Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Terhindar Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Siti Prawitasari Br. Hasibuan; Sahbainur Rezeki; Meutia Paradhiba; Lian Varis Riandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakUpaya meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal merupakan tujuan dari pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat. Penyakit berbasis lingkungan masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat sampai saat ini, salah satunya yaitu penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus dengue. DBD adalah penyakit akut dengan manifestasi klinis perdarahan yang menimbulkan syok yang berujung kematian. Penyakit DBD dapat menyerang semua usia. Pengabdian masyarakat kami laksanakan di Gampong Lampineung Kabupaten Aceh Besar, sebelum melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat terlebih dahulu kami meminta izin kepada kepala desa. Kegiatan pengabdian masyarakat di desa tersebut hanya boleh dihadiri oleh masyarakat yang berjumlah kurang dari 20 orang dikarenakan menghindari kerumunan sehingga dalam pelaksanaannya hanya dihadiri oleh beberapa pemuda desa dan memakai masker. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dimulai dengan memperkenalkan diri dan pemaparan materi mengenai bahaya dari penyakit berbasis lingkungan yaitu penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), vektor yang dapat menularkan penyakit DBD, mekanisme penularan dan media apa saja yang dapat sebagai biakan nyamuk dalam bertelur. Dalam kegiatan pengabdian terdapat diskusi tanya jawab dengan peserta. Setelah dilaksanakannya pemaparan materi dan diskusi tanya jawab, pemateri memberikan masker gratis kepada perangkat gampong dan cendramata sebagai bentuk kenang-kenangan telah dilaksanakannya pengabdian masyarakat oleh dosen Universitas Ubudiyah Indonesia.
CEGAH STUNTING DENGAN MENGOPTIMALKAN PENGASUHAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) Sahbainur Rezeki; Siti Prawita Hasibuan; Meutia Paradhiba; Lian Varis Riandi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakIndonesia masih menghadapi permasalahan gizi yang berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia terutama masalah pendek (stunting) dan kurus (wasting) pada balita serta masalah anemia dan kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil. Masalah kekurangan gizi pada ibu hamil ini dapat menyebabkan berat badan bayi lahir rendah (BBLR) dan kekurangan gizi pada balita, termasuk stunting. Stunting dapat terjadi sebagai akibat kekurangan gizi terutama pada saat 1000 HPK. Pemenuhan gizi dan pelayanan kesehatan pada ibu hamil perlu mendapat perhatian untuk mencegah terjadinya stunting. Stunting akan berpengaruh terhadap tingkat kecerdasan anak dan status kesehatan pada saat dewasa. Akibat kekurangan gizi pada 1000 HPK bersifat permanen dan sulit untuk diperbaiki. Penanggulangan Stunting menjadi tanggung jawab kita Bersama, tidak hanya Pemerintah tetapi juga setiap keluarga Indonesia. Karena stunting dalam jangka panjang berdampak buruk tidak hanya terhadap tumbuh kembang anak tetapi juga terhadap perkembangan emosi yang berakibat pada kerugian ekonomi. Mulai dari pemenuhan gizi yang baik selama 1000 hari pertama kehidupan anak hingga menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.
Hubungan Pemanfaatan Fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean Online) Pada Mobile JKN Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan BPJS Kesehatan Di Rumah Sakit Harapan Sehat Kabupaten Aceh Barat Andriani, Mega; Susy Sriwahyuni; Meutia Paradhiba; Sufyan Anwar; Safrizal
Jurnal Kesehatan Marendeng Vol. 10 No. 1 (2026): JURNAL KESEHATAN MARENDENG
Publisher : LPPM STIKES Marendeng Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58554/jkm.v10i1.190

Abstract

Antrean online, salah satu fitur pada aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan. Hal ini diharapkan bisa mempermudah pendaftaran pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan, meskipun pendaftaran pelayanan (antrean online) terealisasikan dengan baik, masih ada beberapa permasalahan seperti error aplikasi, jaringan, pasien yang tidak memiliki handphone, waktu pelayanan yang tidak sesuai dengan aplikasi. Hal ini juga terjadi di Rumah Sakit Harapan Sehat Kabupaten Aceh Barat. Bertujuan untuk mengetahui hubungan pemanfaatan fitur pendaftaran pelayanan (antrean online) pada Mobile JKN dengan pasien rawat jalan BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Harapan Sehat Kabupaten Aceh Barat. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, populasi 649 pasien rawat jalan pengguna antrean online MJKN, sampel 248 pasien yang diambil menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan sampel berupa Purposive Sampling, untuk instrumen berupa kuesioner skala likert, data di analisis dengan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian mengindikasikan semua variabel independen memiliki hubungan positif yang signifikan dengan kepuasan pasien. Perceived Usefulness (r = 0,942), Perceived Ease of Use (r = 0,751), Attitude Toward Using (r = 0,796), Behavioral Intention to Use (r = 0,805), dan Actual System Use (r = 0,824) menunjukkan hubungan positif dan signifikan.