Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search
Journal : Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)

Pengembangan Modul Matematika Berbasis Active Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama A. Andriadi; Depi Fitraini; S. Suhandri
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.236 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i1.4768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan modul matematika berbasis active learningyang valid dan praktis serta untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah menggunakan modul matematika berbasis active learning. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation). Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 16 Pekanbaru. Subjek penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 16 Pekanbaru dan objek penelitian ini adalah modul matematika berbasis active learning. Jenis data penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan kuantitatif. .Berdasarkan uji validitas,modul matematika berbasis active learningdinyatakan valid dengan persentase tingkat kevalidan 75,15%. Berdasarkan uji praktikalitas, modul matematika berbasis active learning dinyatakan praktis dengan persentase tingkat kepraktisan 71,61%. Dari hasil tersebut, mengidentifikasikan bahwa modul yang dikembangkan valid dan praktis. Berdasarkan tes kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah menggunakan modul matematika berbasis active learning, kemampuan berpikir kreatif matematis siswa diperoleh persentase tingkat penguasaan yaitu 84,77%yang termasuk pada kategori tinggi.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran REACT Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa MTs Darul Hikmah Pekanbaru Siti Marwiyah; Arnida Sari; Depi Fitraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.093 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i1.8902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik.  2) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik ditinjau dari motivasi belajar siswa. 3) Ada atau tidaknya interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian factorial design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII semester ganjil MTs Darul Hikmah Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII B1 sebagai kelas eksperimen dan VIII B2 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik. 2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran REACT dengan siswa yang menggunakan pembelajaran saintifik ditinjau dari motivasi belajar siswa. 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Berdasarkan Self Efficacy Peserta Didik SMP/MTs Pekanbaru Karlina Karlina; Depi Fitraini; Arnida Sari
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.425 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i2.9508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang diterapkan model pembelajaran Quantum Learning dengan peserta didik yang diterapkan pembelajaran tanpa model Quantum Learning. 2) Ada atau tidaknya interaksi antara model pembelajaran Quantum Learning dan self efficacy terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII semester ganjil SMP Islam Abdurrab Pekanbaru tahun ajaran 2019/2020. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.C sebagai kelas kontrol dan VII.B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara peserta didik yang diterapkan model Quantum Learning dengan peserta didik yang diterapkan pembelajaran tanpa model Quantum Learning. 2) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Quantum Learning dan self efficacy terhadap kemampuan komunikasi matematis peserta didik
Pengaruh Penerapan Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Pengetahuan Awal Siswa SMP Negeri 3 Tambang Kabupaten Kampar Linda Rahman; Depi Fitraini; Irma Fitri
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.992 KB) | DOI: 10.24014/juring.v2i1.7467

