Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENERAPAN ARSITEKTUR MODERN PADA RANCANGAN KANTOR BADAN PERENCANAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KABUPATEN POHUWATO Rahmatia S. Lamapa; Abdi Gunawan Djafar; Irwan Wunarlan
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.18201

Abstract

Arsitektur modern adalah konsep suatu bangunan yang dirancang dengan mengutamakan kesederhanaan dalam bentuk tanpa tambahan/penggunaan ornamen. Arsitektur modern muncul sebab kemajuan pada bidang teknologi sehingga membuat manusia lebih mengarah pada sesuatu yang ekonomis, praktis serta bagus. Maka dengan ini diterapkan pada rancangan kantor Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pohuwato dengan tujuan untuk memberikan bentuk dan tampilan baru yang fungsional dan estetik baik luar maupun dalam gedung kantor. Dalam penerapannya terdapat beberapa ciri arsitektur modern yakni bentuk dasar geometri, kesederhanaan bentuk, garis-garis vertikal, horizontal dan diagonal, serta bentuk atap melengkung pada bangunan.
PENERAPAN ARSITEKTUR HIJAU DALAM PERANCANGAN KAWASAN PUSAT PETERNAKAN DAN PENGOLAHAN HEWAN TERNAK SAPI DI GORONTALO Anisa Langga; Irwan Wunarlan; Muhammad Rizal Mahanggi
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 1 (2023): JJoA : Juni 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i1.17734

Abstract

Peternakan dan pengolahan hewan ternak sapi di Gorontalo masih dalam skala kecil, untuk pemeliharaannya masih menggunakan sistem konvensional sedangkan untuk pengolahan ternak sapi masih banyak yang dilakukan di tempat pemotongan hewan, pemeliharaan dan pengolahan ternak dengan cara ini dapat menyebabkan pencemaran lingkungan, oleh karena itu di butuhkan Pusat peternakan dan pengolahan hewan ternak sapi yaitu sebuah tempat untuk mewadahi segala aktivitas, dengan menerapkan konsep arsitektur hijau. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskritif, metode analisis deskriptif ini yaitu menganalisis data atau mengambarkan data yang telah diperoleh, metode ini dapat mendukung untuk perancangan awal yaitu dalam bentuk analisis data, kemudian dari analisis ini dapat dijadikan rujukan untuk proses desain perancangan pusat peternakan dan pengolahan hewan ternak sapi di Provinsi Gorontalo. Hasil dari penelitian ini yaitu mendapatkan fasilitas pusat peternakan dan pengolahan hewan ternak sapi dengan luasan 39.127 m2, dalam perancangan ini menerapkan konsep arsitektur hijau yaitu berusahan meminimalisir pencemaran lingkungan, dengan cara menggunakan dengan cara pengehematan energi, dan banyak memanfaatkan sumber daya alam dan mengefisiensikan penggunaan sumber daya buatan. Dengan adanya pusat peternakan dan pengolahan hewan ternak sapi di Provinsi Gorontalo maka dapat memudahkan pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan konsumsi daging sapi di Provinsi Gorontalo.
PENGATURAN DAN MENATA POLA RUANG DESA ULANTA KECAMATAN SUWAWA KABUPATEN BONE BOLANGO irwan wunarlan; Berni Idji; M. Faisal Dunggio; Satar Saman
Jurnal Pengabdian Teknik Industri Vol 1, No 1: November 2022
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpti.v1i1.17117

