Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DI DESA BATU KECAMATAN LIKUPANG SELATAN KABUPATEN MINAHASA UTARA Sampelan, Indah; Kundre, Rina; Lolong, jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.8023

Abstract

Abstrak : Dukungan keluarga yang optimal mendorong kesehatan para lansia meningkat. Bagian dari dukungan sosial adalah cinta dan kasih sayang yang harus dilihat secara terpisah sebagai bagian asuhan dan perhatian dalam fungsi efektif keluarga. Tujuan Penelitian mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktifitas sehari-hari di desa Batu Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara. Desain penelitian adalah Analitik Observasional pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia yang ada di Desa Batu Kecamatan Likupang Selatan Kabupaten Minahasa Utara, yang berjumlah 172 orang dengan Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Random Sampling, instrument yang digunakan ialah kuesioner dan analisa data yang digunakan univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian terdapat hubungan yang sangat nyata antara dukungan keluarga dengan kemandirian lansia dalam pemenuhan aktifitas sehari-hari (p=0.003). Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa dukungan keluarga berada pada kategori baik sebanyak 44 (69.8%) responden, dan kemandirian lansia yang sebagian besar termasuk dalam kategori baik yaitu 41 (65.1 %) responden, maka dari itu sebaiknya keluarga agar selalu memberikan dukungan kepada lansia agar kemandirian lansia lebih baik.Kata kunci: Dukungan Keluarga, Kemandirian lansia
HUBUNGAN VULVA HYGIENE DENGAN PENCEGAHAN INFEKSI LUKA PERINEUM PADA IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH GMIM MANADO Timbawa, Sriani; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9598

Abstract

ABSTRACT: Vulva hygiene is clean the vulva and the surrounding area in woman who werepatients at parturition or can not do it alone. Vulva hygiene also aims to prevent infection, tostitch the perineal wound healing and for the cleanliness of the perineal. The purpose of thisstudy analyzed the relationship vulva hygiene with prevention of perineal wound infection inthe mother post partum in the Hospital Pancaran Kasih GMIM Manado. The researchdesign used in this research is descriptive analytic design with cross sectional approach. Theresults using the Chi-Square test values obtained significant vulva hygiene, namely P = 0,001< á = 0,05. The conclusions of this research is vulva hygiene relationship with theprevention of wound infection of the perineal in the mother post partum. Suggestion for otherresearchers are expected to conduct further research in orderto be aware of factors otherfactors that affect the prevention of perineal wound infection in the mother post partum.Keywords : Vulva Hygiene, Perineal Wound With Episiotomy, Post Partum MothersABSTRAK : Vulva hygiene adalah membersihkan vulva dan daerah sekitarnya pada pasienwanita yang sedang nifas atau tidak dapat melakukannya sendiri. Vulva hygiene jugabertujuan untuk mencegah infeksi, untuk penyembuhan luka jahitan perineum dan untukkebersihan perineum. Tujuan penelitian ini menganalisa hubungan vulva hygiene denganpencegahan infeksi luka perineum pada ibu post partum di Rumah Sakit Pancaran KasihGMIM Manado. Desain Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah desaindeskriptif analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel diambil denganteknik Total Sampling. Hasil Penelitian dengan menggunakan Uji Chi-square diperolehnilai vulva hygiene yang bermakna yaitu p=0,001 yang lebih kecil dari á = 0,05.Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan vulva hygiene dengan pencegahan infeksiluka perineum pada ibu post partum. Saran bagi peneliti lain diharapkan dapat melakukanpenelitian lanjutan agar dapat mengetahui faktor – faktor lain yang mempengaruhipencegahan infeksi luka perineum pada ibu post partum.Kata Kunci : Vulva Hygiene, Luka Perineum Dengan Episiotomi, Ibu Post Partum
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEMAUAN IBU MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS TUMINTING KECAMATAN TUMINTING Abidjulu, Farha Riany; Hutagaol, Esther; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 1 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i1.6693

