Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Perancangan Maskot SMK Grafika Iss Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Brand Awareness Suriani; Rino Yuda; Muhammad Ghifari
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 6 No. 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v6i1.16438

Abstract

Perancangan ini mencerminkan nilai-nilai positif serta visi misi SMK Grafika melalui sebuah maskot menjadi konsep dasar dalam perancangan maskot SMK Grafika ISS, Visi SMK Grafika ISS  “melahirkan insan professional dalam desain digital yang siap pakai didunia usaha, industri dan berakhlakul karimah” dikerucutkan menjadi kata kunci dalam konsep perancangan maskot ini. Sehingga terwujudnya keyword “beriman, berkarakter, dan professional”. Dalam perancangan ini perancang membuat karakter maskot dari lebah yang menyenangkan dan menarik, meliputi beberapa ekspresi seperti ceria, gerakan yang lucu, sedih, dan karakter yang menunjukan hal-hal positif sehingga dapat menciptakan ikatan emosional antar siswa, orang tua dan khalayak umum. Metode perancangan Design Thinking digunakan untuk mencari solusi yang paling efektif dan efisien untuk memecahkan suatu masalah yang kompleks dengan melalui tahapan Emphatize, Define, Ideate, Prototype, dan test. Dengan demikian SMK Grafika ISS memiliki elemen visual yang menarik, sehingga dapat memperkuat erat brand awarness dan membantu memperkuat kesadaran akan merek tersebut di kalangan Masyarakat. Keseluruhan karya disajikan dalam bentuk visualisasi gambar vector dengan style flat design dan rangkum dalam bentuk 2D serta dilengkapi media pendukung lainnya, seperti motion graphic, baliho, x-banner, poster dan beberapa desain mock-up stiker, pin, totebag, gantungan kunci.
Perancangan Board Game Sebagai Media Edukasi Pembelajaran Bahasa Aksara Simalungun untuk Siswa Sekolah Dasar Arivia Sri Handayani; Muhammad Ghifari; Aji Sofiana Putri
IKONIK : Jurnal Seni dan Desain Vol. 6 No. 02 (2024): JULI 2024
Publisher : LPPM Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/ijsd.v6i02.16636

Abstract

Simalungun merupakan sub Suku Batak yang memiliki aksara tersendiri, yaitu Aksara Simalungun yang disebut juga dengan surat batak atau surat sapuluh siah. Dalam menjaga kelestariannya, Bahasa Aksara Simalungun diterapkan sebagai muatan lokal dalam mata pelajaran Sekolah Dasar. Namun, dikarenakan kurangnya penggunaan Bahasa Simalungun di lingkungan menjadi faktor penyebab siswa mengalami kesulitan dalam mengingat dan memahami ketika proses pembelajaran. Perancangan ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran dengan metode permainan sehingga siswa mampu mengingat dan memahami pembelajaran Bahasa Aksara Simalungun. Metode perancangan ini menggunakan metode design thinking (Empathy, Define, Ideate, Design/Prototype,Test) dengan analisis data 5W+1H. Hasil dari perancangan ini ialah board game yang digunakan sebagai media edukasi pembelajaran Bahasa Aksara Simalungun.
Perancangan Buku Infografis Rumah Adat Batak Toba Sebagai Upaya Pelestarian Ragam Hias Adiski, Sri Nanda; Ghifari, Muhammad; Putri, Aji Sofiana
CREATIVA SCIENTIA Vol 1 No 2 (2024): CREATIVA SCIENTIA
Publisher : Universitas Utpadaka Swastika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70429/creativascientia.v1i2.120

Abstract

Samosir is an island located in the middle of Lake Toba, North Sumatra Province. The tribe that inhabits this island is the Toba Batak tribe. One of its cultures is the traditional house and is a cultural wealth that should be preserved. Simanindo Village is one of the villages that still maintains the Toba Batak Traditional House. However, as time goes by and the location is far away, many young people do not know and understand about the Toba Batak traditional house. The preservation of Toba Batak culture can be threatened if the younger generation lacks knowledge about traditional houses. The purpose of this design is to create an infographic book that contains information about the Toba Batak Traditional House and its decorations that can collaborate with the local Tourism Office and Museum. This design uses the design thinking method and data analysis using SWOT. The final result of this design is an infographic book and supporting works in the form of tote bags and key chains.
Perancangan Merchandise Sebagai Media Promosi Isbi Aceh Berbasis Ornament Aceh Andeska, Niko; Ghifari, Muhammad; Yuda, Rino
DESKOVI : Art and Design Journal Vol. 7 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/deskovi.v7i2.15231

