p-Index From 2021 - 2026
8.039
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Komunikasi JURNAL SAINS PEMASARAN INDONESIA Jurnal Harkat : Media Komunikasi Gender Jurnal Studi Komunikasi dan Media Jurnal Kajian Komunikasi Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Journal of Animation & Games Studies ProTVF Jurnal Politik Profetik PRofesi Humas MetaCommunication; Journal Of Communication Studies Persepsi : Communication Journal urnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi SINTECH (Science and Information Technology) Journal JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Jurnal Common Journal of Humanities and Social Studies Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Jurnal Riset Komunikasi Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Jurnal Manajemen Komunikasi Communicare : Journal of Communication Studies JURNAL PUSTAKA KOMUNIKASI Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia PERSPEKTIF Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Shaut Al-Maktabah: Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik International Journal of Business, Technology, and Organizational Behavior (IJBTOB) Jurnal Komunikasi dan Media The International Journal of Politics and Sociology Research Jurnal Komunikasi Global Jurnal Review Politik Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi JUSTICE: Journal of Social and Political Science HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara TRJ (Tourism Research Journal) Jurnal ISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Literasi Media Digital Terhadap Identifikasi Informasi Palsu Tentang Vaksin Covid-19 Galuh Aulia Ramadhanti; Henny Sri Mulyani; Kunto Adi Wibowo; Dadang Rahmat Hidayat; Pandan Yudhapramesti
Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/interaksi.v6i2.8690

Abstract

Literasi media digital merupakan kemampuan individu dalam menganalisis informasi yang berada di media digital. Kemampuan literasi media ini sangat penting bagi manusia khususnya mahasiswa untuk dapat mengidentifikasi informasi palsu yang mengecohkan, khususnya informasi tentang dunia kesehatan. Penelitian ini memiliki tujuan, yaitu untuk mengetahui pengaruh literasi media digital terhadap identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut, serta dimensi apa yang sangat berpengaruh kuat dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan metode survei. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh literasi media digital terhadap identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19 pada mahasiswa magister Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjadjaran dengan signifikansi sebesar 0,001 < 0,05. Besar pengaruh literasi media digital terhdapa identifikasi informasi palsu tentang vaksin Covid-19 sebesar 16,1%. Angka tersebut menunjukkan bahwa literasi digital masih cukup kurang. Pengaruh besar literasi media digital didapat dari dimensi critical consuming dengan hasil rata-rata 3,92 yang dalam kategori sangat tinggi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kemampuan literasi media digital yang berpengaruh sangat besar adalah kemampuan dari dimensi critical consuming dengan menganalisis dan mengkritisi informasi yang didapat dari media digital.Kata Kunci: Media, literasi media digital, identifikasi informasi palsu.
PENGARUH IKLIM KOMUNIKASI DAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS PADA PEGAWAI DINAS SEJARAH ANGKATAN DARAT Maharani Dewanti Setiaputri; Engkus Kuswarno; Kunto Adi Wibowo; Henny Sri Mulyani
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 15, No 2 (2022): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2022.15.2.1402

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah iklim komunikasi dan budaya organisasi mempunyai pengaruh terhadap kepuasan kerja, dan juga pengaruh terhadap produktivitas pegawai secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan online survey berupa Google Form, yang disebarkan kepada pegawai yang bekerja dibawah Dinas Sejarah Angkatan Darat. Data yang didapatkan akan dianalisa dengan menggunakan salah satu software yaitu SMART PLS 3. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (HI) Iklim Komunikasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja, (H2) Iklim Komunikasi tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas (H3) Budaya Organisasi mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan kerja, H (4) Budaya organisasi mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas, (H5) Kepuasan Kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap produktivitas
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Twitter Terhadap Partisipasi Online Budaya Pengenyahan (Cancel Culture) Di Indonesia Jasmin Jannatania; S. Kunto Adi Wibowo; Henny Sri Mulyani Rohayati; Dadang Rahmat Hidayat; Sri Seti Indriani
Jurnal Mutakallimin : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jm.v5i2.7690

Abstract

Budaya pengenyahan (cancel culture) merupakan istilah baru di media sosial terutama Twitter, yang memiliki definisi mengenyahkan atau memojokkan individu tertentu di media sosial, yang dilakukan secara bersama-sama. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana pengaruh penggunaan media sosial terhadap tingkat partisipasi online dalam budaya pengenyahahan pada penggunanya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik nonprobabilitas kuota sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa kuesioner online berjumlah 36 pertanyaan dan didapatkan responden sebanyak 221 orang. Penelitian ini menggunakan dua variabel eksogen; orientasi budaya pengenyahan dan penggunaan media sosial untuk menentukan pengaruh pada variabel endogen; partisipasi online budaya pengenyahan di media sosial Twitter. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa orientasi budaya pengenyahan bagi pengguna berpengaruh terhadap partisipasi online budaya pengenyahan di media sosial Twitter, juga penggunaan media sosial Twitter yang berpengaruh terhadap partisipasi online pengguna dalam budaya pengenyahan di media sosial Twitter.Kata kunci :  media sosial, twitter, partisipasi online, budaya pengenyahan 
ANALISIS KONTEN VISUAL: STIGMA OBESITAS DALAM PORTAL BERITA ONLINE LOKAL INDONESIA Najma Najma; S. Kunto Adi Wibowo; Ikhsan Fuady
Metacommunication: Journal of Communication Studies Vol 7, No 2 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mc.v7i2.13602