Abstract

Abstract : Exclusive breastfeeding is given breast milk for 6 months without additional liquids and other foods such as infant formula, banana pulp, and water. According to data from the Health Research in 2013, the percentage of baby who received exclusively breastfed in Indonesia is 54.3%. This is because of the mother’s lack of knowledge, widespread promotion of infant formulas and even the lack of support from family especially husband. This research aimed to determine the relationship of husband’s support with mother’s will for giving exclusively breastfeeding at the Tuminting primary health care in 2014. This is analytical research with cross sectional design, the population of lacting mother’s of infants age ≥ 6 months who came to visit at Tuminting primary health care. This research using purposive sampling technique amounted 61 respondents. The data were collected by distributing questionnaires which is husband’s support questionnaires and mother’s will for giving exclusively breastfeeding. The results of the statistical test using chi square test, the p value = 0.001. This means that the value of p < α (0.05). This it can be concluded that there is a relationship between husband support with mother’s will for giving exclusively breastfeeding. Suggestions for health care, should further improve the education and introduction to the husband’s and lacting mother’s about the importance of husband support for the success of mother’s exclusively breastfeeding. Keywords: Support husband - mother’s will - exclusive breastfeeding. Abstrak : ASI eksklusif adalah ASI yang diberikan selama 6 bulan tanpa tambahan cairan dan makanan lain seperti susu formula, bubur pisang, dan air putih. Menurut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, presentase bayi yang mendapat ASI eksklusif di Indonesia adalah 54,3%. Kendala ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu, maraknya iklan susu formula dan bahkan kurangnya dukungan dari keluarga terlebih suami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan kemauan ibu memberikan ASI eksklusif di Puskesmas Tuminting tahun 2014. Desain penelitian yaitu survei analitik dengan rancangan cross sectional, populasi yaitu ibu menyusui bayi usia≥ 6 bulan yang datang berkunjung ke Puskesmas Tuminting. Sampel penelitian ini 61 responden yang didapat dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner yang terdiri dari kuesioner dukungan suami dan kemauan ibu memberikan ASI eksklusif. Hasil uji statistik menggunakan uji chi square didapatkan nilai p = 0,001. Ini berarti bahwa nilai p <α (0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kemauan ibu memberikan ASI eksklusif.Saran untuk petugas kesehatan agar lebih meningkatkan penyuluhan dan pengenalan kepada para suami dan ibu menyusui tentang pentingnya dukungan suami sehingga mendukung keberhasilan ibu memberikan ASI eksklusif. Kata kunci : Dukungan suami – Kemauan Ibu - ASI eksklusif.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DI PUSKESMAS SONDER Menajang, Novita Klaudya; Pondaag, Linnie; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.15790

Abstract

Abstract : Primigravida Pregnancy is a condition that causes physical and psychological changes. World Health Organization (WHO, 2014) maternal mortality rate (MMR) reached 289,000 (Health News, 2015). The purpose of this study was to determine the relationship of husband support the anxiety levels in Primigravida third trimester at Puskesmas Sonder. The study design used is cross sectional. The sample included 30 mothers, sampling technique samples using purposive sampling. Results showed support husband at Puskesmas Sonder most with the support of a good number of 23 people (76.7%) and the least with no support either a number of 7 people (23.3%). Lower anxiety levels in Primigravida Trimester III of 4 people (13.3%), medium anxiety as many as 23 people (76.7%), and high anxiety as much as 3 (10.0%). Bivariate analysis using Chi-square test p-value 0.007. The conclusion that there is a significant relationship between husband support with Anxiety Levels in primigravida Trimester III in Puskesmas Sonder. Suggestions research is expected to provide a reference for the development and study of science education in the field of Maternity Nursing Keywords: Support Husband, Anxiety Levels Abstrak : Kehamilan primigravida merupakan suatu kondisi yang menimbulkan perubahan fisik dan psikologis. World Health Organization (WHO, 2014) angka kematian ibu (AKI) mencapai 289.000 (Warta Kesehatan, 2015). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan dukungan suami dengan tingkat kecemasan pada ibu primigravida trimester III di Puskesmas Sonder. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Sampel berjumlah 30 ibu, teknik pengambilan Sampel menggunakan purposive sampling. Hasil Penelitian menunjukkan Dukungan Suami di Puskesmas Sonder yang paling banyak dengan dukungan baik sejumlah 23 orang (76.7%) dan yang paling sedikit dengan dukungan tidak baik sejumlah 7 orang (23.3). Tingkat kecemasan rendah pada ibu Primigravida Trimester III sebanyak 4 orang (13.3), kecemasan menengah sebanyak 23 orang (76.7), dan kecemasan tinggi sebanyak 3 orang (10.0). Analisi bivariate menggunakan uji Chi-square p value 0.007. Kesimpulan yaitu terdapat Hubungan yang signifikan antara Dukungan Suami dengan Tingkat Kecemasan pada Ibu Primigravida Trimester III di Puskesmas Sonder. Saran penelitian ini diharapkan dapat memberikan referensi bagi perkembangan dan kajian ilmu pendidikan dibidang Keperawatan Maternitas Kata Kunci : Dukungan Suami, Tingkat Kecemasan
HUBUNGAN STANDAR PELAYANAN ANTENATAL CARE DAN KEBIJAKAN PROGRAM PELAYANAN ANTENATAL CARE DENGAN PENGETAHUAN ANTENATAL CARE TERINTEGRASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GOGAGOMAN KOTA KOTAMOBAGU Damopolii, Tri Andhika J; Kundre, Rina; Bataha, Yolanda
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 2 (2015): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i2.9278