Abstract

Ornament sebagai salah satu sumber budaya Aceh selayaknya mendapatkan perhatian khusus dari berbagai pihak agar kehadiran ornament Aceh tetap terjaga, hal tersebut dapat dilakukan salah satunya melalui penciptaan cenderamata instansi pemerintahan. Institut Seni Budaya Indonesia sebagai salah satu instansi pemerintah dalam bidang pendidikan, peneliti menawarkan penerapan beberapa ornament Aceh yang pada karya cenderamata sebagai penguatan identitas visual Institut Seni Budaya Indonesia Aceh melalui keilmuan kriya dan desain dengan pendekatan estetik, merchandise yang akan diciptakan berupa plakat, selendang, pouch bag dan lainnya. Dengan demikian penciptaan cenderamata dengan menerapkan ornament Aceh dapat berfungsi sebagai pencitraan identitas visual Institut Seni Budaya Indonesia Aceh. Metode dan teknik dalam mewujudkan merchandise ini dengan menggunakan metode kreatif Design Thinking. Penelitian ini diawali membuat pattern yang kemudian ditransformasiken ke berbagai bentuk merchandise.
PENGENALAN SENI LUKIS MELALUI MEDIA TAS DENGAN TEKNIK DEKORATIF KEPADA KELOMPOK PKK KOTA JANTHO UNTUK MENGHASILKAN PRODUK YANG KREATIF Miftahun Naufa; Anni Kholilah; Muhammad Ghifari
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol. 12 No. 2 (2023): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v12i2.50352

