Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALISIS POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN INTERPERSONAL ANAK DI RA AL-MUKHLISIN KAB KARO Sitepu, Umi Herlian Br; Simaremare, Aman; Yus, Anita; Srinahyanti, Srinahyanti; Lubis, May Sari
JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA Vol 22 No 1 (2024): JURNAL KELUARGA SEHAT SEJAHTERA
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jkss.v22i1.61538

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pola asuh orang tua dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak di RA Al-Mukhlisin kab. Karo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu teknik observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Pola asuh yang diterapkan orang tua yaitu pola asuh otoriter, pola asuh permisif dan pola asuh demokratis. 2). Kecerdasan anak di RA Al- Mukhlisin sangat jauh berbeda-beda 3). Pola asuh demokratis dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak yaitu dengan mengajak anak untuk berdiskusi. Pola asuh permisif dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak yaitu membebaskan anak untuk bereksplorasi dan pola asuh otoriter dalam mengembangkan kecerdasan interpersonal anak yaitu dengan melatih anak agar disiplin.
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA DARUL MADANI DESA BANDAR SETIA Latifah, Rizkyah; Lubis, May Sari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.44551

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeksripsikan strategi pembelajaran yang dilakukan guru untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak melalui Teknik pembelajaran dan metode pembelajaran yang mencakup aktivitas fisik olahraga dan aktivitas fisik seni di RA Darul Madani Desa Bandar Setia. Strategi pembelajaran merupakan metode yang dipilih oleh guru untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar yang dapat mempengaruhi cara berpikir siswa. Kecerdasan kinestetik keterampilan yang berkembang melalui koordinasi tubuh melalui keseimbangan, kelenturan, kecepatan untuk menghasilkan ide atau gagasan melalui keterampilan dan kepekaan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian merupakan 2 orang guru wali kelas Taqwa dan Tauhid di RA Darul Madani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecerdasan kinestetik dapat dikembangkan melalui teknik pembelajaran berupa aktivitas fisik olahraga dan aktivitas fisik seni juga dengan menggunakan metode demonstrasi pada kegiatan pembelajaran dan praktek langsung.
PERBEDAAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE GERAK DAN LAGU DI TK BLESSING KIDS Sidauruk , Theresia; Lubis, May Sari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.51211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana perbedaan metode gerak dan lagu terhadap perkembangan kognitif anak usia 5–6 tahun di TK Blessing Kids. Latar belakang penelitian ini adalah adanya permasalahan di mana anak mengalami kesulitan dalam mengingat informasi sederhana dan sering lupa terhadap materi yang telah disampaikan guru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen, menggunakan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian ini berjumlah 16 anak usia 5–6 tahun di TK Blessing Kids. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes menggunakan media kartu gambar dan dianalisis berdasarkan indikator penilaian. Selanjutnya data diuji menggunakan uji normalitas dan uji hipotesis melalui uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam perkembangan kognitif anak setelah diberikan perlakuan menggunakan metode gerak dan lagu. Hal ini dapat diidentifikasi melalui rata-rata skor pretest yang diikuti oleh 16 anak mencapai 39% dapat dikategorikan "Sangat Kurang", dan meningkat menjadi 82% pada posttest yang diikuti oleh 16 anak termasuk dalam kategori "Sangat Baik". Hal ini menunjukkan bahwa metode gerak dan lagu berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perkembangan kognitif anak usia dini.
Pengaruh Media Flashcard terhadap Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun di TK Katolik Assisi Medan Sitorus, Putra Pamungkas; Marbun, Sariana; Simare-mare, Aman; Hidayati, Isa; Lubis, May Sari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh menggunakan media flashcard terhadap kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun di TK Katolik Assisi Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif (quasi eksperimental) dengan bentuk The Equivalent Time Sample Design. Populasi penelitian ini ialah seluruh anak di TK Katolik Assisi Medan yang berjumlah 28 orang. Teknik pengambilan sampel dengan melihat daftar nilai terendah dari data guru yaitu berjumlah 15 orang anak. Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik nonparametrik yaitu uji Uji Wilcoxon. Hasil perhitungan dan uji hipotesis data diperoleh nilai Jhitung = 6 dan ttabel 25 (dengan taraf signifikansi 0,05) maka nilai Jhitung < dari 0,05 sehingga hipotesis menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media flashcard terhadap kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun di TK Katolik Assisi Medan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ha diterima atau dapat dinyatakan bahwa “Ada pengaruh yang signifikan dari media flashcard terhadap kemampuan membaca pada anak usia 5-6 tahun di TK Katolik Assisi Medan.
Analisis Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun pada Kegiatan Seni Menganyam di RA Hifdzul Rasyid Kota Rantauprapat Aulia, Isma; Virganta, Anada Leo; Wulan, Dwi Septi Anjas; Lubis, May Sari; Eza, Gita Noveri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan motorik halus anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun di RA HIfdzul Rasyid Kota Rantauprapat dalam kegiatan seni menganyam. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif menggunakan teknik analisis data mulai dari pengumpulan, reduksi, penyajian data, dan penyimpulan. Subjek penelitian ini adalah lima orang anak dari 19 siswa berusia 5 dan 6 tahun dan seorang guru kelas. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi dan wawancara. Hasil analisis data menggambarkan bahwa kemampuan motorik halus anak di RA Hifdzul Rasyid Kota Rantauprapat dilihat dari setiap deskriptor yaitu kemampuan pada koordinasi mata dan tangan dalam menganyam tunggal, kelenturan pada pergelangan tangan, serta penggunaan jari-jemari, dari ketiga deskriptor tersebut 2 dari 5 anak belum mencapai perkembangan yang optimal. Hal ini terjadi karena orang tua tidak memberikan latihan atau motivasi dirumah sehingga anak tidak tertarik untuk belajar. Kemampuan motorik halus anak-anak di RA Hifdzul Rasyid belum berkembang dengan maksimal.
PENGARUH KEGIATAN MEMBATIK TISU TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI 5-6 TAHUN DI TK ABA 21 Imelda, Rini; Lubis, May Sari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.43461