Abstract

Abstract : Knowledge is the result of "Knowing" and this happened after people perform sensing on a particular object. Knowledge or Cognitif is very important domain for the formation of people's actions. Antenatal Care is health care that provided to a mother during pregnancy based on Antenatal Care service standards. Antenatal care program policies are visiting Antenatal Care Program at least four times during pregnancy, one time in the first quarter, one in the second quarter and twice in the third quarter. Objective: The purpose is analyzing the Factors which are associated with Antenatal Care Knowledge that integrated in working area of Public Health Center at Gogagoman Kotamobagu. Research design: analytic description with cross sectional approach and the sampling technique by totaling the sampling amount to 30 samples. Results: are using Pearson Chi Square test with significance level  = 0.05 or 95% earned value P = 0.003. Conclusion: there is a relationship between knowledge of antenatal care and service programs Policy. Suggestion: knowledge of good examination of pregnant women and the quality can mepengaruhi success rate Keywords : Knowledge, Antenatal Care Standart, Program Policy. Abstrak : Pengetahuan adalah merupakan hasil dari “Tahu” dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan atau kognitif merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Pelayanan antenatal care adalah pelayanan kesehatan yang diberikan kepada ibu selama masa kehamilannya sesuai dengan standar pelayanan antenatal care. Kebijakan program dalam pelayanan antenatal yaitu kunjungan antenatal sebaiknya dilakukan paling sedikit 4 kali selama kehamilan, satu kali pada triwulan pertama, satu kali pada triwulan kedua dan dua kali pada triwulan ketiga. Tujuan Menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan antenatal care Terintegrasi di wilayah Kerja Puskesmas Gogagoman Kota Kotamobagu. Desain Penelitian: dekriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling berjumlah 30 sampel. Hasil penelitian: Menggunakan uji pearson Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 atau 95% didapatkan nilai P= 0,003. Kesimpulan yaitu terdapat hubungan antara Pengetahuan antenatal care terintegrasi dengan standar pelayanan antenatal care dan kebijakan program pelayanan Saran : pengetahuan tentang pemeriksaan ibu hamil yang baik dan bermutu dapat mepengaruhi tingkat keberhasilan. Kata Kunci : Pengetahuan, Standar Pelayanan Antenatal Care, Kebijakan Program
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN, STATUS EKONOMI DENGAN PARITAS DI PUSKESMAS BAHU MANADO Budiman, Elheart; Kundre, Rina; Lolong, Jill
JURNAL KEPERAWATAN Vol 5, No 1 (2017): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v5i1.14815

