Claim Missing Document
Check
Articles

KADAR YODIUM AIR, EKSKRESI YODIUM URIN DAN GOITER DI DAERAH ENDEMIS DEFISIENSI YODIUM Mutalazimah -; Setia Asyanti
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.246 KB)

Abstract

Physical environmental factors contribute to human health, including the factor of iodine content of water in endemic areas related to urinary iodine excretion and goiter. Water iodine levels determine iodine intake comes from drinking water and determine the iodine content of foodstuffs produced from endemic areas. When iodine intake is too low, then the amount of iodine excreted in the urine is also low, it causes the thyroid gland is unable to maintain adequate hormone secretion, and goiter arise as compensation. This study aims to examine the relationship of water iodine levels, urinary iodine excretion (UIE) and goiter in women of childbearing age in endemic areas of iodine deficiency. This cross-sectional observational study, conducted in 115 women of childbearing age at Prambanan sub-district of Sleman, chosen at random. Water iodine levels and UIE were measured by acid digestion method, goiter measured by palpation method. The relationship between water iodine levels and UIE were analyzed with the Pearson correlation test, the relationship of water iodine levels and goiter were analyzed by Chi Square. The results showed that the average iodine content of water 4.95 mg / l ± 4.98 mg/l and median 8.00 mg/l (0-12 mg l), the average value of UIE included in the category more adequate (247.3 ± 158.5) mg/l and it also the median of 205 (0-774) mg/l. It was also found 13% sample have goitre. Statistical analysis result showed the relationship between water iodine levels and UIE (p = 0.014), while water iodine levels and goiter (p = 0.077). In conclusionthere was athere relationship between water iodine levels and UIE and there was no correlation between water iodine levels and goiter.Keywords: water iodine levels, UIE, goiter
Edukasi Pencegahan Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) Berbasis Media Pembelajaran Flipchart M Mutalazimah; Farida Nur Isnaeni; Nur Lathifah Mardiyati; Khoirina Ngizzati Pujiani; Sintya Bella Pratiwi
WARTA LPM WARTA LPM, Vol. 24, No. 4, Oktober 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/warta.v24i4.15193

Abstract

Kekurangan yodium masih menjadi permasalahan gizi dan kesehatan masyarakat di Indonesia, karena angka total goiter rate (TGR) lebih dari batas maksimal yang ditetapkan WHO sebesar 5%. Selain menggencarkan program Universal Salt Iodized (USI), pencegahan kekurangan yodium harus didukung oleh program edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Dusun Belik, Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak Boyolali ini bertujuan memberikan edukasi dan memberikan media flipchart mengenai Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY), dengan sasaran kader posyandu dan wanita usia subur (WUS). Selain lebih efektif dan informatif, flipchart mempunyai keunggulan dapat digunakan untuk penyuluhan massal dan lebih mengintensifkan interaksi edukator dengan sasaran karena terdapat penjelasan di setiap lembar materinya. Flipchart yang digunakan pada kegiatan ini teridiri dari 10 halaman bolak balik (halaman depan berisi materi/gambar dan halaman sebaliknya berisi keterangan penjelasan). Ukuran flipchart ada 2 yakni 50 cm x 70 cm, untuk edukasi pada kader posyandu dan 30 x 48 cm untuk konseling home visite pada WUS. Flipchart dilengkapi dengan papan sandar dan segitiga penyangga (tripod) yang memudahkan penempatan media. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan rata-rata pengetahuan mengenai GAKY sebelum diberikan edukasi (50,96) dan setelah diberikan edukasi (77,25). Edukasi mengenai GAKY perlu terus diupayakan secara berkesinambungan dalam rangka mewujudkan perbaikan status gizi dan peningkatan derajat kesehatan.
Hubungan Frekuensi Senam Aerobik dan Asupan Kolesterol terhadap Kadar Kolesterol Darah Wanita Usia Subur di Pusat Kebugaran Syariah Agung Fitnes Makamhaji Annissa Mustika Ayu; Mutalazimah Mutalazimah; Isnaini Herawati
Jurnal Kesehatan Vol 10, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v10i2.5536