Abstract

Negative stigmatization of obese people is often found in everyday life. This is reinforced by the role of the media, especially news, which internalizes and builds public perception. This study was conducted to determine how obese people are depicted in the visual content of 5 local online news portals in Indonesia, how to compare the depiction of obese and non-obese people, and to examine whether there is still an element of obesity stigmatization in the visual content of local online news in Indonesia. The study was conducted by collecting photo samples from 5 local online news portals in Indonesia for 6 months, starting from October 2021 to March 2022 that met the criteria (n = 180) and determining the number of samples using the monkey survey website (n = 123). Furthermore, the photos will be encoded by the coders which are then analyzed using descriptive and inferential tests with non-parametric statistical calculations chi-square Independence Test using Statistical Product and Service Solutions (SPSS) software. The results show that 37.5% of Indonesian local online news visual content is still stigmatized. Obese people were 53.65% more likely to be described as male and 94.4% more likely to be described as young. When compared with non-obese depictions, obese people tended to be disproportionately more likely to be depicted (80%), undressed or bare stomach (79%), and sedentary behaviors (65%), such as watching TV, sleeping, eating, and others activities with minimal mobilization.Keywords:  Obesity Stigma, Online News Portal, Visual Content.
TWITTER SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMERINTAH INDONESIA SAAT KRISIS (Studi Gelombang Covid-19 Varian Delta dan Omicron) Rifki Nur Priyansyah; Kunto Adi Wibowo; Ikhsan Fuady
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4788

Abstract

Juli 2021, gelombang Delta  menerpa Indonesia  menjadikan negara dengan kasus harian COVID-19 terbanyak di dunia. Angka tersebut  terlampaui pada Februari 2022 dengan kasus harian 55.000 orang. Cuitan Twitter presiden dan  gubernur (Jawa Barat, D.K.I. Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur) selama dua gelombang COVID-19  dikaji dengan menerapkan metode analisis isi untuk melihat perbedaan sifat cuitan antar satu akun dan antara gelombang Delta dengan Omicron. Cuitan diklasifikasikan berdasarkan gaya (request, first-person & second-person), strategi (information, bonding, & action), suasana (optimis, pesimis, netral, & nihil), dan tema (COVID-19, ekologi, ekonomi, politik pemerintahan, sosial budaya, sains). Dari 760 cuitan, 27 di antaranya dianalisis karena tidak memenuhi standar kalimat yang layak. Uji Chi-Square menunjukkan,  Jokowi didominasi oleh pesan first-person, Ganjar didominasi  pesan second-person, Anies didominasi  pesan bonding, dan Khofifah didominasi pesan COVID-19 dibandingkan bukan COVID-19. Dari sisi jenis gelombang, membuktikan bahwa pesan request, first-person, aksi, dan COVID-19 berkurang secara signifikan saat gelombang Omicron dibandingkan gelombang Delta. Penggunaan cuitan optimis cenderung konsisten, baik di antara akun maupun gelombang. Potensi Twitter dalam penggunaan pesan bonding dan aksi sudah digunakan oleh kelima pemimpin. Perbedaan konsentrasi pesan COVID-19 dan aksi tetap perlu dilakukan dengan pertimbangan ahli terkait, terutama dalam kaitannya dengan kesehatan fisik dan mental masyarakat.
Content Analysis: Relationships and Sexual Behavior in Euphoria Series Season One Pudyaning Putri Noor Qolbi; S. Kunto Adi Wibowo; Ikhsan Fuady
Communicare : Journal of Communication Studies Vol. 9 No. 2 (2022): Communicare: Journal of Communication Studies
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Institut Bisnis dan Komunikasi LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/101009220224

