Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Efektivitas Terapi Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Konsumsi Asi Rahmi, Aulia; Zuhra, Meutia; Ardianti, Riski Dian; Nadiya, Sarah
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i2.3470

Abstract

Masa bayi merupakan masa keemasan dan masa kritis yang membutuhkan stimulasi dini untuk optimalisasi perkembangan. Salah satu stimulasi yang dapat diberikan adalah pijat bayi.Pijat bayi sebagai salah satu bentuk bahasa sentuhan ternyata memiliki efek positif untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi.Sentuhan atau pijat bayi juga dapat merangsang produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat bayi terhadap peningkatan konsumsi ASI.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 12 bayi yang diambil secara total sampling.Penelitian ini bersifat quasi exsprimen, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji-t (uji parametric).Hasil uji-t didapatkan nilai t(hitung) = 0,000 p-value   t ( tabel),yang berarti ada hubungan antara pijat bayi dengan konsumsi ASI pada bayi.Dengan kata lain terdapat perbedaan konsumsi ASI (frekuensi konsumsi ASI ) yang signifikan antara sebelum diberikan terapi pijat bayi dengan sesudah diberikan terapi pijat bayi dengan sesudah diberikan terapi pijat bayi.Semua bayi (100 %) mengkonsumsi ASI Lebih banyak dibandingkan sebelum diberikan terapi pijat bayi. Maka dapat disimpulkan bahwa terapi pijat bayi efektif untuk meningkatkan konsumsi ASI pada bayi umur 3-6 bulan.Kata kunci: Efektifitas pijat bayi, & Konsumsi ASIInfancy is a golden period and a critical period that requires early stimulation to optimize development. One of the stimulations that can be given is baby massage. Baby massage as a form of touch language turns out to have a positive effect on baby growth and development. Baby touch or massage can also stimulate milk production. This study aims to determine the effectiveness of baby massage in increasing milk consumption. The sample in this study were 12 infants who were taken by total sampling. This research was a quasi experiment, then the data were analyzed using the t-test (parametric test). value < t (table), which means there is a relationship between infant massage and breast milk consumption in infants. In other words, there is a significant difference in milk consumption (frequency of breast milk consumption) between before being given infant massage therapy and after being given infant massage therapy and after being given therapy baby massage. All babies (100%) consume more breast milk than before being given infant massage therapy. So it can be concluded that infant massage therapy is effective for increasing milk consumption in infants aged 3-6 monthsKeyword: The effectiveness of baby massage, ASI consumption
Pengaruh Scrapbook Sebagai Media Konseling Terhadap Pengetahuan Tentang Resiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Remaja di SMA Negeri 1 Juli Kabupaten Bireuen Nadiya, Sarah; Fazira, Frisca
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i1.1948

Abstract

Latar Belakang: Pemantauan status gizi tahun 2017 menunjukkan bahwa Wanita Usia Subur (WUS) beresiko Kurang Energi Kronis (KEK) di Indonesia sebesar 10,7%. Laporan survei pemantauan status gizi provinsi Aceh tahun 2017 menunjukkan WUS beresiko menderita KEK di Aceh sebesar 4,1%, sedangkan WUS beresiko menderita KEK di Aceh Besar sebesar 5,0%.Wanita Usia Subur (WUS) memiliki rentang usia dari 15-49 tahun, sehingga remaja usia 10 sampai 19 tahun juga termasuk kedalam kategori kelompok WUS. Remaja yang menderita KEK, maka cenderung akan mengalami KEK juga saat kehamilannya nanti.. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh penggunaan scrapbook sebagai media konseling terhadap pengetahuan remaja putri tentang resiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) di SMA Negeri 1 Juli Bireuen. Metode: Penelitian ini merupakan jenis eksperimen dengan pendekatan one group pretest posttest design. Adapun Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri di SMA Negeri 1 Juli Bireuen yang diberikan konseling tentang Kekurang Energi Kronis (KEK) menggunakan media scrapbook sebanyak 63 orang. Hasil: Hasil uji Wilcoxon, terdapat pengaruh yang bermakna dari pemberian konseling menggunakan media scrapbook terhadap pengetahuan remaja tentang Kekurangan Energi Kronis. Kesimpulan: pemberian konseling menggunakan media scrapbook dapat meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang Kekurangan Energi Kronis          Kata kunci: Scrapbook, Konseling, Pengetahuan, Remaja, KEKBackground: Monitoring of nutritional status in 2017 shows that Women of Childbearing Age (WUS) are at risk of Chronic Energy Deficiency (KEK) in Indonesia by 10.7%. The 2017 Aceh provincial nutrition status monitoring survey report showed WUS at risk of suffering from KEK in Aceh by 4.1%, while WUS was at risk of suffering from KEK in Aceh Besar by 5.0%. Women of Childbearing Age (WUS) have an age range of 15-49 years, so adolescents aged 10 to 19 years also fall into the wus group category. Teenagers who suffer from KEK, then tend to experience KEK also during pregnancy later. Purpose: To find out the influence of the use of scrapbooks as a medium of counseling on young women's knowledge about the risk of Chronic Energy Deficiency (KEK) at Sma Negeri July 1 Bireuen. Method: This research is a type of experiment with the one group pretest posttest design approach. The sample in this study was a young woman at Sma Negeri July 1 Bireuen who was given counseling on Chronic Energy Deficiency (KEK) using scrapbook media as many as 63 people.. Results: Wilcoxon's test results have a significant effect on counseling using scrapbook media on adolescents' knowledge of Chronic Energy Deficiency. Conclusion: Counseling using scrapbook media can increase young women's knowledge of Chronic Energy DeficiencyKeywords: Scrapbook, Counseling, Knowledge, Teen, Chronic Energy Deficiency (KEK) 
Hubungan Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumsi Tablet Fe dengan Anemia di Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen Nadiya, Sarah; Gani, Abdul; Fitria, Nanda; Rizana, Novia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 9, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v9i1.2931

