomized Design (CRD) with four treatments and three replications. The treatments as defined in this research were P0 (Walne fertilizer 1 mL/L as control), P1 (8% bean sprout extract + 10% coconut water), P2 (10% bean sprout extract + 12.5% coconut water) and P3 (bean sprout extract 12% + coconut water 15%). These results indicate that P3 (12% bean sprout extract + 15% coconut water) is the best treatment for the growth of Chlorella sp with a density of 1091.00 x104 cells/mL and a specific growth rate of 0.9607 sel/mL, which occurred on the sixth day.
Co-Authors ', Slamat A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abdul Halim Hanafi Abner Arie Pranata Novemberian Marpaung Achmad Purnomo Adelia Renata Agusta, Dian Asa Ahendra Massuhendri Ahmad Fauzan Saputra Alif Saputra Anggriani, Yuli Aprianto, Bagus Aprilia Dwiningtias Asto Saputro Atria Martina Bagus Aprianto Bayu Kumbara Bintal Amin Christine Natalina Delilla, Silvia Deni Efandry Simatupang Dhearesta, Anugrah Aurora Dian Asa Agusta Dian Asa Agusta Diana Novita Dianita, Ici Dicki Alexs Sandro Syam Dimas Oky Pratama Dismayanti, Sakdia Drastinawati &#039; Edi Putra Edi Yusuf Adiman Ek Putra Toyibin Sianipar Eka Oktavia Br. Limbong Eka Sandra Bayu Eko Candra Enjel Natali Kristin Erian Hur Eryan Huri Fahri Muhammad Fajar Alfisyahrin Febriani, Rivi Gea, Noveria Gevisioner Ginting, Dicky Efrata Hamsar Susilo Dinata Handayani Handayani Handayani, Tri Putri Harahap , Sampe Harahap Harnita Harni Harsadi, Asri Hendrik Henni Syawal Heri Anggoro Hotria Mayesi Pakpahan Husna, Hidayatul Ibnu Hadzqi Ici Dianita Irsal simbolon ismet, M.Yorasoki Joel Rikardo Sinaga Kasih Bangun , Rindu Khairun Nisa Khairun Nisa Khairuniah Khairuniah Kristin, Enjel Natali Laksono Trisnantoro Lukito, Gayon Lulu Pratiwi Mangasi Hutauruk , Ronal Marthalena Agustini Sihite Masril Masril Mei Silfia Situmorang Mouch Roddy Muhamad Latiful Khobir Muhammad Nailizzafir Muhammad Nandy Syahputra Muhammad Thabri Mulyadi Mulyadi Murib, Darli Musrifin Galib Mustafa Kamal Nababan, Tri Manda R Natalina, Christine Nigel, Carlos Niken Ayu Pamukas Nuraini Nuraini Nurhadi, Mhd Ilham Nurul Hidayat NURUL HIDAYAT Paiturrahman Sirait Parudan Bunga Ria Barutu Pratama, Dimas Oky Purba, Constantine Putri, Adlia Tri Radith Mahatma Rahmayuni, Apriliza Ramadhan, Dandi Ramadinal Riski Lubis Ranny Sirait Rhino Pamungkas Rhino Pamungkas Ridho Dian Prayudi Rinaldi Rinaldi Rivi Febriani Rizky Ramadhan Rizky Ramadhan, Rizky Roni Mahiwal Pohan Rusliadi Rusliadi Saberina Hasibuan Safutri, Dewi Noliyan Sakdia Dismayanti Sampe Harahap Sampe Harahap Santikawati, Susi Sapri Sapri Saputra, Alif Sari, Sri Nadila Sianipar, Ek Putra Toyibin Silvia Delilla Silvia Delilla Simatupang, Deni Efandry Sri Midawati Agustina Panjaitan Sri Nadila Sari Sri Purwahyuningsih Sri Yusnita Sukendi Sukendi Suryaldi Aldo Susanti, Nelvia Mai Syam, Dicki Alexs Sandro Syawal, Henny Taradifa, Shintia Tardilus Tardilus Taufik Hidayat Taufik Hidayat Tri Handro Pramono, Tri Handro Tri Manda R Nababan Tri Putri Handayani Unggul Fitrah Heriadi Utiya Syah , Shinta Vadissa Putri Utami Vina Damayanti Vina Okto Viana Wardana, Amelia Suci Windarti Windarti Yose Riadi Yuliasamaya Yuliasamaya Yunus, Ahmad Zalukhu, Ida Yanti