Abstract

Ulanta Village is an area in the middle of the city and most (81.84%) of the village area has been designated as a provincial strategic area in the 2014-2034 Bone Bolango Regency Regional Spatial Plan, namely Agropolitan Areas and Integrated Industrial Areas as a form of support for life community economy in Bone Bolango Regency. As for the Identification and Formulation of the Problem (1) Analyze community perceptions regarding the spatial pattern of the area in Ulanta Village, Suwawa District, Bone Bolango Regency, (2) Evaluate the suitability of the implementation of the spatial pattern for the Ulanta Village area with the RTRW of Bone Bolango Regency. (3) Making recommendations based on the results of an evaluation of spatial planning patterns in the Suwawa sub-district in Bone Bolango Regency. The target group in this science and technology implementation activity is the community, especially village government apparatus and youth youth organizations in Ulanta Village, Suwawa District, totaling 20 people. This activity takes the form of village spatial planning training by using village government officials and youth youth organizations in Ulanta Village, Suwawa District, which are very vulnerable to various land conversion problems.This training is an alternative solution to tackling environmental degradation and provides added value in increasing skills, insight and knowledge about the use of the environment to make it a comfortable and beautiful environment for the community. Keywords: Arrangement, spatial pattern, village, environment
PENGOLAHAN ECOBRICK SEBAGAI SOLUSI MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN WILAYAH PESISIR DI DESA TIHU KECAMATAN BONE PANTAI Irwan Wunarlan; Nilawaty Yusuf; Yayu Isyana D Pongoliu
Jurnal Pengabdian Teknik Industri Vol 2, No 1: Mei 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jpti.v2i1.19928

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terutama wilayah pesisir, melalui pengelolaan (daur ulang) sampah. Kegiatan pengabdian ini memberikan edukasi mengenai sampah yang dilakukan dengan pembuatan ecobrick sebagai salah satu cara dalam mengurangi sampah plastik terutama dari masyarakat pesisir Desa Tihu Kecamatan Bone Pantai. Metode dalam kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi melalui metode ceramah tentang pembuatan ecobrick kepada siswa-siswa yang ada di Desa Tihu, persiapan alat bahan, sampai dengan tahap pembuatan ecobrick. Hasil dari pengabdian ini berupa produk tempat duduk ecobrick berbahan sampah plastik. Pengabdian ini diharapkan kedepannya dapat berkelanjutan agar mewujudkan desa wisata yang bebas dari sampah dan menunjang ekonomi masyarakat pesisir melalui pembuatan produk ecobrick. Dampak dari kegiatan yang telah dilaksanakan baik itu pelatihan dan edukasi sampah melalui ecobrick mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat pesisir Desa Tihu Kecamatan Bone Pantai dalam memanfaatkan media sampah serta mengenalkan potensi wisata ke masyarakat luar.
Pelatihan Pemanfaatan Limbah Botol Plastik Menjadi Kap Lampu Hias Irwan Wunarlan; Nilawaty Yusuf
Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Vol. 1 No. 1 (2021): Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Volume 1 Number 1 (November 2021) has bee
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/mopolayio.v1i1.17

Abstract

Limbah botol plastik masih dianggap sebagai sampah yang kurang bermanfaat. Padahal limbah botol plastik dapat dimanfaatkan menjadi beraneka ragam bentuk barang yang berguna sehingga mempercantik ruang atau si pemakainya. Upaya yang dilakukan untuk menanggulangi limbah botol plastik adalah melakukan daur ulang limbah tersebut dengan membuat berbagai produk kap lampu hias. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) Mewujudkan dan terciptanya keberhasilan dalam proses pelatihan pembuatan kap lampu hias berbahan limbah plastik bagi ibu rumah tangga dan pemuda karang taruna di Desa Bube Baru Kecamatan Suwawa, (2) Membentuk watak, kecakapan, kemampuan dan mengembangkan potensi ibu rumah tangga dan pemuda karang taruna di Desa Bube Baru Kecamatan Suwawa. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode pelatihan penerapan Ipteks dalam bentuk ceramah. Kegiatan ini memberikan bekal keterampilan, ilmu pengetahuan dan wawasan wirausaha kreatif. Berdasarkan hasil dengan mengamati produk yang telah dihasilkan dan tumbuhnya motivasi dan jiwa wirausaha kreatif dari peserta pelatihan Hal ini dibuktikan dengan berbagai macam pertanyaan yang diajukan serta keberhasilan membuat produk bernilai ekonomi dalam hal ini adalah kap lampu hias.
Karakter Islam Bagi Peserta Didik (Studi Kasus MTs Terpadu Al-Ishlah Kota Gorontalo) Irwan Wunarlan; Nilawaty Yusuf
Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Vol. 1 No. 3 (2022): Vol. 1 No. 3 (2022): Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Volume 1 Number 2 (M
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/mopolayio.v1i3.36

