Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : LINK

Analysis Of Radiation Dose In Women's Reproductive Organs In Diagnosis Support Histerosalfingografi As The Radiation Safety Unit Radiology Service Darmini Darmini; Siti Masrochah; Siti Daryati
Jurnal LINK Vol 9, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8024.38 KB) | DOI: 10.31983/link.v9i1.161

Abstract

A study concerning the analysis of Radiation Dose in Female Reproductive Organs In Examination Hysterosalpingography For Supporting safety Radiation In Radiology Services Unit. The purpose of this study to obtain descriptions of the radiation dose received by the reproductive organs at Hysterosalpingography examination and find out how much the level of safety obtained by the reproductive organs of the risk of biological effects on Hysterosalpingography examination. This research is a quantitative approach to measuring radiation. Amount sample used in this study was performed in 6 patients and Maternity Hospital Semarang. This source obtained using TLD dosimeters chips are placed on the patient's skin surface in mid gonads, right and left ovaries. The value of radiation dose TLD reader reading results are recorded in the tabulation of the radiation dose to the HSG examination. Furthermore, the total value obtained by comparison with a reference standard performed as recommended by BAPETEN that the reference dose on pelvic examination should not be more than 10 mGy. The results showed that the dose of radiation received by the reproductive organs on Hysterosalpingography examination based on exposure factors, the greater the voltage of the tube then the average absorbed dose greater, based on the thickness of the thicker body of the patient's body absorbed dose average lower, receiving total dose accepted patients receiving the lowest dose of 1 x ekposi 1.508 mGy, the highest 2.341 mGy. For patients receiving the lowest dose of 2 x eksposi 3,016 mGy, the highest 4,682 mGy. The level of security is obtained against the risk of reproductive organs of biological effects on the examination Hysterosalpingography is still in the safe level for the highest total dose received was 4,682 mGy (below 10 mGy).
IN HOUSE TRAINING OPTIMIZATION FACTORS EKSPOSI HSG EXAMINATION FOR PATIENT SUPPORT AND RADIATION SAFETY IN RS ROEMANI Siti Masrochah; RIni Indrati; Sri Mulyati
Jurnal LINK Vol 12, No 2 (2016): November 2016
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1839.25 KB) | DOI: 10.31983/link.v12i2.428

Abstract

Along with the development of technology various radiographic increasingly varied from a single exposure to the examination in serial. Including reproductive organs, one of which is known as Histerosalfingography examination (HSG) (Bontrager, 2000). Histerosalfingography is done by making a couple of times to get the radiation exposure according to the radiograph contrast media travel in the reproductive system. Therefore, patients also gain some exposure (exposure) radiation projection includes at least Antero posterior (AP), oblique, and lateral. On the other hand, the reproductive organs is one of the organs that are sensitive to radiation (Travis, 2000), it makes reality a dilemma, on one hand radiographs are required to get information anatomical features optimized to support diagnostic, on the other hand the sensitivity of organs high against radiation. Therefore, it is necessary election eksposi factors and appropriate treatment so that the negative effects of radiation does not occur in patients who do checks. It is necessary for the dissemination of research on the radiation dose received at each examination of the reproductive system (HSG) is. Thus, the method can be applied optimization Exposure factors in Histerosalfingography Examination for patient safety (patient safety) that need to be upheld in all health services.
Profile of Thorax Radiography In Patients With HIV/AIDS Yeti Kartikasari; Siti Masrochah; J. Sudin Surbakti
Jurnal LINK Vol 10, No 2 (2014): Mei 2014
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.326 KB) | DOI: 10.31983/link.v10i2.262