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jenis Quasi Eksperimen dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model discovery learning terhadap kemampuan penalaran matematis ditinjau dari pengetahuan awal siswa SMP Negeri 3 Tambang Kabupaten Kampar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Tambang tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 202 siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII4 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan ujit, uji korelasi (pearson product moment) dan anova dua jalan. Berdasarkan hasil analisis data dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan penalaran matematis antara siswa yang diterapakan model discovery learning dengan siswa yang tidak diterapkan model discovery learning. Pengujian hipotesis bahwa terdapat perbedaan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Hasilnya diperoleh dan pada taraf signifikan . Maka nilaiyang berarti  diterima.2) Adanya kontribusi yang diberikan pengetahuan awal siswa terhadap kemampuan penalaran matematis yakni dan sisanya ditentukan oleh faktor lain. 3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan pengetahuan awal terhadap kemampuan penalaran matematis siswa yakni =1,84 dan  nilai  yang berarti  diterima. Berdasarkan pemaparan tersebut, secara umum pembelajaran dengan model discovery learning berpengaruh terhadap kemampuan penalaran matematis
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa Annisah Kurniati; Nurul Jannah; Depi Fitraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.189 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i1.11334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung jika berdasarkan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dangan desain yang digunakan adalah Two-Group Posttest Only. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MAN 1 Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik cluster random sampling. Sedangkan sampel dalam penelitian ini sebagai kelas eksperimen yaitu XI MIA 3 dan sebagai kelas kontrol XI MIA 4. Teknik pengumpulan data dan instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu tes berupa soal posttest kemampuan pemahaman konsep matematis, angket yang dirancang berdasarkan indikator kemandirian belajar matematika, dan observasi berupa lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji-t. Berdasarkan hasil penelitian terdapat perbedaan rata-rata pemahaman konsep matematis antara siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments dengan siswa yang menggunakan pembelajaran langsung berdasarkan kemandirian belajar di MAN 1 Pekanbaru. Hal ini dapat dilihat dari nilai  thitung  = 2,4841 lebih kecil ttabel  dibandingkan thitung  pada taraf signifikan 5% adalah 2,4841 > 2,36 atau thitung  > ttabel  maka Ho ditolak dan  Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament dengan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung berdasarkan kemandirian belajar siswa
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Model Advance Organizer Pada Materi Koordinat Cartesius Depi Fitraini; Risma Fajarianti; Annisah Kurniati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.118 KB) | DOI: 10.24014/juring.v4i3.13791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis model Advance Organizer pada materi Koordinat Cartesius untuk siswa SMP yang memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII, ahli materi pembelajaran dan ahli teknologi pendidikan yang berasal dari dosen dan guru. Objek penelitian ini adalah LKS berbasis model Advance Organizer  pada materi Koordinat Cartesius. Instrumen pengumpulan data berupa angket dan soal tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan uji validitas, LKS berbasis Model Advance Organizer dinyatakan sangat valid dengan persentase tingkat kevalidan 90,14%. Hasil uji praktikalitas kelompok kecil diperoleh bahwa LKS berbasis berbasis Model Advance Organizer dinyatakan sangat praktis dengan persentase tingkat kepraktisan 96,88%. Uji keefektifan tidak bisa dilakukan dikarenakan penelitian dilaksanakan dalam keadaan pandemi covid-19. Dari hasil tersebut mengidentifikasi bahwa LKS yang dikembangkan valid dan praktis untuk digunakan siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Scaffolding terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Self Efficacy Siswa SMP/MTs Jannatul Aulia; Depi Fitraini; Risnawati Risnawati
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.99 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i4.10647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada atau tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang diterapkan model pembelajaran scaffolding dengan siswa yang diterapkan pembelajaran saintifik. 2) Ada atau tidaknya pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self efficacy terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimental dengan desain penelitian the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII semester genap MTsS PP Darul Fatah Teratak Padang tahun ajaran 2018/2019. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII.B sebagai kelas kontrol dan VII.C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t dan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis antara siswa yang diterapkan model pembelajaran scaffolding dengan siswa yang diterapkan pembelajaran saintifik. 2) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan self efficacy terhadap pemahaman konsep matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sekolah Menengah Pertama Telekomunikasi Ditinjau dari Kemampuan Awal Muhammad Nurrokhim; Depriwana Rahmi; Depi Fitraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.277 KB) | DOI: 10.24014/juring.v2i2.7524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan komunikasi matematis  antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional jika ditinjau dari kemampuan awal pada siswa SMP Telekomunikasi. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Telekomunikasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII B dan kelas VIII C SMP Telekomunikasi. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu uji-t, dan anova dua arah (Two Way ANOVA). Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS dengan siswa menggunakan pembelajaran konvensional (2) Tidak terdapat perbedaan kemampuan awal siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol (3) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran Kooferatif Tipe TSTS dan kemampuan awal terhadap komunikasi matematis siswa. Dengan demikian secara umum model pembelajaran Kooperatif Tipe TSTS   berpengaruh terhadap komunikasi matematis yang ditinjau dari kemampuan awal pada siswa SMP Telekomunikasi
Pengaruh Penerapan Pendekatan Open-Ended terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis berdasarkan Self Confidence Siswa Madrasah Aliyah Kampar Nur Fadillah; Depi Fitraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.811 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i1.8796

Abstract

Matematis siswa yang belajar dengan kontribusi Terbuka-berakhir dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, untuk belajar tentang kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang memiliki Keyakinan Diri tinggi, sedang, rendah, dan sesuai untuk membantu perubahan. Belajar dalam Pembelajaran dengan Keyakinan Diri terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimental Faktorial . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester ganjil MAS Anshor Al-Sunnah tahun ajaran 2019/2020. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknikCluster Random Sampling terpilih kelas XB 1 sebagai kelas eksperimen dan XB 2 sebagai kelas kontrol. Teknik mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah tes, dan nontes. Instrumen Data pengumpulan Yang digunakan Adalah lembar soal pretest Dan postest kemampuan communication matematis, angket Kepercayaan Diri Dan lembar pengamatan AKTIVITAS Guru dan Siswa. Teknik analisis data menggunakan anova dua arah. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa: 1) Berbasis kompetensi komunikasi matematis antara siswa yang mengambil pembelajaran menggunakan Open-endeddengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional; 2) Memiliki perbedaan kemampuan komunikasi antara siswa yang memiliki Percaya Diri tinggi, sedang, dan rendah; 3) Tidak perlu interaksi antara penerapan disarankan dalam pembelajaran dengan Keyakinan Diri terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa.
Pengaruh Penerapan Model Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Berdasarkan Motivasi Belajar Peserta Didik Madrasah Tsanawiyah Al-Muttaqin Pekanbaru Fitri Rahmadeni; Depriwana Rahmi; Depi Fitraini
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 3, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.422 KB) | DOI: 10.24014/juring.v3i3.9789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Ada tidaknya perbedaan kemampuan koneksi matematis antara peserta didik yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL)denganpesertadidik yang mengikuti model pembelajaran konvensional. 2) Ada tidaknya interaksi model pembelajaran dengan motivasi belajar peserta didik terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan desain penelitian the nonequivalent posttest-only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII MTs Al-Muttaqin Pekanbaru tahun ajaran 2018/2019. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, kelas VII.A sebagai kelas eksperimen yang diberikan pembelajaran dengan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dan kelas VII.C sebagai kelas kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan menggunakan teknik tes dan non tes. Teknik tes yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu posttest, untuk mengukur kemampuan koneksi matematis menggunakan instrumen soal tes. Teknik non tes yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik angket untuk mengetahui data motivasi belajar menggunakan angket motivasi belajar dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji anova dua arah (two way anova). Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan koneksi matematis antara peserta didik yang menggunakan model pembelajaran CTL dengan yang menggunakan pembelajaran konvensional. 2) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan motivasi belajar peserta didik terhadap kemampuan koneksi matematis peserta didik