Claim Missing Document
Check
Articles

KEBIASAAN MAKAN MAKANAN TINGGI PURIN DENGAN KADAR ASAM URAT DI PUSKESMAS Kussoy, Veronica Flaurensia Magdalena; Kundre, Rina; Wowiling, Ferdinand
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 2 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i2.27476

Abstract

Abstract: Unhealthy community eating patterns by consuming high protein foods that contain high purine levels causes the incidence of hyperuricemia to increase. Consuming high purine foods will increase uric acid levels in the blood, which predisposes to gouty arthritis. The aim was to determine the Corelation between high purine food eating habits with uric acid levels in the working area of Remboken Community Health Center. The research design used descriptive analytic with Cross Sectional Study approach. A sample of 51 respondents was obtained using the Total Sampling technique. The results of statistical test studies using the Fisher’s Exact Test at a significance level of 95%, obtained a significant value ρ = 0.034 <α (0.05). The conclusion is that there is a relationship between eating habits of high purine foods with uric acid levels.Keywords : Purines, Gout, Eating habitsAbstrak : Pola makan masyarakat yang tidak sehat dengan mengkonsumsi makanan berprotein tinggi yang mengandung kadar purin tinggi menyebabkan kejadian hiperurisemia semakin meningkat. Mengkonsumsi makanan tinggi purin akan meningkatkan kadar asam urat dalam darah, yang merupakan predisposisi terjadinya gout arthritis. Tujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan makanan tinggi purin dengan kadar asam urat di wilayah kerja puskesmas remboken. Desain penelitian yang digunakan yaitu Deskriptif Analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Sampel berjumlah 51 responden yang didapat dengan menggunakan tehnik Total Sampling. Hasil penelitian uji statistik menggunakan uji Fisher’s Exact Test pada tingkat kemaknaan 95%, didapatkan nilai signifikan ρ = 0,034 < α (0,05). Kesimpulan ada hubungan antara kebiasaan makan makanan tinggi purin dengan kadar asam urat.Kata kunci : Purin, Asam Urat, Kebiasaan makan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MINAT IBU TERHADAP PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM ( AKDR) DI PUSKESMAS TUMINTING KOTA MANADO Marikar, Ayu Putri K; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9948

Abstract

Abstract : IntraUterine Devices (IUD) is one method of contraception that is safe and the most recommended in the national family planning program in Indonesia. Some factors that may associated with mother interest towards the use of an IntraUterine Devices (IUD) are knowledge, education, age, employment, economic, information and husband support. The purpose to find out the factors related to the interestof the use of IntraUterine Devices (IUD) in Community Health Centre Tuminting Manado City. Design cross sectional. Population is the mother who use IntraUterine Device (IUD). The sample was 84 respondents. Result statistical test Chi Square test at the significance level 95% (α = 0.05), show that there is relationship between age and use of IUD with p value = 0,034, economic and the use of IUD with p value = 0,026, while education is not to associated with of IUD with p value = 0,0294. The conclusion of this study are relationship between age and the economic with the use of IUD with p value < α = 0.05 and there is no relationship between aducation and the use of IUD with p value > α = 0.05. Suggestions Community Health Centre in order to enhance the role of nurses in particular maternity nurses in the implementation of family planning programs by providing information about IntraUterine Devices (IUD).Key words: IUD, Age, Economic, EducationReference : 17 Books (2005-2013), 9 Journals (2009-2012)Abstrak:Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) merupakan salah satu metode kontrasepsi yang cukup aman dan paling dianjurkan dalam Program Nasional Keluarga Berencana di Indonesia. Beberapa faktor yang berhubungan dengan minat ibu terhadap penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) antara lain pengetahuan, pendidikan, umur, pekerjaan, informasi, ekonomi dan persetujuan pasangan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apakah yang berhubungan dengan minat ibu terhadap penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) di Puskesmas Tuminting Kota Manado. Desain Penelitian Cross Sectional. Populasi adalah ibu yang menggunakan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR). Sampel penelitian adalah 84 responden. Hasil Penelitian uji statistik uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05), menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dengan penggunaan AKDR dengan nilai p value = 0,034, ekonomi dengan penggunaan AKDR dengan nilai p value = 0,026, sedangkan pendidikan tidak ada hubungan dengan penggunaan AKDR dengan nilai p value= 0,294. Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara usia dan ekonomi dengan penggunaan AKDR dengan nilai p value < α=0,05 dan tidak ada hubungan antara pendidikan dengan penggunaan AKDR dengan nilai p value > α=0,05. Saran bagi Puskesmas Tuminting agar meningkatkan peran perawat khususnya perawat maternitas dalam pelaksanaan program keluarga berencana dengan memberikan informasi tentang Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR).Kata Kunci: AKDR, Usia, Ekonomi, PendidikanDaftar Pustaka : 17 Buku (2005-2013), 9 Jurnal (2009-2012)
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN HARGA DIRI PASIEN KANKER PAYUDARA YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RUANG DELIMA RSUP PROF. DR. R.D. KANDOU MANADO Makisake, Juwita; Rompas, Sefty; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 1 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i1.19531

