Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KADAR ASAM URAT DALAM DARAH PADA PENDERITA GOUT ARTRITIS DI PUSKESMAS RANOTANA WERU Songgigilan, Anisha M.G; Rumengan, Inneke; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24325

Abstract

Abstrack: Gout Arthritis is one of degenerative diseases that attacks joint marked by the increasing of uric acid level excessively inside the body, and when it is repeating chronically, it may cause thopi. The lack of society's knowledge about gout arthritis may lead to the emergence of this disease, where it also happens because of the eating pattern. Eating Pattern consists of the frequency of food, types of food, the purpose, eat, the function of food, and the way how was the food processed. The aim of this study is to know the relation between eating pattern & knowledge extent of uric acid level of people with gout arthritis in public health center of ranotana weru’s. Research method is using the cross sectional approach. The study involved 93 gout arthritis sufferers as the respondents by using purposive sampling technique. Data collected by using questionnaires. The result is using chi square in the level of significance 95% which values that significant value 0,000 < 0,05 for eating pattern and 0,001 < 0,05 Conclusion, there is a relation between eating pattern and uric acid level, and there is a relation between knowledge extent and uric acid level.Keywords : Uric acid level, knowledge level, eating patternAbstrak : Gout artritis merupakan salah satu penyakit degenerative yang menyerang sistem persendian dimana penyakit ini ditandai dengan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh secara berlebihan dan gout artritis yang terjadi berulang atau bertahun akan menyebabkan timbulnya tophi. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gout artritis bepengaruh terhadap terjadinya gout artritis, dimana salah satu faktor penyebab terjadinya gout artritis yaitu pola makan. Pola makan terdiri dari frekuensi makanan, jenis makanan, tujuan, makan, fungsi makanan, dan cara pengolahan makanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola makan dan tingkat pengetahuan dengan kadar asam urat dalam darah pada penderita gout artritis di puskesmas ranotana weru. Metode penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Responden terdiri dari 93 penderita gout artritis dengan teknik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Hasil Uji penelitian dengan menggunakan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 95%, didapat bahwa nilai signifikan 0,000 < 0,05 untuk pola makan dan 0,001 < 0,05. Kesimpulan terdapat hubungan antara pola makan dengan kadar asam urat dalam darah dan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kadar asam urat dalam.Kata kunci : Kadar asam urat, tingkat pengetahuan, pola makan
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI POLIKLINIK HIPERTENSI DAN NEFROLOGI BLU RSUP PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Dien, Nieky Greyti; Mulyadi, Ns; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5168

Abstract

ABSTRACT : Hypertension is a multifactorial case with many complications. Based on data of WHO (World Health Organization) approximately patients with hypertension around the world are about 600 millions people, with 3 millions death each year. In America, 1 in 4 adults suffer from hypertension. The behaviour of modern life such as diet high in calories, fat, cholesterol, smoking and drinking alcohol is a behaviour that can cause various disease, such as hypertension and diabetes mellitus. The purpose of this study was to determine the correlation of Body Mass Index (BMI) with blood pressure of patients with hypertension. This study was conducted with a cross sectional method, the selection of samples using purposive sampling. Sample 72 respondents. Data collection was performed by measuring blood pressure, weight and height. The data that have been collected were processed using a computer program to analyzed with Spearman correlation test with significance level α = 0,05. The study results revealed the highest criteria of the body mass index is overweight, in systolic blood pressure the most criteria is in pre-hypertension and diastolic blood pressure with the highest criteria in hypertension stage I. The conclusion of this study: correlation between body mass index with systolic blood pressure p = 0.009 (p <0.05) and body mass index with diastolic blood pressure of p = 0.001 (p <0.05). Spearman correlation test results showed no correlation between body mass index with blood pressure in patients with hypertension. Suggestion: can be used as a health education materials and to be a reference for further research on body mass index with blood pressure. Keywords : Body Mass Index, Blood Pressure. ABSTRAK : Hipertensi merupakan kasus multifaktorial dengan banyak komplikasi. Berdasarkan data WHO (World Health Organization) diperkirakan penderita hipertensi diseluruh dunia berjumlah 600 juta orang, dengan 3 juta kematian setiap tahun. Di Amerika, diperkirakan 1 dari 4 orang dewasa menderita hipertensi. Perilaku kehidupan modern seperti pola makan tinggi kalori, lemak, kolestrol, kebiasaan merokok dan minum alkohol merupakan perilaku yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti hipertensi dan diabetes mellitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional, pemilihan sampel dengan purposive sampling. Sampel 72 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran tekanan darah, berat badan dan tinggi badan. Data yang telah terkumpul diolah dengan menggunakan program computer untuk dianalisa dengan uji korelasi spearman dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian diketahui kriteria terbanyak dari indeks massa tubuh yaitu overweight, pada tekanan darah sistolik krtiteria terbanyak yaitu pre-hipertensi dan pada tekanan darah diastolik yaitu dengan kriteria terbanyak hipertensi stage I. Kesimpulan dalam penelitian ini : hubungan antara indeks massa tubuh dengan tekanan darah sistolik p = 0,009 (p<0,05) dan indeks massa tubuh dengan tekanan darah diastolik p = 0,001 (p<0,05). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan ada hubungan indeks massa tubuh dengan tekanan darah pada penderita hipertensi. Saran: dapat dijadikan sebagai bahan pendidikan kesehatan dan kiranya dapat menjadi rujukan bagi peneliti selanjutnya tentang indeks massa tubuh dengan tekanan darah. Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, Tekanan Darah.
HUBUNGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE(ANC) DAN STATUS GIZI IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN BERAT BADANLAHIR (BBL) BAYI DI RSU PANCARANKASIHGMIM MANADO TAHUN 2015 Kumendong, Lovin G.; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8081