Abstract

Pendidikan karakter dalam perspektif Islam memiliki tujuan yang sangat jelas yaitu membentuk anak didik yang berakhlaq mulia. Kegiatan ini berbentuk pelatihan dalam bidang pendidikan khususnya pendidikan karakater Islam dengan mengadigunakan remaja yang masih tergolong usia dini karena pada usia remaja sangat rentan dengan berbagai permasalahan sosial dan mudah untuk membentuk karakter Islam sehingga memiliki pribadi yang santun. Pelatihan ini diikuti oleh 20 orang peserta pelatihan yang berasal dari kelas 7C MTs Terpadu Al-Ishlah Kota Gorontalo, dan melibatkan pengurus Takmirul Masjid Bismillahaq serta orang tua siswa dengan pertimbangan bahwa pengurus Takmirul Masjid Bismillahaq serta orang tua siswa mengingat adalah perangkat yang mengetahui kultur serta karakteristik siswa-siswi dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan pelatihan ini sangat bermanfaat bukan saja bagi para remaja, siswa-siswi, atau pelajar khusunya kelas 7C MTs Terpadu Al-Ishlah Kota Gorontalo akan tetapi juga dapat bermanfaat bagi guru dan orang tua siswa-siswi serta masyarakat pada umumnya untuk menjadi salah satu solusi menanggulangi degradasi atau kemerosotan moral dan sikap sosial dikalangan remaja atau generasi muda usia dini. Pendidikan karakter merupakan upaya-upaya yang dirancang dan dilaksanakan secara sistematis untuk membantu peserta didik memahami nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Allah, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan.
Pelatihan Mendesain Alat Pengering Ikan Higenis di Desa Botubarani Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango Irwan Wunarlan; Satar Saman
Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Vol. 2 No. 1 (2022): Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Volume 2 Number 1 (November 2022) has bee
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Botubarani merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango. Mayoritas penduduk yang bermukim pesisir pantai di Desa Botubarani memiliki mata pencaharian sebagai nelayan tradisional. Jumlah tangkapan ikan tersebut yang dapat dijual dan dikonsumsi sendiri berjumlah 345 kg/bulan sehingga terdapat sisa jumlah tangkapan ikan yang tidak dapat dijual dan dikonsumsi sendiri sebanyak 229 kg per bulan, jika ditinjau secara finansial maka rerata nelayan tradisional di Desa Botubarani mengalami kerugian sebesar Rp 108.600 per hari. Oleh karenannya diperlukan alat untuk membantu mengatasi permasalahan diatas maka perlu dibuat Alat tersebut adalah Alat Pengering Ikan Higenis. Dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik membantu untuk mendisain alat pengering ikan higenis sementara masyarakat nelayan merupakan kelompok sasaran. Dengan alat ini dapat membantu masyarakat nelayan tradisional Desa Botubarani keluar dari permasalahan tersebut.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga Berbasis Green Economy pada Masyarakat Pertambangan Rakyat di Desa Tulabolo Barat Yayu Isyana Pongoliu; Nilawaty Yusuf; Irwan Wunarlan
Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Vol. 2 No. 3 (2023): Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Volume 2 Number 3 (July 2023) has been of
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/mopolayio.v2i3.68

Abstract

Konsep green economy merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari oleh masyarakat kawasan pertambangan Hal ini dikarenakan kegiatan pertambangan yang tidak berbasis lingkungan akan menyebabkan kerusakan lingkungan yang berakibat hilangnya sumber pendapatan ekonomi masyarakat. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk memberikan pengetahuan bagaimana melakukan perencanaan keuangan berbasis green economy. Pengetahuan tentang perencanaan keuangan yang tepat yang berbasis green economy akan akan membantu keluarga mencapai tujuan finansial yang baik serta memiliki dampak positif bagi lingkungan. Metode pengabdian yang digunakan adalah ceramah dan diskusi Hasil pengabdian yang dilakukan pada peserta pelatihan menunjukkan telah ada peningkatan pengetahuan peserta pelatihan tentang konsep perencanaan keuangan berbasis green economy. Hal ini diharapkan pada jangka panjang untuk keberlangsungan lingkungan yang tetap terjaga.
Penataan Ruang Ekonomi Desa Ulatan Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango Irwan Wunarlan
Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Vol. 3 No. 1 (2023): Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi Volume 3 Number 1 (November 2023) has bee
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/mopolayio.v3i1.78

