Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Remaja dan Pergaulan Bebas (Studi Tentang Perilaku Menyimpang Remaja di Jalan Bitowa, Kelurhan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar) Ricky Samdani; Ashari Ismail; Idham Irwansyah Idrus
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 No.1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v6i1.72245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Faktor pendorong remaja melakukan pergaulan bebas di Jalan Bitowa, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. (2) Bentuk pergaulan bebas remaja di Jalan Bitowa, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling untuk memilih subjek penelitian. Untuk mengumpulkan informasi spesifik mengenai permasalahan yang diteliti, digunakan metode pengumpulan data seperti dokumentasi, wawancara, dan observasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan untuk menganalisis data yang dikumpulkan untuk penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Faktor pendorong remaja melakukan pergaulan bebas yaitu (a) Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang atau orang itu sendiri. Faktor ini biasanya berberbentuk karakteristik atau perilaku bawaan seseorang. (b) Faktor eksternal adalah faktor yang berasal dari luar diri seseorang. Faktor ini mencakup lingkungan tempat tinggal, teman bergaul, kurangnya pengawasan dari orang tua. (2) Bentuk pergaulan bebas remaja di Jalan Bitowa, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar yaitu (a) merokok, (b) berpacaran, (c) mengonsumsi minuman alkohol, (d) seks bebas, (e) mengonsumsi obat-obatan terlarang. 
Perubahan Pola Kerja Perempuan Di Kawasan Hutan Pinus Malino Fitrawati rahayu; Ashari Ismail; Jusnawati Jusnawati
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 6, No 1 (2026): Volume 6 No.1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v6i1.84722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bentuk perubahan pola kerja perempuan di Kawasan Hutan Pinus Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa; dan (2) menganalisis dampak perubahan pola kerja perempuan terhadap kondisi ekonomi keluarga, relasi sosial, dan peran domestik perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terjadi perubahan pola kerja perempuan dari buruh kebun yang bersifat musiman ke sektor perdagangan dan jasa pariwisata di kawasan Hutan Pinus Malino. Sebelumnya perempuan bekerja sebagai buruh kebun dengan pendapatan sekitar Rp100.000–Rp120.000 per hari, namun tidak menentu karena bergantung pada musim kerja; dan (2) perubahan pola kerja tersebut berdampak pada kondisi ekonomi dan sosial perempuan. Aktivitas berdagang memberikan tambahan pendapatan sekitar Rp20.000–Rp50.000 per hari pada hari biasa dan Rp50.000–Rp100.000 pada akhir pekan atau hari libur. Selain meningkatkan pendapatan keluarga, aktivitas ini juga memperluas relasi sosial perempuan dengan wisatawan, sesama pedagang, dan masyarakat sekitar. Namun, perempuan tetap menjalankan peran domestik sehingga menimbulkan beban kerja ganda. Secara teoretis, temuan penelitian ini sejalan dengan perspektif struktural fungsional yang memandang perubahan pola kerja perempuan sebagai bentuk penyesuaian sistem sosial terhadap perubahan struktur ekonomi lokal akibat berkembangnya sektor pariwisata, di mana keterlibatan perempuan dalam aktivitas ekonomi mencerminkan proses adaptasi dan integrasi sosial, sementara bertahannya peran domestik menunjukkan pemeliharaan nilai dan norma yang memunculkan konsekuensi laten berupa beban kerja ganda.
Kuasa Dan Pengetahuan (Studi Legitimasi Kuasa Sistem Senioritas Organisasi Daerah Bone Di Universitas Negeri Makassar) Muh Fitrah Hidayat; Ashari Ismail; Idham Irwansyah Idrus
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 5, No 1 (2025): Volume 5 No.1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v8i2.70361

