Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN STRES KERJA PERAWAT DI RSU GMIM BETHESDA TOMOHON Mundung, Grace Jinny; Kairupan, B H Ralph; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.22900

Abstract

Abstract :Stress is an epidemic that spreads throughout the world according to the WorldHealth Organization. Stress occurs in Asian countries Survey from PPNI in 2006, around50.9% of nurses, worked in 4 provinces in Indonesia. Objective :this research is to know thecorrelation between coping mechanisms with job stress in nurses at general hospital GMIMBethesda Tomohon. Research Design : Type of this research is quantitative and usingdescriptive analytic research method with cross sectional approach. The sampling techniqueusing probability sampling, stratified random sampling method and to determine the samplesize, using the Slovin formula and obtained a sample of 53 respondents. Research Result :This research used the Kolmogorov-Smirnov test at a significant level of 95% which foundthat a significant value was 0.001. Conclusion : results of this research indicate that there isa correlation between coping mechanisms and job stress in nurses at general hospital GMIMBethesda Tomohon.Keywords: Nurse, Coping Mechanisms, Job StressAbstrak :Menurut World Health Organization stres merupakan epidemi yang menyebar keseluruh dunia. Stres terjadi di negara-negara Asia. Survei dari PPNI tahun 2006, sekitar50,9% perawat yang bekerja di 4 provinsi di Indonesia mengalami stres kerja. Tujuan :penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan stres kerjaperawat di RSU GMIM Bethesda Tomohon. Desain penelitian : jenis penelitian kuantitatifmenggunakan metode penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.Teknik pengambilan sampel probability sampling metode stratified random sampling danuntuk menentukan besar sampel menggunakan rumus Slovin, didapat jumlah sampelsebanyak 53 responden. Hasil penelitian : menggunakan uji Kolmogorov-smirnov padatingkat kemaknaaan 95% di dapat bahwa nilai signifikan adalah 0.001. Kesimpulan : hasilpenelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara mekanisme koping dengan stres kerjaperawat di RSU GMIM Bethesda Tomohon.Kata Kunci: Perawat, Mekanisme Koping, Stres Kerja
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DI SMA NEGERI 1 BEO KEPULAUAN TALAUD Pandensolang, Santalia; Kundre, Rina; Oroh, Wenda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 7, No 1 (2019): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v7i1.24349

Abstract

Abstrack: Sexual behavior is currently rife by adolescents. The lack of knowledge in thoseadolescents about reproductive health can affect their sexual behavior. Therefore, the patternof parenting is very important especially in in educating and guiding adolescents.Parentingitself consists of three type which are authoritarian parenting, democratic parenting, permissiveparenting. The purpose of this research was to determine the relations between parenting andsexual behavior of the adolescents at SMA Negeri 1 Beo Kepulauan Talaud. The researchmethod used cross sectional approach. The respondents consisted of 93 adolescents of XIIgrade with sampling techniques using simple random sampling. The data collection using aquestionnaire.Test results of this research using Kolmogrov-Smirnov test at a significance levelof 95%, obtained that a significant value of 0,003 or smaller than a significant value of 0.05.Conclusion there is a relationship between parenting parents and adolescents sexual behavior.Keywords: Sexual behavior, parenting, adolescentsAbstrak : Perilaku seksual saat ini marak dilakukan oleh kaum remaja. Kurangnya pengatahuanremaja tentang kesehatan reproduksi dapat mempengaruhi perilaku seksual remaja.Oleh karenaitu, pola pengasuhan orang tua sangat berperan dalam mendidik dan membimbing anak remaja.Pola asuh itu sendiri terdiri dari tiga yaitu pola asuh otoriter , pola asuh demokratis, pola asuhpermisif. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pola asuh orang tua denganperilaku seksual pada remaja di SMA Negeri 1 Beo, Kepulauan Talaud.Metode penelitianmenggunakan pendekatan cross sectional. Responden terdiri dari 93 remaja kelas XII denganteknik pengambilan sampel dengan carasimple random sampling. Pengumpulan datamenggunakan kuesioner.Hasil Uji penelitian dengan menggunakan uji Kolmogrov-smirnovpada tingkat kemaknaan 95%, didapat bahwa nilai signifikan 0,003 atau lebih kecil dari nilaisignifikan 0,05. Kesimpulan ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku seksualpada remaja di SMA Negeri 1 Beo Kepulauan Talaud.Kata kunci :Perilaku seksual, pola asuh, remaja .
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN KEPATUHAN MINUM PIL KB DI PUSKESMAS MODAYAG KECAMATAN MODAYAG KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR Sanding, Charisanti Cicilia; Pondaag, Linnie; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5205

