Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sebaran Situs-Situs Peninggalan Masa Kesultanan Di Palembang Sebagai Sumber Pembelajaran Sejarah Lokal Siti Nur Azizah; Kabib Sholeh; Dina Sri Nindiati
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8200

Abstract

Situs-situs peninggalan Kesultanan Palembang merupakan warisan sejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat serta berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal. Namun, pemanfaatan situs-situs tersebut dalam pembelajaran masih belum optimal karena informasi mengenai persebaran dan nilai historis yang terkandung di dalamnya belum banyak diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran situs-situs peninggalan Kesultanan Palembang dan mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisa data reduksi/kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situs-situs peninggalan Kesultanan Palembang tersebar di wilayah Kota Palembang, yaitu berada di kawasan Iliran dan Uluan yang pada masa Kesultanan berfungsi sebagai pusat pemerintahan, pertahanan, kegiatan keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Situs-situs tersebut mengandung nilai historis berupa nilai religius, sosial, pertahanan dan militer, serta politik dan pemerintahan. Nilai-nilai tersebut relevan dengan materi pembelajaran sejarah lokal pada Fase E kelas X dan dapat diintegrasikan ke dalam capaian pembelajaran serta tujuan pembelajaran. Selain itu, sebaran situs-situs Kesultanan di Palembang dapat dimanfaatkan sebagai media sekaligus sumber pembelajaran yang membantu peserta didik memahami lokasi situs dan nilai historis yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian, sebaran situs-situs peninggalan Kesultanan Palembang berpotensi menjadi sumber pembelajaran sejarah lokal yang efektif untuk mendukung pembelajaran yang kontekstual d an  meningkatkan pemahaman sejarah lokal peserta didik.
PELATIHAN ANALISIS BUKU TEKS PELAJARAN SEJARAH Nur Syafarudin; Muhamad Idris; Ema Agustina; Sukardi Sukardi; Wandiyo Wandiyo; Ahmad Zamhari; Dina Sri Nindiati; Aan Suriadi; Kabib Sholeh; Eva Dina Choirunisa
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v3i2.1049

Abstract

Analisis buku teks salah satu cara untuk meningkatkan pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melatih menganalisis buku teks materi sejarah di SMA N 1 Sungai Pinang. Metode pengabdian menggunakan ceramah, tanya jawab dan latihan. Peserta dalam kegiatan ini adalah peserta didik kelas XII SMA N 1. Hasil kegiatan pelatihan bahwa peserta didik telah dapat mengidentifikasi Peta Kerajaan Sriwijaya, Raja Balaputadewa, Sungai Musi, kerajaan maritim kesemuanya adalah hasil identifikasi dan analisis buku teks dalam satu sub tema kerajaan-kerajaan pada masa Hindu-Budha (Kerajaan Sriwijaya). Kesimpulan kegiatan pelatihan ini peserta didik dapat mengembangkan analisis buku teks pelajaran sejarah yang berkaitan nilai sejarah dan pengetahuan kesejarahan yang berhubungan dengan sejarah lokal.
Implementasi Pendekatan Deep Learning Berbasis Mindful, Meaningful, Dan Joyful Learning Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMA PGRI 1 Palembang Yulanda Yulanda; Eva Dina Chairunisa; Dina Sri Nindiati
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8349

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif melalui proses belajar yang bermakna. Dalam pembelajaran sejarah, pendekatan deep learning menjadi salah satu alternatif untuk mendorong peserta didik memahami makna peristiwa sejarah secara mendalam, namun implementasinya di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya di SMA PGRI 1 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning telah diimplementasikan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, seperti diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi, penggunaan media pembelajaran, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi tersebut mencerminkan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning yang mendorong peserta didik berpikir kritis, memahami materi sejarah secara lebih mendalam, serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, karakteristik materi sejarah yang beragam, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Guru mengatasi kendala tersebut melalui penerapan strategi pembelajaran yang sesuai, pemberian bimbingan kepada peserta didik, dan pengelolaan waktu yang efektif. Dengan demikian, pendekatan deep learning dapat mendukung terciptanya pembelajaran sejarah yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik.
Pengaruh Media Video Dokumenter Sebagai Inovasi Pembelajaran Sejarah Terhadap Minat Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Palembang Puguh Budi Setiadji; Aan Suriadi; Dina Sri Nindiati
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8358