Abstract

ABSTRAK:Upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak telah lama dilakukan oleh pemerintah sejak berdirinya Balai Kesehatan Ibu dan Anak (sBKIA) pada tahu 1950salah satunya program pemeriksaan kehamilan atau Antenatal Care (ANC) yang dilakukan minimal 4 kali dengan tujuan untuk mendeteksi dini berbagai risiko kehamilan, persalinan, pemantauan status gizi, dan perkembangan janin, namun sampai saat ini angka kematian ibu dan bayi masih tinggi, bayi lahir dengan berat badan rendah yang hakekatnya ditentukan oleh status gizi ibu selama hamil. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Frekuensi Kunjungan ANC dan Status Gizi dengan Berat Badan Lahir (BBL) Bayi di RSU Pancaran Kasih GMIM Manado.Desain penelitian yang digunakan adalah metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling dengan jumlah sampel 48 orang. Hasil penelitian menggunakan uji chi-squaredengan menggunakan Fisher Exat Test didapatkannilai p = 0,001< α =0,05 untuk frekuensi kunjunganANCdan nilai p = 0.000 < α = 0,05 untuk status gizi. Kesimpulan hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan frekuensi kunjungan ANC dan status gizi dan berat badan lahir bayi. Saran ANC wajib dilakukan karena merupakan indikator penting dalam memantau status gizi dan kesehatan ibu dan bayi selama proses kehamilan sampai proses persalinan.Kata Kunci: Antenatal Care (ANC),Status Gizi, Berat Badan Lahir (BBL) Bayi
HUBUNGAN TINDAKAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DESA WATUTUMOU I, II & III WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOLONGAN Pangemanan, Helly Conny; Kundre, Rina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12913

Abstract

Abstract: Dengue hemoragic fever (DHF) is the main problem in health because it can be attact all the age and one of vector control DHF to prevent infection DHF that is eradication mosquito nest (EMN) doing Goal of this research is to know the relationship of eradication mosquito nest with dengue hemoragic fever incident in the watutumou I, II, & III is kolongan publich health centre working area. This research is based on observational studies by the approach of cross sectional. Sample was taken by total sampling technique with a total 30 respondents. Instrument used in this research is questionnaire. The result using statistical analysis chi square test with significance level α = 0,05 or 95%. Statistical test result obtained value p=0,048 ≤ α = 0,05. Conclusion of this research that there are relationship between eradication of mosquito nest with dengue hemoragic fever incident in the Watutumou village I, II & III is Kolongan Publich health centre working Medicine Ram Ratulangi University Manado. Suggestion needs to be improved PSN efforts by way of 3M+ which can be done at home such as using wire or net mosquito repellent in the house ventilation, and using mosquito repellent when activity outside the home. Keywords : Eradication mosquito nest, dengue hemoragic fever Abstrak: Demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah utama dalam bidang kesehatan karena bisa menyerang semua golongan umur dan salah satu cara pengendalian vektor DBD untuk mencegah terjadinya penularan DBD yaitu melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tindakan PSN dengan kejadian DBD didesa Watutumou I, II & III wilayah kerja pusksemas kolongan. Desain Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik total sampling yaitu sebanyak 30 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Hasil penelitian menggunakan analisis uji statistik chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95%. Hasil uji statistic didapatkan nilai p=0,048 < α = 0,05. Kesimpulan ada hubungan antara tindakan pemberantasan sarang nyamuk dengan kejadian demam berdrah dengue di desa Watutumou I, II & III, wilayah kerja puskesmas Kolongan. Saran perlu ditingkatkan upaya PSN dengan cara 3M+ yang dapat di lakukan dirumah seperti menggunakan kawat/jarring anti nyamuk pada ventilasi rumah, dan menggunakan lotion anti nyamuk ketika beraktivitas diluar rumah. Kata Kunci : Pemberantasan sarang nyamuk, demam berdarah dengue
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA TENTANG PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA SISWI KELAS X DI SMA NEGERI 1 MANADO Juliani, Kadek Putri; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda B.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5216