Abstract

Abstrack : Introduction: Family support is a support that is beneficial to the individual gainedfrom his family and self-esteem is the result of an assessment of individual acceptance orrejection of himself. Purpose: This study aims to identify the relationship of family support tothe self-esteem of breast cancer patients undergoing chemotherapy in the Pomegranate RoomRSUP.Prof.Dr.R.D. Kandou Manado. Sample: This study was conducted to 52 breast cancerpatients who underwent chemotherapy. Research Design: This research is cross-sectionalresearch which is descriptive correlative, with slovin technique. Results Conclution: Theresearch instrument is a questionnaire that includes demographic data and statementsregarding family support and self-esteem. Data collection took place during March until April2018. The correlation test used in this research is Chi Square correlation test. The results ofthe study showed that family support had significant relation with self-esteem of breast cancerpatients who underwent chemotherapy in the Pomegranate Room of RSUP. Prof.Dr.R.D.Kandou Manado, the strength of good relationship and positive pattern (p = 0,000).Conclusion: It can be concluded that the higher the family support the higher the self-esteemof breast cancer patients undergoing chemotherapy in the Pomegranate Room of RSUP.Prof.Dr.R.D. Kandou Manado.Key Words : Family Support, Self-Esteem, Breast Cancer , ChemotherapyAbstrak : Pendahuluan: Dukungan keluarga adalah suatu dukungan yang bermanfaat bagiindividu yang diperoleh dari keluarganya dan harga diri merupakan hasil penilaian berupapenerimaan atau penolakan individu terhadap dirinya sendiri. Tujuan: Penelitian ini bertujuanuntuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga dengan harga diri pasien kanker payudarayang menjalani kemoterapi di Ruang Delima RSUP.Prof.Dr.R.D. Kandou Manado. Jumlahsampel: Penelitian ini dilakukan kepada 52 pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi .Desain Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian cross-sectional yang bersifat deskriptifkorelatif. Hasil Penelitian: Uji korelasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasiChi Square. Hasil penelitian menunjukan nilai (p=0,000) yang berarti Ha diterima atau adahubungan dukungan keluarga yang signifikan dengan harga diri pasien kanker payudara yangmenjalani kemoterapi di Ruang Delima RSUP. Prof.Dr.R.D. Kandou Manado, kekuatanhubungan baik dan berpola positif (p= 0,000 ). Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa semakintinggi dukungan keluarga maka semakin tinggi harga diri pasien kanker payudara yangmenjalani kemoterapi di Ruang Delima RSUP. Prof.Dr.R.D. Kandou Manado.Kata kunci : Dukungan keluarga, harga diri, kanker Payudara, Kemoterapi
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN REGULASI EMOSI PADA MAHASISWI SEMESTER V YANG MENGALAMI DISMENORE DI PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SAM RATULANGI Rumampuk, Jimmy; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.25152