Abstract

Pembelajaran sejarah di sekolah menengah atas masih kerap menghadapi tantangan rendahnya minat belajar siswa akibat metode penyampaian yang bersifat konvensional dan kurang melibatkan stimulus visual yang kontekstual. Media video dokumenter hadir sebagai salah satu inovasi pembelajaran yang berpotensi menghadirkan peristiwa sejarah secara konkret dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media video dokumenter sebagai inovasi pembelajaran sejarah terhadap minat belajar siswa pada materi Perumusan Naskah Proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari kelas XI 11 sebagai kelas eksperimen (n=31) dan kelas XI 2 sebagai kelas kontrol (n=19). Data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene's Test, dan uji Independent Samples t-test dengan bantuan perangkat lunak JAMOVI. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan media video dokumenter terhadap minat belajar siswa, dengan nilai t=3,66, p<0,001, dan ukuran efek Cohen's d=1,07 yang tergolong besar. Disimpulkan bahwa media video dokumenter terbukti efektif meningkatkan minat belajar siswa melalui visualisasi peristiwa sejarah yang konkret dan kontekstual, sehingga mampu mendorong ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran sejarah.
Pengaruh Model Project Based Learning Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Bahasa Indonesia Siswa Kelas III SD Detiya Sapitri; Dina Sri Nindiati; Aldora Pratama
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 6 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juni 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i6.6757

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya kemampuan pemahaman konsep siswa akibat penggunaan model pembelajaran yang belum optimal dan cenderung berpusat pada guru. Kondisi tersebut menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi kalimat anjuran dan kalimat larangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan pemahaman konsep Bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 13 Kikim Timur. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 28 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest menggunakan instrumen 10 soal pilihan ganda yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai siswa meningkat dari 38,21 pada pretest menjadi 83,57 pada posttest. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep Bahasa Indonesia siswa kelas III SDN 13 Kikim Timur.
Implementasi Pendekatan Deep Learning Berbasis Mindful, Meaningful, Dan Joyful Learning Dalam Pembelajaran Sejarah Di SMA PGRI 1 Palembang Yulanda Yulanda; Eva Dina Chairunisa; Dina Sri Nindiati
Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Vol 11 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/sajaratun.v12i1.8349

Abstract

Pendidikan abad ke-21 menuntut pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif melalui proses belajar yang bermakna. Dalam pembelajaran sejarah, pendekatan deep learning menjadi salah satu alternatif untuk mendorong peserta didik memahami makna peristiwa sejarah secara mendalam, namun implementasinya di sekolah masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan deep learning dalam pembelajaran sejarah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya di SMA PGRI 1 Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan deep learning telah diimplementasikan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, seperti diskusi kelompok, tanya jawab, presentasi, penggunaan media pembelajaran, dan pembelajaran berbasis proyek. Implementasi tersebut mencerminkan prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning yang mendorong peserta didik berpikir kritis, memahami materi sejarah secara lebih mendalam, serta menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Kendala yang dihadapi guru meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, karakteristik materi sejarah yang beragam, dan keterbatasan waktu pembelajaran. Guru mengatasi kendala tersebut melalui penerapan strategi pembelajaran yang sesuai, pemberian bimbingan kepada peserta didik, dan pengelolaan waktu yang efektif. Dengan demikian, pendekatan deep learning dapat mendukung terciptanya pembelajaran sejarah yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik.
ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF PROJECT-BASED LEARNING IN HISTORY LEARNING ON THE THEME OF SOUTH SUMATRAN MALAY CULTURAL CROSSOVERS: ANALISIS IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SEJARAH BERBASIS PROJECT BASED LEARNING PADA TEMA SILANG BUDAYA MELAYU SUMATERA SELATAN Hikmah Maulana Yahya; Dina Sri Nindiati; Eva Dina Chairunisa
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 4 (2026): Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i4.8872

Abstract

This study aims to describe the implementation of Project Based Learning (PjBL)-based history learning on the theme of South Sumatran Malay cultural crossovers at SMA PGRI 1 Palembang. The focus of the study includes learning planning, learning implementation, and students' learning experiences during project-based learning activities. This research employed a descriptive qualitative approach with data collection techniques consisting of observation, interviews, and documentation. The research subjects were a history teacher and tenth-grade students of SMA PGRI 1 Palembang. The findings revealed that the learning plan was systematically prepared through the formulation of learning objectives, selection of learning materials, project activity design, and the utilization of learning media and resources relevant to the theme of South Sumatran Malay cultural crossovers. The learning implementation was conducted according to the stages of Project Based Learning, including introductory activities, project implementation, project presentation, and learning evaluation. The application of Project Based Learning encouraged students' active participation through discussions, information exploration, collaborative work, and project development activities. Furthermore, students gained more meaningful, contextual, and relevant learning experiences connected to their socio-cultural environment, which enhanced their understanding of historical materials as well as the values of tolerance, togetherness, and cultural diversity. Therefore, the implementation of Project Based Learning-based history learning on the theme of South Sumatran Malay cultural crossovers supports the creation of active, contextual, and meaningful history learning.