Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Exploring the Molecular and Cellular Aspects of Hydatidiform Mole: a Narrative Review Kusuma, Fitriyadi; Suryoadji, Kemal Akbar; As’syifa, Salsa Billa; Metasyah, Namira; Binathara, Geraldus Sigap Gung; Putra, Abdul Hafiidh Surya; Wulandari, Anisa Saphira
Indonesian Journal of Cancer Vol 19, No 3 (2025): September
Publisher : http://dharmais.co.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33371/ijoc.v19i3.1304

Abstract

Background: Hydatidiform mole, a type of gestational trophoblastic disease, arises from abnormal placental tissue and has the potential for malignant transformation. The condition’s incidence varies globally, with notable prevalence in Indonesia. Advanced maternal age, dietary factors, and a history of previous moles contribute to recurrence risks. Understanding the molecular and cellular mechanisms is critical for effective management.Methods: This narrative review synthesizes findings from primary studies and reviews exploring the molecular and cellular characteristics of hydatidiform mole. Data were sourced from Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect using keywords like “hydatidiform mole,” “molecular mechanisms,” and “cell signaling pathways.”Results: The pathogenesis involves chromosomal abnormalities, particularly in complete moles characterized by a diploid genome lacking maternal DNA. P57KIP2 expression serves as a diagnostic marker, distinguishing complete from partial moles. Molecular genotyping, including short tandem repeat (STR) analysis, aids in accurate diagnosis and risk stratification for malignancy. Genetic factors, including mutations in NLRP7 and KHDC3L, are associated with recurrence in familial cases.Conclusion: The cellular and molecular insights into hydatidiform moles enhance understanding of their pathophysiology and inform diagnostic strategies. Recognizing genetic predispositions enables better patient management, emphasizing the need for continued research into the condition’s underlying mechanisms to improve clinical outcomes and therapeutic approaches.
Vaksin HPV sebagai Strategi Pencegahan Kanker Serviks di Indonesia Suryoadji, Kemal Akbar; Ridwan, Alifaturrasyid Syafaatullah; Kusuma, Fitriyadi
JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol 10 No 1 (2023): JIMKI (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia) Volume 10 Nomor 1 Periode M
Publisher : BAPIN-ISMKI (Badan Analisis Pengembangan Ilmiah Nasional - Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53366/jimki.v10i1.521

Abstract

Cervical cancer is the third most common cancer in women in the world and the second most common in women in Indonesia. Cervical cancer accounts for 7.5% of cancer deaths in the world and most of them come from developing countries including Indonesia. The cause of cervical cancer is high-risk HPV and can actually be prevented through high-risk HPV vaccines that are available throughout the world, including Indonesia. Discussion: The HPV vaccine has been shown to be effective in preventing cervical cancer, which is known to reduce the incidence by up to 90%. Various preparations of the HPV vaccine have been shown to be safe to give to patients. Conditions in Indonesia currently make the HPV vaccine a mandatory vaccine given as part of the school children's immunization month program as an effort to prevent cervical cancer for the community in the future. Conclusion: The HPV vaccine has effectiveness and side effects that are safe to be given to the public at large. The policy in Indonesia to require the provision of the HPV vaccine in the schoolchildren's immunization month program is the right step to prevent cervical cancer.
Prevalensi Infeksi Human Papilloma Virus Risiko Tinggi Pada Wanita dengan Positif Human Immunodeficiency Virus di Dunia: Tinjauan Sistematis Berdasarkan Studi Terkini Kusuma, Fitriyadi; Suryoadji, Kemal Akbar; Abdullah, Muhammad Raoul Taufiq; Fauzi, Ahmad; Ridwan, Alifaturrasyid Syafaatullah; Purwoto, Gatot; Winarto, Hariyono; Anggraeni, Tricia Dewi; Utami, Tofan Widya
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v22i02.2652

