Claim Missing Document
Check
Articles

The Optimization of Addition of Bromelain Enzyme Catalyst on the Fermentation of Coconut Milk to VCO (Virgin Coconut Oil) Using Tempeh Yeast Rahmalia, Itta; Kusumayanti, Heny
Journal of Vocational Studies on Applied Research 2021: JVSAR, Volume 3 Issue 2 Year 2021 (October 2021)
Publisher : Vocational College of Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.562 KB) | DOI: 10.14710/jvsar.v3i2.11949

Abstract

Coconut (Cocos nucifera) is one of the most abundant tropical plants in Indonesia. It is proven that in 2020 the total area of coconut plantations in Indonesia reached 3,377,376 hectares. Virgin Coconut Oil (VCO) is one of the diversified coconut products with high commercial value. In this study, the production of Virgin Coconut Oil (VCO) was carried out by fermenting tempeh yeast and with the help of the bromelain enzyme as a catalyst. This is because the bromelain enzyme is a type of protease enzyme that acts as a protein breaker in the oil contained in the coconut milk emulsion. Research has shown that the concentration of the bromelain enzyme affects the yield of VCO. Virgin Coconut Oil (VCO) with the addition of 6 grams of bromelain enzyme, 30 hours of fermentation time, and the use of 2 grams of tempeh yeast resulted in the highest yield value of 9.2% and free fatty acids (FFA) of 0.21%. This is because the higher the bromelain enzyme concentration, the more it will bind to protein as a substrate. In addition, the longer the fermentation, the more hydrolysis that occurs in the oil, so that the fermentation time also affects the concentration of free fatty acids of VCO. Analysis of fatty acid content was carried out using the GCMS method and showed that the highest fatty acid content was lauric acid at 54.27%. While the physical characterization of the resulting VCO is in accordance with SNI 7381:2018, which has a distinctive smell of coconut aroma, a distinctive taste of coconut oil, and is colorless.
Formulation of Antibacterial Liquid Soap Based on Virgin Coconut Oil with Various Concentrations of Carica Concentrate and Potassium Hydroxide Volume Dianti, Siti; Kusumayanti, Heny
Journal of Vocational Studies on Applied Research 2022: JVSAR, Volume 4 Issue 1 Year 2022 (April 2022)
Publisher : Vocational College of Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jvsar.v4i1.14140

Abstract

Carica is one of the main commodities in Dieng, Central Java. It contains vitamin A, vitamin C, and antibacterial substances such as flavonoid, polifenol, and tannin. Due to its content, carica can be used as an additive for soap products.  Soap is one of the cosmetic products, produced from the saponification reaction between alkali and fatty acids. Carica liquid soap was carried out by  reacting KOH with virgin coconut oil that contains fatty acids, then adding carica fruit juice and other ingredients. The product of liquid soap will be analyzed including pH, density, free fatty acids content, organoleptic test, and antibacterial activity. The research method used is a factorial design. Research has shown that the carica liquid soap were in accordance with SNI 06-4075-1996 and SNI 06-3532-1994. The best quality of  carica liquid soap obtained at pH 11, density 1,0266, and free fatty acid content of 0,082%. Antibacterial activity was carried out using the paper disk method, showing that the antibacterial activity of the soap has a weak performances with an inhibition zone of 1,25 mm. The organoleptic test showed that panelist’s preference for carica liquid soap was low.
The Effect of Rotational Speed of Homogenization on Emulsion Results Obtained Using Soy Lecithin Emulsifier Namira, Zahra Rahma; Paramita, Vita; Kusumayanti, Heny
Journal of Vocational Studies on Applied Research 2021: JVSAR, Volume 3 Issue 1 Year 2021 (April 2021)
Publisher : Vocational College of Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.661 KB) | DOI: 10.14710/jvsar.v3i1.10916