Abstract

Aktivitas fisik dan asupan makan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kadar kolesterol darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi senam aerobik dan asupan kolesterol terhadap kadar kolesterol darah wanita usia subur di Pusat Kebugaran Syariah Agung Fitnes Makamhaji. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 37 orang diperoleh dengan teknik simple random sampling. Data frekuensi senam aerobik didapatkan melalui wawancara, data asupan kolesterol didapatkan melalui food recall 24 jam sebanyak 4 kali, dan data kadar kolesterol didapatkan dengan pemeriksaan darah di laboratorium. Analisis menggunakan uji statistik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar frekuensi senam aerobik responden kurang (43,2%).  Sebagian besar responden memiliki asupan kolesterol yang kurang (54,1%). Responden yang memiliki kadar kolesterol yang normal sebesar (62,2%). Responden dengan frekuensi senam yang baik memiliki kadar kolesterol yang normal lebih tinggi (100%) dibandingkan dengan frekuensi senam yang kurang hanya (12,5%).  Responden dengan asupan kolesterol yang cukup memiliki kadar kolesterol normal lebih tinggi yaitu (69,2%) dibandingkan dengan asupan kolesterol yang lebih yaitu (58,3%). Ada hubungan frekuensi senam aerobik dengan kadar kolesterol (p=0,00), tidak ada hubungan asupan kolesterol terhadap kadar kolesterol darah (p=0,86).
Kajian Patofisiologis Gejala Klinis dan Psikososial Sebagai Dampak Gangguan Fungsi Tiroid pada Wanita Usia Produktif Mutalazimah Mutalazimah; Budi Mulyono; Bhisma Murti; Saifuddin Azwar
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v6i1.5506

Abstract

Indonesia has not been free from iodine deficiency, demonstrated by the increased prevalence oftotal goitre rate (TGR) from 9.8% in 1998, to 11.1% in 2003. New problem that occurs in endemic areas ofiodine deficiency is the presence of iodine excessive, one of them as the impact of universal salt iodizationprogram (USI) and iodiol supplementation in a long period of time. Both deficiency and excessive of iodinecan result in thyroid dysfunction. Impaired thyroid function is manifest broadly on biopsychosocial aspects,which is detrimental especially for childbearing women, as a determinant of survival and quality of life forfuture generations. Based on the measurement of TSH and FT4, were childbearing women who suffersubclinical hypothyroidism were 2%, subclinical hyperthyroidism were 26% and euthyroid were 76%.Biopsychosocial characteristics that can be described from hypothyroid subjects are visible goiter, puffyface, dry skin, fatigue, decreased concentration, menorrhagia, easily upset, depressed, apathetic and withdrawn.Meanwhile, the varying percentage of subjects with subclinical hyperthyroidism showed signs andsymptomsinclude a palpablegoiter,heat intolerance, exophthalmos, tiredness, pritibial edema, muscleweakness,delicated skin, poor memory,decreased concentration, menstrual disorders, decreased sexuallibido,anxiety,sleep disturbances, irritability,decreased motivation and decreased social activity.Thereforethatthe impact of thyroid dysfunction on a biopsychosocial characteristics, does not continue to secondarydiseases,efforts are needed to increase community awareness to recognize the signs and symptoms ofbiopsychosocialchanges. Therefore, the condition of iodine deficiency and excessive can be detected earlyandovercame with adequate therapy.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI DENGAN STATUS GIZI ANAK AUTIS DI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT (YPAC) KOTA SURAKARTA Atika Putri Wijayanti; Mutalazimah Mutalazimah
Jurnal Kesehatan Vol 11, No 1 (2018): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v11i1.6999

Abstract

Anak-anak dengan sindrom autis memiliki keterbatasan jenis bahan makanan yang bisa dikonsumsi, karena dapat mempengaruhi pola perilaku, status gizi dan sistem pencernaan anak. Diet bisa menjadi gambaran pemberian makanan pada anak apakah anak sudah menerapkan diet atau tidak. Status gizi lebih banyak terjadi karena ketidakseimbangan antara konsumsi dan pengeluaran energi dari tubuh, status gizi dipengaruhi oleh asupan energi dan nutrisi, aktivitas fisik, jenis kelamin dan faktor genetik. Perilaku menetap dalam mengkonsumsi makanan memiliki efek pada kelebihan berat badan pada anak autis. Mengkaji hubungan antara asupan energi dengan status gizi di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Surakarta, Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional observasional, dan dilakukan pada 32 anak yang menderita autis, yang direkrut dengan menggunakan teknik random sampling. Asupan energi diperoleh dengan mewawancarai anak asupan autis dengan menggunakan recall makanan 3x24 jam. Status gizi diperoleh dengan tinggi badan dan berat anak autis. Penelitian bahwa 75% anak-anak penderita autis kekurangan dan 53.1% anak yang mengalami kelebihan berat badan. Ada hubungan antara asupan energi dan status gizi pada anak autis (p = 0,001). Penelitian ini akan memberikan kontribusi untuk memperbaiki asupan energi dan status gizi di Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) Surakarta sehingga anak akan tumbuh dengan optimal status kesehatan.
Aplikasi Sistem Informasi Geografis pada Pemantauan Status Gizi Balita di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo M Mutalazimah; Bana Handaga; Agus Anggoro Sigit
Forum Geografi Vol 23, No 2 (2009): December 2009
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/forgeo.v23i2.5008