Abstract

Tipe Human Papilloma Virus (HPV) risiko tinggi merupakan etiologi dari kanker serviks yang menjadi kanker kedua terbesar pada wanita. Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) menjadi salah satu faktor risiko infeksi HPV. Pada pasien dengan HIV terjadi penurunan sistem imun yang dapat menyebabkan peningkatan risiko infeksi terlebih jika kadar CD4+ rendah. Untuk menelusuri seberapa banyak wanita dengan HIV yang terinfeksi virus HPV risiko tinggi pada berbagai penelitian terkini. Penelusuran dilakukan dengan metode systematic review menggunakan database Pubmed, Cochrane, dan ScienceDirect. Digunakan kata kunci “((HPV Positive) AND (HIV) AND (Cervical Cancer))”.Dalam systematic reviews ini, didapatkan hasil akhir 3 penelitian yang memenuhi kriteria inklusi. Di antaranya penelitian di Kenya tahun 2012 menunjukkan 52,6% dari 498 wanita dengan HIV terinfeksi HPV risiko tinggi, penelitian di Nigeria pada 2017 menunjukkan 29% dari 449 wanita dengan HIV terinfeksi HPV risiko tinggi dan juga terdapat hubungan signifikan antara HIV pada pasien wanita dengan infeksi HPV risiko tinggi dibandingkan dengan pasien wanita tanpa HIV dengan dengan OR 3,38 (95% CI 2,34–4,87, p < 0,001), dan penelitian di Nigeria tahun 2014 menunjukkan prevalensi HPV risiko tinggi lebih besar pada pasien dengan HIV positif (24,5%) dibandingkan HIV negatif (15,9%) secara bermakna (P<0,005; OR=1,7; 95% CI=1,1-2,7), serta terdapat penurunan dari prevalensi infeksi HPV risiko tinggi pada wanita dengan HIV positif apabila jumlah CD4 pasien lebih dari 500 sel/mm3 (OR = 0,7; 95% CI: 0,5-0,8). Prevalensi yang besar dan hubungan signifikan antara infeksi HPV risiko tinggi dengan HIV pada pasien wanita menunjukkan diperlukannya skrining HPV tipe risiko tinggi pada pasien wanita dengan HIV sebagai strategi pencegahan yang lebih awal terhadap kanker serviks dan dibutuhkan pemberian terapi yang rutin kepada wanita dengan HIV positif untuk memiliki angka CD4 >500 sel/mm3.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT KEHAMILAN PASIEN HIPERPLASIA DAN KANKER ENDOMETRIUM: TINJAUAN SISTEMATIS DAN META-ANALISIS Kusuma, Fitriyadi; Suryoadji, Kemal Akbar; Wulandari, Anisa Saphira; Binathara, Geraldus Sigap Gung; Soloan, Garry; Sini, Kieran Pasha Ivan; Purwoto, Gatot; Utami, Tofan Widya; Anggaraeni, Tricia Dewi; Putra, Andi Darma; Nuryanto, Kartiwa Hadi; Winarto, Hariyono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i03.3405