Abstract

Muh Fitrah Hidayat 2024, Kuasa Dan Pengetahuan (Studi Legitimasi Kuasa Sistem Senioritas Organisasi Daerah Bone Di Universitas Negeri Makassar)Program Studi Sosiologi Jurusan Sosiologi Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum, Universitas Negeri Makassar. Dinamika kekuasaan dan pengetahuan dalam konteks legitimasi senioritas dalam organisasi perangkat daerah Bone. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kekuatan senioritas diberikan dan diakui dalam struktur organisasi, serta dampaknya terhadap pengambilan keputusan dan motivasi kepemimpinan. Studi ini juga mengeksplorasi peran pengetahuan dan penalaman dalam legitimasi kekuasaan senioritas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan beberapa pejabat dan anggota organisasi daerah Bone di Universitas Negeri Makassar. Data ini kemudian dianalisis menggunakan analisis konten untuk mengidentifikasi pola kunci dan temuan dinamika pengetahuan dan kekuasaan dalam konteks senioritas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekuatan senioritas diakui sebagai prinsip penting dalam organisasi perangkat daerah Bone. Orang-orang yang telah lama berada di organisasi dan memiliki banyak pengalaman akan dihormati dan lebih diberdayakan dalam pengambilan keputusan. Namun, studi ini juga menunjukkan tantangan dalam menerapkan konsep senioritas secara efektif, termasuk kemampuan generasi muda untuk stagnan dan menolak perubahan. Selanjutnya, pengetahuan dan pengalaman diketahui memainkan peran penting dalam mendukung legitimasi kekuasaan senioritas. Individu dengan pemahaman mendalam tentang sejarah, budaya, dan dinamika organisasi Bone dapat berkontribusi secara berarti dalam pengambilan keputusan dan kepemimpinan. Namun, penelitian ini juga menimbulkan pertanyaan bagaimana pengetahuan baru dan ide-ide inovatif dapat diintegrasikan ke dalm sistem senioritas yang mapan. Singkatnya, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang bagaimana kekuasaan dan pengetahuan berinteraksi dalam kerangka legitimasi senioritas dalam organisasi regional Bone. Implikasi dari temuan ini dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi yang lebih adaptif dan holistik dalam manajemen kekuasaan dan pengambilan keputusan di organisasi serupa. 
Maudu Lompoa in the Trajectory of History: Continuity of Tradition and Socio-Economic Impact in Cikoang (2019–2024) Nurul Hidayanti Syarif; Ashari Ismail; M. Rasyid Ridha; Bakhtiar Bakhtiar
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 2 (2026): April
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i2.1106

Abstract

The preservation of the Maudu Lompoa tradition in Cikoang Village, Takalar Regency, South Sulawesi, faces significant challenges due to economic mobility, population migration, and pressures from globalization during the 2019–2024 period. These socio-economic dynamics threaten the continuity of intangible cultural heritage, particularly in the transmission of intergenerational values and in community participation patterns. This study aims to examine (1) the forms of community adaptation in maintaining the Maudu Lompoa tradition, (2) the role of the tradition in strengthening cultural identity and social resilience, and (3) its socio-economic impacts on the Cikoang community during 2019–2024. This study employed a qualitative approach combining ethnographic and historical methods, applying the stages of heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. Data were collected through in-depth interviews with traditional leaders, Sayyid groups, and non-Sayyid community members; participant observation of the ritual procession; and secondary documentary sources. Purposive and snowball sampling were used until data saturation was achieved, and the data were analyzed using inductive thematic analysis and triangulation. The results reveal that the Cikoang community adapts through cross-generational value transmission and flexible symbolic participation—such as migrants contributing via remittances or family representatives. The tradition functions as a mechanism for collective identity formation through Islamic-local cultural syncretism and strengthens social resilience through mutual cooperation (gotong royong). Socio-economically, the tradition generates local economic turnover through ritual-related consumption and reinforces a values-based economic ethic grounded in spiritual blessings, sincerity, and communal solidarity. These findings indicate that tradition sustainability is achieved through dynamic cultural negotiation rather than rigid preservation, with implications for cultural tourism policy development in Takalar Regency.
Socio-Economic Resilience of Oil Palm Farmers in Facing Fluctuations in Oil Palm Fruit Selling Prices in Mahahe Village Abd. Latif; Firdaus W. Suhaeb; Ashari Ismail
Journal of Social Science and Economics (JOSSE) Volume 2, Issue 3, December 2025
Publisher : Asha Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/j1n7ab68

