Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PADA MATERI SEJARAH PENYEBARAN ISLAM DI KECAMATAN SIRAH PULAU PADANG Apsa Dora; Muhamad Idris
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 5, No 1 (2019): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v5i1.2941

Abstract

Media audio visual merupakan media kombinasi antara audio dan visual yang dapat dinikmati dengan indra pendengaran dan penglihatan. Media ini menggerakkan  indra pendengaran dan penglihatan secara bersamaan yang dapat membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap yang lebih baik lagi. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hasil pengembangan media pembelajaran audio visual pada materi sejarah penyebaran Islam di kecamatan Sirah Pulau Padang. Penelitian  ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah sejarah penyebaran Islam di kecamatan Sirah Pulau Padang dan untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh penggunaan media pembelajaran audio visual pada materi sejarah penyebaran Islam di kecamatan Sirah Pulau Padang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (research and develoment) oleh Brog and Gall. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner (angket), observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah media pembelajaran audio visual. Pengembangan media pembelajaran dinyatakan layak digunakan berdasarkan dilakukannya uji kelayakan. Menurut dari validator 1 ahli media dan materi, kualitas media sebesar 87,5 %  dinyatakan sangat baik untuk digunakan dan kualitas materi sebesar 75 % dinyatakan baik untuk digunakan. Hasil validasi validator 2 ahli media dan materi, kualitas media sebesar 80,3 % dinyatakan sangat baik untuk digunakan dan kualitas materi sebesar 80 % dinyatakan sangat baik untuk digunakan. Sedangkan hasil validasi guru mata pelajaran sejarah kualitas media sebesar 87,5 % dinyatakan sangat baik untuk digunakan dan kualitas materi sebesar 85 % dinyatakan baik untuk digunakan. Penilaian siswa terhadap media pembelajaran tersebut sebesar 83,6 % dari 15 siswa, dan dinyatakan sangat baik untuk digunakan. Dari hasil uji penggunaan media oleh ahli media dan siswa dapat disimpulkan bahwa media peta yang dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.
SEJARAH TULUNG SELAPAN SEBAGAI SUMBER PENULISAN SEJARAH LOKAL OGAN KOMERING ILIR Muhamad Idris
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 4, No 2 (2018): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v4i2.2496

Abstract

Sejarah lokal disusun dengan memanfaatkan sumber sejarah yang masih tersebar di masyarakat baik secara sadar dan tidak sadar keberadaannya diakui dan tidak diakui oleh masyarakat itu sendiri. Banyak data sejarah di masyarakat Tulung Selapan yang belum dimanfaatkan dalam penyusunan sejarah lokal Ogan Komering Ilir. Permasalahan penelitian: sejarah lokal apa saja yang masih ada di masyarakat yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penulisan sejarah lokal Ogan Komering Ilir. Tujuan penelitian untuk mengetahui sejarah lokal Tulung Selapan yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber penulisan sejarah lokal Ogan Komering Ilir. Metode penelitian dengan metode survei. Sumber data adalah dokumen, observasi lapangan dan wawancara. Hasil penelitian adalah sumber sejarah lokal Tulung Selapan dapat dikelompokkan ke dalam: sumber berupa benda, bangunan, cerita rakyat dan toponim.
SEJARAH DAN BUDAYA PALEMBANG BARAT SEBAGAI SUMBER BUKU SAKU SEJARAH Riki Andi Saputro; Muhamad Idris; Ida Suryani
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 1 (2020): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i1.4647