Abstract

The research was conducted to develop the information system model on nutrition status of child monitoring based on geographical information system (GIS) to support the plan of increasing the nutrition improvement at the District Health Office, Sukoharjo Regency. This descriptive research was carried out by implementing interview to subjects who were involved in the activity of the monitoring. Observation was also performed to two objects, namely the structure and the procedure of information. The collected data were analyzed descriptively by applying result of structure and the procedure analysis. The system development was designed by using the approach of FAST (Framework for the Application of System Techniques). The observation to the problem, scope, and property had been conducted by the interview with the subjects indicate that the research subjects at all levels from top managers to persons in the transactional level as well as those who are at cross section department support the development of monitoring system to the improvement of nutrition status program, and this system is reliable to mapping perform of nutrition status of child based on the category as severe malnutrition, under nutrition, normal and overweight. In the future nutrition information based on GIS have the benefits of the new system in supporting the monitoring activity toward the nutrition improvement program and it also supports the plan. Suggestions from this research might go to the government health institution to develop spatial or terrestrial data on the health programs have to be designed GIS for the each other program. Moreover, the other model should be developed GIS in the other spatial data and information can be accessed by informative map.
Perception and Quality of Breakfast on Primary School Children Atika Putri Indrasari; M. Mutalazimah; Dewi Kumalasari; Ajeng Puspa Buana
Journal of Nutraceuticals and Herbal Medicine Vol 1, No 1 (2018): JNHM 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jnhm.v1i1.5739

Abstract

Introduction: The determination of nutrition in breakfast is done by observing the quality of breakfast, such as the variety of food and the energy intake. One of the factors that influence the quality of breakfast is perception. Based on the results of preliminary survey, approximately 65% of students less understand about the importance of breakfast. Objective: This study aimed to determine the relationship between perception and the quality of breakfast, including food variety and energy intake, on primary school children at Madrasah Ibtida’iyah Muhammadiyah (MIM) Innovative Gonilan Kartasura. Methods: It is an observational study with cross sectional approach and sample size of 57 children were selected by simple random sampling. Perception was measured using a Likert scale questionnaire, the variety of food was measured using a questionnaire of food variation and the assessment of energy intake was done through interview using a 24-hour food recall form, then analyzed by Pearson product moment correlation test and Spearman rank test. Results: The perception of breakfast was considered adequate by 66.7%,the variety of food was classified as less by 50.9% and energy intake was considered more by 93%. Conclusion: there is no correlation between perceptions of breakfast and variety of food (p= 0,651) and energy intake (p= 0,696).
Penskalaan Thurstone pada Aitem Thyroid Dysfunction Questionnaire (TDQ) Berbasis Gejala Biopsikososial - Mutalazimah; Saifuddin Azwar; Bhisma Murti
Jurnal Psikologi Vol 41, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.782 KB) | DOI: 10.22146/jpsi.6945

Abstract

Thyroid function disorders can affect the biological, psychological and social conditions of the sufferer. This study aimed at developing a thyroid dysfunction questionnaire (TDQ) based on a biopsychosocial phenomenon, which is the impact of hypothyroidism and hyperthyroidism. The development of this instrument began with identification of the measurement objectives, domains and items. The procedures of Thurstone Scaling were done with analysis of content validity using the Content Validity Ratio (CVR) and Content Validity Index (CVI), which were formulated by three experts of thyroid and endocrinology. Every item in the TDQ was determined through median analysis based on the valuation results done by 44 internists from hospitals and 44 doctors from Puskesmas (Public Health Center) with 11 categories of response (1-11). The results of CVR analysis ranged from 0.33 to 1.00 and the value of CVI was 78%. It showed that the experts had adequate rate of homogeneity to judge the relevance of the 33 items in TDQ. The median analysis showed that the 33 items of TDQ had scores ranging from 4 to 10. Thus, it was expected that the TDQ scores on this interval scale would facilitate observer to make an interpretation of the examination of thyroid function of the subjects. Keywords: Thurstone scaling, thyroid dysfunction questionnaire, experts’ judgment, biopsychosocial
Edukasi Mengenai Antropometri dan Aktifitas Fisik Ergonomis pada Wanita Usia Produktif M Mutalazimah; Linda Ayu Permatasari; Nadhifa Uzlifatul Jannah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.663 KB)

