Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Utilization and surveillance of Fisheries Tuna Resources as a Basis for Prevention of IUU Fishing in Seram Sea Radjak, Syarif Abdul; Tupamahu, Agustinus; Tuapetel, Friesland; Haruna, Haruna; Tawari, Ruslan H.S
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.135-140

Abstract

This study aims to determine the conditions of tuna utilization, and to analyze the monitoring of tuna fisheries resources in preventing IUU fishing in Seram Sea Waters. Methods This research uses descriptive methods including primary and secondary data. Primary data comes from tuna fishermen respondents, fisheries monitoring agencies using purposive sampling and in-depth interviews, secondary data through literature studies. The results showed that the average tuna production in West Seram Regency was 4.10%, yellowfin tuna was 0.20%, the average CPUE of handline tuna fishermen was 505.86 kg/month/unit. The institutional capacity of fisheries supervisors needs to be improved, even though the vessel compliance indicator reaches 136%. Fishery violations during 2016-2018 are: violations of fishing routes and areas, violations of VMS, violations of fishing permits, and prohibitions on fishing by foreign people or vessels.
Supperior Fishing Gear for Coral Reef Fishes in Western Seram Regency Tupamahu, Agustinus; Haruna, Haruna; Hutubessy, Barbara G; Siahainenia, Stany R; Nanlohy, Albert Ch; Hehanusa, Kedswin
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 14, No 1 (2021)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.14.1.54-64

Abstract

Various fishing gears that are operated in the coral reef waters of Western Seram Regency have their own selectivity, capture various species of fish, and have an impact on the damage to coral reef ecosystems. This study aims to determine the leading reef fishing gears in Western Seram District. The survey method is through observations and interviews with fishermen who conduct fishing activities of coral species. Respondents are determined by propulsive sampling, the selection of superior fishing gear is done by the scoring method. The results showed that the fishing gear classified into the line fishing gear was superior to other fishing gear, where the bottom trolling were superior. The less favored coral fishing equipment especially from the biological aspect needs attention to improve the method and design of the fishing gear.
Socialization of the Principles of Ecofriendly Coral reef Fishing in Sole and Tonujaya Village, West Seram Regency Tupamahu, Agustinus; Haruna, Haruna; Robinson Wenno, Max
J-Dinamika : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 3 (2023): Desember
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-dinamika.v8i1.4186

Abstract

Penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan dapat berdampak pada sumber daya target, keragaman jenis maupun habitat. Ekosistem terumbu karang merupakan salah satu daerah penangkapan ikan yang sangat produktif dan sangat rentang terhadap aktivitas penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu pemahaman terhadap prinsip penangkapan ikan ramah lingkungan sangat diperlukan bagi masyarakat nelayan yang melakukan aktivitas di ekosistem tersebut. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini merupakan sosialisasi prinsip penangkapan ikan karang berwawasan lingkungan telah dilaksanakan dengan baik. Para peserta dapat memahami prinsip-prinsip penangkapan ikan berwawasan lingkungan, dan diharapkan mereka akan mempraktekannya dalam desain dan metode penangkapan khususnya untuk menangkap ikan karang.
Analysis of Light Vehicle Engineering Skill Level on Work Readiness of Student Supriadi, Supriadi; Haruna, Haruna
Journal of Research and Innovation Vol 1, No 1 (2023): Journal of Research and Innovation
Publisher : Center of Research and Innovation Strengthen LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/jorein.v1i1.45060

Abstract

This study aims to: (1) knowing the description of the skills of students majoring in light vehicle engineering at SMK Muhammadiyah Wonomulyo, (2) knowing the description of the job readiness of students majoring in light vehicle engineering at SMK Muhammadiyah Wonomulyo, totaling 88 people consisting of TKR A and TKR B. The research data was collected by using observation and questionnaire (questionnaire), the data obtained is processed using descriptive statistical analysis. The results showed that the student skills of 88 students obtained 21 students (23.9%) in the very good category, 66 students (75%) in the good category, 1 student (1.1%) in the sufficient category, and none in less category. In the category of student work readiness, 17 students (19.3%) were in the very good category, 60 students (68.2%) were in the good category, 11 students (12.5%) were in the sufficient category, and none were in the good category. less category.
PENGARUH WARNA UMPAN BUATAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN IKAN SELAR (Selar crumenopthalmus) DAN IKAN LAYANG (Decapterus ruselli) DI SELAT SERAM Hehanussa, Kedswin; Haruna; Hutubessy, B. G.; Tuhumury, Julian
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.415-425