Abstract

Dysmenorrhea is pain before, during or after menstruation. One of the common physical symptoms that occur during the women menstruate is dysmenorrhea. In the menstrual period occur that encourage emotional changes. The most obvious emotional changes take place at beginning in release ovum. The women usually tend to be lazy, irritability and hypersensitivity. So that needed to coping mechanisms that every effort directed at managing stress, including efforts to resolve the problems. Purposethe relationship of coping mechanisms with emotion regulation in fifth levels studentdysmenorrhea that at Scientific Study Nursing at Medical Faculty of Sam Ratulangi University. Design Research use cross sectional analytical survey. Sampel using total sampling with 51 sampels.Result of StatisticChi Square test with a confidence level of 95% (α = 0.05) and obtained 0,000 p value <0.05. Conclusionresult of this research there is relationship of coping mechanisms with emotion regulation in fifth levels student that dysmenorrhea at Study Nursing at Medical Faculty of Sam Ratulangi University.Keyword : Coping Mechanisms, Emotion Regulation, DysmenorrheaDismenore merupakan nyeri sebelum, sewaktu atau sesudah haid. Salah satu gejala fisik yang umum terjadi selama wanita mengalami menstruasi adalah dismenore . Pada masa menstruasiterjadi perubahan-perubahan yang mendorong terjadinya perubahan emosional. Perubahan emosi yang paling nyata berlangsung diawal pelepasan sel telur. Biasanya wanita tersebut cenderung malas melakukan aktivitas, mudah marah dan hipersensitif. Sehingga diperlukan mekanisme koping yaitu tiap upaya yang diarahkan pada penatalaksanaan stress, termasuk upaya penyelesaian masalah yang sedang dialami.Tujuan Penelitian ini adalah diketahui hubungan mekanisme koping dengan regulasi emosi pada mahasiswi semester V yang mengalami dismenore di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi. Desain Penelitian ini menggunakan survey analitik cross sectional. Teknik pengambilan Sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 51 orang. Hasil Uji Statistik Chi Squaredengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05) dan diperoleh p value 0,000 < 0,05. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan mekanisme koping dengan regulasi emosi pada mahasiswi semester V yang mengalami dismenore di Program Studi Ilmu Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi.Kata Kunci : Mekanisme Koping, Regulasi Emosi, dan Dismenore
PERBEDAAN TINGKAT KECEMASAN DALAM PROSES MENYUSUI ANTARA IBU PRIMIPARA DAN MULTIPARA DI RS PANCARAN KASIH GMIM MANADO Bentelu, Frilian E. M.; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9593

Abstract

Abstract: The postpartum period is often a very worrying time for a woman who first became amother because it is required to be able to breastfeed and care for her baby. A mother's decisionto breastfeed or not related to the previous experience of breastfeeding in children. First-timemothers breastfeed considered inexperienced compared with mothers who already had previousbreastfeeding experience. The demands of breastfeeding for the mother will feel heavy so that itcan lead to psychological disorders such as anxiety. The aim of research to determinedifferences in the level of anxiety in the process of breastfeeding between primiparous andmultiparous mothers in Pancaran Kasih GMIM Hospital of Manado. Design of this reseacrh isdescriptive analytic with cross sectional study approach, a population that is all breastfeedingmothers who met the inclusion criteria. The research sample is 52 respondents obtained byusing purposive sampling technique. The instruments used are questionnaire data themselvesand scale levels of anxiety. The results of the statistical test using the Mann-Whitney test at 95%significance level (á 0.05%), then the obtained value ñ = 0.001. This means that the value of ñ á (0.05). Thus that there are different levels of maternal anxiety in the process of breastfeedingbetween primiparous and multiparous mothers in Pancaran Kasih GMIM Hospital of Manado.Suggestions for nursing mothers so much more to find out information about psikoligis changesthat occur after childbirth, especially when breastfeeding and ways to minimize anxiety.Keywords: Anxiety Level In Process Breastfeeding, Primiparous, Multiparous.Abstrak: Masa pasca persalinan sering merupakan waktu yang sangat mencemaskan bagiseorang wanita yang baru pertama kali menjadi ibu karena dituntut untuk dapat menyusui danmerawat bayinya. Keputusan ibu untuk menyusui atau tidak berkaitan dengan pengalamanmenyusui pada anak sebelumnya. Ibu yang pertama kali menyusui dianggap belumberpengalaman dibandingkan dengan ibu yang sudah memiliki pengalaman menyusuisebelumnya. Tuntutan menyusui bagi seorang ibu akan dirasa berat sehingga dapatmenimbulkan gangguan psikologis seperti kecemasan. Tujuan penelitian untuk mengetahuiperbedaan tingkat kecemasan dalam proses menyusui antara ibu primipara dan multipara di RSPancaran Kasih GMIM Manado. Desain penelitian yaitu deskriptif analitik dengan rancangancross sectional, populasi yaitu semua ibu menyusui yang memenuhi kriteria inklusi. Sampelpenelitian ini 52 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling.Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner data diri dan skala tingkat kecemasan. Hasil ujistatistik menggunakan uji Mann-Whitney pada tingkat kemaknaan 95% (á 0,05%), makadidapatkan nilai ñ = 0,001. Ini berarti bahwa nilai ñ á (0,05). Dengan demikian bahwa terdapatperbedaan tingkat kecemasan ibu dalam proses menyusui antara ibu primipara dan multipara diRS Pancaran Kasih GMIM Manado. Saran untuk ibu menyusui agar lebih banyak mencariinformasi mengenai perubahan psikoligis yang terjadi pasca persalinan terutama saat menyusuidan cara untuk meminimalisir kecemasan.Kata kunci: Tingkat Kecemasan Dalam Proses Menyusui, Primipara, Multipara.
PERBEDAAN SIKLUS MENSTRUASI IBU PENGGUNA KONTRASEPSI SUNTIK CYCLOFEM DENGAN DEPO MEDROXY PROGESTERONE ASETAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BONTANG UTARA 1 Magas, Maria Magdalena; Kundre, Rina; Masi, Gresty
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.12012