Abstract

There is an increase in the number of people with HIV in Indonesia, besides Indonesia is also Tuberculosis endemic country. Transmission of TB in HIV patients causes HIV-TB patients in Indonesia have increased. Respiratory disorder in patients with HIV/ AIDS is one of the causes of morbidity and mortality. The purpose of this study was to determine the profile of thorax radiography in patients with HIV-AIDS and the relationships between their thorax radiographs and CD4 counts. Research had been carried out by the method of qualitative descriptive approach, the study sample was thorax radiographs of adult patients with HIV/ AIDS aged 20-60 years old in Radiology BKPM Semarang. The thorax radiographs performed in 43 patients. The independent variable was the patient's thorax radiographs and the dependent variables were pulmonary abnormalities. The analysis was done by means of descriptive. Thorax radiographs of 43 respondents with HIV-AIDS indicated that 26 people suffered from bronchitis and 17 people had bronco pneumonia. Specific process or pulmonary Tuberculosis experienced by 30 respondents, whereas one suffered emphysema and 12 did not have tuberculosis. The findings of relationships between HIV-AIDS respondents' thorax radiographs and their CD4 counts indicated that pulmonary bronchitis was found in one of those with CD4 count of 401-500 cells/mL (2.33%), three of those with 301-400 CD4 cells/ mL (6, 98%), and seven of those who had CD4 between 201-300 cells/ mL (16, 28%). A picture of bronco pneumonia showed in five of those with CD4 between 101-200 cells/ mL (11.63%) and four of those with CD4 between 0-100 cells/ mL (9.30%). In respondents who did not have data on their CD4, 15 of them (34.88%) had a picture of thorax bronchitis and eight (18.60%) had a picture of bronco pneumonia.
HANDS-ON PENGUJIAN DAN EVALUASI SISTEM KOLIMATOR SEBAGAI UPAYA KESELAMATAN RADIASI RADIOLOGI Yeti Kartikasari; Dwi Rochmayanti; Siti Masrochah; M.Irwan Katili
Jurnal LINK Vol 17, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.671 KB) | DOI: 10.31983/link.v17i2.6677

Abstract

Pengujian kolimator merupakan factor yang cukup penting dan menjadi salah satu dalam parameter pengujian pesawat sinar X utnuk mendapatkan perijinan dari bapeten. Akan tetapi dilapangan, hal ini menjadi sedikit terabaikan karena tidak berhubungan secara langsung dengan produksi sinar-X, oleh karena itu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pengujian sistem kolimator. Kegiatan ini bertujuan Untuk memberikan pelatihan bagi radiografer dalam memastikan kinerja sistem kolimator pada pesawat sinar X, dalam rangka upaya keselamatan radiasi pada unit pelayanan radiologi Rumah Sakit di Kota Semarang. Sasaran kegiatan ini adalah radiografer di Instalasi Radiologi pada Rumah Sakit di Kota Semarang. Kegiatan dikemas dalam bentuk kegiatan pelatihan dan pendampingan yang memungkinkan para peserta mempraktekan secara langsung, sehingga materi pengabmas diharapkan dapat lebih dipahami dan diterapkan di masing-masing pesawat radiologi oleh para peserta. Materi pelatihan meliputi penjelasan mengenai quality assurance dari pesawat sinar-X, khususnya system kolimator dan dilanjutkan dengan praktek pengujian secara langsung. Hasil akhir pengabmas adalah berupa buku petunjuk pengujian. Sebagai bentuk tindak lanjut dilakukan pendampingan bagi peserta untuk melakukan di tempat masing-masingsebagai bentuk dari upaya keselamatan radiasi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN DIVERSIFIKASI PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) BALITA DI KAMPUNG SEHAT MENGUNHARJO TEMBALANG Siti Masrochah; Emi Murniati; Irwan Katili; Dwi Rochmayanti; Marichatul Jannah
Jurnal LINK Vol 17, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.543 KB) | DOI: 10.31983/link.v17i2.7900

Abstract

Kelurahan Mangunharjo Tembalang merupakan salah satu kelurahan di Kota Semarang yang memiliki keadaan geografis yang terdiri dari perbukitan sehingga sangat indah dan potensial menjadi hunian masyarakat karena cukup sejuk di wilayah kota Semarang. Akan tetapi, karena letaknya cukup jauh dari pusat kota, menjadikan kota ini menjadi wilayah pengembangan pemukiman sehingga sebagian besar wilayah digunakan sebagai perumahan baru. Untuk menciptakan lingkungan yang sehat di wilayah tersebut diperlukan upaya pemberdayaan masyarakat guna menciptakan kampung sehat di wilayah Mangunharjo. Salah satu bentuk kegiatan yang mendukung hal tersebut yaitu pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan diversifikasi pemberian PMT. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah dengan pendekatan pelatihan, dilanjutkan dengan implementasi program dengan melakukan pendampingan dan selanjutnya setiap tahapan waktu akan dilakukan evaluasi untuk mendapatkan umpan balik dan upaya peningkatan selanjutnya. Secara umum kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Sehat Mangunharjo ini sudah berjalan dengan lancar dan dirasakan manfaatnya oleh kader.
PENGEMBANGAN MONITOR PERSONAL DOSIMETRI DENGAN MENGGUNAKAN PLATE DETECTOR GUNA MENUNJANG KESELAMATAN RADIODIAGNOSTIK Siti Masrochah; Darmini Darmini; Muhammad Nui; Arie Soewondo; Farid Agusyahbana; Dimas Prakoso; Marichatul Jannah
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9674