Abstract

Abstract: Premarital sex is one of the biggest problems regarding various case of juvenile delinquency. Teenagers with well knowledge about premarital sex will tend to have positive attitude or go away from premarital sex behavior. Goal of this research was to know the attitude of teenagers about premarital sex behavior to X grade students in SMA Negeri 1 Manado. This research was based on observational studies by the approach of cross sectional study. Sample was taken by purposive sampling technique with a total of 68 respondents. Instrument used in this research was questionnaire. Results of this was used statistical technique of Chi square test with degrees of freedom = 0,05 or 95%. From the statistical test the value gotten was p = 0,000 < α = 0,05. Conclusion of this research that there are relationships between knowledge and attitude of teenagers about premarital sex behavior to X grade students in SMA Negeri 1 Manado. Keywords: Premarital Sex, Knowledge, Attitudes, Teenagers Abstrak: Seksual pranikah merupakan salah satu permasalahan terbesar dari berbagai kasus kenakalan remaja. Remaja yang berpengetahuan baik mengenai seksual pranikah akan cenderung memiliki sikap positif atau menjauhi perilaku seksual pranikah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang perilaku seksual pranikah pada siswi kelas X di SMA Negeri 1 Manado. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 68 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian menggunakan analisis uji statistik Chi Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95%. Hasil uji statistik didapatkan nilai p = 0,000 < α = 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu ada hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang perilaku seksual pranikah pada siswi kelas X di SMA Negeri 1 Manado. Kata Kunci: Seksual Pranikah, Pengetahuan, Sikap, Remaja
GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT JIWA de Haan, Putri Levina Maria; Bidjuni, Hendro; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.27475

Abstract

Abstract : Motivation or encouragement in doing a job contributes to the work of nurses.Head room support and supervision of nurse work is needed to improve nurse performance.While organizational factors can also influence nurses' performance, one of which is aboutleadership, and to realize good performance, each of the leaders must have a leadership style.Leadership style is a behavior pattern designed to integrate organizational goals withindividual goals, to achieve a goal. Research Design: This study researchers used a crosssectional design..The study was obtained using the chi square test and see the results ofPearson chi square with the help of a computer program producing a p value of 0.000 (p≤0.05). Conclusion: There is a relationship between leadership style and nurses workmotivation at Prof.Dr. V.L RatumbuysangKeywords: Leadership Style, Nurses Work MotivationAbstrak : Motivasi atau dorongan dalam melakukan suatu pekerjaan memiliki kontribusiterhadap kerja perawat. Dukungan dan supervisi kepala ruangan terhadap kerja perawatsangat dibutuhkan untuk meningkatkan kinerja perawat. Sedangkan faktor organisasi jugadapat berpengaruh dalam kinerja perawat, salah satunya adalahtentang kepemimpinan, danuntuk mewujudkan kinerja yang baik, masing-masing dari pemimpin harus memiliki gayakepemimpinan. Gaya kepemimpinan adalah pola tingkah laku yang dirancang untukmengintegrasikan tujuan organisasi dengan tujuan individu, untuk mencapai suatu tujuan.Desain Penelitian: Penelitian ini peneliti menggunakan desain cross sectional.Penelitiandiperoleh dengan menggunakan uji chi square dan melihat hasil pearsonchi square denganbantuan program komputer menghasilkan nilai p 0,000 (p ≤0,05). Kesimpulan: Ada ubunganantara gaya kepemimpinan dengan motivasi kerja perawat di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr.V.LRatumbuysang.Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan, Motivasi Kerja perawat
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RANOTANA WERU Bakri, Zakiah; Kundre, Rina; Bidjuni, Hendro
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22898