Abstract

Teenage life is not far from romance and identity formation. Programs on television have an essential role in shaping the lives of these teenagers. Teenagers use media such as television to form perceptions and images of how relationships are. Not only relationships, but the programs on television also show a lot of sexual content, which is a source of sexual information for said teenagers. Because of these television programs, teenagers expect their lives to be like what is shown on television, as explained in cultivation theory. This study analyzes how Euphoria season one creates expectations through its depiction of relationships and sexual behaviors. All Euphoria season one episodes were gathered to analyze the frequency of relationships and sexual behaviors portrayed to an adolescent audience. This research explores the types of relationships, ages, genders, and sexual behaviors shown and implied using a frequency distribution table and cross-tabulation. The results show all episodes consisted of sexual behavior, suggesting that a television program significantly impacts on a teenager’s sexual socialization.
REALITAS POLITIK INDONESIA DALAM "KACAMATA" PENGGUNA TWITTER Kunto Adi Wibowo; Ira Mirawati
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 1 (2013): June 2013
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.648 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i1.6027

Abstract

Twitter sebagai media baru mulai menunjukkan keperkasaannya di bidang politik. Bukti nyata peran besar twitter dalam dunia politik adalah gejolak politik dan sosial di kawasan Timur Tengah yang melanda seluruh negara Arab. Rakyat terpanggil dan tersatukan haluan serta geraknya melalui jejaring sosial digital untuk menentukan jalannya masa depan negara mereka. Penting untuk diketahui pengaruh pandangan tentang politik padapengguna twitter di Indonesia, sebagai Negara dengan pengguna twitter terbanyak. Dengan metode survei yang berpedoman pada teori kultivasi, penelitian ini mencari tahu bagaimana pandangan politik di Indonesia pada pengguna berat dan pengguna ringan.Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pada pengguna berat dan pengguna ringan dalam memandang politik di Indonesia. Metode survey online dilakukan terhadap tiga puluh enam responden. Mereka ragu akan masa depan Indonesia yang lebih baik, dan tidak percaya bahwa kasus korupsi akan dapat diselesaikan, bahkan pengguna ringan ternyata lebih negatif dalam memandang realitas politik Indonesia. Kondisi ini tidak terlepas dari fakta bahwa twitter bukan sumber utama berita politik mereka. Sumber informasi utama mereka tetap media konvensional, terutama televisi.
Analisis Marketing dan Branding Produk Kecantikan Make Over dan Y.O.U di Media Sosial Facebook Catherine Novitasari Sihaloho; Ikhsan Fuady; Kunto Adi Wibowo
Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS) Vol 6, No 1 (2023): Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), August
Publisher : Mahesa Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34007/jehss.v6i1.1834

Abstract

Dalam mempromosikan produk serta meningkatkan pemasaran, perusahaan kecantikan Make Over dan Y.O.U menggunakan bantuan Facebook sebagai salah satu media sosial mereka. Artikel ini meneliti tentang bagaimana kedua brand kecantikan tersebut menggunakan Facebook untuk meningkatkan pemasaran mereka dengan teori viral marketing. Penelitian ini menggunakan 69 sampel yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Dari kedua brand tersebut, produk merupakan tipe unggahan yang paling popular untuk diunggah. Waktu tertentu untuk mengunggah postingan mereka cukup berbeda. Make Over lebih sering mengunggah pada waktu akhir pekan, sedangka Y.O.U lebih sering mengunggah pada waktu diluar jam kerja. Teknik promosi yang digunakan keduanyapun juga berbeda. Make Over sangat jarang mengunggah teknik promosi. Sedangkan Y.O.U lebih sering menggunakan teknik promosi giveaway. Engagement yang didapatkan juga cukup berbeda. Make Over memiliki engagement yang cukup baik meskipun tidak stabil. Sedangkan Y.O.U memiliki Engagement yang kurang baik
Analisis Penggunaan Facebook Dalam Marketing Dan Branding Produk Kecantikan Estee Lauder Indonesia Dan Somethinc Alicia Laurence Efendi; Ikhsan Fuady; S. Kunto Adi Wibowo
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 12 No 1 (2023): January
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v12i1.7429

Abstract

Pada zaman dengan kemajuan teknologi yang pesat ini, kita memiliki banyak fasilitas untuk mempermudah segala aktivitas kita. Salah satunya adalah media sosial yang memiliki banyak peranan penting untuk berbagai aspek kehidupan kita, termasuk untuk menarik ketertarikan dan perhatian para konsumen terhadap berbagai produk atau merek di dunia. Akibat popularitas dan kemampuan media sosial untuk menghubungkan komunitas virtual dengan orang dan bisnis yang berbeda-beda, beberapa pihak mendorong bisnisnya di media sosial, termasuk di Facebook. Penelitian ini menganalisis bagaimana kedua merek produk kecantikan, yaitu Somethinc dan Estee lauder Indonesia memanfaatkan Facebook untuk branding dan marketing dengan menerapkan teori viral marketing. Sejumlah 396 sampel dengan persebaran 262 unggahan Somethinc dan 134 unggahan Estee Lauder Indonesia dianalisis menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan kuantitatif, diikuti dengan uji statistika deskriptif dan statistika inferensial. Penelitian terdahulu menganalisis konten Facebook enam merek produk kecantikan global dengan membagi produk tersebut ke dalam dua kategori, yaitu high-end brand dan department store-counterparts brand. Penelitian ini menemukan perbedaan pemanfaatan Facebook antara kedua merek tersebut.
#BOOKTOKINDONESIA: ANALISIS KONTEN KOMUNITAS PEMBACA BUKU PADA MEDIA SOSIAL TIKTOK Esther Aurellia Christie; Kunto Adi Wibowo; Ikhsan Fuady
Shaut Al-Maktabah : Jurnal Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi Vol. 16 No. 1 (2024): Shaut al-Maktabah
Publisher : Program Studi Diploma Tiga Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37108/shaut.v16i1.765