Abstract

ABTRACT: Phenomenon in the society found that 65% of pregnant women had four too risky in pregnancy, are too young, too old, too often and too much. Total parity is too much, meaning that more and more pregnant women will be at risk of adverse pregnancy outcomes obtained. It should be lowered with adequate prenatal care that is focused on the health and reduction in risk factors, so that the condition can improve the outcome of pregnancy (Indriyani, 2013). The purpose of this study is identify the relationship between the level of education, employment and economic status with the parity in the health center Manado Bahu. The study design used is observational approach with cross sectional design. Samples were taken by accidental sampling with research instruments such as observation sheet with a sample of 50 pregnant women Conclusion Overview age majority (40%) aged pregnant women <21 years, parity (54%) multiparas, level of education (44%) is high school, status employment (76%) Housewife, and socioeconomic status (76%) income below the minimum wage. Chi Square analysis of a significant relationship between the level of education and parity with the outcome (p = 0.015 <á = 0.05), no significant correlation between job with parity with the outcome (p = 0.015> á = 0.05) and there is no significant relationship between economic status to parity with the outcome (p = 0.015 <á = 0.05). Keywords : Education, job, economic and parity ABSTRAK: Fenomena dalam masyarakat ditemukan, bahwa 65% ibu hamil memiliki empat terlalu yang beresiko tinggi pada kehamilan, yaitu terlalu muda, terlalu tua, terlalu sering dan terlalu banyak. Jumlah paritas yang terlalu banyak, mengandung makna, bahwa semakin banyak wanita hamil akan beresiko memperoleh hasil kehamilan yang buruk. Hal tersebut seharusnya dapat diturunkan dengan perawatan prenatal yang adekuat yang berfokus pada kesehatan dan penurunan faktor resiko, sehingga kondisi tersebut dapat memperbaiki hasil dari kehamilan (Indriyani, 2013).Tujuan Penelitian ini adalah Mengidentifikasi hubungan tingkat pendidikan, pekerjaan, dan status ekonomi dengan paritas di Puskesmas Bahu Manado. Desain Penelitianyang digunakan adalah pendekatan Observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel dilakukan secara accidental sampling dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dengan jumlah sampel 50 ibu hamil Kesimpulan Gambaran umur sebagian besar (40%) umur ibu hamil < 21 tahun, paritas (54%) multipara, Tingkat pendidikan (44%) adalah SMA, status pekerjaan (76%) Ibu Rumah Tangga, dan status sosial ekonomi (76%) berpendapatan dibawah upah minimum pekerja. Dari analisis Chi Square terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan paritas dengan hasil (p = 0,015 < á = 0,05), tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan paritas dengan hasil (p = 0,015 > á = 0,05) dan tidak terdapat hubungan yang siginifikan antara status ekonomi dengan paritas dengan hasil(p = 0,015 < á = 0,05). Kata Kunci : pendidikan, pekerjaan, status ekonomi dan paritas
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU MENGHADAPI PERSALINANDI POLI KIA PUSKESMAS TUMINTING Walangadi, Nindya Nadilah; Kundre, Rina; Silolonga, Wico
JURNAL KEPERAWATAN Vol 2, No 2 (2014): E-Jurnal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v2i2.5608