Abstract

Abstract: Some women have complained about the use of contraceptive methods cause menstrual problems. The problem can be not menstruate at all to heavy and prolonged menstruation. In addition to menstrual disorders, there are side effects that would occur include acne, weight gain, headaches, nausea and breast tenderness. The purpose of this study to determine differences in the menstrual cycle women using injectable contraceptives depot Medroxycyclofem with progesterone acetate in Puskesmas North Bontang 1. The designresearch is an analytic survey research using cross sectional design. This research was done was done in Puskesmas North Bontang 1 in December 2015-January 2016. Sampling techniques, is non random sampling with purposive sampling method and number of samples of 64 people. The research instrument used questionnaire. Data analysis performed using the Mann Whitney test at the significance level of 95% (É‘ <0.05). Results obtained value of p = 0.000. Conclusion There are differences in the menstrual cycle women using injectable contraceptives depot Medroxycyclofem with progesterone acetate in Puskesmas North Bontang 1. Suggestions provide counseling on side effects of injections and also alternatively use another form of contraception that does not cause side effects, so no worries of acceptors. Keywords:Contraception,Menstrual Cycle, Side Effects Abstrak: Sejumlah perempuan mengeluhkan pemakaian metode kontrasepsi menyebabkan masalah menstruasi. Masalah tersebut dapat berupa tidak mengalami menstruasi sama sekali sampai menstruasi berat dan berkepanjangan. Selain gangguan menstruasi, ada efek samping yang akan terjadi diantaranya adalah timbulnya jerawat, kenaikan berat badan, sakit kepala, mual dan nyeri payudara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan siklus menstruasi ibu pengguna kontrasepsi suntik cyclofem dengan depo medroxy progesterone asetat di wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara 1. Desain Penelitian merupakan penelitian survei analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara Satu pada bulan Desember 2015-Januari 2016. Teknik Sampling, yaitu non random sampling dengan metode purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa Data dilakukan dengan menggunakan uji Mann Whitney pada tingkat kemaknaan 95% (É‘ < 0,05). Hasil Penelitian diperoleh nilai p=0,000. Kesimpulan terdapat perbedaan siklus menstruasi ibu pengguna kontrasepsi suntik cyclofem dengan depo medroxy progesterone asetat di wilayah kerja Puskesmas Bontang Utara Satu. Saran memberikan konseling tentang efek samping KB suntik dan juga alternatif menggunakan kontrasepsi lain yang tidak menimbulkan efek samping sehingga tidak ada kekhawatiran dari akseptor KB. Kata Kunci : Kontrasepsi, Siklus Menstruasi, Efek Samping
HUBUNGAN FAKTOR SOSIAL EKONOMI IBU HAMIL DENGAN KETERATURAN PEMERIKSAAN ANTENTAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS RANOTANA WERU KECAMATAN WANEA KOTA MANADO Lumempouw, Vinny J.R.; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.14075