Abstract

Abstract: Introduction Recently the rapid growth of population become a huge problem. Government efforts to control the population is KB programs, one of the common offered contraception is KB Pills. Acceptor knowledge became one of the critical success of the contraceptives in use. The higher the acceptor knowledge resulted in compliance in taking KB pills. This research is analytic observational with cross sectional design research. Population in this research is 50 mothers. Sampling technique that use is simple random sampling which deliver 44 mothers as sample. Result of this research using chi square with alpha < 0,05. The research result shows that 5 respondent from 20 respondent with a good level of knowledge is non-compliance with the drinking KB pills schedule. Meanwhile 19 respondent from 24 respondent with low level of knowledge is non-compliance with the drinking KB pills schedule. Probability value is ρ: 0,001. The Conclusion is a relationship between mother’s knowledge and the compliance of KB pill consume in Puskesmas Modayag, East Bolaang Mongondow district. Keywords: Knowledge, compliance, KB Pill. Abstrak: Pendahuluan pertumbuhan jumlah penduduk yang begitu pesat menjadi masalah yang besar sekarang ini. Upaya pemerintah dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk adalah dengan program KB, salah satu alat kontrasepsi yang ditawarkan adalah pil KB. Pengetahuan akseptor menjadi salah satu penentu keberhasilan alat kontrasepsi yang digunakan. Semakin tinggi pengetahuan akseptor berakibat pada kepatuhan dalam mengkonsumsi pil KB. Metode penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 50 ibu, Teknik sampling yang di gunakan adalah simple random sampling dan didapatkan sample sebanyak 44 responden. Hasil penelitian ini menggunakan chi square dengan alpha < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan 5 responden dari 20 responden dengan tingkat pengetahuan baik tidak patuh pada jadwal minum pil. Sedangkan 19 responden dari 24 responden yang memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, tidak patuh pada jadwal minum pil. nilai probabilitas diperoleh ρ: 0,001. Kesimpulan maka dapat dinyatakan ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kepatuhan minum pil KB di Puskesmas Modayag Kecamatan Modayag Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Kata kunci: Pengetahuan, Kepatuhan, Pil KB
1 HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI SUNTIK DEPO MEDROKSI PROGESTERON ASETAT (DMPA) DENGAN PERUBAHAN FISIOLOGIS PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI PUSKESMAS RANOMUUT KOTA MANADO Kansil, Selfi Elisabeth; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.9228

Abstract

Abstract : Injectable contraceptive DMPA is an effective contraceptives that are injected into the body to prevent pregnancy and can cause changes such as weight gain, acne, dizziness and headache. The changes that occur not all be experienced by WUS because such changes are highly subjective complaints felt so different from one another. The purpose of this study was to determine correlation of contraceptive use DMPA injection with physiological changes in the health center WUS Ranomuut Manado. Methodology analysis survey with design cross sectional and statistical test by chi square test. The population in this study of WUS using the injected contraceptive DMPA who come to visit the health center Ranomuut Manado. This research using purposive sampling technique amounted 57 respondent. Results of statistical test p value = 0,028. This means that the value of p < α (0,05). The conclusion that there was correlation between the use of contraceptive DMPA injection with physiological changes in the health center WUS Ranomuut Manado. Suggestions for health workers in order to provide improved service to the DMPA injectable contraceptive use WUS and can explain the changes that will occur after WUS using DMPA injectable contraceptives.Keywords : Contraception DMPA injection, physiological changes, women of fertile age (WUS).
HUBUNGAN SIKAP IBU PREMENOPAUSE DENGAN PERUBAHAN YANG TERJADI MENJELANG MASA MENOPAUSE DI KELURAHAN WOLOAN 1, KECAMATAN TOMOHON BARAT, KOTA TOMOHON Tulung, Oktevana; Kundre, Rina; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5169