Abstract

Buku saku adalah kumpulan kertas yang berjilid berisi tulisan maupun gambar dan keterangan. Maka buku saku ini adalah buku panduan yang sudah disederhanakan namun tetap memuat informasi yang berkaitan. Sub Fokus Penelitian: benda cagar budaya, situs, ecofak, tofonim, sejarah dan kebudayaan Palembang Barat. Rumusan masalah dalam penelitian ini: nilai sejarah dan budaya apakah yang ada pada sejarah dan budaya Palembang Barat yang dapat dijadikan sebagai sumber penulisan buku saku sejarah. Tujuan penelitian adalah untuk menyediakan sumber penulisan buku saku sejarah dan kebudayaan Palembang yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah di SMA Kota Palembang. Manfaat penelitian ini adalah tersedianya sumber penulisan buku saku sejarah dan budaya Palembang Barat yang dapat dijadikan sebagai sumber penulisan buku saku dan referensi penulisan sejarah Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan multi disipliner, yaitu: arkeologi, ilmu budaya dan geografi untuk mengungkap fenomenafenomena sejarah dan budaya Palembang Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara dokumentasi, wawancara, dan observasi. Hasil Penelitian: “Sejarah dan budaya palembang barat sebagai sumber buku saku sejarah”. Isi buku saku “Sejarah dan Budaya Palembang Barat” memuat materi sejarah dan budaya yang sesuai dengan pembabakan sejarah Palembang dari masa Sriwijaya, Masa Pengaruh Majapahit, Masa Kesultanan Palembang Darussalam, Masa Kolonial Belanda, Masa Penjajahan Jepang, dan Masa kontemporer. Buku ini juga memuat data toponim.
MINAT SISWA TERHADAP SEJARAH DAN BUDAYA PALEMBANG DI SMA NEGERI 15 PALEMBANG Febbi Astuti; Muhamad Idris; Kabib Sholeh
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 1 (2021): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v7i1.6311

Abstract

Sejarah dan budaya Palembang merupakan salah satu warisan kekayaan yang dimiliki oleh Kota Palembang, sehingga generasi remaja harus memiliki ketertarikan atau minat mempelajari sejarah dan budaya yang beragam agar sejarah dan budaya tersebut tidak hilang dimakan zaman. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana minat siswa SMA Negeri 15 Palembang terhadap sejarah dan budaya Palembang? Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui minat siswa SMA Negeri 15 Palembang terhadap sejarah dan budaya Palembang. Metodologi yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriftif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket/kuisioner (google form) dan dokumentasi. Uji instrumen penelitian yang digunakan ialah uji validitas, reabilitas dan uji regresi linier sederhana. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian adalah minat generasi remaja di SMA Negeri 15 Palembang pada sejarah dan budaya Palembang berada pada tingkat yang rendah. Karena dari hasil analisis data yang telah dilakukan pada 72 sampel penelitian, ditemukan bahwa hampir keseluruhan dari sampel penelitian masuk dalam kriteria cukup baik. Untuk kriteria sangat baik dan baik, itu tidak ada satupun yang masuk dalam kriteri tersebut. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, minat siswa dalam sejarah dan budaya Palembang di SMA Negeri 15 Palembang adalah Rendah.
SEJARAH DAN MAKNA SIMBOLIK ORNAMEN LAKUER PALEMBANG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Riski Dani Banurea; Muhamad Idris; Dina Sri Nindiati
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 1 (2020): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i1.4646

Abstract

Seni kerajinan lakuer Palembang merupakan salah satu warisan budaya masyarakat masa lampau yang diwariskan dari generasi ke generasi yang telah berumur ratusan tahun, di mana keberadaannya masih lestari dalam kehidupan global saat ini. Kerajinan Lakuer merupakan sesuatu yang sangat berharga, bernilai sejarah, bernilai estetik dan bernilai tradisi serta bersifat local genius, sehingga dapat dikatakan sebagai produk unggulan Kota Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai budaya lakuer Palembang yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskristif ualitatif, yang menggunakan cara mengumpulkan sumber-sumber secara sistematis dan mengunakan sumber data secara mendalam. Pengumpulan data dilakukan dengan Wawancara, Dokumentasi, dan Obserasi. Teknik analisis data dilakukan menggunakan derajat kepercayaan (credibility), keralihan (transferability), kebergantungan (dependability), kepastian (confirmbility), dan dapat hanya dengan triangulasi, baik triangulasi sumber informasi, teknik, maupun waktu. Hasil penelitian ini adalah Sejarah dan Makna Simbolik Ornamen Lakuer Palembang ini dijadikan sebagai materi pembelajaran Sejarah di SMA Daarul Aitam.
SEJARAH PENGAJARAN MANTRA MELAYU DI TENGAH PERUBAHAN MASYARAKAT BESEMAH Muhamad Idris; Eva Dina Chairunisa; Jeki Sepriady
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 6, No 2 (2020): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v6i2.5257