Abstract

Abstract : Antenatal Care (ANC) is a health service given by health workers for a mother for her pregnancy and executed in accord with standars service prescribed in obstetrics service standards. The lack of utilization of Antenatal Care (ANC) by pregnant woman is associated with many factors. One of them is the economic social factors (education, work and income) of pregnant woman. Aid of the study: is to identify the relationship of economic social factor of pregnant woman with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity at Ranotana Weru Public Centre Subdistric Wanea of Manado City. Method: design of this study using analytic survey with cross sectional approach. Using total sampling technique that involved 45 persons. The tools were used in this study are questionnaire sheet and the maternity notes at Maternal and kid’s health notes. Result: analysis was using the Chi-Square test with a significance level of 95%(α=0,05) and shows that the ρvalue is 0,000 <α=0,05 for education, the ρvalue is 0,06 >α=0,05 for the work and the ρvalue is 0,003 <α=0,05 for income. Conclusion: there is the relationship of education with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity, there is the relationship of income with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity and there is no relationship of workers with Antenatal Care (ANC) in checking the regularity at Ranotana Weru Public Health Centre. Keywords: Economic Social Factor, Regularity, Checking Antenatal Care (ANC) Abstrak : Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan yang dberikan oleh tenaga kesehatan untuk ibu selama kehamilannya dan dilaksanakan sesuai standar pelayanan yang ditetapkan dalam Standar Pelayanan Kebidanan. Kurangnya pemanfaatan Antenatal Care (ANC) oleh ibu hamil berhubungan dengan banyak faktor. Salah satu diantaranya adalah faktor sosial ekonomi (pendidikan, pekerjaan dan pendapatan) ibu hamil. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan faktor sosial ekonomi ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado. Metode: menggunakan desain penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sebanyak 45 sampel. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan catatan kehamilan dalam buku Kesehatan Ibu dan Anak. Hasil: analisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α=0,05) dan menunjukkan nilai ρ=0,000 untuk pendidikan ibu hamil, nilai ρ=0,06 untuk pekerjaan ibu hamil dan nilai ρ=0,003 untuk pendapatan keluarga ibu hamil. Kesimpulan: terdapat hubungan pendidikan dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC), terdapat hubungan pendapatan dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) dan tidak terdapat hubungan pekerjaan ibu hamil dengan keteraturan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Ranotana Weru Kecamatan Wanea Kota Manado. Kata Kunci : Faktor Sosial Ekonomi, Keteraturan, Pemeriksaan Antenatal Care (ANC)
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING AIR SUSU IBU (MP-ASI) DENGAN STATUS GIZI BAYI PADA USIA 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAHU MANADO Datesfordate, A. Halil; Kundre, Rina; Rottie, Julia V.
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 2 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i2.16930

Abstract

Abstract. Nutrition is very important in the growth of children. The goal of good nutrition is to achieve adequate child growth. The purpose of this research is to know the relation of complementary feeding of mother's milk (MP-ASI) with baby's nutritional status at 6-12 months age in working area of Bahu Manado Puskesmas. Samples in this study were 79 mothers who had infants at 6-12 months of age in the working area of Bahu Manado Puskesmas. The research design used was analytic observational research with cross sectional approach. Based on chi-square test, there was a significant correlation between the provision of MP-ASI and infant nutritional status in the work area of puskesmas manado. The conclusions of the study showed that there was a relationship of complementary feeding of breast milk (MP-ASI) with infant nutritional status at 6-12 months in the working area of Bahu Manado Puskesmas. This conclusion for further research can be expected to be a reference for more research on the provision of MP-ASI with nutritional status. Keywords: MP-ASI and Nutritional Status Abstrak. Gizi sangat berperan dalam tumbuh kembang anak. Tujuan pemberian gizi yang baik adalah mencapai tumbuh kembang anak yang adekuat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dengan status gizi bayi pada usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado. Sampel pada penelitian ini 79 ibu-ibu yang memiliki bayi pada usia 6-12 bulan diwilayah kerja Puskesmas Bahu Manado. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bersifat observasi analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian berdasarkan uji chi-square terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian MP-ASI dengan status gizi bayi di wilayah kerja puskesmas manado. Kesimpulan dari penilitian menunjukan bahwa terdapat hubungan pemberian makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) dengan status gizi bayi pada usia 6-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado. Saran untuk penelitian selanjutnya dapat diharapkan dapat menjadi rujukan untuk lebih banyak lagi penelitian tentang pemberian MP-ASI dengan status gizi. Kata Kunci : MP-ASI dan Status Gizi
HUBUNGAN STRES PSIKOLOGIS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA SISWI KELAS 1 DI SMA NEGERI 3 TIDORE KEPULAUAN Toduho, Serly; Kundre, Rina; Malara, Reginus
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5306