Abstract

ABSTRACT : Premenopausal is the time when the body begins the transition to menopause. Premenopausal period changes will occur, which began declining of reproduction function, hormonal changes, physical changes and psychological changes (Nugroho, 2012). The purpose of this study was to determine the correlation between maternal attitude of premenopausal with the change towards the menopause in Woloan 1, sub district west Tomohon, Tomohon. The sample in this study were premenopausal women age 41 – 48 living in the village Woloan 1, sub district west Tomohon, Tomohon as many as 43 people who had comply the inclusion criteria. The design of this study used cross sectional method. Instrument used in this research was questionnaire. The results of this study using analysis statistical test chi-square with value level α=0,05 or 95%. Statistical test results obtained value ρ=0,049 < α=0,05. Conclusion, there is a correlation between attitude of premenopausal maternal with the change towards the menopause in Woloan 1, Sub district west Tomohon, Tomohon. The government of woloan 1 are expected to improve the collaboration with health care providers to conduct of giving information and counseling to premenopausal mothers about the importance of the changes that will occur before menopause. Keywords : Attitude, Changes, Premenopausal ABSTRAK : Premenopause yaitu masa dimana tubuh mulai bertransisi menuju menopause. Masa premenopause akan terjadi perubahan, yaitu mulai menurunnya fungsi reproduksi, perubahan hormon, perubahan fisik, maupun perubahan psikis (Nugroho, 2012). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sikap ibu premenopause dengan perubahan yang terjadi menjelang masa menopause di Kelurahan Woloan 1, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu premenopause umur 41-48 tahun yang tinggal di Kelurahan Woloan 1, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon sebanyak 43 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Desain penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian menggunakan analisis uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95 %. Hasil uji statistik didapatkan nilai ρ = 0,049 < α = 0,05. Simpulan ialah ada hubungan sikap ibu premenopause dengan perubahan menjelang masa menopause dikelurahan Woloan 1, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon. Diharapkan pemerintah kelurahan woloan 1 dapat meningkatkan kerjasama dengan petugas kesehatan untuk melakukan penyuluhan dan konseling kepada ibu premenopause mengenai pentingnya perubahan yang akan terjadi menjelang masa menopause. Kata kunci : Sikap, Perubahan, Premenopause
HUBUNGAN USIA IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO Rantung, Feibi Almira; Kundre, Rina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.8646

Abstract

Abstrack : Old age is a time of life or existing since birth or held, while maternal age is the age of the mother obtained through charging kuesioner.WHO stated, that all newborns whose weight is less than or equal to 2500 grams called low birth weight infant (baby weight Low birth, low birth weight). LBW including a major factor in increased mortality, morbidity, disability neonates, infants, and children, and provide long-term impact on his life in the future. Objective to investigate the relationship between age with Genesis LBW Mother Maternity Hospital Arc of Love GMIM Manado period from January to December 2014. The study design using retrospective descriptive analytic approach. The entire population of babies born from January to December 2014 amounted to childbirth 264. Sampling purposive sampling to 59 respondents. Results There was a relationship Mother Maternity age with LBW period January to December 2014 in the Hospital Arc of Love GMIM Manado, with p value 0.002. Conclusion No Age Mother Maternity relationship with Genesis LBW in hospital Arc of Love GMIM Manado. Keywords : Age, LBW Abstrak : Usia adalah lama waktu hidup atau ada sejak dilahirkan atau diadakan, sedangkan usia ibu hamil adalah usia ibu yang diperoleh melalui pengisian kuesioner.WHO menyatakan, bahwa semua bayi baru lahir yang berat badannya kurang atau sama dengan 2500 gram disebut low birth weight infant (bayi berat lahir rendah, BBLR). BBLR termasuk faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas, disabilitas neonatus, bayi, dan anak serta memberikan dampak jangka panjang terhadap kehidupannya di masa depan. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan antara Usia Ibu Bersalin dengan Kejadian BBLR di Rumah Sakit Pancaran Kasih GMIM Manado periode Januari sampai Desember 2014. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif. Populasi seluruh bayi yang lahir dari bulan Januari sampai bulan Desember 2014 berjumlah persalinan 264. Pengambilan sampel diambil secara purposive sampling menjadi 59 responden. Hasil Penelitian Ada hubungan usia Ibu Bersalin dengan kejadian BBLR Periode Januari sampai Desember 2014 di Rumah Sakit Pancaran Kasih Gmim Manado, menggunakan uji chi-square dengan p value 0.002. Kesimpulan ada hubungan Usia Ibu Bersalin dengan Kejadian BBLR di Rumah sakit Pancaran Kasih GMIM Manado. Kata Kunci : Usia, BBLR
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG KEBERSIHAN PERINEAL DENGAN KEJADIAN KEPUTIHAN PADA SISWA PUTRI DI SMA NEGERI 1 PINELENG Sondakh, Enggar Atmadja; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5607