Abstract

development of creativity and improvement in the field of business and creating jobs through art and culture to the community can be a basic step in creating new works of art. There needs to be collaboration between ISBI Aceh through lecturers and students with the community so that the development of creativity in the community can run. Through a community organization that aims to empower women or commonly called the PKK Group, the author and his team try to introduce painting that is close to their lives. Conventional painting media is commonly known as using canvas, but creativity in exploration continues to grow so it does not rule out the use of various applied-based media. The association of women in bags is the main goal for the writer in terms of introducing painting to the PKK group in Jantho Makmur City. The PKK group will be given basic knowledge in creating decorative paintings on a media bag. The method carried out is by socialization and introduction of bag media painting to the community, the PKK group is given a decorative painting technique but is still free to explore with their respective creativity. Creative products of painting bags with decorative techniques produced by the PKK group must be marketable both offline and online. Creative products of painting bags with decorative techniques are packaged attractively and given harmonious packaging in order to attract the attention of consumers.Keywords: painting, bags, decorative, creative products.AbstrakPengembangan kreativitas serta peningkatan dalam bidang usaha dan menciptakan lapangan kerja melalui seni dan budaya kepada masyarakat dapat menjadi langkah dasar dalam menciptakan karya seni baru. Perlu adanya kolaborasi antara ISBI Aceh melalui Dosen dan mahasiswa dengan masyarakat agar pengembangan kreativitas pada masyarakat dapat berjalan. Melalui organisasi kemasyarakatan yang bertujuan untuk memberdayakan perempuan atau biasa disebut dengan Kelompok PKK, penulis bersama tim mencoba mengenalkan seni Lukis yang dekat dengan kehidupan mereka. Media lukis konvensional biasa dikenal dengan menggunakan kanvas, namun kreativitas dalam eksplorasi terus berkembang sehingga tidak menutup kemungkinan penggunaan berbagai media berbasis terapan. Keterkaitan perempuan pada tas menjadi tujuan utama bagi penulis dalam hal mengenalkan seni Lukis kepada kelompok PKK Kota Jantho Makmur. Kelompok PKK akan diberikan pengetahuan dasar dalam menciptakan lukisan dekoratif pada sebuah media tas. Metode yang dilakukan adalah dengan cara sosialisasi serta pengenalan seni Lukis media tas pada masyarakat, kelompok PKK diberikan sebuah teknik lukis dekoratif namun tetap bebas melakukan eksplorasi dengan kratifitasnya masing-masing. Produk kreatif tas lukis dengan teknik dekoratif yang dihasilkan oleh kelompok PKK harus dapat dipasarkan baik secara offline maupun secara online. Produk kreatif tas lukis dengan teknik dekoratif dikemas dengan menarik dan diberikan packaging yang selaras agar dapat menarik perhatian konsumen.Kata Kunci: seni lukis, tas, dekoratif, produk kreatif. Authors:Miftahun Naufa : Institut Seni Budaya Indonesia AcehAnni Kholilah : Institut Seni Budaya Indonesia AcehMuhammad Ghifari : Institut Seni Budaya Indonesia Aceh References: Ghifari, M., Kholilah, A., & Naufa, M. (2021). Pengenalan Lukis Kaca Sebagai Media Hias dan Cenderamata Pada Siswa-Siswa SMA N 1 Jantho. Gorga Jurnal Seni Rupa, 10(01),73-79. https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.21107.Ginting, J., & Triyanto, R. (2020). Tinjauan Ketepatan Bentuk, Gelap Terang, Dan Warna Pada Gambar Bentuk Media Akrilik. Gorga Jurnal Seni Rupa, 09(02), 300-308 https://doi.org/10.24114/gr.v9i2.20118.Hauskeller, Michael. (2015). Apa Itu Seni, Posisi Estetika dari Platon sampai Danto. Yogyakarta: Kanisius.Kartika, Dharsono Sony (2016). Kreasi Artistik Perjumpaan Tradiri Modern dalam Paradigma Kekaryaan Seni. Karanganyar: Citra Sains.Komalayakti, D., Mustika, I, K., & Kondra, I, W. (2023). Tas Kanvas Lukis dengan Perca Endek Bali dan Kain Motif Khas Lombok yang Bernilai Seni dan Ekonomis. CITA KARA Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni Murni, 3(1), 46-52. https://jurnal2.isidps.ac.id/index.php/citrakara/article/download/2335/860.Kholilah, A., Naufa, M., & Ghifari, M. (2022). Pembuatan Seni Lukis Mural Dinding Sekolah Yayasan Paud/TK Almuhajirin Kota Jantho Untuk Meningkatkan Pendidikan Karakter. Gorga Jurnal Seni Rupa, 11(02), 433- 438. https://doi.org/10.24114/gr.v11i2.38950.Maulida, D., & Saleh, K. (2020). Menggambar Bentuk Melalui Media Vidio Tutorial Di SMP Negeri 12 Pematangsiantar. Gorga Jurnal Seni Rupa, 09(01), 218-225. https://doi.org/10.24114/gr.v9i1.18879.Susanto, Mikke. (2002). Diksi Rupa. Yogyakarta: Kanisius.Sunaryo, Aryo. (2011). Ornamen Nusantara: Kajian Khusus tentang Ornamen Indonesia. Semarang: Dhara Prize.
Implementasi Proses Kreatif Berbasis Digital Dalam Mencipta Musik Pertunjukan dan Manajemen Promosi di Lembaga Seulanga, Banda Aceh Andiko, Benny; Gusmail, Sabri; Ghifari, Muhammad; Andika, Benni; Bahri, Al
Batoboh Vol 10, No 1 (2025): BATOBOH: JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v10i1.5007