Abstract

Mantra Melayu sedang mengalami ancaman tergerus modernisasi, tidak banyak masyarakat meneruskan tradisi melestarikan mantra sebagai bagian kehidupan keseharian di Sumatera Selatan. Permasalahan penelitian: bagaimana bentuk dan strategi pengajaran mantra Melayu di masyarakat Besemah Sumatera Selatan dalam arus modernisasi dan globalisasi. Tujuan penelitian: untuk mengetahui bentuk dan strategi pengajaran mantra Melayu di masyarakat Besemah Sumatera Selatan dalam arus modernisasi dan globalisasi. Manfaat penelitian tersedianya data dan informasi bentuk dan strategi pengajaran mantra Melayu di masyarakat Besemah Sumatera Selatan dalam arus modernisasi dan globalisasi. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian: mantra Melayu Besemah dikemas dalam bentuk rejung, tadut, guritan, tangis ayam, mantra sardundun. Pengajaran mantra secara tradisional dilakukan dengan metode lisan dari mulut ke mulut, namun diera keterbukaan dan upaya mengangkat budaya lokal di bidang pendidikan mantra diajarkan di sekolah-sekolah di kota Pagaralam dalam materi muatan lokal. Terobosan pengajaran ini dapat menyelamatkan mantra Besemah dari kepunahan.
TEMBIKAR TEMUAN DI DESA DURIAN GADIS SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Meril Agista; Muhamad Idris
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 2, No 2 (2016): Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v2i2.1594

Abstract

Desa Durian Gadis memiliki kekayaan artefak temuan tembikar. Beragam bentuk dan fungsi tembikar ditemukan, akan tetapi data sejarah tersebut belum dimanfaatkan dalam pembelajaran sejarah .Masalah dalam penelitian ini adalah nilai sejarah apakah yang ada pada tembikar temuan di desa Durian Gadis yang dapat dimafaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai sejarah dari tembikar temuan di desa Durian Gadis yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah kelas X Sekolah Menengah Atas Yayasan Wanita Kereta Api (YWKA) Palembang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah medote deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawacara dan dokumentasi. Teknik analisi data dilakukan dengan tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tembikar temuan di desa Durian Gadis kaya akan sejarah, yakni peninggalan artefek-artefak yang ditemukan berupa tembikar serta stratigrafi. Nilai sejarah tembikar temuan di desa Durian Gadis dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah kelas X di Sekolah menengah Atas Yayasan Wanita Kereta Api (YWKA) Palembang yang dapat menambah wawasan dan pengetahuai siswa khususnya peninggalan sejarah lokal berupa tembikar temuan di  desa Durian Gadis
NILAI BUDAYA MASJID JAMI’ SUNGAI LUMPUR KELURAHAN II ULU PALEMBANG SEBAGAI SUMBER PEMBELAJARAN SEJARAH Maya Susanti; Muhamad Idris; Aan Suriadi
Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 7, No 1 (2021): KALPATARU: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kalpataru.v7i1.6275