Abstract

Penggunaan umpan merupakan suatu cara untuk menarik ikan pada saat penangkapan ikan dengan cara merangsangnya secara fisik atau kimiawi. Penting untuk memiliki pemahaman menyeluruh tentang pengaruh hasil tangkapan, seperti pemilihan warna umpan buatan, untuk melestarikan sumber daya laut dan meningkatkan efisiensi penangkapan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh warna umpan buatan terhadap hasil tangkapan ikan selar (Selar crumenopthalmus) dan ikan layang (Decapterus ruselli). Penelitian dilakukan melalui eksperimen penangkapan ikan dengan menggunakan umpan dengan warna berbeda pada alat tangkap pancing ulur di area rumpon. Sebanyak 360 ekor ikan berhasil ditangkap selama penelitian, diantaranya ikan Selar (Selar crumenopthalmus) sebanyak 214 ekor (60%), ikan Layang (Decapterus ruselli) sebanyak 104 ekor (29%), ikan Kembung (Rastreliger sp) 19 ekor (5%), Ikan Kantung semar (Mene Maculata) 15 ekor (4%) dan ikan Kuwe (Charanx ignobilis) 8 ekor (2%). Secara keseluruhan warna merah memberikan jumlah hasil tangkapan terbanyak yang di dominasi oleh ikan selar (Selar crumenopthalmus) sebanyak 86 ekor (40.18%) sedangkan ikan layang (Decapterus ruselli) sebanyak 39 ekor (37.5%). Kesimpulan penelitian adalah waktu dan warna umpan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jumlah hasil tangkapan. Umpan berwarna merah ternyata lebih efektif menangkap ikan selar (Selar crumenothalmus) dan ikan layang (Decapterus ruselli) pada sore hari sehingga menghasilkan jumlah tangkapan yang lebih banyak dibandingkan dengan warna lain. Kata kunci: ikan layang, ikan selar, pancing ulur, rumpon, warna umpan buatan
SELEKTIVITAS UKURAN MATA JARING INSANG LINGKAR Rastrelieger kanagurta (CUVIER, 1816) DI PERAIRAN HUAMUAL BELAKANG, SERAM BAGIAN BARAT Sarbunan, Maria; Tupamahu, Agustinus; Haruna
ALBACORE Jurnal Penelitian Perikanan Laut Vol. 7 No. 3 (2023): Albacore
Publisher : Departemen PSP IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/core.7.3.405-413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai selektivitas ukuran ikan Rastrelliger kanagurta (kembung lelaki) yang tertangkap dengan jaring insang lingkar ukuran mata jaring 5,1, 5,7 dan 6,3 cm. Percobaan penangkapan dilakukan di perairan Huamual Belakang Seram barat selama periode Oktober hingga Desember 2022. Ikan R kanagurta yang tertangkap diukur untuk menentukan panjang totalnya, dan distribusi frekuensi ukuran dihasilkan untuk setiap kategori ukuran mata jaring. Kurva selektivitas dianalisis dengan metode Kitahara menggunakan MS Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaring insang lingkar dengan ukuran mata jaring 5,1 cm cenderung menangkap ikan R kanagurta yang lebih kecil, sehingga berpotensi menimbulkan bias dalam komposisi hasil tangkapan. Sebaliknya ukuran mata jaring 6,3 cm menunjukkan kemungkinan lebih besar untuk menangkap individu yang lebih besar dan memungkinkan ikan yang lebih kecil untuk meloloskan diri. Hal ini menunjukkan adanya strategi potensial untuk pengelolaan perikanan yang berfokus pada ukuran. Hasil penelitian ini mempunyai implikasi terhadap optimalisasi desain jaring insang lingkar untuk mendukung pengelolaan berkelanjutan di perairan Huamual Belakang Seram Barat. Kata kunci: berkelanjutan, indian mackerel, Kitahara, ukuran mata jaring
STUDI RANCANG BANGUN JARING INSANG DI TELUK AMBON DALAM, MALUKU Kedswin Hehanussa; Agustinus Tupamahu; Haruna Haruna
Jurnal Perikanan Unram Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v14i1.766

Abstract

Rancang bangun jaring insang untuk penangkapan ikan memerlukan kombinasi  keterampilan teknis dan pengalaman praktis yang memadai. Secara umum, untuk mendapatkan hasil tangkapan yang optimal, perlu memperhatikan beberapa hal terkait perhitungan konstruksi jaring insang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan rancang bangun jaring insang nelayan di Teluk Ambon Dalam. Penelitian ini berlangsung dari bulan Februari - Maret 2020, di Selatan Pulau Ambon. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah metode observasi, Teknik pengambilan data terhadap desain dan konstruksi jaring insang hanyut dilakukan secara acak, sebelum penentuan berapa jumlah sampel yang diambil maka dilakukan survei pendahuluan untuk memperoleh informasi terkait dengan jaring insang hanyut dan jaring insang dasar. Daya apung jaring insang dasar maupun jaring insang hanyut di desain agar dapat mengangkat tubuh jaring maupun dapat menahan beban ikan yang telah terjerat ataupun terpuntal sekalipun memiliki bahan jaring berbeda yaitu monofilament dan multifilament.   Kata Kunci: jaring insang, rancang bangun, teluk ambon    
An Estimation of Small Pelagic Fish Used Mini Purse Seine at Fish Landing Port in Eri Ambon City Tomasila, Leopold A.; Pontoh, Peggy; La Demi, La Demi; Payapo, Muhammad Z.U.; Kasim, Muh.; Assagaff, Sayid B.; Titasam, Onesimus; Tuhumena, Lolita; Haruna, Haruna; Hehanussa, Kedswin G.
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 17 No. 2 (2024): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/agrikan.v17i2.2217

