Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ruang

Karakteristik Taman Menteri Soepeno sebagai Taman Ramah Anak di Kota Semarang P Prihantini; Wakhidah Kurniawati
Ruang Vol 5, No 1 (2019): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.571 KB) | DOI: 10.14710/ruang.5.1.69-82

Abstract

The child-friendly city is a city that gives attention to and recognizes the existence of children's rights, including the provision of children's play facilities. Public facilities that can reflect recognition of children's rights are parks. The purpose of this study is to find out the characteristic of Menteri Soepeno park as a child-friendly park in Semarang city. This park is expected to be a reference for the development of child-friendly parks in realizing a child-friendly city. The method used in this research is quantitative with scoring analysis. The result showed that Menteri Soepeno park was not child-friendly, some improvements were needed so this park could be one of facility that supports the realization of a child-friendly city in Semarang. 
Kajian Karakteristik Sampah PKL Di Kawasan Pendidikan UNDIP Tembalang Eko Dwi Cahyo Januarto; Wakhidah Kurniawati; Widjanarko Widjanarko
Ruang Vol 1, No 4 (2015): Ruang
Publisher : Department of Urban and Regional Planning, Faculty of Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9767/bcrec.%v.%i.113.%p

Abstract

Meningkatnya pertumbuhan PKL di Kawasan Pendidikan UNDIP Tembalang dikarenakan terbukanya peluang untuk beraktifitas dan menggunakan lahan yang ada disana. Pertumbuhan PKL tersebut menimbulkan beberapa permasalahan, salah satunya yaitu permasalahan sampah PKL. Dari permasalahan tersebut diperlukan penelitian tentang kajian karakteristik sampah PKL di Kawasan Pendidikan Universitas Diponegoro Tembalang dengan tujuan untuk menemukan karakteristik sampah PKL, karakteristik lokasi pembuangan sampah PKL, dan proses pengumpulan sampah PKL. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua teknik yaitu dengan  teknik primer pengumpulan data melalui kuisioner, observasi dan dokumentasi. teknik sekunder dilakukan dengan pengumpulan data dari instansi dan literatur terkait. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu karakteristik sampah PKL Di kawasan Pendidikan UNDIP Tembalang didominasi oleh sampah organik. Jika dilihat dari lokasi pembuangan sampah PKL, maka dapat disimpulkan bahwa masih ada sebagian kecil PKL yang membuang sampah di pinggir jalan raya. Hal ini disebabkan masih kurangnya tempat-tempat sampah yang disediakan oleh dinas kebersihan.Meningkatnya pertumbuhan PKL di Kawasan Pendidikan UNDIP Tembalang dikarenakan terbukanya peluang untuk beraktifitas dan menggunakan lahan yang ada disana. Pertumbuhan PKL tersebut menimbulkan beberapa permasalahan, salah satunya yaitu permasalahan sampah PKL. Dari permasalahan tersebut diperlukan penelitian tentang kajian karakteristik sampah PKL di Kawasan Pendidikan Universitas Diponegoro Tembalang dengan tujuan untuk menemukan karakteristik sampah PKL, karakteristik lokasi pembuangan sampah PKL, dan proses pengumpulan sampah PKL. Metode penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan dua teknik yaitu dengan  teknik primer pengumpulan data melalui kuisioner, observasi dan dokumentasi. teknik sekunder dilakukan dengan pengumpulan data dari instansi dan literatur terkait. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu karakteristik sampah PKL Di kawasan Pendidikan UNDIP Tembalang didominasi oleh sampah organik. Jika dilihat dari lokasi pembuangan sampah PKL, maka dapat disimpulkan bahwa masih ada sebagian kecil PKL yang membuang sampah di pinggir jalan raya. Hal ini disebabkan masih kurangnya tempat-tempat sampah yang disediakan oleh dinas kebersihan.