Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Kohesi dalam Iklan Radio Berbahasa Jawa Serta Relevansinya sebagai Materi Ajar Pariwara di SMA Priyangga Dyah Ayu Pitaloka; Raheni Suhita; Kenfitria Diah Wijayanti
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 2 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i2.65701

Abstract

Pembelajaran bahasa Jawa diperoleh pada tiap satuan pendidikan di SMA. Materi dalam pembelajaran tersebut beraneka ragam, misalnya pembelajaran pariwara di SMA. Materi pariwara di SMA biasanya hanya berasal dari buku teks. Guru sulit mencari materi yang berkaitan dengan pariwara. Iklan radio berbahasa Jawa sesungguhnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber baru dalam materi ajar untuk mengatasi kesulitan tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna kohesi leksikal pada iklan radio berbahasa Jawa serta relevansinya sebagai materi pembelajaran pariwara di SMA. Lokasi penelitian yang digunakan untuk memperoleh data relevansi materi ajar pariwara bertempat di SMA Negeri 1 Gemolong. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi pada iklan radio berbahasa Jawa. Iklan radio berbahasa Jawa yang digunakan yaitu periode Maret-April 2019 dengan lingkup area Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Adapun nama radio yang digunakan yaitu CJDW 107 FM, MDS 14,47 FM, Argososro 93,2 FM,  Persatuan Bantul 94,2 FM, Fortuna 101,9 FM, H 89,6 FM, Citra 98,8 FM, Gema Soedirman 96,3 FM, dan Handayani Adhiloka 99,9 FM.  Hasil penelitian yang diperoleh yaitu dalam wacana iklan radio berbahasa Jawa mengandung semua bentuk kohesi leksikal yang terdiri atas repetisi, sinonimi, antonimi, kolokasi, ekuivalensi, dan hiponimi. Wacana iklan radio berbahasa Jawa relevan dan sesuai dengan pembelajaran bahasa Jawa kelas XI semester genap pada kompetensi dasar menelaah teks iklan berbahasa Jawa dan menulis teks iklan berbahasa Jawa.
Analisis Nilai Pendidikan Karakter pada Crita Cekak Wacan Bocah dalam Rubrik Gelanggang Remaja Majalah Panjebar Semangat Tahun 2019 Addiena Queen Lungayu; Raheni Suhita; Rahmat -
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 2 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i2.65930

Abstract

Cerkak merupakan salah satu materi ajar di SMA, namun dalam pemilihan cerkak tidak bisa sembarangan. Cerkak yang digunakan harus mengandung nilai-nilai pendidikan di dalamnya. Guna mengentahui apakah suatu cerkak mengandung nilai-nilai pendidikan maka perlu adanya penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam crita cekak Wacan Bocah dalam rubrik Gelanggang Remaja majalah Panjebar Semangat terbitan tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen. Objek yang dikaji berupa crita cekak Wacan Bocah dalam rubrik Gelanggang Remaja majalah Panjebar Semangat yang terbit selama tahun 2019 dan telah dipilih sesuai dengan tema kehidupan sehari-hari. Berdasarkan analisis data ditemukan nilai-nilai yang terdapat pada crita cekak Wacan Bocah antara lain Bersahabat/Komunikasi, rasa ingin tahu , peduli sosial, menghargai prestasi, jujur, tanggung jawab, semangat kebangsaan, cinta damai, religious dan kreatif. Nilai-nilai tersebut tergolong pada nilai-nilai pendidikan karakter dalam kurikulum 2013 sehingga cerkak tersebut dapat digunakan sebagai bahan ajar di sekolah.
Analisis Tindak Tutur Ekspresif Novel Prasetyane Wanita Karya Tulus Setiyadi sebagai Bahan Ajar Bahasa Jawa di SMA Nurlaila Rizqillah Sofyani; Raheni Suhita; Kenfitria Wijayanti
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 1 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i1.65135

Abstract

The research aimed to describe and explain the forms of speech acts expressive novel Prasetyane Wanita by Tulus Setiyadi, and the relevance of the novel Prasetyane Wanita by Tulus Setiyadi with javanese language teaching materials in senior high school. The method in this research  is a qualitative  with a content analysis approach using pragmatic theory to determine the form of expressive speech acts contained in  novel Prasetyane Wanita by Tulus Setiyadi. The data source in this research is a novel entitled Prasetyane Wanita by Tulus Setiyadi which was published by Pustaka Ilalang in August 2020. The data collection techniques used were documentation or document analysis techniques, and interviewing informants. The validity of data using theoretical triangulation and source triangulation. The data analysis technique used is interactive analysis technique. The results of this study indicate that the forms of expressive speech acts found in novel Prasetyane Wanita by Tulus Setiyadi include expressive speech acts of include 4 expressive speech acts of thanking, 5 expressive speech acts of praising,3 expressive speech acts of pardoning,4 expressive speech acts condoling, 1 expressive speech acts of congratulating, and 5 expressive speech acts of blaming. In addition, novel Prasetyane Wanita by Tulus Setiyadi is relevant if it is used as teaching material for Javanese language in high school, precisely at KD 3.2, namely "Understanding the contents of Javanese novel texts".
Analisis Psikologi Sastra dan Nilai Moral Naskah Sandiwara Jawa Kidung Pinggir Lurung Karya Udyn UPW serta Relevansinya sebagai Bahan Ajar Bahasa Jawa di SMP Ema Putri Utami; Raheni Suhita; Rahmat -
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 1 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i1.65240