Abstract

Homogenization is the process of homogenizing particle size in an effort to maintain the stability of a mixture formed from 2 phases that cannot be fused or commonly called emulsions. This study aims to analyze the effect of homogenization speed and differences in solid concentration in homogenization process using homogenizer. The ingredients used are Virgin Coconut Oil as a solute, Aquadest as a solvent, and soy lecithin as an emulsifier. Several stages of analysis are density, viscosity, microscopic, and emulsion stability analysis. The results obtained from this study were optimum stirring speed of 22,000 rpm with optimum homogenization time of 4 minutes, solid concentration of 60% obtaining density of 0.78 gr/mL, viscosity of 5.86 cP, stability of 100%, and most stable microscope test. The results showed that the greater the stirring speed and time, the smaller the density and viscosity value produced and the greater the stability value obtained. The greater the concentration of solids, the greater the density, viscosity, and stability of the emulsion.
Pembuatan beras analog dari Pati Garut dengan penambahan bahan fungsional Habib, Muhammad; Kusumayanti, Heny
Jurnal Global Ilmiah Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Global Ilmiah
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/jgi.v1i4.42

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisiologis dan sensorik beras dengan sifat antioksidan dari pati garut, tepung mocaf dan puree rumput laut Gracilaria sp. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah perbandingan pati garut: tepung mocaf, tiga level (25:75, 50:50, 75:25%). Faktor kedua adalah konsentrasi puree rumput laut Gracilaria sp yang mempunyai empat level yaitu ; 1; 2; dan 3%. Sesuai hasil penelitian didapatkan kadar air dan abu tertinggi pada perlakuan proporsi pati garut: tepung mocaf 25:75 dengan persentase rumput laut 3%, yaitu sebesar 2,15%. Kadar abu tertinggi pada perlakuan proporsi pati garut: tepung mocaf 25:75 dengan persentase rumput laut 3%, yaitu sebesar 1,18%. Kadar lemak tertinggi pada perlakuan proporsi pati garut: tepung mocaf 50:50 dengan persentase rumput laut 3% yaitu sebesar 2,91%. Kadar protein tertinggi pada perlakuan proporsi pati garut: tepung mocaf 25:75 dengan persentase rumput laut 2% yaitu sebesar 0,67%. Kadar karbohidrat tertinggi pada perlakuan proporsi pati garut: tepung mocaf 25:75 dengan persentase rumput laut 2% yaitu sebesar 97,20%. Total kalori tertinggi pada perlakuan proporsi pati garut: tepung mocaf 50:50 dengan persentase rumput laut 3% yaitu sebesar 410,87%.
Review Jurnal: Beras Analog Rendah Indeks Glikemik Berbahan Baku Tepung Kacang-Kacangan, Umbi-Umbian, dan Serealia Laurani, Destyc Pratiwi; Kusumayanti, Heny
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Beras adalah produk pangan utama yang sering dikonsumsi di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia dan terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dengan mengembangkan beras analog sebagai pengganti beras yang dimana berdasarkan sifat fungsional dari bahan baku yang ditambahkan berpotensi memiliki nilai indeks glikemik yang rendah. Beberapa bahan utama dalam pembuatan beras analog antara lain tepung jagung, kacang hijau, dan kacang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mereview jurnal mengenai beras analog dengan indeks glikemik rendah yang berbahan baku kacang-kacangan, umbi-umbian, dan serelia dengan metode Systematic Literature Review. Terdapat macam-macam bahan pembentuk beras analog yang memiliki kadar indeks glikemik rendah yang terkandung dalam beras analog. Beras analog dapat digunakan dalam diversifikasi pangan non beras sebagai alternatif pengganti beras bagi masyarakat Indonesia dengan kandungan indeks glikemik rendah. Bahan penyusun beras analog perlu diperhatikan untuk mencapai indeks glikemik rendah seperti kacang kedelai, kacang merah, ubi kayu, jagung putih, dan tepung sagu dapat menjadi bahan dasar dalam beras analog.
