Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA DAHARI SELEBAR KECAMATAN TALAWI KABUPATEN BATUBARA Rosni Rosni
JURNAL GEOGRAFI Vol 9, No 1 (2017): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v9i1.6038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengetahui Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Nelayan di Desa Dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara. Penelitian ini dilakukan di Desa Dahari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat nelayan yang ada di Desa Daari Selebar Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara yang berjumlah 443 KK. Sampel dalam penelitian ini adalah 15% dari jumlah populasi nelayan yaitu 66 KK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah daftar wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan yaitu 42 responden (63,63%) tergolong dalam prasejahtera, 21 responden (31,81%) tergolong dalam sejahtera I, dan 3 responden (4,56%) tergolong dalam sejahtera II. Jika dikaitkan dengan Upah Minimum Kabupaten Batubara tahun 2016 yaitu sebesar Rp.2.313.625 maka seluruh responden masuk dalam kategori miskin, masyarakat prasejahtera pendapatannya Rp 897.000, masyarakat sejahtera I Rp 1.149.000, dan masyarakat sejahtera II Rp 1.470.000.Kata kunci: tingkat kesejahteraan masyarakat nelayan
Pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) Berbasis Project Pada Mata Kuliah Evaluasi Hasil Belajar Geografi TA 2017/2018 Mona Adria Wirda; Rosni Rosni; Nurmala Berutu; Riki Rahmad
JURNAL GEOGRAFI Vol 10, No 2 (2018): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v10i2.10443

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis project pada matakuliah Evaluasi Hasil Belajar Geografi dengan menggunakan model ADDIE. Selain itu, juga bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada matakuliah evaluasi hasil belajar geografi TA 2017/2018, dan (2) mendeskripsikan respon mahasiswa TA 2017/2018 terhadap LKM yang telah dikembangkan. Pengumpulan data dilakukan dengan angket, tes dan lembar v­alidasi. Angket digunakan untuk mengumpulkan data respon mahasiswa terhadap penggunaan LKM di kelas A Reguler TA 2016/2017, tes digunakan untuk menilai hasil belajar mahasiswa melalui penggunaan LKS berbasis project, dan lembar validasi untuk mengukur kelayakan LKM yang dikembangkan. Validasi LKM dilakukan oleh 2 orang validator materi dan media. Indikator penilaian kelayakan LKM berupa kelayakan isi atau materi, kebahasaan, kegrafisan dan penyajian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKM berbasis project sangat layak digunakan (2) hasil belajar mahasiswa kelas A Reguler TA 2017/2018 mengalami peningkatan jika dibandingkan dari ketiga nilai pre-test, mid semester dan post-test, namun hasil belajar secara keseluruhan masih perlu ditingkatkan dimana dari 26 mahasiswa, hanya 15 mahasiswa yang mendapat nilai di atas KKM, (3) respon mahasiswa terhadap LKM berbasis project cukup baik. Kata kunci : Pengembangan, LKM, ADDIE, Project The purpose of this study was to develop student worksheets (MFIs) in order to evaluate project-based Geography Learning using the ADDIE development model in the academic year 2017/2018. In addition, it also aims to: (1) improve student learning outcomes in the course of evaluating geography learning outcomes in Regular Class A 2017/2018 school year, and (2) describe students' responses to the developed student worksheets. Data collection was carried out with questionnaires, tests and validation sheets. The questionnaire is used to assess the student responses to the use of the worksheet, the test is used to assess student learning outcomes through the use of project-based worksheets, and validation sheets for feasibility of project-based student worksheets. Assessment of the feasibility of student worksheets is carried out by 2 material and media validators. Indicators evaluate the appropriateness of student worksheets in the form of content or material feasibility, linguistics, graphics and presentations. Data analysis was carried out in a qualitative descriptive manner. The results showed that (1) project-based student worksheets were very feasible to use %, (2) the learning outcomes of Regular Class A students in the academic year 2017/2018 had increased compared to the pre-test, semester semesters and post-test , but still not significant, where out of 26 students, only 15 students scored more than 80 Minimum Completeness Criteria - KKM, (3) student responses to project-based student worksheets were good.Key words: Development, LKM, ADDIE, Project
Manajemen Bencana Alam Hubungan dengan Kepuasan Publik di Daerah Bencana (Studi Didaerah Bencana di Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara) Muhammad Arif; Rosni Rosni
JURNAL GEOGRAFI Vol 3, No 2 (2011): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v3i2.7364