Abstract

Ambon City is one of the cities in Maluku Province which has quite large fisheries potential. One of the potentials is to capture fisheries. Capture fisheries are activities that are highly dependent on the availability and carrying capacity of fish resources and the aquatic environment. Sustainability of fisheries requires appropriate management of fish resources, namely the use of fish resources by considering the sustainability of fish resources. However, the use of fishery resources has not been utilized optimally and sustainability has not been paid attention to, especially for small pelagic fish species. The aim of this research is to estimate the stock of small pelagic fish in the PPI Eri, Ambon City. Primary and secondary data collection at PPI Eri and surrounding areas. The data analysis used is data on catch and fishing effort including catch per unit effort (CPUE) and production surplus methods (sustainable potential (MSY) and fopt). The mini purse seine fishing fleet consists of boats, machines, nets, FADs and lights. Then the Flying Fish resource can continue to be utilized optimally and sustainably, ensuring that the production amount does not exceed the JTB limit (Amount of Allowable Catch), namely the JTB value is 222: 80 The JTB is 167 : 80 X 100% = 208.75 tons/year. Therefore, if the sustainable potential and optimum efforts are known, it is hoped that the Regional Maritime Affairs and Fisheries Service (Government) can apply the precautionary principle in managing fish resources in Maluku Province.
Fisheries Management of Julung Julung Fish (Hemiramphus spp) with an Ecosystem Approach in the Waters of Keffing Island, East Seram Regency Rumakat, Mohammad Ali; Tupamahu, A.; Haruna, Haruna
Agrikan Jurnal Agribisnis Perikanan Vol. 17 No. 2 (2024): Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Maluku Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52046/agrikan.v17i2.2270

Abstract

The study was conducted in Keffing Island, East Seram Regency with the aim of analyzing indicators of julung-julung management in the fish resource domain in the waters of Keffing Island, East Seram Regency. The emphasis on experimental fishing and the use of the EAFM method is expected to provide a clear picture of the management status of julung-julung in the fish resource domain. Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM) or can be understood as a concept of balancing socio-economic objectives in fisheries management by considering knowledge, information and uncertainties about biotic, abiotic and human interaction components in aquatic ecosystems through an integrated, comprehensive and sustainable fisheries management. The implementation of EAFM requires a set of indicators that can be used as a monitoring and evaluation tool regarding the extent to which fisheries management has implemented the principles of ecosystem-based management. The results showed that the assessment results of the fish resource domain, where the EAFM indicator showed a Composite Value value of 59.02 with a description of the status of julung fish management is in moderate condition.
SELEKTIVITAS JARING INSANG DASAR IKAN BARONANG (Siganus canaliculatus) DI TELUK KOTANIA Jacobus Latumeten; Agustinus Tupamahu; Haruna Haruna
Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 11 No 2 (2022): Amanisal: Jurnal Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/amanisalv11i2p86-92

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menduka selektivitas ukuran mata jaring insang dasar 2,0 dan 2,5 inch terhadap ukuran ikan Siganus canaliculatus. Penelitian ini dilaksanakan di teluk Kotania Seram Barat selama bulan Juni sampai Juli 2022 melalui percobaan penangkapan selama 8 kali seting dan hauling. Hasil penelitian menunjukan bahwa ikan S canaliculatus yang tertangkap dengan ukuran mata jaring 2,0 inch terdistribusi dari ukuran panjang total 11-25 cm dengan frekuensi tertangkap terbanyak pada ukuran panjang total 15-17 cm, sedangkan pada ukuran mata jaring 2,5 inch terdistribusi pada ukuran panjang total 12-25 cm dengan frekuensi tertangkap terbanyak pada kelas panjang total 16-19 cm. Hasil pendugaan tingkat selektivitas ukuran ikan S canaliculatus yang optimum tertangkap dengan ukuran mata jaring 2,0 inch adalah pada kelas panjang total 14-15 cm (peluang tertangkap relative 50% 11-12 cm dan 17-18 cm). Ukuran ikan yang optimum tertangkap dengan ukuran mata jaring 2,5 inch adalah pada kelas panjang total 18-19 cm (peluang tertangkap relative 50% 15-16 cm dan 21-22 cm).