Abstract

Psikologi sastra merupakan sebuah pendekatan yang mengamati kejiwaan serta perilaku manusia. Dengan memusatkan pada kejiwaan serta perilaku manusia, maka akan diperoleh konflik batin yang sesuai dengan teori psikologi sastra. Dalam sebuah naskah sandiwara Jawa tentunya terdapat konflik batin antar tokoh yang dapat membangun jalan cerita dalam nakah. Naskah sandiwara Kidung Pinggir Lurung menceritakan permasalahan dalam keluarga yang menimbulkan sebuah konflik batin antar tokoh. Naskah sandiwara Kidung Pinggir Lurung merupakan naskah yang belum dianalisis menggunakan pendekatan psikologi sastra. Naskah sandiwara tersebebut mengandung aspek psikologi sastra teori psikologi Sigman Freud yaitu id, ego, dan superego. Selain itu, naskah sandiwara Kidung Pinggir Lurung juga mengandung nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat dijadikan bahan ajar di Sekolah Menengah Pertama kelas IX. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu analisis dokumen dan wawancara mendalam. Data dalam penelitian ini yaitu berupa kata-kata dan kalimat yang berkaitan dengan teori psikologi sastra seperti id, ego, dan superego.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK DAN NILAI MORAL DALAM NASKAH KETOPRAK SEMBOJA KAPUGERAN KARYA BONDAN NUSANTARA Alifah Ronna Anggraeni; Raheni Suhita; Favorita Kurwidaria
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 4, No 1 (2020): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v4i1.61886

Abstract

This research aims to analyze structural and moral value in the manuscript of The Semboja Kapugeran ketoprak by Bondan Nusantara. Using qualitative, this research uses descriptive methods of analysis in order to obtain the results of the analysis as expected. The elements analyzed in this study are plot, characterization, settings, theme and message. The results showed there were eleven symbolic figures and their respective characters, the script has an advanced plot consisting of exposition, complications, climax and falling action. It's about a romance that's motivated by a family grudge. The message that can be taken is that revenge will only bring havoc in life.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CRITA CEKAK MELALUI METODE PEMBELAJARAN EXAMPLES NON-EXAMPLES DENGAN MEDIA GAMBAR BERSERI Ari Fitri Fauziyyah; Raheni Suhita; Budhi Setiawan
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 3, No 1 (2019): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v3i1.48344

Abstract

This classroom action research aimed to improve the students’ activeness and crita cekak writing skill using examples non-examples learning method with serial picture media in the 10th Social Science Graders of SMA Negeri 1 Sukoharjo. This classroom action research was conducted in two cycles, each of which consisting of planning, acting, observing, and reflecting. The subject of this study are 29 students in the class at X IPS 4 SMA Negeri 1 Sukoharjo. The data sources used were event, document, and informant. Techniques of collecting data used were observation, document analysis, interview, and task/test administration. Data validation was carried out using method and data source triangulations. Technique of analyzing data used was a descriptive comparative and critical analysis. The study shows that on the on pre-action the writing skill crita cekak only 27.58%. After the first cycle was done, 62.06% and  after the second cycle was done student who pass increased 89.65%.
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL JARING KALAMANGGA KARYA SUPARTO BRATA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI AJAR APRESIASI SASTRA JAWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Nungki Adelina Damayanti; Raheni Suhita; Nugraheni Eko Wardani
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 3, No 1 (2019): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v3i1.48467