Abstract

Abstract: The government’s program called Family Planning runs to control the growth of thepopulation in Indonesia. The application of this program is by using contraception which hasseveral types such as pills, injections, tubectomy, etc. Research objective to find out the relationbetween knowledge, partner’s support, and the role of Field Officer of Family Planning(Petugas Lapangan Keluarga Berencana – PLKB) regarding to the selection of hormonalcontraceptive methods. Design is using quantitative research with the Cross-sectional andcorrelational method which actually study the relatio or affection between two or morevariables at the same time. Sample there are 44 childbearing women who have been sampledby using Slovin’s formula. Result by using the Chi Square experiment with α=0.05 obtained:knowledge (p=0.036), partner’s support (p=0.030), the role of PLKB (p=0.317). Conclusionthere is a relation between the knowledge and partner’s support regarding to the selection ofhormonal contraceptive methodsKeyword : Hormonal Contraceptive Methods, Childbearing Age WomenAbstrak: Keluarga Berencana merupakan suatu program pemerintah yang secara khususbertanggung jawab terhadap pengendalian pertumbuhan penduduk di Indonesia. Programtersebut dapat dilakukan dengan penggunaan alat kontrasepsi seperti pil, suntik, tubektomi, dansebagainya. Tujuan penelitian mengetahui hubungan pengetahuan, dukungan suami, danperan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) terhadap pemilihan metode kontrasepsihormonal. Desain Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metodeCross Sectional korelasional yaitu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan ataupengaruh antara dua atau lebih variabel penelitian yang diukur dalam waktu bersamaan.Sampel pada penelitian ini sebanyak 44 wanita usia subur dengan tehnik pengambilan sampelmenggunakan rumus Slovin. Hasil Penelitian menggunakan uji Chi Square dengan α=0.05diperoleh pengetahuan (p=0.036), dukungan suami (p=0.030) peran PLKB (p=0.317).Kesimpulan yaitu ada hubungan pengetahuan dan dukungan suami dengan pemilihan metodekontrasepsi hormonal, serta tidak ada hubungan peran PLKB dengan pemilihan metodekontrasepsi hormonal.Kata kunci : Metode Kontrasepsi Hormonal, Wanita Usia Subur
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA PASIEN PASCA STROKE DI POLIKLINIK NEUROLOGI RSU GMIM PANCARAN KASIH MANADO Tatali, Abdul Jalil; Katuuk, Mario E; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19464

Abstract

Abstract : Stroke can cause several issues such as physical impairment and disability in doing Activity Daily Living (ADL). Stroke can also cause strees and depression. Therefore there needs to be a family support system, that will train and motivate family member that suffered from stroke to be able to do they're Activity Daily Living without the dependence of other people and help the rehabilitation process of the patient to be independent. purpose of this research is to analyze the conecction between family support and the independent level of Activity Daily Living to former stroke patients. design of this research uses analytical observation using cross sectional approach. Samples on this research uses purposive sampling with a total correspondent of 65 people. Data is analyzed using Chi Square with α=0,05. The statistical results using Chi Square has found that Pvalue=0,021, which is less than α=0,05. conclusion is that there is correlation between family support and the independent level of Activity Daily Livingto former stroke patients. Keywords : Family support, Activity Daily Living, post troke Abstrak : Stroke menimbulkan beberapa dampak yaitu keterbatasan fisik dan kecacatan dalam melakukan Activity Daily Living (ADL), strok juga menimbulkan stress dan depresi. Oleh karena itu dibutuhkan dukungan keluarga sebagai support system, dukungan keluarga tersebut secara mandiri dapat melatih dan memotivasi anggota keluarga yang menderita pasca stroke untuk melakukan Activity Daily Living tanpa tergantung orang lain dan membantu dalam proses rehabilitasi untuk pemulihan agar pasien dapat melakukan aktivitas mandiri.Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian Activity Daily Living (ADL) pada pasien pasca stroke. Desain penelitian menggunakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 65 orang. Analisis data menggunakan Chi Square dengan α=0,05. Hasil uji statistik Chi Square diperoleh Pvalue=0,021 yakni lebih kecil dibanding α=0,05. Simpulan terdapat hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kemandirian Activity Daily Living pada pasien pasca stroke. Kata kunci : Dukungan keluarga, Activity Daily Living (ADL), pasca Stroke
HUBUNGAN SIKAP DAN PERILAKU REMAJA PUTRI DENGAN PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI SMA N 3 TAHUNA BARAT KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE Gampu, Hendrika Tri Hutami; Onibala, Franly; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19488