Review Jurnal: Beras Analog Serealia dengan Metode Ekstrusi Kusumayanti, Heny; Maulana, Ilham Rivki
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras merupakan makanan pokok bagi mayoritas masyarakat di Asia Tenggara khususnya Indonesia, sebagai negara agraris yang memiliki lahan luas Indonesia belum bisa 100% memproduksi bahan pangannya sendiri. Indonesia memiliki sumber pangan lokal yang kaya kandungan gizi seperti tanaman serealia, namun bahan pangan non beras tersebut kurang di minati sebagai makanan pokok di bandingkan dengan beras. Maka dari itu perlu terciptanya inovasi baru untuk mengolah bahan pangan lokal non beras menjadi beras analog dengan kemiripan karakteristik seperti beras padi. Teknologi Ekstrusi merupakan inovasi baru dalam pembuatan beras analog dengan hasil karakteristik beras analog mirip dengan beras padi dengan mengontrol parameter pada alat ekstruder seperti suhu, kecepatan ulir dan parameter lain seperti komposisi bahan yang di gunakan. Studi menunjukkan bahwa beras analog teknoogi ekstrusi dari bahan pangan tanaman serealia seperti jagung, sorgum, jawawut, dan jelai memiliki kandungan gizi yang baik dengan kadar air sebesar 5,71% - 11,90%, kadar protein 2,29% - 12,90%, kadar karbohidrat 67,10% - 92,83%, kadar lemak 0,74%- 5,10%, dan kadar serat 2,60% - 7,40%. Dengan teknologi ini dan bahan pangan lokal tanaman serealia akan memperluas peluang diversifikasi bahan pangan lokal sebagai pengganti beras dengan gizi yang baik.
Review Jurnal: Beras Analog Rendah Indeks Glikemik Berbahan Baku Tepung Kacang-Kacangan, Umbi-Umbian, dan Serealia Laurani, Destyc Pratiwi; Kusumayanti, Heny
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 9.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beras adalah produk pangan utama yang sering dikonsumsi di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia dan terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia. Untuk mengatasi hal tersebut dapat dengan mengembangkan beras analog sebagai pengganti beras yang dimana berdasarkan sifat fungsional dari bahan baku yang ditambahkan berpotensi memiliki nilai indeks glikemik yang rendah. Beberapa bahan utama dalam pembuatan beras analog antara lain tepung jagung, kacang hijau, dan kacang merah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mereview jurnal mengenai beras analog dengan indeks glikemik rendah yang berbahan baku kacang-kacangan, umbi-umbian, dan serelia dengan metode Systematic Literature Review. Terdapat macam-macam bahan pembentuk beras analog yang memiliki kadar indeks glikemik rendah yang terkandung dalam beras analog. Beras analog dapat digunakan dalam diversifikasi pangan non beras sebagai alternatif pengganti beras bagi masyarakat Indonesia dengan kandungan indeks glikemik rendah. Bahan penyusun beras analog perlu diperhatikan untuk mencapai indeks glikemik rendah seperti kacang kedelai, kacang merah, ubi kayu, jagung putih, dan tepung sagu dapat menjadi bahan dasar dalam beras analog.
Analisa Kandungan Senyawa Etilen Oksida Dalam Mi Instan Dengan Menggunakan Apci - Ms (Atmospheric Pressure Chemical Ionization – Mass Spectrometry) Amelia, Neisya Yusuf; Supriyo, Edy; Kusumayanti, Heny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14945