Abstract

Abstract: Mensturasi cycle is the time from the first day until the advent mensturasi mensturasi next period, while mensturasi cycle length is the distance between the start date and the start mensturasi ago mensturasi next. Stress is a physiological response, psychological and behavior of human beings who are trying to adapt and manage both internal and external pressures (stressors). The purpose of the study to determine the Psychological Stress Relationship With Menstrual Cycle In Class 1 student of SMA Negeri 3 In Tidore Islands. The design of this study used the descriptive analytical method by using the cross-sectional study design (cross-sectional study). The sample in this study amounted to 68 people. Data analysis was done by using the chi-square test (X2), at the 95% significance level (α ≤ 0.05) and obtain the value of p = 0.000. There Relationship With Psychological Stress Menstrual Cycle In Class 1 student of SMA Negeri 3 In Tidore Islands. Suggestions for the school is expected to increase student knowledge about how to prevent stress so that girls can avoid stress. Keywords: Psychological Stress, Menstrual Cycle. Abstrak: Siklus mensturasi merupakan waktu sejak hari pertama mensturasi sampai datangnya mensturasi periode berikutnya, sedangkan panjang siklus mensturasi adalah jarak antara tanggal mulainya mensturasi yang lalu dan mulainya mensturasi berikutnya. Stres merupakan suatu respon fisiologis, psikologis dan perilaku dari manusia yang mencoba untuk mengadaptasi dan mengatur baik tekanan internal dan eksternal (stresor). Tujuan penelitian untuk mengetahui Hubungan Stres Psikologis Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Kelas 1 Di SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study (study potong lintang). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 68 orang. Analisa data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square (X2), pada tingkat kemaknaan 95% (α ≤ 0,05) dan didapat nilai p=0,000. ada Hubungan Stres Psikologis Dengan Siklus Menstruasi Pada Siswi Kelas 1 Di SMA Negeri 3 Tidore Kepulauan. Bagi pihak sekolah diharapkan dapat tingkatkan pengetahuan siswi tentang cara pencegahan stres sehingga siswi dapat menghindari stres. Kata kunci: Stres Psikologis, Siklus Menstruasi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PEMILIHAN JENIS KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS MAKALEHI KECAMATAN SIAU BARAT Pinamangun, Wasti; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 6, No 2 (2018): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v6i2.20648