Abstract

Latar Belakang : Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Menurut data Kementrian Kesehatan Indonesia, Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia masih tinggi, yaitu sekitar 38,3%. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada kehamilan seperti bayi lajir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, dan bahkan kematian maternal dan neonatal. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia. Metode : Penelitian ini bersifat Analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil pada bulan Desember sampai dengan Januari 2022 di Puskesmas Peusangan Kabupaten Bireuen sebanyak  43 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dengan cara Total Sampling sebanyak 43 jiwa. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kepatuhan ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe dengan Kejadian anemia dengan nilai p-value = 0,010< α (0,05). Kesimpulan : Dari Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin patuh ibu hamil dalam mengkonsumsi tablet Fe selama kehamilan, maka semakin kecil ibu hamil tersebut mengalami anemia dalam kehamilan.Kata kunci : Kepatuhan Konsumsi Fe, Anemia, Ibu HamilBackground : Anemia in pregnant women is a serious health problem in Indonesia. According to data from the Indonesian Ministry of Health, the prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia is still high, which is around 38.3%. Anemia in pregnant women can cause various complications in pregnancy such as low birth weight babies, premature births, and even maternal and neonatal deaths. Purpose : To determine the relationship between adherence of pregnant women consuming Fe tablets with the incidence of anemia. Method : This research is analytic using Cross Sectional approach. The population in this study were all pregnant women from December to January 2022 at the Peusangan Health Center in Bireuen Regency, with as many as 43 pregnant women. Sampling technique by means of a Total Sampling of as many as 43 people. Results: The results showed that there was a relationship between the compliance of pregnant women who consumed Fe tablets with the incidence of anemia with a p-value = 0.010 < α (0.05). Conclusion: From the results of the study it can be concluded that the more obedient pregnant women are in consuming Fe tablets during pregnancy,  the less pregnant women experience anemia during pregnancy.Key words : Fe Consumption Compliance, Anemia, Pregnancy
HUBUNGAN PEMBERIAN KIE DENGAN PENGETAHUAN TENTANG NUTRISI IBU PADA MASA NIFAS DI DESA GEUDONG-GEUDONG WILAYAH KERJA PUSKESMASKOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN Nadiya, Sarah; Wati, Ratna
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.1830