Abstract

This study aims to analyze: (1) the factors influencing the resilience of oil palm farmers in facing fluctuations in fresh fruit bunch (FFB) prices in Mahahe Village, Central Mamuju Regency, and (2) the forms of resilience demonstrated by oil palm farmers under such conditions. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Ten informants were selected based on specific criteria using a purposive sampling technique. Data were collected through observation, interviews, and documentation, while data validity was ensured through source triangulation. The findings indicate that: (1) the factors influencing the resilience of oil palm farmers against FFB price fluctuations in Mahahe Village include (a) self-esteem, (b) social support, (c) spirituality or religiosity, and (d) positive emotions. (2) The forms of resilience displayed by oil palm farmers in response to price fluctuations are categorized into two types: (a) overcoming the odds (managing challenges and difficulties) through income diversification strategies or seeking alternative employment outside the agricultural sector, and (b) coping (managing anxiety and stress) by engaging in alternative activities such as fishing, livestock raising, praying, exercising, and enjoying the tranquility of working in the plantation
Dissociative Social Interaction Patterns of Clove Farmers in Anrang Village Abdur Rahman Syam; Firdaus W. Suhaeb; Ashari Ismail
Journal of Social Science and Economics (JOSSE) Volume 3, Issue 1, 2026
Publisher : Asha Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70188/vbhvt221

Abstract

The purpose of this research is to examine: (1) The potential for dissociative interactions between clove farmers in Anrang Village; and (2) the forms of efforts made to overcome dissociative interactions between clove farmers. This research applies a qualitative method using a descriptive approach. The researcher chose a qualitative approach to achieve the research objectives through data collection using observation, interview and documentation techniques. The instruments used include observation guidelines, interview guidelines, and documentation. Interviewing 22 informants, namely clove farmers in Anrang Village. In the data analysis process, there are four stages, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that: (1) The potential for dissociative social interactions between farmers in Anrang Village is divided into three, namely a) Social jealousy due to differences in clove harvests with those of others and jealousy over land distribution and land inheritance; b) Competition marked by the closure of road and irrigation access, unhealthy economic competition among farmers, theft of clove seeds and plants, price competition between traders, competition to control more fertile and productive land; c) Provocation marked by the emergence of a third party in the dispute between the two parties leading to physical violence to murder, provocation from outside parties or families that worsens land disputes, social incitement, and provocation that ends in the destruction of other people's clove fields. As for (2) the resolution of dissociative interactions that occur between clove farmers in Anrang Village is divided into 2 efforts, namely: a) Negotiation with dialogue between the two parties directly involved and a family approach; b) Mediation involving the hamlet head, village head, or community leaders as a third party in resolving dissociative interactions between clove farmers by providing solutions to both parties in conflict so as to obtain an agreeable result. Most of the conflicts that occur between clove farmers are resolved through mediation.
Dampak Penggunaan Media Sosial Instagram Terhadap Gaya Hidup( Studi Pada Mahasiswa FIS-H UNM ) Amaliah Oktaviana; Ashari Ismail; Firdaus W Suhaeb
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 No.1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v3i1.85375

