Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS LITERASI KEUANGAN DAN KEBIASAAN BELAJAR MAHASISWA PENERIMA KIP-K DAN BUKAN PENERIMA KIP-K PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI ANGKATAN 2021 UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Vivi Dismayanti; Muhammad Azis; M. Ridwan Tikollah
Jurnal Ekonomi dan Pendidikan Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jep.v22i2.89698

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan literasi keuangan dan kebiasaan belajar antara mahasiswa penerima KIP-K dan bukan penerima KIP-K pada Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2021 Universitas Negeri Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel yang ditentukan melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan statistik deskriptif serta uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa bukan penerima KIP-K memiliki tingkat literasi keuangan yang lebih tinggi dibandingkan penerima KIP-K (mean 41,00 dan 37,04; p < 0,05). Selain itu, terdapat perbedaan signifikan pada kebiasaan belajar, di mana mahasiswa non-KIP-K menunjukkan kebiasaan belajar yang lebih baik dan konsisten dibandingkan mahasiswa penerima KIP-K. Perbedaan ini mencerminkan adanya perbedaan sistematis dalam pengelolaan keuangan dan perilaku belajar kedua kelompok. Hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan dan kebiasaan belajar mahasiswa, khususnya penerima KIP-K, melalui program pendampingan yang lebih efektif.
PENGARUH PEMBERIAN APERSEPSI TERHADAP KESIAPAN BELAJAR SISWA KELAS XI JURUSAN AKUNTANSI SMKN 2 LUWU TIMUR khanifatunni'mah; Muhammad Azis; Sahade
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 1 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i1.8005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian apersepsi terhadap kesiapan belajar siswa kelas XI jurusan akuntansi SMKN 2 Luwu Timur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Akuntansi SMK Negeri 2 Luwu Timur yang berjumlah 40 siswa, sedangkan sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total sampling atau sensus sehingga keseluruhan populasi dijadikan sampel yakni sebanyak 40 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji instrumen dan uji hipotesis dengan menggunakan SPSS 27 for windows. Berdasarkan analisis regresi linear sederhana diperoleh pemberian apersepsi Y ’ = 26,337 + 0,443X yang berarti tiap penambahan satu nilai apersepsi maka nilai kesiapan belajar siswa mengalami peningkatan sebesar 0,443 satuan. Hasil uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,000 < 0,05 yang berarti variabel apersepsi memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kesiapan belajar siswa, dengan demikian hipotesis diterima. Sementara itu, hasil analisis koefisien determinasi (KD) diperoleh hasil r2 = 0,528 atau 52,8%, yang berarti pemberian apersepsi memiliki kontribusi terhadap kesiapan belajar siswa sebesar 52,8% dan sisanya sebesar 47,2% dipengaruhi oleh faktor lain. This study aims to analyze the effect of providing apperception on the learning readiness of class XI students majoring in accounting at SMKN 2 East Luwu. The population in this study was all students in class XI Accounting at SMK Negeri 2 East Luwu, totaling 40 students, while the sample in this study was taken using total sampling techniques, so that the entire population used as a sample was 40 people. The data collection techniques used are questionnaires and documentation. The data analysis techniques used are descriptive analysis, instrument tests and hypothesis tests using SPSS 27 for windows. The results of this study indicate that: (1) Based on the result of simple linear regression analysis, it was obtained that apperception Y' = 26.337 + 0.433X which means that for every additional one apperception value, the student's learning readiness value increases by 0.433 units. (2) Based on the result of t-test results obtained a significance value of 0.000 < 0.05, which means the apperception variable has a positive and significant influence on students' learning readiness, thus the hypothesis is “accepted”. (3) Based on the results of the analysis of the coefficient of determination (KD) obtained r2 = 0.528 or 52.8 percent, which means that providing apperception contributed to students' learning readiness by 52.8 percent and the remaining 47.2 percent was influenced by other factors.
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Job Order Costing (Studi Kasus Pada Lentera Konveksi Makassar) Imra Ukhriana Rasul; Muhammad Azis; Azwar Anwar