Abstract

Latar Belakang : Nutrisi merupakan salah satu kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dan harus mendapatkan perhatian khusus, terutama pada ibu postpartum dimana masih ada luka perineum ataupun luka caesar, gizi diperlukan dalam proses penyembuhan luka tersebut. Bidan sebagai salah satu tenaga kesehatan yang berperan penting dalam penyampaian informasi kesehatan, berkewajiban untuk memberikan penyuluhan kepada ibu dengan metode yang tepat. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian KIE dengan pengetahuan tentang nutrisi ibu pada masa nifas di desa Geudong-geudong, kecamatan Kota Juang, kabupaten bireuen. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total populasi dengan cara kunjungan rumah yang berjumlah 68 ibu. Hasil : Dari hasil uji statistic chi-square antara pemberian KIE dengan pengetahuan tentang nutrisi ibu pada masa nifas diperoleh hasil nilai p value (0,000) <dari α (0,05). Kesimpulan : Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pemberian KIE dengan pengetahuan tentang nutrisi ibu pada masa nifas.Kata kunci : Pemberian KIE, Pengetahuan Tentang Nutrisi Masa Nifas
Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Manajemen pada Penderita Diabetes Melitus Di Kota Lhokseumawe, Aceh Novia Rizana; Nanda Fitria; Sarah Nadiya; Rita Zahara; Salsabila Salsabila; Meltiara Amanda
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.45968

Abstract

Abstrak Dukungan keluarga dalam perawatan penderita diabetes melitus sangatlah penting untuk meminimalkan terjadinya komplikasi, serta memperbaiki kadar gula darah serta meningkatkan kualitas hidup penderita. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan self care manajemen pada penderita diabetes melitus. Desain penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan metode analitik korelasi. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling, Kuesioner dukungan keluarga menurut Nursalam dan Self Care menggunakan kuesioner Summary of Diabetes Self Care Activities (SDSCA) kuesioner, Analisis yang di gunakan menggunakan Chi Square. Hasil penelitian diperoleh dari seluruh responden menunjukan mayoritas usia 46-55 tahun sebanyak 32 responden (31,7%), jenis kelamin perempuan sebanyak 79 responden (78,2%), pendidikan terakhir menengah atas sebanyak 55 responden (53,9%), lama menderita diabetes terbanyak 1-5 tahun sebanyak 90 responden (92,2%), adapun nilai p-value yang di dapatkan 0,000 yang berarti ada hubungan dukungan keluarga dengan self care manajemen penderita diabtes melitus dapat di simpulkan penderita diabetes melitus yang didukung oleh keluarga dengan baik akan menambah harapan untuk sembuh sehingga self care manajemen menjadi tinggi dan mau berobat dengan teratur. Disarankan bagi penderita diabetes melitus untuk meningkatkan self care manajemen dalam menghadapi masalah penyakit diabetes melitus. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Dukungan Keluarga, Penderita, Self Care Manajemen Abstract Family support in caring for diabetes mellitus patients is very important to minimize complications, as well as improve blood sugar levels and improve the quality of life of patients. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and self-care management in diabetes mellitus patients. The design of this study used a cross-sectional study with a correlation analytic method. Sampling was carried out using accidental sampling technique, Family support questionnaire according to Nursalam and Self Care using the Summary of Diabetes Self Care Activities (SDSCA) questionnaire, The analysis used was Chi Square. The results of the study were obtained from all respondents showing the majority of 46-55 years of age as many as 32 respondents (31.7%), female gender as many as 79 respondents (78.2%), the last high school education as many as 55 respondents (53.9%), the longest duration of diabetes is 1-5 years as many as 90 respondents (92.2%), the p-value obtained is 0.000 which means there is a relationship between family support and self-care management of diabetes mellitus sufferers. It can be concluded that diabetes mellitus sufferers who are well supported by their families will increase their hope of recovery so that self-care management becomes high and they want to take medication regularly. It is recommended for diabetes mellitus sufferers to improve self-care management in dealing with diabetes mellitus problems. Keywords: Diabetes Mellitus, Family Support, Sufferers, Self Care Management
Edukasi Personal Hygiene Saat Menstruasi Melalui Media Animasi Terhadap Peningkatan Pengetahuan Remaja Khaira Ulfa; Sarah Nadiya; Mariyati; Faridah Hanum; Sri Andala
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i2.218

Abstract

Kurangnya pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan, infeksi saluran kemih, dan kanker serviks. Edukasi dengan media animasi dapat menjadi metode efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pentingnya menjaga kebersihan diri saat menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media animasi terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang personal hygiene saat menstruasi di Dayah Modern Ihyaussunnah Lhokseumawe. Desain penelitian yang digunakan adalah metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 35 remaja putri yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media animasi. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan remaja setelah diberikan edukasi menggunakan media animasi (nilai p < 0,05). Dapat disimpulkan Edukasi menggunakan media animasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan personal hygiene saat menstruasi pada remaja putri di Dayah Modern Ihyaussunnah Lhokseumawe.