Abstract

Abstract: Vaginal discharge is one of the clinical disorder that is often complained by all womwn. Indifference to external genetalia hygiene can cause the pathological of vaginal discharge. If this problem is not treated early will have a negative impact in the future. In women, perineal care is done by clearing the area of external genetalia in the bath The purpose of this study incidence of vaginal discharge of female students in SMA Negeri 1 Pineleng. The methods in this study was using cross sectional. The sampling technique according to inclusion criteria with purposive sampling. The population in this study are all the female students in SMA Negeri 1 Pineleng. The Sample in this study are the as many as 59 people. Statistical test using chi-square with significant level 95% = á 0,05. The Study result shows that knowledge about perineal hygiene with the incidence of vaginal discharge obtained value p = 0,047. The conclusions obtained knowledge about perineal hygiene with the incidence of vaginal discharge of female students has a significants correlation, with value of (p = 0,047 á 0,05).Keywords : Knowledge, Perineal Hygiene, Incidence of Vaginal Discharge. Reference : Book 40 (2000 – 2013), 5 journals.Abstrak: Keputihan merupakan salah satu gangguan klinis yang sering dikeluhkan oleh semua wanita. Ketidakpedulian akan kebersihan genitalia eksterna dapat memicu terjadinya keputihan patologis. Bila masalah ini tidak ditangani sejak dini akan berdampak negatif dikemudian hari. Pada wanita, perawatan perineum dilakukukan dengan membersihkan area genitalia eksterna pada saat mandi.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kebersihan perineal dengan kejadian keputihan pada siswa putri di SMA Negeri 1 Pineleng.Metode penelitian menggunakan metode Cross Sectional.Teknik pengambilan sampel yaitu sesuai kriteria inklusi secara Purposive Sampling Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa putri di SMA Negeri 1 Pineleng. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 59 orang Uji statistik menggunakanuji Chi-Squaredengan tingkat kemaknaan 95% = á 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan tentang kebersihan perineal dengan kejadian keputihan mendapatkan nilai p = 0,047. Kesimpulan di peroleh hasil hubungan pengetahuan tentang kebersihan perineal dengan kejadian keputihan siswa putri mempunyai hubungan yang signifikan, dengan nilai yang diperoleh (p = 0,047 á 0,05).Kata Kunci : Pengetahuan, Kebersihan Perineal, Kejadian Keputihan. Daftar Pustaka : 40 Buku (2000 – 2013), 5 Jurnal
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 1-3 TAHUN DI KELURAHAN BITUNG KECAMATAN AMURANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN Wauran, Chindy Gabriella; Kundre, Rina; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 2 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i2.12914