Abstract

Mi instan terkenal dengan memiliki kandungan berbahaya yaitu mengandung paparan residu etilen oksida. Jika mi instan dikonsumsi dalam jumlah banyak dan sering, hal itu juga dapat mengakibatkan gangguan kesehatan, karena didalam mi instan mengandung bahan-bahan rekayasa yang cukup berbahaya, walaupun bahan-bahan tersebut diperbolehkan untuk dikonsumsi oleh manusia, tetapi apabila dikonsumsi dalam kurun waktu tertentu dan frekuensi yang cukup tinggi bisa menyebabkan kelainan fungsi jantung bahkan dapat meningkatkan resiko penyakit kanker. EtO (C2H4O) merupakan gas beracun yang tidak berwarna zat yang bersifat elektrofilik adalah zat kimia yang berbentuk gas tidak berwarna, mudah terbakar, dan berbau agak manis. alam jumlah lebih kecil, gas ini dapat digunakan sebagai pestisida. Adapun penggunaan EtO pada produksi mi instan berfungsi untuk memperpanjang masa simpan dan mencegah pertumbuhan bakteri. Sayangnya, zat kimia ini dapat sangat berbahaya bagi kesehatan manusia jika terpapar dalam jumlah yang berlebihan. Paparan EtO dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk kanker, kerusakan saraf, gangguan sistem reproduksi, dan kerusakan organ. Paparan jangka panjang terhadap EtO dapat meningkatkan risiko kanker pada paru-paru, perut, dan sistem saraf. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan senyawa etilen oksida pada mi instan melakukan preparasi sampel dengan proses penentuan kandungan senyawa etilen oksida pada mi instan menggunakan APCI - MS (Atmospheric Pressure Chemical Ionization – Mass Spectrometry). Tujuan penelitian untuk mengetahui kandungan senyawa etilen oksida pada mi instan menggunakan APCI - MS (Atmospheric Pressure Chemical Ionization – Mass Spectrometry). Pengujian etilen oksida pada mi instan meliputi persamaan regresi linier, konsentrasi etilen oksida dengan luas area puncak dan perbandingan SNI mi instan 3551:2018.
Diversifikasi Pangan Beras Analog dengan Penambahan Daun Kelor (Riview Jurnal) Akip, Ahmad Khoirul; Kusumayanti, Heny
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19334

Abstract

Beras adalah salah satu makanan utama masyarakat di Indonesia, konsumsi beras di Indonesia sangat tinggi mencapai 6,81 kg perkapita (per orang) dalam waktu satu bulan. Meningkatnya konsumsi beras di Indonesia juga menyebabkan total impor beras semakin meningkat agar kebutuhan beras di dalam negeri terpenuhi. Oleh karena itu diperlukan upaya diversifikasi pangan berupa beras analog agar dapat memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Beras analog ialah beras yang dibuat dari bahan yang mempunyai kandungan karbohidrat selain beras seperti serelia, kacang-kacangan, umbi-umbian dan pisang agar dapat menyerupai beras. Pembuatan beras analog diharapkan memiliki karakteristik bentuk, teksture dan kandungan gizi yang menyerupai bahkan lebih tinggi daripada beras putih. Sorghum, mocaf, singkong dan jagung merupakan bahan yang mengandung karbohidrat sehingga sangat potensial untuk dijadikan beras analog dengan penambahan daun kelor yang diharapkan dapat meningkatkan nilai gizinya.
Antibacterial Activity and Color Evaluation of Natural Color Fabric from Terminalia bellerica Coated with TiO2 Amalia, Rizka; Pujiastuti, Alfyan; Paramita, Vita; Kusumayanti, Heny
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 40 No. 2 (2023): DINAMIKA KERAJINAN DAN BATIK : MAJALAH ILMIAH
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v40i2.8006