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari kegiatan membatik tisu terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini 5-6 tahun di Tk ABA 21. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Eksperimen dengan desain One Group Pretest – Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah anak kelompok B di Tk ABA 21 dengan jumlah 19 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan analisis data dilakukan dengan uji normalitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dari kegiatan membatik tisu terhadap kemampuan motorik halus anak usia dini dengan hasil uji paired sample t-test yang menunjukkan t hitung (15.519) > t tabel (1.739), Sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian, kegiatan membatik tisu terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di Tk ABA 21.
ANALISIS PENERAPAN METODE BERNYANYI DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BICARA ANAK USIA 5-6 TAHUN Silalahi, Evi Ina; Lubis, May Sari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 3 (2025): Volume 8 No. 3 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i3.52618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penggunaan metode bernyanyi di TK Pelangi, Medan. Metodologi yang diterapkan adalah deskripsi kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara mendalam terhadap dua orang guru di dua kelas. Menurut teori, teknik bernyanyi mencakup beberapa metode yang perlu diterapkan oleh seorang guru, yakni artikulasi, pernapasan, frasering, postur tubuh, dan resonansi. Penggunaan metode bernyanyi oleh guru kepada anak dapat meningkatkan kemampuan berbahasa anak, karena saat anak mendengarkan lagu dan benar-benar tertarik, lirik-lirik dalam lagu tersebut dapat membantu anak memahami dan mengingat isinya dengan baik. Pada saat penerapan metode bernyanyi yang dilakukan guru, ada satu teknik yang penting untuk dikuasai yaitu teknik artikulasi. Artikulasi merupakan perubahan bentuk rongga mulut dan ruang dalam saluran suara yang berfungsi untuk menghasilkan bunyi dalam berbicara. Dalam bernyanyi, artikulasi merujuk pada pengucapan kata-kata dalam lirik lagu dengan jelas dan benar. Hal ini penting karena saat guru bernyanyi, suara dan intonasinya harus jelas agar anak-anak dapat memahami pesan yang disampaikan oleh guru. Pada Artikulasi juga memiliki bagian yaitu artikulasi konsonan dan artikulasi vokal, dengan penguasaan artikulasi oleh guru maka pengucapan pada setiap lirik akan jelas dan benar.
Penerapan Pendidikan Karakter dalam Penguatan Soft Skill AUD melalui Gerak dan Lagu Lubis, May Sari; Virganta, Anada Leo; Srinahyanti, Srinahyanti; Ramadhani, Rizki; Damanik, Suri Handayani
Jurnal Caksana : Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 2 (2025): Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Prodi PG-PAUD, FKIP, Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jcpaud.v8i2.2581