Abstract

Abstact : Adolescence is a peroid of transition from childhood to adulthood. Teenagers are thestarting point of the reproduction process, so it is possible to experience a vaginal discharge.Vaginal discharge (Flour Albus) is white or grayish vaginal fluid which is patched on the vaginawall andcan also be yellowish, yellow-green, foul smelling and frothy. The purpose of this studywas to determined the relationship of attitude and behavior with preventions of vaginal dischargeat SMA N 3 Tahuna Barat Sangihe Islands Regency. Methods of this study used cross sectionalanalytical descriptive approach. The sampling technique used total sampling with 42 sampels.the result of the study was analyzed by using Chi Square tets with Ci = 95% and α = 0,05. Theresult of statistical tets showed that there is a relationship between attitude with preventions ofvaginal discharge (p = 0,031) and there is a relationship between behavior with preventions ofvaginal discharge (p = 0,008). Conculasion that there is a relationship between attitude andbehavior adolescent girls with preventions of vaginal discharge at SMA N 3 Tahuna BaratRegency of Islands Sangihe.Keywords : Attitude , Behavior , Flour AlbusAbstrak: Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Remajamerupakan titik awal terjadinya proses reproduksi sehingga tidak menutup kemungkinan untukmengalami keputihan. Keputihan adalah cairan vagina yang berwarna putih atau keabu-abuanyang melekat pada dinding vagina dan dapat juga berwarna kekuning-kuningan, kuning-hijau,berbau tidak enak dan berbusa. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan sikap dan perilakuremaja putri dengan pencegahan keputihan di SMA N 3 Tahuna Barat Kabupaten KepulauanSangihe. Disain Penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectionalTeknik Pengambilan Sampel menggunakan total sempel dengan jumlah sampel sebanyak 42orang. Hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Chi Square dengan Cl = 95% dan α = 0,05.Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat hubungan antara sikap dengan pencegahankeputihan (p = 0,031) dan terdapat hubungan antara perilaku dengan pencegahan keputihan (p =0,008). Simpulan terdapat hubungan antara sikap dan perilaku remaja putri dengan pencegahankeputihan di SMA N 3 Tahuna Barat Kabupaten Kepulauan Sangihe.Kata Kunci : Sikap , Perilaku , Keputihan
HUBUNGAN TINGKAT KEGAWATAN DENGAN LAMA TINGGAL PASIEN DI IGD RSU GMIM KALOORAN AMURANG Bidjuni, Hendro; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25148