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana hubungan manajemen bencana alam dengan kepuasan publik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), dan mendeskripsikan komitmen pemerintah lokal (Provinsi dan Kabupaten) terhadap implementasi manajemen bencana alam di Kabupaten Madina. Penelitian dilaksanakan dengan metode survey dengan pendekatan kombinasi dari kuantitaf dan kualitatif, untuk mendapatkan gambaran secara objektif tentang manajemen bencana alam dalam persepsi responden. Kemudian untuk mendapatkan informasi kualitatif data diambil dari beberapa informan kunci sebanyak 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha atau upaya yang masuk dalam proses manajemen bencana alam antara lain: (1) Pencegahan, (2) Mitigasi Bencana Alam, (3) Kesiapan Menangani Bencana Alam, (4) Tanggap Darurat, dan (5) Pemulihan, menurut persepsi responden masih pada kategori rendah dan komitmen pemerintah terhadap kelima upaya tersebut menurut responden masih sangat kurang/buruk keadaannya di lapangan. Usaha yang meyangkut proses kepuasan publik yaitu (1) Transparansi Pelayanan, (2) Keadilan Dalam Pelayanan, (3) Waktu dan Biaya, (4) Pemenuhan Hak Pengguna Layanan, dan (5) Sikap Pelayanan, menurut persepsi responden juga masih pada kategori rendah dan komitmen pemerintah terhadap kelima upaya tersebut menurut responden juga masih sangat kurang/buruk implementasinya di lapangan. Hipotesa dapat diterima dimana ada hubungan yang positif dan signifikan antara Manajemen Bencana Alam dengan Kepuasan Publik, dengan nilai r hitung> r tabel (0,367 > 0,220) pada taraf signifikan 95%. Kemudian, dengan harga koefisien determinan (D) = 13,49, berarti ada pengaruh Manajemen Bencana Alam terhadap Kepuasan Publik yaitu sebesar 13,49%, selebihnya 86,51% masih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang belum diperhitungkan dalam penelitian ini.Kata Kunci: Manajemen bencana dan kepuasan publik di daerah bencana
Pengembangan Bahan Ajar Biogeografi Berbasis Konstruktivis Di Kelas B Regular TA 2016/2017 Jurusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Medan Mona Adria Wirda; Nurmala Berutu; Rohani Rohani; Rosni Rosni
JURNAL GEOGRAFI Vol 9, No 2 (2017): JURNAL GEOGRAFI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jg.v9i2.7061