Abstract

Masjid Jami’ Sungai Lumpur Palembang adalah salah satu masjid tertua yang berada di Kota Palembang (1259 H/1837 M) hingga sampai saat ini Masjid Jami’ Sungai Lumpur masih terawat dengan rapi. Permasalahan penelitian adalah untuk mengetahui nilai budaya Masjid Jami’ Sungai Lumpur sebagai sumber pembelajaran sejarah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai budaya Masjid Jami’ Sungai Lumpur sebagai sumber pembelajaran sejarah. Metode penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan kajian pustaka. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan Masjid Jami’ Sungai Lumpur memiliki nilai sejarah syiar Islam di Kota Palembang pada abad 19 Masehi. Masjid Jami’ Sungai Lumpur memiliki nilai budaya berupa nilai tangible dan intangible. Nilai budaya tangible Masjid Jami’ Sungai Lumpur antara lain seni arsitektur bangunan masjid, seni ukiran, seni lukis, benda upacara keagamaan (bedug, bendera, tongkat, panggung kotbah). Nilai budaya intangible Masjid Jami’ Sungai Lumpur antara lain: konsep sembilan, konsep kearifan lingkungan pelestarian lahan basah. Nilai sejarah dan nilai budaya Masjid Jami’ Sungai Lumpur dapat dijadikan sumber ajar, materi pengayaan materi penyebaran agama Islam dan sejarah lokal.
PROSES TERBENTUKNYA PERMUKIMAN ETNIS DI KOTA PALEMBANG Eni Heldayani; Muhammad Idris; Sukardi Sukardi
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi) Vol 4, No 6 (2017)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.933 KB) | DOI: 10.20527/jpg.v4i6.4713

Abstract

Palembang adalah salah satu kota tua yang mengalami masa-masa perkembangan dari mulai sebagai kota tradisional, kota kolonial dan kota modern. Wujud dari perkembangan kota tersebut adalah eksistensi kampung-kampung etnis. Kampung etnis menjadi kajian yang menarik beberapa dekade ini karena kecenderungan kelompok etnis mempertahankan identitas budayanya secara spasial, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Tujuan Penelitian ini adalah menjelaskan proses terbentuknya kampung etnis di Kota Palembang. Penelitian ini adalah penelitian heuristik. Sumber data yang digunakan berupa sumber tertulis, sumber lisan, dan sumber kuantitatif. Analisis data dilakukan melalui interpretasi dengan pendekatan spatial temporal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses terbentuknya permukiman etnis di Kota Palembang adalah bertahap dari yakni tahap awal (infantil) ditandai dengan lokasi permukiman etnis tersebar dengan kesan terserak, tahap muda (juvenil ) ditandai dengan adanya pengorganisasian lokasi permukiman etnis berdasarkan ras dan klas, tahap dewasa (mature) ditandai dengan adanya penghilangan dan atau perluasan lokasi permukiman etnis. Pada proses masing-masing tahapan dipengaruhi oleh morfologi kota dan politis pemerintahan yang berlaku.
Nilai-Nilai Situs Bersejarah di Sumatera Selatan Sebagai Penguat Karakter di SMK PGRI Lahat Kabib Sholeh; Dina Srinindiati; Aan Suriadi; Nur Ahyani; Ida Suryani; Ahmad Zamhari; Eva Dina Chairunisa; Muhamad Idris
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 03 (2019): Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v2i03.3552

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memahami dan mengetahui nilai-nilai situs bersejarah di Sumatera Selatan oleh para guru mata pelajaran sejarah yang dianggap selama ini hilang tanpa ada pengkajian yang mendalam. Selain itu adalah untuk menguatkan karakter melalui pembelajaran nilai-nilai situs bersejarah yang ada di Sumatera Selatan. Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pertama, melakukan persiapan awal mulai dari pengadministrasian dan sebagainya, kedua melaksanakan pemaparan materi atau penjelasan-penjelasan sesuai materi yang tersedia, ketiga, melakukan revew intensif dengan pemahaman kepada seluruh peserta dan yang terakhir adalah evaluasi kegiatan dari awal sampai akhir dengan memastikan semua peserta dapat memahami apa yang disampaikan kepada pemateri hingga penerapannya. Adapun sebagai hasil dan kesimpulannya adalah hampir sebagian besar para guru mata pelajaran sejarah kurang memahami materi-materi situs bersejarah di Sumatera Selatan sehingga berdampak kepada miskinnya materi ajar atau bahan ajar yang digunkan ketika mengajarkan tentang sejarah di kelas. Selain itu perlunya pemahaman guru dalam mengakaji situs-situs bersejarah sehingga kayanya materi sejarah yang akan disampaikan kepada siswa maka akan berdampak positif juga dalam meningkatkan penguatan karakter siswa-sisiwi melalui pembelajaran nilai-nilai situs bersejarah yang ada di Sumatera Selatan.