Abstract

Setiap personil radiasi yang melakukan pelayanan radiodiagnostik wajib menggunakan monitor personal dosimetry. tetapi karena harganya mahal, tidak semua personel pekerja radiasi difasilitasi oleh tempat bekerjanya. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain pengembangan alat monitor radiasi menggunakan Imaging Plate (IP). Jenis penelitian ini adalah jenis Research and development dengan pendekatan eksperimental dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitina menunjukkan nilai sensitivitas respon terbaik pada Image Plate Computed Radiography merek iCRco diperoleh dengan menggunakan faktor eksposur tegangan 90 kV dengan arus 6,3 mAs dan 8 mAs, energi sinar-X yang diserap oleh lapisan fosfor (per mA per satuan luas) dihitung secara teoritis sebagai indeks sensitivitas radiografi dengan menggunakan spektrum foton sinar-X insiden dengan rumus Birch-Marshall dan spektrum sensitivitas untuk rentang 40-140 kV. Kesimpulan bahwa semua respon radiasi memberikan pengaruh indeks eksposure yang berbeda, sehingga masih diperlukan alat bantu pemantau serapan radiasi yang akan dikembangkan pada periode selanjutnya yaitu mendesain monitor yang mudah digunakan petugas. 
Pendampingan Pengelolaan Pandataan Warga Berbasis Sistem Informasi “Kampung Smart” Untuk Meningkatkan Upaya Preventif Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang Masrochah, Siti; Lestari, Sri; Fadhilah, Isnaini Qori; Naryanti, Indah; Erfansyah, Muhammad; Muncarsari, Ananda Wahyu; Setyaningrum, Aprilia; Alamsyah, Muhammad Indra Wahyu; Saputra, Oktavina Adi
Jurnal LINK Vol 21, No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12841

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan data kependudukan berbasis sistem informasi melalui program “Kampung Smart” di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Masalah yang dihadapi adalah masih terbatasnya penggunaan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan preventif berbasis data. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan, pelatihan, implementasi sistem, serta evaluasi melalui survei dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil menunjukkan bahwa sistem informasi ini membantu mempercepat pencatatan dan pelaporan data warga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif. Tingkat kepuasan masyarakat mencapai 97,4%. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara teknologi dan literasi masyarakat dapat mendorong transformasi digital pada level komunitas.
PENGEMBANGAN MONITOR PERSONAL DOSIMETRI DENGAN MENGGUNAKAN PLATE DETECTOR GUNA MENUNJANG KESELAMATAN RADIODIAGNOSTIK Masrochah, Siti; Darmini, Darmini; Nui, Muhammad; Soewondo, Arie; Agusyahbana, Farid; Prakoso, Dimas; Jannah, Marichatul
Jurnal LINK Vol 19 No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9674

Abstract

Setiap personil radiasi yang melakukan pelayanan radiodiagnostik wajib menggunakan monitor personal dosimetry. tetapi karena harganya mahal, tidak semua personel pekerja radiasi difasilitasi oleh tempat bekerjanya. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain pengembangan alat monitor radiasi menggunakan Imaging Plate (IP). Jenis penelitian ini adalah jenis Research and development dengan pendekatan eksperimental dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitina menunjukkan nilai sensitivitas respon terbaik pada Image Plate Computed Radiography merek iCRco diperoleh dengan menggunakan faktor eksposur tegangan 90 kV dengan arus 6,3 mAs dan 8 mAs, energi sinar-X yang diserap oleh lapisan fosfor (per mA per satuan luas) dihitung secara teoritis sebagai indeks sensitivitas radiografi dengan menggunakan spektrum foton sinar-X insiden dengan rumus Birch-Marshall dan spektrum sensitivitas untuk rentang 40-140 kV. Kesimpulan bahwa semua respon radiasi memberikan pengaruh indeks eksposure yang berbeda, sehingga masih diperlukan alat bantu pemantau serapan radiasi yang akan dikembangkan pada periode selanjutnya yaitu mendesain monitor yang mudah digunakan petugas. 
Pendampingan Pengelolaan Pandataan Warga Berbasis Sistem Informasi “Kampung Smart” Untuk Meningkatkan Upaya Preventif Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang Masrochah, Siti; Lestari, Sri; Fadhilah, Isnaini Qori; Naryanti, Indah; Erfansyah, Muhammad; Muncarsari, Ananda Wahyu; Setyaningrum, Aprilia; Alamsyah, Muhammad Indra Wahyu; Saputra, Oktavina Adi
Jurnal LINK Vol 21 No 1 (2025): MEI 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v21i1.12841