Abstract

Desa Ulanta merupakan daerah yang berada ditengah kota dan 81,84% kawasan desa tersebut telah ditetapkan sebagai kawasan strategis provinsi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bone Bolango Tahun 2014-2034 yaitu Kawasan Agropolitan dan Kawasan Industri Terpadu. Kegiatan pelaksanaan tata ruang ekonomi yaitu upaya pencapaian tujuan penataan ruang ekonomi dan pengendalian pemanfaatan ruang ekonomi. Manfaat kegiatan ini adalah untuk (1) menumbuh kembangkan sikap para peserta pelatihan di lingkungan masyarakat dan mengimplemintasikan penataan ruang desa sehingga dapat mengurangi alih fungsi lahan di lingkungan tempat tinggalnya, (2) Memanfaatkan penataan ruang desa sesuai dengan arah dan kebijakan RTRW Kabupaten Bone Bolango sehingga tercipta lingkungan yang nyaman dan asri bagi masyarakat. Metode yang digunakan yaitu pelatihan penerapan ipteks dengan memberikan bekal keterampilan, dan ilmu pengetahuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam mengolah dan memanfaatkan penataan ruang ekonomi desa sebagai ruang publik yang nyaman dan asri bagi masyarakat. Hasilnya peserta mampu menyusun draf dan memahami penyelenggaraan penataan ruang ekonomi dan telah memberikan berbagai peluang kepada masyarakat untuk ikut terlibat di dalam penataan ruang.
REST AREA DI KECAMATAN ATINGGOLA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ANALOGI Andre Kurniawan Macmud; Nurnaningsih Nico Abdul; Irwan Wunarlan
JAMBURA Journal of Architecture Vol 5, No 2 (2023): JJoA : Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jjoa.v5i2.20789

Abstract

Gorontalo Utara yang merupakan salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Gorontalo, yang direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan rest area di Kecamtan Atinggola. Diluar itu Gorontalo Utara Adalah tempat lintasan jalur Trans Sulawesi penghubung Antara Provinsi Gorontalo dan Provinsi Sulawesi Utara. Seiring dengan perkembangan Gorontalo Utara ini maka perlu adanya fasilitas yang mampu mengakomodasi pengguna transportasi darat di jalan guna mengakses dari satu tempat ke tempat lain. Maka dari itu perlu adanya tempat istirahat baik di jalan Trans Sulawesi maupun jalan nasional untuk mefasilitasi pengguna jalan beristirahat saat lelah dalam perjalanan jauh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah rest area di Jalur Jalan Lintas Utara Kecamatan Atinggola dengan menggunakan pendekatan analogi. perancangan rest area ini berdasarkan pada Lampiran No.15 Keputusan Direktur Jendral Bina Marga tentang standar luasan dan fasilitas rest area. Melalui pendekatan Analogi Design, perancangan rest area ini mencakup tata ruang hingga perencanaan lanskap berdasarkan kriteria pola Analogi Design yang telah di integrasikan dengan variabel pada Green Building Council dan Green Building Council Indonesia. Dengan adanya pendekatan Analogi Design ini diharapkan mampu membuat pengguna bangunan merasa lebih dekat dengan alam saat beristirahat di rest area. Analogi merupakan salah satu pendekatan bentuk yang digunakan dalam dunia arsitektur Pada konsep analogi ini hal yang terpenting adalah persamaan antara bangunan dan objek yang dianalogikan. Kata kunci: Rest Area, Gorontalo Utara, Arsitektur Analogi