Abstract

Dampak penggunaan media sosial instagram terhadap gaya hidup (studipada mahasiswa Fis-h unm ), Program Studi Sosiologi, Jurusan Sosiologi-Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Makassar “Dibimbing oleh Ashari Ismail selaku Pembimbing I beserta Firdaus W Suhaeb selaku pembimbing II”.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku mahasiswa FIS-H UNMdalam menggunakan media sosial instagram, dan dampak penggunaan media sosial intagram terhadap gaya hidup mahasiswa FIS-H UNM...Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif semata-mata mengacu pada identifikasi sifat-sifat yang membedakan atau karakteristik sekelompok manusia, benda, atau peristiwa. Penentuan informan penelitian dilakukan secara sengaja dengan kriteria yaitu mahasiswa aktif, berkuliah di FIS-H UniversitasNegeri Makassar, aktif menggunakan media sosial Instagram setiap hari.Jumlah informan sebanyak 9 orang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian yakni deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Melalui penelitian ditemukan bahwa : (1) Perilaku mahasiswa FIS-H UNM dalam menggunakan media sosial Instagram yaitu : (a). Membuat instagram ikut trend dan tertarik mahasiswa membuat Instagram awalnya ikut teman kemudian mereka tertarik karena Instagram memudahkan penggunanya mendapat informasi yang lebih cepat dari media sosial lain (b). Sering memposting foto, banyak mahasiswa yang sering mengupload foto dan video di Instagram karena Instagram mempunyai fitur yang memadai sehingga mampu memanjakan mahasiswa yang ingin memposting di media sosial ini. (c). Pengguna aktif Instagram seakan mempunyai magnet sendiri untuk para penggunanya agar terus menggunakan Instagram setiap waktu. Dampak positif media sosial Instagram terhadap gaya hidup mahasiswa FIS-H UNM yaitu : (a). Mendapatkan informasi dan menambah wawasan. (b) membangun pertemanan sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan yaitu ( a). Menunjukan kepalsuan, (b). Lalai atau kurang disiplin, (c). pamer
Nongkrong Dan Gaya Hidup (Kajian Tentang Aktivitas Nongkrong Sebagai Gaya Hidup Di Kalangan Remaja Pasar Segar Pengayoman Kota Makassar) Nuraziza Nuraziza; Ashari Ismail; Mario SM
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 No.1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v3i1.85397

Abstract

NONGKRONG DAN GAYA HIDUP (Kajian Tentang Aktivitas Nongkrong Sebagai Gaya Hidup Di Kalangan Remaja Pasar Segar Pengayoman Kota Makassar). Program Studi Sosiologi, Jurusan Sosiologi-Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum. Universitas Negeri Makassar “Dibimbing oleh bapak Ashari Ismail selaku Pembimbing I beserta bapak Mario Manra selaku pembimbing II”.Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Kualitatif. Adapun tujuannya yaitu untuk mengetahui (1) Faktor-faktor penyebab aktivitas nongkrong sebagai gaya hidup di kalangan remaja di Pasar Segar Pengayoman Kota Makassar (2) Bagaimana dampak positif dan negatif dari aktivitas nongkrong sebagai gaya hidup di kalangan remaja di Pasar Segar Pengayoman Kota Makassar. Penentuan subjek penelitian melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi yang digunakan untuk memperoleh data secara konkret yang berkaitan dengan permasalahan yang menjadi subjek penelitian. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Faktor-faktor penyebab aktivitas nongkrong sebagai gaya hidup di kalangan remaja di Pasar Segar Pengayoman Kota Makassar yaitu : yaitu teman dekat, kesepian, simbol status. Keinginan remaja untuk nongkrong timbul saat melihat teman dekat melakukan aktivitas nongkrong karena dengan teman dekat akan tercipta rasa kebersamaan dan rasa nyaman dengan teman. Nongkrong juga telah menjadi kebiasaan atau gaya hidup sebagian remaja sehingga akan menimbulkan perasaan kesepian jika tidak melakukan aktivitas nongkrong lagi. Sebagian remaja sangat pemilih untuk memilih tempat nongkrong. Apabila nongkrong ditempat yang bagus atau kekinian maka ia akan merasa dinilai tidak bergaul dengan orang sembarangan. (2) Bagaimana dampak positif dan negatif dari aktivitas nongkrong sebagai gaya hidup di kalangan remaja di Pasar Segar Pengayoman Kota Makassar yaitu seperti yang ditemukan dilapangan bahwa dampak positif nongkrong yaitu menjalin silaturahmi, berbagi pengalaman dan sebagai sarana rekreasi. Adapun dampak negatifnya yaitu nongkrong dapat membuang waktu dan berdampak bagi kesehatan.
Kekerasan Terhadap Anak Pada Ranah Publik Di Kelurahan Laleng Bata Kabupaten Pinrang Fitria Suci Amalia Bahtiar; Ashari Ismail; Abdul Rahman
PREDESTINATION: Journal of Society and Culture Vol 3, No 1 (2023): Volume 3 No.1 Maret 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/prd.v3i1.85387