Abstract

Abstract : 1-3 years old (toddler) early childhood is growing, this period is golden period. That the age children in the formation prosess necessary to create a strong foundation for growth. This period the growth rate begain to decline, and despite progress in motor development, including gross motor. Nutritional status is one of the factor that influence the development of gross motor. Purpose of this research to know the relationship nutrional status with gross motor development of children aged 1-3 years In Bitung village Amurang subdistric South Minahasa Regency. Quantitative method with cross sectional. The sample used total sampling method, with total 38 resppondents, nutrion status used anthropometric measurements based of age, whereas grader of gross motor development using sheet of observation Denver II, the data of research prosessed with computer program, it using Chi Square test at a significance leavel of 95% (α=0,05). The results show are relationship with nutrion status and gross motor development of children aged 1-3 years. Statistic test chi-square with result p=0,006. Conclusion of the research is nutrion status affects the gross motor development of children, so as to obtain the appropriate motor development requires optimal nutritional adequacy. Suggestion through this research, monitoring of nutritional status and motor development of children can be done on a regular basis. Keywords : Children aged 1-3 years, Nutritional Status, Gross Motor Development Abstrak : Usia 1-3 Tahun (toddler) merupakan masa awal anak berkembang, inilah masa yang disebut golden periode. Pada usia tersebut anak dalam proses pembentukan diri untuk menciptakan fondasi yang kuat untuk tumbuh kembangnya. Pada masa ini kecepatan pertumbuhan mulai menurun dan terdapat kemajuan dalam perkembangan motorik termasuk motorik kasar. Status gizi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan motorik kasar. Tujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 1-3 tahun di Kelurahan Bitung Kecamatan Amurang Kabupaten Minahasa Selatan. Metode dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah 38 responden. Penilaian status gizi menggunakan pengukuran antropometri berat badan berdasarkan umur, sedangkan penilaian perkembangan motorik kasar menggunakan lembar observasi Denver II. Data hasil penelitian diolah dengan bantuan program komputer menggunakan uji Chi Square pada tingkat kemaknaan 95% (α=0,05). Hasil menunjukan terdapat hubungan yang bermakna antara status gizi dengan perkembangan motorik kasar pada anak usia 1-3 tahun. Uji statistik chi-square didapatkan hasil p=0,006. Kesimpulan status gizi mempengaruhi perkembangan motorik kasar anak, sehingga untuk mendapatkan perkembangan motorik yang sesuai memerlukan kecukupan gizi yang optimal. Saran melalui penelitian ini pemantauan status gizi dan perkembangan motorik anak dapat dilakukan secara berkala. Kata kunci : Anak usia 1-3 Tahun, status gizi, perkembangan motorik kasar
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN STROKE NON HEMORAGIK DI IRINA F NEUROLOGI RSUP. PROF. DR. R. D. KANDOU MANADO Maukar, Magreysti; Ismanto, Amatus Yudi; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5217

Abstract

Abstract introduction Non – haemorrhagic stroke is a clinical syndrome that appears suddenly, quickly, such as neurologic deficit for lasting 24 hours or more. Risk factors that may cause the occurrence of stroke is hypertension, unhealthy diet, smoking, obesity. The purpose of this study was to analyze the correlation between the diet and the non - haemorrhagic stroke. This research design is using an observational analytic study. According to this research, this research is a cross-sectional study with sample size of 30 respondents. The analysis results of chi square test with values ρ 0.042, so it shows there is a correlation between diet and non – haemorragic stroke incidents. Recommended for the patient or the patient's family is to consume balanced nutrition so that can lowers the incidence of non-hemorrhagic stroke. Keywords: diet, non - haemorrhagic stroke incidence. Abstrak: Pendahuluan Stroke non hemoragik merupakan sindroma klinis yang timbul mendadak, cepat, berupa defisit neurologis yang berlangsung 24 jam atau lebih. Faktor resiko terjadinya stroke yaitu hipertensi, diet yang tidak sehat, merokok dll. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian stroke non hemoragik. Desain yang digunakan adalah analitik observasional. penelitian ini bersifat cross sectional study dengan besaran sampel 30 responden. Hasil uji chi square ρ 0,042. Rekomendasi diedukasi kepada pasien atau keluarga pasien untuk mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang sehingga menurunkan angka kejadian stroke non hemoragik. Kata kunci : pola makan, stroke non hemoragik.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENINGKATAN BERAT BADAN IBU PENGGUNA ALAT KONTRASEPSI SUNTIK DMPA (DEPO MEDROKSI PROGESTERON ESETAT) DI PUSKESMAS KUMELEMBUAI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Liando, Hana; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8174