Abstract

woman to facing childbirth. The anxiety is situaton state of feeling concerns, feeling restless, ignorance, or fear of reality or perception ofthreat. The objective of this research is for to know relationship between knowledge of pregnant women primigravida trimester III with mother anxiety levels to face childbirth in poli KIA health centers at tuminting.The methods in this study was using cross sectional.The sampling technique according to inclusion criteria with purposive sampling This research use 36 sample. Instrumen research have used questionnaire HARS ( Hamilton Ancyetas Rate Scale) as 14 question and 10 knowledge question with have usedStatistical testchi square with significance level 95 %, á = 0,05 p= < 0,05.The Study resultshows that knowledgeof pregnant women primigravida trimester III with mother anxiety levels to face childbirthobtained value p = 0,000. The conclusion is there a relationship between knowledge of pregnant women primigravida trimester III with mother anxiety levels to face childbirth in poli KIA health centers at tuminting at tuminting with value of (p = 0,000 á 0,05).Keywords : Knowledge, levels of anxietyBibliography : 24 books + 16 journal (2002 – 2014).Abstrak:Pengetahuan persalinan mempunyai peranan penting dengan persiapan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Kecemasan adalah keadaan perasaan keprihatinan, rasa gelisah, ketidaktentuan, atau takut dari kenyataan atau persepsi ancaman. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan di poli KIA Puskesmas Tuminting. Metode penelitian menggunakan metode potong lintang.Teknik pengambilan sampel yaitu sesuai kriteria inklusi secara Purposive Samplingini meenggunakan 36 sampel. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner HARS ( Hamilton Ancyetas Rate Scale) sebanyak 14 soal dan 10 soal pengetahuan dengan menggunakan Uji statistikchi squaredengan tingkat kemaknaan 95 %, á = 0,05 p= < 0,05.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan ibu hamil primigravida dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan mendapatkan nilai p = 0,000. Kesimpulan adalah ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil primigravida trimester III dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi persalinan di poli KIA Puskesmas Tuminting dengan nilai yang diperoleh (p = 0,000 á 0,05).Kata Kunci :Pengetahuan, Tingkat Kecemasan.Daftar Pustaka :24 buku+ 16 jurnal ( 2002 – 2014).
HUBUNGAN POLA ASUH IBU DENGAN PERILAKU SULIT MAKAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-5 TAHUN) DI TAMAN KANAK-KANAK DESA PALELON KEC. MODOINDING MINAHASA SELATAN Karaki, Karlie Bellafilly; Kundre, Rina; Karundeng, Michael
JURNAL KEPERAWATAN Vol 4, No 1 (2016): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v4i1.10797

Abstract

Abstract: Preschool children are those aged between 3-6 years. At this time the child undergo a process of changing diets in which children generally find it difficult to eat. Difficulty eating is defined as the behavior of children with eating disorders such as refusal to eat, not eating, long time to eat up more than 30 minutes, and just want to eat certain foods. Parenting is one of the factors significantly helped to build the character of the child. The aim of research to reveal the mother’s parenting, trouble eating behavior picture to preschoolers, and analyze the relationship between maternal parenting behavior is difficult to eat in preschool children. The research was observasional/analytical, with cross-sectional, the population is taken from kindergarten palelon village with samples taken using total sampling technique that amounted to 30 respondents. Result of research on the analysis using chi square ( ) obtained p-value = 0,000 < á ( 0,05). The conclusion of this research that there is a relationship with the mother’s parenting behavior is difficult to eat at preschoolers. Suggestions can be used as information to the respondent to pay more attention parenting apply to the child. Keywords : Mother’s parenting, preschool children Abstrak: Anak prasekolah adalah mereka yang berusia antara 3-6 tahun. Pada masa ini anak mengalami proses perubahan pola makan dimana anak pada umumnya mengalami kesulitan untuk makan. Kesulitan makan didefinisikan sebagai perilaku anak yang mengalami gangguan makan berupa penolakan makan, tidak mau makan, lama waktu makan hingga lebih dari 30 menit, dan hanya mau makan makanan tertentu saja. Pola Asuh adalah salah satu faktor yang secara signifikan turut membentuk karakter anak. Tujuanpenelitian untuk mengetahui gambaran pola asuh ibu, gambaran perilaku sulit makan pada anak usia prasekolah, dan menganalisis hubungan pola asuh ibu dengan perilaku sulit makan pada anak prasekolah. Metode penelitian adalah observasional/analitik, dengan pendekatan cross-sectiona, populasi diambil dari Taman Kanak- Kanak Desa Palelon dengansampel diambil menggunakan teknik Total Sampling yang berjumlah 35 responden. Hasil penelitian pada analisis tersebut menggunakan uji chi square ( )didapatkan nilai p-value = 0,000 < á ( 0,05). Simpulanpada penelitian ini yaitu terdapat hubungan pola asuh ibu dengan perilaku sulit makan pada anak usia prasekolah. Saran dapat digunakan sebagai informasi kepada responden untuk lebih memperhatikan pola asuh yang diterapkan pada anak. Kata Kunci : Pola Asuh, Sulit Makan
GAMBARAN PENGUNAAN PIL KB PADA WANITA USIA SUBUR DENGAN HIPERTENSI DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS TANAWANGKO KECAMATAN TOMBARIRI Kawulur, Liani; Kundre, Rina; Onibala, Franly
JURNAL KEPERAWATAN Vol 3, No 3 (2015): E-Journal Keperawatan
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v3i3.10376