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 2 No. 4 (2024): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v2i4.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode job order costing pada Lentera Konveksi Makassar. Fokus penelitian ini adalah harga pokok produksi dengan menggunakan metode job order costing. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Lentera Konveksi memiliki perbedaan pada perhitungan harga pokok produksi dengan metode job order costing. Dalam memproduksi 500 lembar almamater, harga pokok produksi yang dihasilkan perusahan sebesar Rp87.244. Sedangkan perhitungan harga pokok produksi dengan job order costing adalah Rp90.813. Perbedaan ini dikarenakan Lentera Konveksi tidak memperhitungkan keseluruhan biaya produksi secara rinci. Terdapat perbedaan dalam penentuan harga jual yang disebabkan karena pemilik usaha Lentera Konveksi tidak menghitung harga jual dengan menggunakan metode yang tepat dan hanya mengacu pada harga pasaran. Sedangkan pada metode normal pricing, penetapan harga jual dilakukan dengan menambah total biaya produksi dengan laba yang diinginkan.
Pengaruh Tingkat Inflasi Terhadap Harga Saham Bank BUMN yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Nur Rubiati Ningsih; Muhammad Azis; Sitti Hajerah Hasyim
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 2 No. 4 (2024): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v2i4.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh tingkat inflasi terhadap harga saham bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Variabel penelitian ini adalah: (1) Harga Saham sebagai variabel terikat (Y) yang diukur dengan harga saham per bulan, dan (2) Tingkat Inflasi sebagai variabel bebas (X) yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen (HK). Populasi penelitian ini adalah bank BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sedangkan sampel adalah 4 bank BUMN yalitu Bank Negara Indonesial Tbk. (BBNI), Bank Rakyat Indonesial Tbk. (BBRI), Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN), dan Bank Mandiri (BMRI) Tbk, yang diambil dengan teknik sampling Jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan Uji Normalitas, Uji Regresi Linear Sederhana, Uji t dan Uji Koefisien Determinasi (r2). Hasil penelitian ini menunjukkan thitung>ttabel (9,846>1,671), dan nilai signifikan 0,000<0,05. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat diketahui tingkat inflasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Hasil ini sesuai dengan hipotesis yang diajukan yaitu diduga tingkat inflasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham
Analisis Break Even Point dan Margin of Safety Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada Usaha Tahu Lancar Kabupaten Gowa Famelia Agata Garut; Muhammad Azis; Warka Syachbrani
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan laba menggunakan perhitungan Break Even Point (BEP) dan Margin of Safety (MOS) pada Usaha Tahu Lancar Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data yang diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang digunakan adalah data biaya dan volume penjualan periode Mei hingga Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya tetap sebesar Rp73.709.013 per bulan dan biaya variabel sebesar Rp46.333 per ember, dengan margin kontribusi sebesar Rp48.667 per ember atau rasio margin kontribusi sebesar 51%. BEP berada pada 1.515 ember per bulan atau setara Rp143.882.417, berada di bawah volume penjualan aktual bulanan yang berkisar antara 3.923 hingga 4.474 ember. Nilai MOS berkisar antara 61% hingga 66%, mengindikasikan tingkat keamanan usaha yang cukup baik terhadap risiko penurunan penjualan. Untuk mencapai target laba Rp135.000.000 per bulan, Usaha Tahu Lancar perlu menjual 4.288 ember per bulan atau setara Rp407.406.857. Dengan demikian, analisis BEP dan MOS terbukti efektif sebagai alat perencanaan laba yang terstruktur dan memberikan gambaran yang jelas mengenai batas aman operasional usaha.
Pengaruh Kepercayaan Penggunaan Financial Technology Terhadap Pengambilan Keputusan Investasi Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis di Universitas Negeri Makassar Andi Adhila Yana Khairani; Oktaviyah Nurafni; Muhammad Azis
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.739

Abstract

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa per Juni 2024 terdapat 101 perusa­haan fintech lending yang berizin dan terdaftar, menurun dari 164 perusahaan pada tahun 2019 akibat pengetatan regulasi untuk meningkatkan perlindungan konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda menjadi motor penggerak utama ekosistem fintech di Indonesia. Namun, tinggi¬nya penetrasi pengguna tidak serta-merta diikuti kepercayaan penuh terhadap platform digital, mengi¬ngat masih adanya kekhawatiran terkait keamanan siber, penyalahgunaan data pribadi, dan penipuan online. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepercayaan penggunaan financial technology (fintech) terhadap pengambilan keputusan investasi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar. Variabel penelitian ini adalah Pengambilan Keputusan Investasi (Y) yang diukur dengan Kepercayaan Penggunaan Fintech (X). Populasi penelitian ini adalah mahasiswa aktif Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Makassar angkatan 2022 yaitu sebanyak 1.402 orang, sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 67 mahasiswa yang diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan variabel Kepercayaan Penggunaan Fintech berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pengambilan Keputusan Investasi.