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan data kependudukan berbasis sistem informasi melalui program “Kampung Smart” di Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Masalah yang dihadapi adalah masih terbatasnya penggunaan teknologi informasi dalam mendukung kegiatan preventif berbasis data. Metode yang digunakan meliputi tahapan persiapan, pelatihan, implementasi sistem, serta evaluasi melalui survei dan diskusi kelompok terfokus (FGD). Hasil menunjukkan bahwa sistem informasi ini membantu mempercepat pencatatan dan pelaporan data warga, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan preventif. Tingkat kepuasan masyarakat mencapai 97,4%. Kegiatan ini membuktikan bahwa kolaborasi antara teknologi dan literasi masyarakat dapat mendorong transformasi digital pada level komunitas.
Co-Authors Agustina Dwi Prastanti Aisyah Amalia Dewita Rachmani Alamsyah, Muhammad Indra Wahyu Amnesti, Merry Ardi Soesilo Wibowo Arie Soewondo Ary Indra Wicaksono Ary Kurniawati Ary Kurniawati Asharul Fahyudi Atin Nikmawati Ayu Mahanani Bagus Abimanyu Bambang Satoto Bambang Satoto, Bambang BE, Marsum Catharina R., Celine Darmini Darmini Darmini Darmini Darmini Darmini Dartini Dartini Dartini Dartini, Dartini Dewi Susanto, Revina Dimas Prakoso Dimas Prakoso Donny Kristanto Mulyantoro Donny Kristanto Mulyantoro Dwi Rochmayanti Dwi Rochmayanti edy susanto Edy Susanto Edy Susanto Emi Murniati Endriasari, Endriasari Erfansyah, Muhammad Fadhilah, Isnaini Qori Fadhilah, Isnaini Qoriatul Farid Agusyahbana Farid Agusyahbana, Farid Fatimah Fatimah Fatimah Fatimah Fitri Agustina Fransisca Palupi Julanita Gatot Murti Wibowo Golo, Zefan Adiputra Hadisaputro, Suharyo Hadisaputro Handi Sumarsono Hengky Saefulloh IM Dwitya Surya Wrddhi Putra Indah Naryanti Irmawati Irmawati Irwan Katili J. Sudin Surbakti Janita Limbong, Rosari Jannah, Marichatul Jannah, Marichatul Jeffri Ardiyanto Kurniawati, Ary Kusdianto, Eko Teguh Latifah, Lenny Legif Leboka Sepra Leny Latifah Leny Latifah Leny Latifah Lidya Purna WS Kuntjoro Lina Choridah Lina Umboro Setyowati Luthfi Rusyadi Lydia Purna W.S.K M.Irwan Katili Made Nia Cahya Dewi Mahanani, Ayu MAIZZA NADIA PUTR Maria Ermelinda Teme Muhammad Erfansyah Muhammad Nui Muncarsari, Ananda Wahyu Murti Wibowo, Gatot Nanang Sulaksono, Nanang Nanik Sudaryatmi Nanik Sudaryatmi Naryanti, Indah Novelsa Chintya Prabawati Nui, Muhammad Nur Wijayanti Nurdianty Yunitaningrum Rasyid Rasyid Retno Wati Rinda Yuliana Lestar Rini Indrati Rini Indrati Rini Indrati Rismawati Dian Aretnasih Rizky Dika Hermawan Rudy Kurniawan Sagita Yudha Saputra, Oktavina Adi Sari, Yeti Kartika Serfina F., Eunike Setya - Wijayanta Setyaningrum, Aprilia Simeon Alfredo Tabe Doa Siti Daryati Soesilo Ardi Wibowo Soewondo, Arie Sri Lestari Sri Mulyati Sri Mulyati Sri Mulyati Sri Wahyuni Subinarto . Subinarto Subinarto Suharyo Hadisaputro Hadisaputro Surya Wrddhi Putra, IM Dwitya Suryo Saputro, Annila Syahara Listyawan Tezar Ridho Ramadhani W.S.K, Lydia Purna Wati, Retno Yeti Kartikasari Yeti Kartikasari Yeti Kartikasari Yeti Kartikasari Yeti Kartikasari, Yeti Yudha, Sagita Yuliana F., Ayu