Abstract

Kawulur, Liani. Gambaran Penggunaan Pil Kb Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanawangko Kecamatan Tombariri. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Program Studi Ilmu Keperawatan. Universitas Sam Ratulangi. Pembimbing: (I) Rina M. Kundre (II) Franly OnibalThe Purposes: To overview the use of birth control pills in women of childbearing age in the sub-district Puskesmas Tanawangko Tombariri. Samples were taken there 45 respondents. Methods This study used observational survey design with cross sectional approach. Results of this study found picture Pill users with a woman of fertile age in Puskesmas Tanawangko. Recommendation: For health services, disseminate to women of childbearing age who followed the family planning program about the advantages and disadvantages of each type of family planning programs as well as side effects.Keywords: WUS, Birth Control PilKawulur, Liani. Gambaran Penggunaan Pil Kb Pada Wanita Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanawangko Kecamatan Tombariri. Skripsi. Fakultas Kedokteran. Program Studi Ilmu Keperawatan. Universitas Sam Ratulangi. Pembimbing: (I) Rina M. Kundre (II)Franly OnibalaTujuan: Mengetahui gambaran penggunaan pil KB pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Tanawangko Kecamatan Tombariri. Sampel yang diambil ada 45 responden. Metode Penelitian ini menggunakan desain Survey Observasional dengan Pendekatan Cross Sectional. Hasil penelitian ini didapatkan gambaran pengguna pil KB dengan Wanita Usia Subur di Puskesmas Tanawangko. Saran: Bagi tempat pelayanan kesehatan, mensosialisasikan kepada wanita usia subur yang mengikuti program KB tentang keuntungan dan kekurangan setiap jenis program KB serta efek sampingnya.Kata Kunci: WUS, Pil KB
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN KEPATUHAN MELAKUKAN ANTENATAL CARE (ANC) : SYSTEMATIC REVIEW Kolantung, Priska M.; Mayulu, Nelly; Kundre, Rina
JURNAL KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2021): E-JOURNAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jkp.v9i2.36780