Abstract

Abstrak : Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif utama bagi wanita. Penambahan berat badan merupakan salah satu efek samping yang sering dikeluhkan akseptor KB suntik. Tujuan penelitian ini menganalisa faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan berat badan ibu pengguna alat kontrasepsi suntik DMPA (Depo Medroksi Progesteron Asetat) di Puskesmas Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan. Metode penelitian survey analitik dengan design cross sectional dan uji statistik yang digunakan yaitu uji chi-square. Sampel yaitu akseptor yang aktif menggunakan kontrasepsi suntik DMPA yakni 33 ibu. Hasil penelitian ini menunjukan nilai p dari jangka waktu penggunaan dengan peningkatan berat badan adalah α < 0,05 (p = 0,021), nilai p dari aktivitas fisik dengan peningkatan berat badan adalah α < 0,05 (p = 0,042) dan nilai p pola makan dengan peningkatan berat badan adalah α > 0,05 (p = 0,072). Kesimpulan Terdapat hubungan antara jangka waktu penggunaan dan aktivitas fisik dengan peningkatan berat badan ibu pengguna alat kontrasepsi suntik DMPA. Tidak terdapat hubungan antara pola makan dengan peningkatan berat badan ibu pengguna alat kontrasepsi suntik DMPA. Saran memberikan sosialisasi terlebidahulu mengenai faktor-faktor yang berhubungan dengan peningkatan berat badan dalam penggunaan alat kontrasepsi suntik DMPA dan diharapkan akseptor dapat memahami dan menerapkannya.Kata Kunci : Kontrasepsi, Berat badan
Co-Authors Agesti Labada, Agesti Agnes Stella Koyongian, Agnes Stella Amatus Yudi Ismanto Anna R.R Samsudin, Anna R.R Asnawir Arifin Ayu Putri K Marikar, Ayu Putri K Bachruddin, Wustha Bakri, Zakiah Brigita Tambuwun, Brigita Buanasari, Andi Budiman, Elheart Charisanti Cicilia Sanding Chindy Gabriella Wauran, Chindy Gabriella Chrisma Natalia Christi Viviane Tulandi Christiana Kaseuntung, Christiana Cici Sumiati Tatali, Cici Sumiati Darwan, Susilawati Datesfordate, A. Halil de Haan, Putri Levina Maria Enggar Atmadja Sondakh Esther Hutagaol Farha Riany Abidjulu Feibi Almira Rantung, Feibi Almira Felicia Felicia Ferdinand Wowiling Flora Pricilla Kalalo Franly Onibala Frilian E. M. Bentelu, Frilian E. M. Gampu, Hendrika Tri Hutami Gresty Masi Hamid, Syafitrih A. Hana Liando, Hana Helly Conny Pangemanan, Helly Conny Hendro Bidjuni Indah Sampelan, Indah Indria F Ismail, Indria F Inneke F. M Rumengan Ita Sasmita Buhari Jill Lolong Jimmy Rumampuk Julia V. Rottie Junga, Ministi Ratri Kadek Putri Juliani Kairupan, B H Ralph Karepowan, Stevany Karlie Bellafilly Karaki, Karlie Bellafilly Katuuk, Mario E Katuuk, Mario Esau Kolantung, Priska M. Kussoy, Veronica Flaurensia Magdalena Labaiga, Natasya G.E. Lani Ribka Karundeng Larengkeng, Trivena Liani Kawulur, Liani Linnie Pondaag Lovin G. Kumendong, Lovin G. Lumempouw, Vinny J.R. Magreysti Maukar Makisake, Juwita Mandey, Chaterine Pingkan Manggopa, Rafli Manuru Pusirumang Makahanap Maria Magdalena Magas, Maria Magdalena Masi, Gresti Masi, Gresty N.M. Mataputun, Aglin Menajang, Novita Klaudya Meo, Maria Lupita Nena Michael Karundeng Mundung, Grace Jinny Nelly Mayulu Nieky Greyti Dien Nindya Nadilah Walangadi Ns Mulyadi Nurmansyah, Muhamad Nurrahmawati Lasandang, Nurrahmawati Oktevana Tulung Oroh, Wenda Pandensolang, Santalia Pangalila, Dewini Wahyuni Pratiwi Pinamangun, Wasti Pondaag, Ferlan Radharisnawati, Ni Kadek Reginus Malara Risky Wulan Ramadani Taslim, Risky Wulan Ramadani Rivelino Hamel Rivelino S. Hamel Ruindungan, Ribka Yulia Sailan, Novia Purwaningsih Santo Imanuel Tonapa, Santo Imanuel Sefti Rompas Sefty Rompas Selfi Elisabeth Kansil, Selfi Elisabeth Serly Toduho Silvia Momomuat Songgigilan, Anisha M.G Sriani Timbawa, Sriani Sriniwandi Awalla Tatali, Abdul Jalil Tendean, Bella Toar, Juwita Moreen Tri Andhika J Damopolii, Tri Andhika J Tuda, Josef Sem Berth Tulas, Verby Divini Prety Vandri Kallo Veibymiaty Sumelung Wico Silolonga Yanti Yusuf Yolanda B. Bataha Yolanda Bataha