Abstract

As a basic human need, the development of textiles still needs to be studied. At first, the textile dyeing process used natural dyes. However, along with the development of technology with the discovery of synthetic dyes for textiles, the use of natural dyes began to be abandoned. Natural color fabrics have many advantages, while promoting disadvantages, such as the appearance of microorganisms on the fabric. To improve the function of the fabric, the addition of antibacterial agent to the fabric is important. This study aims to investigate the optimum condition for producing natural color fabric from Terminalia Belerica’s peel with the application of TiO2 as an antibacterial agent, using the pad dry cure method. The results of the TiO2 coating process on natural dye fabrics are based on its antimicrobial activity. SEM EDX, color strength, and fabric stiffness were also characterized by its physical properties. The analysis results show that the most optimum condition for the stability of color aging was in the 2nd experiment at a concentration of TiO2 at 1%, without curing and sizing of 75%. For stiffness stability analysis, the optimum result was obtained in the third experiment, namely the concentration of TiO2 at 0.5%, with curing and without sizing of 98%. The most influential effects on the antibacterial test include aging, brightness, and stiffness, namely variable sizing with a negative effect. The results of testing antibacterial activity on natural color fabrics of jolawe fruit peel extract applied with TiO2 show that the assessment process caused the fabric to be easily contaminated by bacteria, where the inhibition zone value was 0 mm. The SEM-EDX test did not show any damage to the fabric, and there were grains or lumps on the fabric fibers due to TiO2 coating.
Co-Authors Afiyanto, Putri Solihah Afiyatun Inayah AGUS PURWANTO Agus Purwanto Ahmad, Laila Faizah Akip, Ahmad Khoirul Amalia Pritayanti Amelia, Neisya Yusuf Aprilina Purbasari Ardani, Raka Ariestya Meta Devi Arkhan Subari Astuti, Meilana Puji B Budiyono Basa Ulina br Simalango Budiono Budiono Budiyono Budiyono Darmaji, Timothius Adrian Christantyo Dessy Ariyanti Dessy Ariyanti Dianti, Siti Didik Wisnu Widjajanto Dina Elvia Rani Dwi Handayani Edy Supriyo Elin Siswati Faadhilah, Hilmi Rifaa Fahmi Arifan Falaah, Miftakhu Fathurrahman, Hanif Muhammad Florie, Ghiffara Amanda Gani, Syefrin Syahadatia Ginting, Sofiani Br Hanindito, Satrio Bagus Harun, Rizqi Fadhilah Hati, Wulan Permata Herlani Siti Hidayanti Herry Santosa Heru Susanto Ichwan, Muhammad Maulana Ida Hayu Dwimawanti Iman Setiono Iriana, Tumiar Isti Pudjihastuti Karismawan P U Laila Faizah Achmad, Laila Faizah Laila Faizah, Laila Laurani, Destyc Pratiwi Lulluil Mahsunnah Mahendrajaya, Robertus Triaji Maranatha Sembiring Margaretha Tuti Susanti Maulana, Ilham Rivki Mohamad Endy Y Yulianto Mubin, Nurul MUHAMMAD HABIB Muhammad Rizky Ramadhan Mushoffi, Aam Sahal Namira, Zahra Rahma Nathania, Yessy Ni Putu Adeyani Noer Abyor Handayani Nurul Pudiastutiningtyas Nurul Pudiastutiningtyas Nurul Pudiastutiningtyas, Nurul Nurul Puspitasari Pangi Pangi Permata Sari, Nilam Ariyanti Pranita, Zahra Aumy Pratidina , Unggul Eka Pudiastuningtyas, Nurul Pujiastuti, Alfyan R TD. Wisnu Broto, R TD. Wisnu R.TD Wisnu Broto Rahmadhani, Dava Ariesta Rahmalia, Itta Raissa, Callysta Najmi Raka Ardani Ramadiani, Haliza Reny Yesiana Revabelita, Aisha Rizka Amalia Rizka Amalia RTD. Wisnu Broto Safitri, Laras Intan Sary, Cindy Nella Setiawati, FS Nugraheni Siregar, Vynda Dindasari Sri Rejeki Thoyib Hanifan Syuhada Titik Istirokhatun Tri Murti Nila W Vita Paramita Vita Paramita Vynda Dindasari Siregar Wahyunimgsih, Wahyunimgsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Wahyuningsih Widi Astuti Windyandari, Aulia Windyandari Yudanto, Yusuf Arya Yusim, Adi Kurniawan Yusran, Fakhri Farghani Zulfaidah Aryani