Abstract

Abstract : The emergency patient service is a services that requires immediately relief including quick, accurate and careful to prevent death and disability, or the emergency patient service takes a very important role that time is about life. The length of stay is the time the patient arrives at the emergency room and performed the initial assessment to the handling during in the ER but in a short time.The purpose of this research is to analyze the relations of criticalness with the length of stay of patient in the emergency installation of GMIM Kalooran Amurang’s general hospital. Research methods applying cross sectional. The sampling techniques of these research are purposive sampling with total samples 98. The data collection using observation sheet. Data processing using SPSS with Spearman test with the significant level 90 % ( α = 0.010). The results using Spearman analysis shows that there’s no correlation of criticalness with the length of stay ( p = 0.195 ). The conclusion is there’s no relations of criticalness with length of stay in the emergency installation of GMIM Kalooran Amurang’s general hospital. The suggestion for a nurse to still treating patient who is in emergency installation appropriate to criticalness and quick time.Key Word : Criticalness, Length of StayAbstrak : Pelayanan pasien gawat darurat adalah pelayanan yang memerlukan pertolongan segera yaitu cepat, tepat dan cermat untuk mencegah kematian dan kecacatan, atau pelayanan pasien gawat darurat memegang peranan yang sangat penting bahwa waktu adalah nyawa. Lama tinggal adalah waktu pasien tiba di IGD dan dilakukan pengkajian awal sampai pada penanganan selama di IGD tapi dalam waktu yang singkat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa hubungan tingkat kegawatan dengan lama tinggal pasien di IGD RSU GMIM Kalooran Amurang. Metode penelitian yaitu dengan rancangan cross sectional study. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu purposive sampling dengan jumlah 98 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Pengolahan data menggunakan program SPSS dengan uji spearman dengan tingkat kemaknaan 90% (α = ,010). Hasil penelitian dengan menggunakan analisis spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan tingkat kegawatan dengan lama tinggal (p = 0,195). Kesimpulan tidak ada hubungan tingkat kegawatan dengan lama tinggal di IGD RSU GMIM Kalooran Amurang.Kata kunci : Tingkat kegawatan, Lama Tinggal
Co-Authors Agesti Labada, Agesti Agnes Stella Koyongian, Agnes Stella Amatus Yudi Ismanto Anna R.R Samsudin, Anna R.R Asnawir Arifin Ayu Putri K Marikar, Ayu Putri K Bachruddin, Wustha Bakri, Zakiah Brigita Tambuwun, Brigita Buanasari, Andi Budiman, Elheart Charisanti Cicilia Sanding Chindy Gabriella Wauran, Chindy Gabriella Chrisma Natalia Christi Viviane Tulandi Christiana Kaseuntung, Christiana Cici Sumiati Tatali, Cici Sumiati Darwan, Susilawati Datesfordate, A. Halil de Haan, Putri Levina Maria Enggar Atmadja Sondakh Esther Hutagaol Farha Riany Abidjulu Feibi Almira Rantung, Feibi Almira Felicia Felicia Ferdinand Wowiling Flora Pricilla Kalalo Franly Onibala Frilian E. M. Bentelu, Frilian E. M. Gampu, Hendrika Tri Hutami Gresty Masi Hamid, Syafitrih A. Hana Liando, Hana Helly Conny Pangemanan, Helly Conny Hendro Bidjuni Indah Sampelan, Indah Indria F Ismail, Indria F Inneke F. M Rumengan Ita Sasmita Buhari Jill Lolong Jimmy Rumampuk Julia V. Rottie Junga, Ministi Ratri Kadek Putri Juliani Kairupan, B H Ralph Karepowan, Stevany Karlie Bellafilly Karaki, Karlie Bellafilly Katuuk, Mario E Katuuk, Mario Esau Kolantung, Priska M. Kussoy, Veronica Flaurensia Magdalena Labaiga, Natasya G.E. Lani Ribka Karundeng Larengkeng, Trivena Liani Kawulur, Liani Linnie Pondaag Lovin G. Kumendong, Lovin G. Lumempouw, Vinny J.R. Magreysti Maukar Makisake, Juwita Mandey, Chaterine Pingkan Manggopa, Rafli Manuru Pusirumang Makahanap Maria Magdalena Magas, Maria Magdalena Masi, Gresti Masi, Gresty N.M. Mataputun, Aglin Menajang, Novita Klaudya Meo, Maria Lupita Nena Michael Karundeng Mundung, Grace Jinny Nelly Mayulu Nieky Greyti Dien Nindya Nadilah Walangadi Ns Mulyadi Nurmansyah, Muhamad Nurrahmawati Lasandang, Nurrahmawati Oktevana Tulung Oroh, Wenda Pandensolang, Santalia Pangalila, Dewini Wahyuni Pratiwi Pinamangun, Wasti Pondaag, Ferlan Radharisnawati, Ni Kadek Reginus Malara Risky Wulan Ramadani Taslim, Risky Wulan Ramadani Rivelino Hamel Rivelino S. Hamel Ruindungan, Ribka Yulia Sailan, Novia Purwaningsih Santo Imanuel Tonapa, Santo Imanuel Sefti Rompas Sefty Rompas Selfi Elisabeth Kansil, Selfi Elisabeth Serly Toduho Silvia Momomuat Songgigilan, Anisha M.G Sriani Timbawa, Sriani Sriniwandi Awalla Tatali, Abdul Jalil Tendean, Bella Toar, Juwita Moreen Tri Andhika J Damopolii, Tri Andhika J Tuda, Josef Sem Berth Tulas, Verby Divini Prety Vandri Kallo Veibymiaty Sumelung Wico Silolonga Yanti Yusuf Yolanda B. Bataha Yolanda Bataha