Abstract

ABSTRAK            Tujuan utama dalam penelitian ini adalah  menghasilkan  bahan  ajar  untuk  matakuliah   Biogeografi yang layak digunakan  oleh  mahasiswa  di kelas B reguler angkatan  2016/2017.  Tujuan lain  yang  ingin  dicapai melalui penelitian ini mendiskripsikan respon mahasiswa kelas B Reguler TA 2016/2017 terhadap bahan ajar berbasis konstruktivis  yang dikembangkan.  Metode pengembangan bahan  ajar  ini  mengacu  pada  kerangka  pikir  Thiagarajan  dan  Semmel  &Semmel. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dengan indikator penilaian kelayakan berupa kelayakan isi atau materi, kebahasaan, kegrafisan dan penyajian. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) bahan ajar yang dikembangkan sudah layak untuk digunakan. Sesuai dengan hasil validasi kedua validator berkisar antara 97.19 dan 98.75 (2) respon mahasiswa mengenai bahan ajar ini tergolong bagus. 64% mahasiswa menyatakan sangat setuju bahwa buku ini berguna bagi mereka, dan 36 % menyatakan setuju. 91 % mahasiswa menyatakan bahwa penggunaan bahasa dalam bahan ajar ini sangat jelas dan mudah dipahami. Selanjutnya, 73% mahasiswa menyatakan bahwa  pertanyaan yang diajukan di dalam bahan ajar ini juga sudah jelas serta isi pembelajaran sudah sesuai dengan harapan mereka. Pendapat ahli dan respon mahasiswa beberapa hal yang perlu diperbaiki ialah desain buku serta tata gambar, tabel dan diagram.Kata Kunci : bahan ajar, konstruktivis, biogeografiABSTRACTThe main objective of this research is to produce teaching materials for courses eligible Biogeography used by students in class B 2016/2017 regular forces. Another goal to be achieved through this study to describe the response of students of class B Regular TA 2016/2017 of constructivist-based teaching materials developed. The development of teaching materials refers to the framework Thiagarajan and Semmel & Semmel. The data was collected through a questionnaire with a feasibility assessment indicators qualifying the content, language, kegrafisan and presentation. The data were analyzed by descriptive qualitative.The results showed that (1) the material developed is feasible to be used. In accordance with the validator validation results ranged from 97.19 and 98.75 (2) The student's response is quite good material. 64% of students stated strongly agree that this book is useful for them, and 36% agree. 91% of students stated that the use of language in teaching materials is very clear and easy to understand. Furthermore, 73% of students said that the questions asked in these materials was also clear and the learning content is suitable to their expectations. Expert opinion and the response of the students are some things that need to be corrected is the design and layout of images, tables and diagrams.Keywords: Learning Material, Constructivist, Biogeography
Peran Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Terhadap Perekonomian Dan Pengembangan Masyarakat Desa Laut Dendang Menuju Desa Mandiri Budiyanti Budiyanti; Mita Nalsalisa Br Barus; Vadillah Raihto Hutasuhu; Elsy Nila Sari Situmeang; Rosni Rosni
Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital Vol. 1 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Bisnis Inovatif dan Digital
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jubid.v1i3.175

Abstract

This research examines the role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in improving the economy and developing society in Laut Dendang Village, with the ultimate goal of achieving independent village status. Using a qualitative method with a case study approach, this research analyzes the contribution of BUMDes in creating jobs, increasing people's income, and facilitating access to resources and training. The research results show that the existence of BUMDes has had a significant positive impact on local economic growth, increasing community skills, and strengthening village institutional capacity. BUMDes plays a role as a catalyst in the process of village economic empowerment, which ultimately helps Laut Dendang Village move towards independence. However, this research also identifies challenges faced, including limited capital and government support, which need to be overcome to optimize the role of BUMDes. These findings provide insight for the government and other stakeholders in designing more effective policies and strategies for village development through BUMDes.
Analisis Potensi Kearifan Lokal sebagai Daya Tarik Utama Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Christin Eva; Muhammad Alfi; Regita Asiah Azzarah; Dini Afrilia; Ridha Suyatmika Nainggolan; Wafiq Ariska; Rosni Rosni; Mulhady Putra
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v4i2.4557

Abstract

Kampuang Minang Tourism Village in Nagari Sumpur, Tanah Datar Regency, West Sumatra, is a culture-based tourism village that highlights the potential of local wisdom as the main attraction. This research aims to analyze this potential and identify challenges and opportunities in its preservation. The research uses a qualitative approach with a case study method, through in-depth interviews, observations, and documentation. The results show that cultural elements such as rumah gadang, bajamba meal processions, and traditional arts have been successfully packaged into an authentic tourism experience through the concept of family homestay. However, the development of tourist villages faces obstacles such as limited infrastructure, low participation of the younger generation, and perceptions of injustice in the management of Pokdarwis.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Ekonomi Nelayan di Danau Singkarak, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat Rosni Rosni; Ryan Pramana; Nurul Ilmi; Putri Roito Lumbantobing; Anisa Niwanda; Putri Rahmadani; Ridho Amalan Saufi
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v4i2.4573

Abstract

Lake Singkarak is a tectonic lake that plays a vital role in supporting the economic life of the surrounding community, especially traditional fishermen in Nagari Sumpur. However, pressure on the ecosystem and the decline in the population of bilih fish pose a threat to the sustainability of fishermen's livelihoods. This study aims to analyze the form of community empowerment carried out and its impact on improving the fishermen's economy. The study was conducted through a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that although an empowerment program had been carried out through assistance with fishing gear and PAP funds, its sustainability was not well maintained. Fishermen's income has not shown a significant increase, and tourism development has not fully touched their welfare. A more integrated strategy is needed between the fisheries and tourism sectors to realize sustainable empowerment.