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui (1) Faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak pada ranah public di Kelurahan Laleng Bata, (2) Dampak kekerasan terhadap anak pada ranah public di Kelurahan Laleng Bata. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, pengambilan informan menggunakan tehnik Purposive sampling dengan kriteria sebagai berikut (1) Anak yang menjadi koban kekerasan anak, (2) Berusia 13-17 tahun, (3) Berdomisili di Kabupaten Pinrang khususnya Kelurahan Laleng Bata. Tehnik pengumpulan data yang dilakukan yaitu, observasi, wawancara,dan dokumentasi. Menganalisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.(1) Faktor penyebab terjadinya kekerasan terhadap anak pada ranah public di Kelurahan Laleng Bata diakibatkan karena adanya beberapa faktor seperti, faktor individu dan lingkungan social budaya yang dimana kekerasan terhadap anak terjadi dikarenakan ketimpangan yang terjadi di masyarakat. berdasarkan hasil penelitian dari faktor individu terdapat 5 kasus anak yang mengalami kekerasan sedangkan pada faktor lingkungan social budaya terdapat 3 kasus anak mengalami kekerasan, (2) Dampak dari kekerasan terhadap anak pada ranah public di Kelurahan Laleng Bata menjadikan anak melakukan penarikan diri anak dari lingkungannya seperti berkurangnya adaptasi dan sosialisasi dilingkungan sekitarnya, mengalami kecemasan berlebih yang menimbulkan rasa trauma pada anak sehingga mengakibatkan tumbuh kembang anak menjadi lamban dan mengubah mindset positif anak ke negative sehingga menjadikan identitas dan peran anak menjadi kaku di masyaraka. Dimana bisa saja dampak dari kekerasan ini juga berimbas pada keluarga/ kerabat korban.
Penguatan Karakter dan Etika Digital melalui Sosialisasi Anti-Cyberbullying di SMP Negeri 1 Campalagian Dyan Paramitha Darmayanti; Iqbal Arifin; Darman Manda; Ashari Ismail; Novayanti Sopia Rukmana
Pijar Nusantara Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Pijar Nusantara : November (2025)
Publisher : Arunika Media Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan pada 9 Oktober 2025 di SMP Negeri 1 Campalagian bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai bahaya cyberbullying serta pentingnya etika digital dalam penggunaan media sosial. Peserta kegiatan adalah 35 siswa kelas VIII dan IX yang terlibat dalam sesi ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi, dan simulasi pencegahan cyberbullying. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pengertian, bentuk, dan dampak cyberbullying, serta pentingnya menjaga privasi digital dan sikap empatik dalam berinteraksi di dunia maya. Metode pembelajaran partisipatoris terbukti efektif dalam membentuk karakter digital yang beretika, meningkatkan kesadaran sosial, serta menciptakan budaya digital yang sehat di sekolah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat literasi digital di SMP Negeri 1 Campalagian, serta memperkenalkan nilai-nilai tanggung jawab dan empati sebagai warga digital yang beretika.