Abstract

AbstractBackground: a mother's knowledge about the danger signs of pregnancy is one of the factorsthat affect compliance in performing Antenatal Care (ANC). Good knowledge of mothers aboutthe danger signs of pregnancy will make mothers care and be motivated to check theirpregnancy. Compliance in the ANC visit aims to monitor the condition of the mother and fetus,to detect problems early and provide appropriate action or intervention, and find out if thereare complications in pregnancy. Objective: This study aims to determine the relationshipbetween the level of knowledge of pregnant women about the danger signs of pregnancy withadherence to ANC. Methods: PubMed and Google Scholar were used to search for publicationresults with limitations on the cross sectional study design. Results: based on 10 articles thathave been analyzed with a sample of 639 pregnant women, it shows that there is a relationshipbetween the level of knowledge of pregnant women about danger signs of pregnancy withcompliance with Antenatal Care (ANC). Conclusion: knowledge of mothers about dangersigns of pregnancy is very important in fulfilling ANC visits. , to improve the quality of life ofthe mother and fetusKeywords: Antenatal Care, Knowledge of Pregnant Women, Danger Signs of Pregnancy.AbstrakLatar Belakang: Pengetahuan seorang ibu tentang tanda bahaya kehamilan merupakan salahsatu faktor yang mempengaruhi kepatuhan dalam melakukanAntenatal Care(ANC).Pengetahuan ibu yang baik tentang tanda bahaya kehamilan akan membuat ibu peduli dantermotivasi untuk memeriksakan kehamilannya. Kepatuhan dalam kunjungan ANC bertujuanuntuk memantau keadaan ibu dan janin, untuk mendeteksimasalah secara dini dan memberikantindakan atau intervensi yang tepat,dan mengetahui jika ada komplikasi pada kehamilan.Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamiltentang tanda bahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan ANC Metode: PubMed danGoogle Scholar digunakan unutk pencarian hasil publikasi dengan pembatasan pada desainpenelitian cross sectional. Hasil : berdasarkan 10 artikel yang telah di analisis dengan sampel639 ibu hamil, menunjukan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang tandabahaya kehamilan dengan kepatuhan melakukan Antenatal Care (ANC).Kesimpulan:pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan sangat penting dalam pemenuhan kunjunganANC, untuk meningkatkan kualitas hidup ibu dan janin.Kata kunci: Antenatal Care, Pengetahuan Ibu Hamil, Tanda Bahaya Kehamilan
Co-Authors Agesti Labada, Agesti Agnes Stella Koyongian, Agnes Stella Amatus Yudi Ismanto Anna R.R Samsudin, Anna R.R Asnawir Arifin Ayu Putri K Marikar, Ayu Putri K Bachruddin, Wustha Bakri, Zakiah Brigita Tambuwun, Brigita Buanasari, Andi Budiman, Elheart Charisanti Cicilia Sanding Chindy Gabriella Wauran, Chindy Gabriella Chrisma Natalia Christi Viviane Tulandi Christiana Kaseuntung, Christiana Cici Sumiati Tatali, Cici Sumiati Darwan, Susilawati Datesfordate, A. Halil de Haan, Putri Levina Maria Enggar Atmadja Sondakh Esther Hutagaol Farha Riany Abidjulu Feibi Almira Rantung, Feibi Almira Felicia Felicia Ferdinand Wowiling Flora Pricilla Kalalo Franly Onibala Frilian E. M. Bentelu, Frilian E. M. Gampu, Hendrika Tri Hutami Gresty Masi Hamid, Syafitrih A. Hana Liando, Hana Helly Conny Pangemanan, Helly Conny Hendro Bidjuni Indah Sampelan, Indah Indria F Ismail, Indria F Inneke F. M Rumengan Ita Sasmita Buhari Jill Lolong Jimmy Rumampuk Julia V. Rottie Junga, Ministi Ratri Kadek Putri Juliani Kairupan, B H Ralph Karepowan, Stevany Karlie Bellafilly Karaki, Karlie Bellafilly Katuuk, Mario E Katuuk, Mario Esau Kolantung, Priska M. Kussoy, Veronica Flaurensia Magdalena Labaiga, Natasya G.E. Lani Ribka Karundeng Larengkeng, Trivena Liani Kawulur, Liani Linnie Pondaag Lovin G. Kumendong, Lovin G. Lumempouw, Vinny J.R. Magreysti Maukar Makisake, Juwita Mandey, Chaterine Pingkan Manggopa, Rafli Manuru Pusirumang Makahanap Maria Magdalena Magas, Maria Magdalena Masi, Gresti Masi, Gresty N.M. Mataputun, Aglin Menajang, Novita Klaudya Meo, Maria Lupita Nena Michael Karundeng Mundung, Grace Jinny Nelly Mayulu Nieky Greyti Dien Nindya Nadilah Walangadi Ns Mulyadi Nurmansyah, Muhamad Nurrahmawati Lasandang, Nurrahmawati Oktevana Tulung Oroh, Wenda Pandensolang, Santalia Pangalila, Dewini Wahyuni Pratiwi Pinamangun, Wasti Pondaag, Ferlan Radharisnawati, Ni Kadek Reginus Malara Risky Wulan Ramadani Taslim, Risky Wulan Ramadani Rivelino Hamel Rivelino S. Hamel Ruindungan, Ribka Yulia Sailan, Novia Purwaningsih Santo Imanuel Tonapa, Santo Imanuel Sefti Rompas Sefty Rompas Selfi Elisabeth Kansil, Selfi Elisabeth Serly Toduho Silvia Momomuat Songgigilan, Anisha M.G Sriani Timbawa, Sriani Sriniwandi Awalla Tatali, Abdul Jalil Tendean, Bella Toar, Juwita Moreen Tri Andhika J Damopolii, Tri Andhika J Tuda, Josef Sem Berth Tulas, Verby Divini Prety Vandri Kallo Veibymiaty Sumelung Wico Silolonga Yanti Yusuf Yolanda B. Bataha Yolanda Bataha