Abstract

Books are the windows to the world, by reading books, a lot of new knowledge can be gained. However, it is unfortunate that as time goes by, people's interest in reading is declining. One of the reasons is known to be the rapid development of technology which makes people lazy because they are too dependent on technology. However, technology can also be utilized to promote reading. The results of the analysis of 131 videos with #BookTokIndonesia show that Tere Liye is the most talked about author, especially with his book “Hujan”. The book “Laut Bercerita” became the most popular, with the tendency for content producers to favour fiction books with sad plots. The themes of community and reader identity came up frequently, showing the similarities between them. The majority of video themes did not correlate strongly with the number of likes and comments. ABSTRAK  Buku adalah jendela dunia, dengan membaca buku, banyak pengetahuan baru yang dapat diperoleh. Namun, sangat disayangkan bahwa seiring berjalannya waktu, minat membaca orang-orang semakin menurun. Salah satu penyebabnya diketahui adalah karena pesatnya perkembangan teknologi yang membuat manusia menjadi malas karena terlalu bergantung pada teknologi. Walau begitu, teknologi ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan kegiatan membaca. Kemunculan #BookTokIndonesia menjadi harapan bagi bangsa Indonesia karena ternyata cukup banyak orang yang aktif dalam komunitas tersebut Hasil analisis terhadap 131 video dengan #BookTokIndonesia menunjukkan bahwa Tere Liye adalah penulis yang paling banyak dibicarakan, terutama dengan bukunya "Hujan". Buku "Laut Bercerita" menjadi yang paling populer, dengan kecenderungan produser konten menyukai buku fiksi dengan plot sedih. Tema komunitas dan identitas pembaca sering muncul, menunjukkan kesamaan di antara mereka. Mayoritas tema video tidak berkorelasi kuat dengan jumlah likes dan comments.
Co-Authors Aaliyah Aulia Rivai Abdullah, Fathan Auzan Adiprasetio, Justito Akbar, M Aulia Alicia Laurence Efendi Aliifa, Dzikrifa Ningtyas Alyssa, Luthfia Nur Arshad Denanindra Hutomo Arum, Yumna Nahdah Asep Suryana Atwar Bajari Azman Hamdika Syafaat Benazir Bona Pratamawaty Bianti, Sabila Riska Brigitta Jocelyn Septiandra Catherine Novitasari Sihaloho Cholifah Dadang Rahmat Hidayat Dafina Shafa Salsabil Darmansyah, Sarah Stephanie Detta Rahmawan Detta Rahmawan, Detta Engkus Kuswarno Erlambang, Muhammad Fandy Esther Aurellia Christie Fadhia Hayya, Aqiella Fajar, Hafizhah Ainul Fauzi, Muhammad Ilham Firjarahman, Muhammad Deryl Khansa Galuh Aulia Ramadhanti Hanif, Raden Muhammad Ciptaning Henny Sri Mulyani Rohayati Hertantiningsih, Tifanny Hilmi Dafa Rabani Ikhsan Fuady Ira Mirawati Iwan Iwan Izzati, Raihan Sabili Jasmin Jannatania Kholifatul Mafiroh Kimberly Batsheva Lasut M Aulia Akbar Maharani Bening Maharani Dewanti Setiaputri Maritza, Regina Maryani, Eni Meidita, Chairunnisa Tri Moch Armien Syifaa Sutarjo Muhammad Fandy Erlambang Muhammad Irfan Maulana Naftalene, Eliza Najma Najma Pandan Yudhapramesti Priyatna, Adry Alim Pudyaning Putri Noor Qolbi Purnomo, Chyntia Dewi Ramadhina, Az-zahra Mutiara Syofi Rangkuti, Ismaliyah Yusuf Ratih Anbarini Ratmita, Reksa Anggia Rifki Nur Priyansyah Salsabil, Dafina Shafa Shanti, Ni Ketut Rahma Pratiwi Sihite, Manda Chrisencia Simanjuntak, Clesia Sari Mastiur Sri Seti Indriani Suka, Kiran Rianetta Ginting Syafirah, Nuryah Asri Theogene, Rutambuka Wibowo, Damar Dhiyaan Hafidz Winata, Cecilia Liusca Yusril Zafallah