Abstract

Hiperplasia endometrium dan kanker endometrium adalah kondisi yang memengaruhi kesuburan wanita. Tujuan dari tinjauan sistematis dan meta-analisis ini adalah untuk mengevaluasi faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kehamilan pada pasien dengan kondisi tersebut. Pencarian dilakukan di lima database utama: PubMed, Science Direct, Scopus, Embase, dan Cochrane Library. Dari 2.742 studi yang awalnya ditemukan, 7 studi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Meta-analisis dilakukan untuk mengevaluasi efek terapi kombinasi Levonorgestrel-Releasing Intrauterine System (LNG-IUS) dengan progestin dan pengaruh indeks massa tubuh (BMI) terhadap tingkat kehamilan. Analisis gabungan dari dua studi yang membandingkan kombinasi LNG-IUS dengan progestin terhadap LNG-IUS saja menghasilkan Odds Ratio (OR) sebesar 1,54 [95% CI: 0,74–3,24], tanpa signifikansi statistik (p = 0,25). Untuk BMI, gabungan dua studi memberikan Risk Ratio (RR) sebesar 1,40 [95% CI: 0,93–2,10], juga tidak signifikan (p = 0,11). Heterogenitas yang rendah (I² = 0%) pada analisis terapi dan sedang (I² = 53%) pada analisis BMI menunjukkan konsistensi antarstudi. Meskipun ada tren peningkatan angka kehamilan dengan terapi kombinasi LNG-IUS dan progestin serta BMI ≥ 25, hasil meta-analisis ini belum menunjukkan signifikansi statistik. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperjelas faktor-faktor yang berhubungan dengan kehamilan pada pasien dengan hiperplasia dan kanker endometrium.
PENDEKATAN DIAGNOSIS SINDROM OHVIRA PADA FASILITAS KESEHATAN TERBATAS: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS Hakim, Surahman; Kadarusman, Adib Kamil Putra; Fadhly, RM Ali; Suryoadji, Kemal Akbar; Hadinata, Valencia; Zahra, Reihana; Abdullah, Muhammad Raoul Taufiq; Kusuma, Fitriyadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikes.v23i03.3631

Abstract

Sindrom OHVIRA merupakan kelainan kongenital yang langka terjadi pada saluran reproduksi wanita. OHVIRA merupakan salah satu kelompok kelainan duktus mullerian yang terdiri dari trias uterus didelfis, obstruksi hemivagina, dan agenesis renal. Diagnosis menjadi sebuah tantangan, terutama pada fasilitas kesehatan yang memiliki keterbatasan sarana prasarana dikarnakan tingkat prevalensi yang rendah dan menifestasi klinis yang beragam. Tinjauan sistematis dilakukan dengan pencarian menggunakan kata kunci yang terstruktur pada beberapa database seperti PubMed, Cochrane, ScienceDirect, dan Google Scholar , scopus, dan cochrane. Seleksi artikel dilakukan menggunakan kriteria kelayakan yang ditetapkan. Berdasarkan pencarian artikel didapatkan 6 studi yang menunjukkan manifestasi klinis dari sindrom OHVIRA. Beberapa manifestasi klinis yang ada berupa nyeri punggung belakang kronis, nyeri perut, dyspareunia, dan adanya keputihan yang berbau. Pada pemeriksaan fisik didapatkan adanya abnormalitas seperti massa kistik, benjolan pada abdomen, anomali uterus, dan kelainan dinding vagina. Beragam keluhan dan temuan tersebut dapat menjadi landasan untuk menjadikan sindrom OHVIRA sebagai diagnosis banding untuk proses rujukan segera dan tatalaksana awal. Sindrom OHVIRA memiliki manifestasi klinis yang beragam, sehingga menjadikan keadaan ini sebuah tantangan untuk didiagnosis. Dokter pada layanan terbatas berperan penting dalam mengenali keluhan khususnya keluhan ginekologi kronis, dan menjadikan sindrom ini sebagai diagnosis banding untuk melakukan perujukan kasus ke fasilitas layanan kesehatan tingkat lanjut, dan memberikan tatalaksana untuk meringankan gejala.
Profil Sosiodemografi Wanita Hamil dengan Infeksi Saluran Kemih: Sebuah Tinjauan Sistematis dari Penelitian Saat Ini: Analisis Kusuma, Fitriyadi; Suryoadji, Kemal Akbar; Kadarusman, Adib Kamil Putra; Binathara, Geraldus Sigap Gung; As’syifa, Salsa Billa; Hakim, Surahman
Cermin Dunia Kedokteran Vol 52 No 1 (2025): Obstetri & Ginekologi
Publisher : PT Kalbe Farma Tbk.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55175/cdk.v52i1.1250