Abstract

Abstract :Intra Uterine Device contraceptives are an effective, safe and convenient contraceptivechoice for many women. Husband's support in family planning is a tangible form of caring andresponsibility for men. The husband who is the head of the family should be wise in makingdecisions, both for himself and for his family members including his wife. The purpose of thisresearch is to know the relationship of husband support with Intra Uterine Device contraceptionelection at woman of child-bearing age at Makalehi Community Health Center of Siau Barat Subdistrict.The design of this research with cross sectional approach. The sample in this study was34 mothers. This research use questionnaire instrument and statistic test Kolmogorov-Smirnov atsignificance level 95% (α = 0,05). Conclusions of this study support the husband in women ofchildbearing age provides good support so there is a significant relationship between the supportof the husband with the selection of contraceptive type Intra Uterine Device in women ofchildbearing age in Makalehi Community Health Center Siau Barat District.Keywords: Husband Support, Intra Uterine Device Contraceptive Selection, Women ofChildbearing AgeAbstrak : Alat kontrasepsi Intra Uterine Device merupakan pilihan alat kontrasepsi yang efektif,aman dan nyaman bagi banyak wanita Dukungan suami dalam KB merupakan bentuk nyata darikepedulian dan tanggung jawab para pria. Suami yang merupakan kepala keluarga harus bijakdalam mengambil keputusan, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi anggota keluarganya termasukistrinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemilihankontrasepsi Intra uterine Device pada wanita usia subur di Puskesmas Makalehi Kecamatan SiauBarat. Desain penelitian ini dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian iniadalah Total Sampling yaitu 35 ibu. Penelitian ini menggunakan instrument kuesioner dan ujistatistic Kolmogorov-Smirnov pada tingkat kemaknaan 95% (α= 0,05). Hasil penelitian ujikorelasi Kolmogorov-Smirnov menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara dukungansuami dengan pemilihan jenis kontrasepsi Intra Uterine device pada wanita usia subur diPuskesmas Makalehi Kecamatan Siau Barat (p= 0.027 < α 0,05). Simpulan penelitian inidukungan suami pada wanita usia subur memberikan dukungan yang baik sehingga terdapathubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan jenis kontrasespi IntraUterine Device pada wanita usia subur di Puskesmas Makalehi Kecamatan Siau Barat.Kata Kunci: Dukungan suami, Pemilihan kontrasepsi Intra Uterine Device, Wanita usia subur
Co-Authors Agesti Labada, Agesti Agnes Stella Koyongian, Agnes Stella Amatus Yudi Ismanto Anna R.R Samsudin, Anna R.R Asnawir Arifin Ayu Putri K Marikar, Ayu Putri K Bachruddin, Wustha Bakri, Zakiah Brigita Tambuwun, Brigita Buanasari, Andi Budiman, Elheart Charisanti Cicilia Sanding Chindy Gabriella Wauran, Chindy Gabriella Chrisma Natalia Christi Viviane Tulandi Christiana Kaseuntung, Christiana Cici Sumiati Tatali, Cici Sumiati Darwan, Susilawati Datesfordate, A. Halil de Haan, Putri Levina Maria Enggar Atmadja Sondakh Esther Hutagaol Farha Riany Abidjulu Feibi Almira Rantung, Feibi Almira Felicia Felicia Ferdinand Wowiling Flora Pricilla Kalalo Franly Onibala Frilian E. M. Bentelu, Frilian E. M. Gampu, Hendrika Tri Hutami Gresty Masi Hamid, Syafitrih A. Hana Liando, Hana Helly Conny Pangemanan, Helly Conny Hendro Bidjuni Indah Sampelan, Indah Indria F Ismail, Indria F Inneke F. M Rumengan Ita Sasmita Buhari Jill Lolong Jimmy Rumampuk Julia V. Rottie Junga, Ministi Ratri Kadek Putri Juliani Kairupan, B H Ralph Karepowan, Stevany Karlie Bellafilly Karaki, Karlie Bellafilly Katuuk, Mario E Katuuk, Mario Esau Kolantung, Priska M. Kussoy, Veronica Flaurensia Magdalena Labaiga, Natasya G.E. Lani Ribka Karundeng Larengkeng, Trivena Liani Kawulur, Liani Linnie Pondaag Lovin G. Kumendong, Lovin G. Lumempouw, Vinny J.R. Magreysti Maukar Makisake, Juwita Mandey, Chaterine Pingkan Manggopa, Rafli Manuru Pusirumang Makahanap Maria Magdalena Magas, Maria Magdalena Masi, Gresti Masi, Gresty N.M. Mataputun, Aglin Menajang, Novita Klaudya Meo, Maria Lupita Nena Michael Karundeng Mundung, Grace Jinny Nelly Mayulu Nieky Greyti Dien Nindya Nadilah Walangadi Ns Mulyadi Nurmansyah, Muhamad Nurrahmawati Lasandang, Nurrahmawati Oktevana Tulung Oroh, Wenda Pandensolang, Santalia Pangalila, Dewini Wahyuni Pratiwi Pinamangun, Wasti Pondaag, Ferlan Radharisnawati, Ni Kadek Reginus Malara Risky Wulan Ramadani Taslim, Risky Wulan Ramadani Rivelino Hamel Rivelino S. Hamel Ruindungan, Ribka Yulia Sailan, Novia Purwaningsih Santo Imanuel Tonapa, Santo Imanuel Sefti Rompas Sefty Rompas Selfi Elisabeth Kansil, Selfi Elisabeth Serly Toduho Silvia Momomuat Songgigilan, Anisha M.G Sriani Timbawa, Sriani Sriniwandi Awalla Tatali, Abdul Jalil Tendean, Bella Toar, Juwita Moreen Tri Andhika J Damopolii, Tri Andhika J Tuda, Josef Sem Berth Tulas, Verby Divini Prety Vandri Kallo Veibymiaty Sumelung Wico Silolonga Yanti Yusuf Yolanda B. Bataha Yolanda Bataha