Abstract

The objectives of research were to describe the social conflict existing in novel Jaring Kalamangga by Suparto Brata and to describe its relevance to be the teaching material of Javanese Letters Appreciation in Senior High Schools.The method used in this research is descriptive qualitative method. Data obtained by using content analysis and interviews with informants. The validity of the data obtained by triangulation and triangulation theory. Sources of data in this study are documents and informants. The sampling technique used in this research is purposive sampling. Research procedure includes the preparation phase, the implementation phase and a final stage.The results of the analysis of novel Jaring Kalamangga relating to social conflict shows that; 1) there are four causes of social conflict in the novel Jaring Kalamangga soeparto work Brata. namely crime, family disorganization, problems young people in modern society and violations of the norms of society and 2) novel Jaring Kalamangga soeparto work Brata eligible as an alternative teaching materials Javanese literature appreciation because there is the relevance of social conflicts in it.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN CERITA BIMA BUNGKUS MELALUI STRATEGI PQ4R DENGAN MEDIA POWERPOINT PADA SISWA SMA Anthik Rowindasari; Raheni Suhita; Budhi Setiawan
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 3, No 1 (2019): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v3i1.48384

Abstract

The purpose of this research is to improve being student active and reading comprehensive skill story of Bima Bungkus by applying PQ4R strategy with media PowerPoint among X MIPA 3 SMA Negeri 3 Boyolali on 2016/2017. The type of this research is a Classroom Action Research, it contains of two cycles. Each cycles consists of four phases, they are planning, acting, observing, and reflecting. Research subject are teacher and X MIPA 3 SMA Negeri 3 Boyolali amoung 36 students. Source of data are derived from report, event of learning and document. Data collection techniques that used are interview, observation, test and documentation. Data validity techniques use data data source triangulasion and method triangulasion. Data analyzed techniques use descripstive comparative analysis technique and critical analysis technique. The conclusion of the research is the applying of PQ4R strategy (Preview, Question, Read, Reflect, Recite, Review) with media PowerPoint can improve being student active and reading comprehension skill of story Bima bungkus among X MIPA 3 SMA Negeri 3 Boyolali.
Analisis Struktur dan Makna dalam Antologi Geguritan Ngayawara Karya Na Dhien dan Kelayakannya sebagai Bahan Ajar Bahasa Jawa Di SMA Zulfa Miftahul Jannah; Raheni Suhita; Favorita Kurwidaria
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 2 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i2.65697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur antologi geguritan Ngayawara karya Na Dhien, (2) makna dalam antologi geguritan Ngayawara karya Na Dhien, (3) relevansi antologi geguritan Ngayawara karya Na Dhien sebagai bahan ajar Bahasa Jawa di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode kualitatif deksriptif dan analisis isi, pendekatan struktural dan semiotik. Hasil penelitian ini yaitu: (1) struktur fisik yang ditemukan berupa diksi (kata konotasi, kata sapaan khas atau nama diri, kata serapan, dan kata vulgar), citraan (citraan penglihatan, citraan pendengaran, citraan penciuman, citraan gerak, dan citraan perasaan), kata konkret, bahasa figurative (majas simile, majas metafora, majas perumpamaan epos, majas personifikasi, majas metonimia, majas sinekdoki pars pro toto, dan idiom), versifikasi (purwakanthi guru swara/asonansi, purwakanthi guru sastra/aliterasi, purwakanthi guru basa/lumaksita), dan tipografi konvensional. Sedangakan struktur batin meliputi: tema, perasaan, nada dan suasana, amanat; (2) makna dalam antologi geguritan Ngayawara karya Na Dhien meliputi makna tentang hakikat kehidupan dan hakikat spiritual; (3) antologi geguritan Ngayawara karya Na Dhien sesuai dan layak digunakan untuk bahan ajar mata pelajaran Bahasa Jawa di tingkat SMA, sebab relevan dengan Kurikulum 2013, memenuhi syarat pada aspek bahasa dan isi geguritan untuk bahan ajar geguritan di SMA.
ANALISIS KESANTUNAN IKLAN RADIO BERBAHASA JAWA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI MATERI AJAR MENDENGARKAN IKLAN KELAS VIII SMP Nur Huda; Raheni Suhita; Kenfitria Diah Wijayanti
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 3, No 1 (2019): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v3i1.48468

Abstract

The aimed of this research are (1) To describe politeness in advertisement using Java language; (2) to describe impoliteness  in advertisement using Java language and; (3) the relevance of radio advertisement using Java language as teaching material listen advertisement class VIII. Based on the result of thid research can conclude several things: (1) a form of politeness on radio advertising in Javanese form, fulfilling taxt maxim generosity maxim, approbation maxim, modesty maxim, agreement maxim, and simpathy maxim. The use of low Javanese language diversity and proper manners. Use of the word greeting.  Use words ‘please’ and ‘thank you’. (2) The form of impoliteness  form, breach approbation maxim, agreement maxim, simpathy maxim and taxt maxim. The use of language diversity low Javanese improper. Use of tone not appropriate, selection or improper use of diction. (3) Radio advertisements using Java language is appropriate and relevance to be used as teaching material for competency standards are able to listen and understand spoken discourse in a variety of Java language with basic competence listening advertisement.