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini merupakan fondasi penting yang menentukan perilaku kebiasaan yang harus ditanamkan sejak dini yang akan melahirkan penguatan soft skill bagi anak. Aktivitas gerak dan lagu menjadi salah satu bentuk dalam terciptanya habituasi dalam pendidikan karakter di TK/PAUD. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter dalam penguatan soft skill melalui gerak dan lagu. Metode yaang digunakan menggunakan kuanti deskriftif dengan teknik angket kuesioner dengan deskriftif kuanti hasil survey Guru Tk/paud dengan sampel guru di kecamatan Tanjung morawa dengan sampel 14 Guru Tk/PAUD. Hasil penelitian menunjukan 6 aspek pendidikan karakter, dimana aspek religius berada kategori sangat baik 100%, Berkebhinekaan Global 100%, mandiri 100%, gotong royong 100%,bernalar kritis 100% dan kreatif 93%. Jumlah dari keenam tersebut dapat diakumulasi dengan kategori sangat baik. Sehingga kesimpulannya Adalah Pendidikan karakter dalam penguatan soft skill anak melalui aktivitas Gerak dan tari berdampak positif bagi anak usia dini
Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Angklung Usia 5-6 Tahun Di TK Negeri Pembina 1 Medan (Studi Kasus: Kecerdasan Musikal Anak Usia Dini) Bintang A.G. Naibaho; May Sari Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan ekstrakurikuler angklung pada anak usia 5-6 tahun serta mengetahui bagaimana kegiatan tersebut dapat mengembangkan kecerdasan musikal anak usia dini di TK Negeri Pembina 1 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 10 orang anak dan 2 guru pelatih ekstrakurikuler angklung di TK Negeri Pembina 1 Medan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler angklung dilaksanakan melalui tiga tahap utama: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kecerdasan musikal anak, yang terlihat dari 8 orang anak yang memiliki kemampuan peka terhadap bunyi-bunyian, mengenali dan membedakan nada, mengingat melodi, mengontrol volume suara, serta minat tinggi dalam memainkan alat musik angklung. Namun, adapun hambatan yang ditemukan antara lain 2 anak masih kurang konsentrasi, teknik bermain angklung yang belum sempurna, dan keterlambatan mengikuti irama yang memerlukan pembinaan yang lebih ekstra lagi. Secara keseluruhan, kegiatan ekstrakurikuler angklung ini berdampak positif terhadap perkembangan kecerdasan musikal anak usia dini.
Analisis Sikap Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun Pada Kegiatan Gerak Dan Lagu Di Tk Oswald Siahaan Kota Sibolga Natijah Ulya; May Sari Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5794

Abstract

Fenomena yang terjadi di TK Negeri Oswald Siahaan Kota Sibolga menunjukkan bahwa dari 25 anak di kelas B, terdapat 3 anak yang masih tampak kurang percaya diri. Hal ini terlihat dari sikap mereka yang cenderung pendiam, enggan bersosialisasi dengan teman, serta sangat bergantung pada orang tua. Perbedaan ini kontras dengan 22 anak lainnya yang terlihat percaya diri, anak antusias, berani, dan aktif dalam mengikuti kegiatan belajar, khususnya pada kegiatan gerak dan lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap percaya diri 3 anak di kelas B yang kurang percaya diri pada kegiatan gerak dan lagu serta mencari tahu faktor penyebab anak kurang percaya diri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara, dengan menggunakan subjek penelitian terdiri atas 1 orang guru kelas B sebagai informan dan 3 orang anak usia 5-6 tahun sebagai objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan gerak dan lagu mampu menganalisis lebih dalam dan menstimulasi rasa percaya diri anak dengan indikator: percaya pada kemampuan diri, berani mengambil keputusan, memiliki rasa positif terhadap diri, mampu mengungkapkan pendapat, serta dapat menyesuaikan diri dan bersosialisasi, serta adapun faktor penyebab ketiga anak kurang percaya diri adalah dua anak yaitu subjek NPT dan DSS dkarenakan lingkungan keluarga, sedangkan subjek ADS dikarenakan sikap dari pribadi anak itu sendiri.