Abstract

Selera budaya lokal memainkan peran penting dalam pelestarian dan pengembangan musik seni pertunjukan. Lembaga Seulanga di Banda Aceh) menghadapi berbagai tantangan, seperti: keterbatasan sarana dan prasarana untuk produksi musik seni pertunjukan, minimnya pengetahuan dan keterampilan dalam teknik perekaman musik berbasis digital dan dan kurangnya kemampuan pengelolaan promosi hasil karya untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Dibutuhkan pelatihan yang berfokus pada teknologi perekaman musik digital untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri seni. Metode pelaksanaan terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan penilaian. Perkembangan teknologi perekaman musik berbasis digital menjadi fokus utama program pengabdian kepada masyarakat oleh ISBI Aceh, dengan solusi berupa pelatihan teknik perekaman musik seni pertunjukan menggunakan software Digital Audio Workstation (DAW) seperti PreSonus Studio One 6. Pelatihan ini mencakup tahap-tahap perekaman profesional, promosi digital menggunakan WordPress, serta bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan SDM di Lembaga Seulanga Banda Aceh dalam melestarikan seni budaya. Hasil luaran meliputi publikasi, video dokumentasi, hak cipta karya rekaman, serta peningkatan kemampuan mitra untuk mempromosikan seni budaya Aceh secara digital.
Visual Branding Kupiah Meukutop 4.0: Blockchain untuk Pelestarian Warisan Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif Pidie Italina, Cut; Nofiana S; Setiawati, Cut Lilis; Ghifari, Muhammaad; Isnaini, Teuku; Amelia, Irza; Rahmayanti, Desi; Maryanti
Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Beujroh : Jurnal Pemberdayaan dan Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/beujroh.v4i1.704

Abstract

The community service program “Visual Branding Kupiah Meukutop 4.0: Blockchain for Cultural Heritage Preservation and Strengthening the Creative Economy of Pidie” is motivated by the weak visual identity, limited digital promotion, and the absence of authentication systems for Kupiah Meukutop, a cultural heritage craft of Aceh. This program aims to enhance artisans’ capacity through the development of modern visual branding rooted in local wisdom and the integration of blockchain technology for product authenticity tracking. The implementation methods include needs assessment, training in visual design and digital marketing, development of a QR-based blockchain traceability prototype, and assistance in applying the new branding system. The results demonstrate significant improvement in artisans’ digital skills, the creation of new logos and packaging, initial blockchain implementation on 20 products, and increased online promotional activities. Overall, the program effectively contributes to cultural heritage preservation and enhances the competitiveness of Kupiah Meukutop within the regional creative economy sector.
Merekam Identitas Budaya Desa Matotonan Mentawai Sumatera Barat: Integrasi Keilmuan Sejarah dan Desain Komunikasi Visual  : Documenting the Cultural Identity of Matotonan Village Mentawai of West Sumatra: An Integration of Historical Studies and Visual Communication Design Radiatul Adawiyah; Zaiyardam Zubir; Muhammad Ghifari; Handoko Handoko
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.9923

Abstract

Kajian berbasis pengabdian masyarakat ini memiliki sisi menarik yang bisa diteliti dengan perpaduan keilmuan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan keilmuan sejarah. Desa ini, memiliki keunikan dari segi budaya dan tradisi mereka. Apakah keunikan budaya tersebut akan tetap dapat dipertahankan pada masa mendatang, atau justru perlahan menghilang seiring perkembangan zaman? Apakah keberadaan Sikerei sebagai penjaga tradisi dan spiritualitas masyarakat Mentawai akan tetap eksis di tengah perubahan sosial modern? Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi penting untuk dikaji mengingat budaya lokal menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Apabila suatu saat kehidupan masyarakat Matotonan hilang dari muka bumi, baik akibat perubahan zaman, modernisasi, atau tekanan global, maka karya-karya DKV yang telah dihasilkan menjadi penanda keberadaan dan bukti historis. Visual yang terdokumentasi dalam bentuk ilustrasi, fotografi, film dokumenter yang mampu menyampaikan pesan budaya melampaui batas waktu dan ruang. Studi berbasis pengabdian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan merekam identitas budaya masyarakat desa Matotonan melalui integrasi keilmuan sejarah, desain komunikasi visual, serta ilmu sosial budaya., serta merepresentasikan visual yang mampu melestarikan nilai-nilai budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat Mentawai agar tetap dapat dipahami dan diwariskan kepada generasi mendatang.  Metode penelitian ini menggunakan pendekatan multidisipliner dengan memadukan keilmuan Desain Komunikasi Visual, sejarah, dan ilmu sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa Matotonan memiliki keunikan budaya dan tradisi yang khas. Integrasi DKV dan sejarah berperan dalam merepresentasikan realitas sosial-budaya secara visual sehingga identitas masyarakat Matotonan tetap dapat dipahami dan diwariskan kepada generasi mendatang.