Abstract

Ukuran antropometri dan aktivitas fisik yang ergonomis akan mempengaruhi produktivitas seseorang. Individu yang memiliki status gizi lebih dan obesitas, akan mengalami penimbunan lemak di perut, yang mengakibatkan penekanan pada tulang belakang, sehingga dapat membahayakan vertebrata lumbal. Tujuan penelitian ini menguji efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan mengenai antropometri, yakni lingkar lengan atas (LILA), rasio lingkar pinggang panggul (RLPP), dan aktifitas fisik yang ergonomis. Subjek penelitian adalah wanita usia produktif yang berkunjung di Masjid Sudalmiyah Rais, Universitas Muhammadiyah Surakarta, sebesar 36 orang dengan teknik sequential random sampling. Kuesioner untuk mengukur pengetahuan terdiri atas 25 item, dengan α Cronbach sebesar 0,876. Perbedaan pengetahuan pre dan post-test dianalisis menggunakan uji t test-dependent. Subjek mengalami peningkatan pengetahuan sesudah diberikan edukasi dibandingkan sebelum diberikan edukasi (p=0,001). Hasil penelitian ini diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan mengembangkan edukasi mengenai pengukuran antropometri dengan menggunakan indeks pengukuran lainnya.
Pengetahuan dan Persepsi Ibu Mengenai Informasi Nilai Gizi pada Produk Label Formula Pertumbuhan Anak Balita M Mutalazimah; R. Radyan Yaminar
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.746 KB)

Abstract

Pemberian formula pertumbuhan pada anak balita umur 12 – 59 bulan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi selain berasal dari ASI atau makanan utama. Pemilihan produk formula pertumbuhan oleh ibu dapat dipengaruhi oleh pengetahuan dan persepsi ibu mengenai informasi nilai gizi pada label produk formula pertumbuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengukur dan mendekripsikan pengetahuan dan persepsi ibu mengenai informasi nilai gizi yang tertera pada label produk formula pertumbuhan untuk anak balita. Penelitian bersifat deskriptif, dengan subjek penelitian sebesar 37 ibu balita yang tinggal di Kelurahan Joho, Sukoharjo, Jawa Tengah yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Data pengetahuan mengenai informasi nilai gizi pada label produk formula pertumbuhan, dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri atas 18 butir pertanyaan, dan kuesioner untuk mengukur persepsi sebanyak 19 butir pertanyaan. Analisis data deskriptif berupa distribusi frekuensi kategori pengetahuan dan persepsi pada ibu balita. Hasil penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu balita mengenai informasi nilai gizi pada label produk formula pertumbuhan, dengan kategori kurang sebesar 13,5%, cukup 73,0% dan baik 13,5%. Persepsi ibu balita dengan kategori positif sebesar 89,2%, dan kategori negatif sebesar 10,8%. Rekomendasi untuk institusi pemegang program promosi gizi dan kesehatan ibu dan anak, adalah meningkatkan program edukasi pada ibu yang dapat meningkatkan pengetahuan dan persepsi sehingga meningkatkan kualitas pola asuh gizi pada anak balita.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Agus Anggoro Sigit AGUS WIDODO Ahmad Ari Shodikin Ajeng Puspa Buana Ali Djamhuri Anindya, Vani Annissa Mustika Ayu Appannah, Geeta Arif Pristianto Arwida, Neriya Atika Putri Indrasari Atika Putri Wijayanti Ayu, Annissa Mustika Bana Handaga Bhisma Murti Buana, Ajeng Puspa Budi Mulyono Budi Mulyono Chan Kok Meng Dewi Kumalasari Dwi Astuti Dyah Intan Puspitasari Fadhilah Nufus Muthmainah, Nur Farida Nur Isnaeni Hermawati Soetomo Indrasari, Atika Putri Intan Puspitasari, Dyah Islamiyati, Putri Lutffiah Isnaini Herawati Jannah, Nadhifa Uzlifatul Khairuna Hamida Khasanah, Dini Afriani Khoirina Ngizzati Pujiani Linda Ayu Permatasari Luluk Ria Rakhma Mahadir Ahmad Mahardika, Alviannisa Rizqi Mardiyati, Nur Lathifah Mohd Nordin, Nor Azlin Mohd Sham Bin Othman Muhammad Da'i Mulyono, Budi Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, M Nadhifa Uzlifatul Jannah Niken Asih Pangastuti Nisa Rachmah Nur Anganthi Norma Diena Amalia Normah Awang Nur Lathifah Mardiyati Nur Lathifah Mardiyati Nur ‘Azah Nurul Farahana Binti Kamaludin Okti Sri Purwanti Permatasari, Linda Ayu Pramudya Kurnia Puspitasari, Dyah Intan Putri Lutffiah Islamiyati R. Radyan Yaminar Saifuddin Azwar Saifuddin Azwar Saifuddin Azwar Saifuddin Azwar Setia Asyanti Setia Asyanti Setiyaningrum, Zulia Setiyo Purwanto Sintya Bella Pratiwi Siti Zulaekah Siti Zulaekah Siti Zulekah Syaninditha, Ajeng Fasha Tiara Fatmarizka Toto Suharto W Wahyuni Wachid Yahya Wijayanti, Atika Putri Yaminar, R. Radyan Yuli Kusumawati Zaini Said Zulia Setiyaningrum