Abstract

Introduction: Untreated UTIs during pregnancy can lead to complications for both the mother and the fetus, highlighting the importance of appropriate management. Understanding the sociodemographic profiles of pregnant women with UTIs can aid in tailored interventions and care. Methods: This systematic review followed a protocol registered in the International Prospective Register of Systematic Reviews (PROSPERO ID: CRD42024507145). Cohort cross-sectional studies focusing on the sociodemographic profiles of pregnant women with UTI were systematically searched and selected from databases such as ScienceDirect, Cochrane, Scopus, and PubMed. Eligibility criteria included relevance to sociodemographic profiles, clear extraction and statistical analysis methods, and publication in English. Data extraction and study selection were conducted independently by six researchers, with any discrepancies resolved through discussion. Results: Three studies met the inclusion criteria and were included in the systematic review. The studies conducted in the United States, Cameroon, and Bangladesh, which included 46,398 pregnant women, revealed diverse sociodemographic factors associated with UTI risk among pregnant women. Factors such as low educational attainment, low household income, and racial/ethnic disparities were identified as significant contributors to UTI prevalence in the United States. In Cameroon, although a high UTI prevalence was observed, no significant risk factors were identified. In Bangladesh, maternal undernutrition, primiparity, and low paternal education were significant risk factors for UTIs among pregnant women. Antibiotic sensitivity was varied, indicating the complexity of UTI management. Conclusion: The systematic review emphasizes the importance of considering sociodemographic factors in understanding and addressing UTI risk among pregnant women. Socioeconomic status, cultural disparities, and health-related factors play significant roles in UTI prevalence and management. An intervention to target specific sociodemographic characteristics may be necessary to effectively prevent and manage UTIs in pregnant women across different geographical and socioeconomic contexts.
Co-Authors Abdullah, Muhammad Raoul Taufiq Adiyarianni, Ghina Ahmad Fauzi Alexander AW Peters Alifaturrasyid Syafaatullah Ridwan Alifaturrasyid Syafaatullah Ridwan Amalia, Ginva Andi Darma Putra Andrijono Andrijono Anggaraeni, Tricia Dewi Anggraeni, Tricia Dewi Ani Retno Prijanti Aria Kekalih Arini Setiawati As’syifa, Salsa Billa Bambang Sutrisna Binathara, Geraldus Sigap Gung Darmiati, Sawitri Elfahmi, Khalida Ikhlasiya Tajdar Gefariena Fadhly, RM Ali Faisha Rahma, Melly Fauzi Ahmad Muda Ferry Sandra Fiastuti Witjaksono Gatot Purwoto Hadinata, Valencia Hariyono Winarto Hariyono Winarto Iwan Darmansjah Jan Susilo Joedo Prihartono Junita Indarti Kadarusman, Adib Kamil Putra Kartiwa Hadi Nuryanto Kemal Akbar Suryoadji Kemal Akbar Suryoadji Kemal Akbar Suryoadji Kemal Akbar Suryoadji Laila Nuranna Laila Nuranna Laila Nuranna Liedapraja, Mediana s. Lisnawati Liva Wijaya Malano, Yoarva Metasyah, Namira Michael Adrian Muhammad Haekal Muhammad Haekal Muhammad Ilyas Mutiara Riani Nasution, Hiro Hidaya Danial Oktalia, Arisda Oni Khonsa Purnomo Hyaswicaksono Putra, Abdul Hafiidh Surya Ridwan, Alifaturrasyid Syafaatullah Rizky Humairah , Inas Sahat B. Matondang Sekarutami, Sri Mutya SEPTELIA INAWATI WANANDI Sini, Kieran Pasha Ivan Siregar, Trifonia Pingkan Sitorus, Christina Soloan, Garry Sri Mutya Sekarutami Surahman Hakim Surya Putra, Abdul Hafiidh Suryoadji, Kemal Akbar Tofan Widya Utami Tofan Widya Utami Tricia Dewi Anggraeni Tricia Dewi Anggraeni Utami, Tofan Widya Widya Utami, Tofan Wulandari, Anisa Saphira Zahra, Reihana