Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Priority Mapping for Handling Environmental Road Using GIS in Gerung District, West Lombok Regency Hafiz Hamdani; Pujiastuti, Heni
Civil and Environmental Science Journal (CIVENSE) Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.civense.2022.00502.11

Abstract

Improving road access is very important to support human activities. One of them is improving the quality of environmental roads in Gerung District, West Lombok Regency. To make it with the availability of funds which cannot cover the entire segment in one time, that’s why priority handling is needed. This paper intends to determine the number of environmental roads in Gerung District; to know the priority of handling with SDI survey; and create a handling priority map using GIS. Based on the results, it was found that the number of environmental roads in Gerung District was 987 sections spread over 11 villages and 3 sub-districts. Handling priority of environmental road determined by the classification of road conditions as follows: good, medium, lightly damaged and heavily damaged. The number of roads based on this classification are: 568 segments for good condition; 131 segments for medium conditions; 200 segments for lightly damage; and 88 sections for heavily damaged conditions. In the map, each road segment assigned with colour identity according to its conditions and handling priorities using QGIS. The colour identities are: yellow for good condition; orange for medium conditions; red for lightly damaged conditions; and maroon for heavily damaged conditions.
Mitigasi bencana, pernikahan dini dan literasi digital sipo untuk meningkatkan ketangguhan masyarakat menghadapi bencana Pujiastuti, Heni; Urifah, Dewi; Sulistianingsih, Nani; Roihan, Adam; Rozi, Muhammad Fahrul; Hafiz, Syaepudin
Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jp2m.v5i4.22375

Abstract

Wilayah Kelurahan Banjar rentan terhadap bencana disisi lain faktor budaya dan pola pikir masyarakat yang menganggap wajar perkawinan dini serta anggota PCA Ampenan sebagian besar sebagai pedagang yang ingin mengembangkan lapak online. Tujuan kegiatan ini, memberikan penyuluhan kepada mitra untuk meningkatkan  pengetahuan tentang bencana alam dan mitigasinya, pemahaman tentang manfaat dan mudhorot pernikahan diri serta memberikan tutorial pembuatan lapak online. Pengabdian ini menggunakan metode Community Development, melalui kegiatan penyuluhan langsung. Kegiatan penyuluhan bertempat di Masjid Al Manar, TK ABA 7 Ampenan, dilaksanakan sehari yaitu pada tanggal 29 Juni 2024. Tingkat keaktifan peserta dalam mengikuti penyuluhan tergolong tinggi. Tingkat kehadiran mitra dalam  penyuluhan relatif tinggi. Capaian yang dihasilkan dari penyuluhan ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan tentang bencana dan mitigasinya tertinggi sebesar 71,4 % dan terendah 0%, peserta lebih mampu berpikir positif dan lebih terbuka dalam mengungkapkan manfaat dan mudhorot dari pernikahan dini, penyuluhan literasi digital SIPO berhasil meningkatkan pengetahuan peserta menjadi sangat tahu/mampu dengan peningkatan rata-rata sebesar 46% dan peserta menjadi tahu/mampu dengan peningkatan rata-rata sebesar 5,4%. Tindak lanjut dari pengabdian ini adalah adanya rekomendasi kepada mitra untuk secara kontinyu mengikuti program penyuluhan agar membudaya dan berpola pikir yang positif tanggap dan tangguh menghadapi bencana.
Pengaruh Material Abu Batu Basalt, Semen, dan Pasir pada Peningkatan CBR Tanah Lempung untuk Stabilisasi Jalan Pujiastuti, Heni; Maya Saridewi Pascanawaty; Cita Santuni
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i1.594

Abstract

Soft clay often has poor mechanical properties for structures, including relatively low bearing capacity and a relatively large settlement. To increase the bearing capacity of clay, stabilization with a mixture of cement, sand, and basalt ash is necessary. The research was conducted in the laboratory of the University of Muhammadiyah Mataram. Soil samples were taken from Keruak Village, Keruak District, East Lombok Regency. Variations of cement mixture (SP) + sand (PS) + basalt ash (AB) were respectively 5% + 15% + 3%, 5% + 15% + 6% and 5% + 15% + 9%. Furthermore, soil physical properties testing, Proctor standard compaction test, and CBR test were conducted. From the Proctor compaction test, the optimum water content of the original soil was 32.80%. The mixture with a variation of 5% + 15% + 3% optimum water content was 31.20%, for 5% + 15% + 6% it was 30.90%, and 5% + 15% + 9% it was 30.00%. The results of the unsoaked CBR test on the unstabilized soil were 10.68%, and the soaked CBR value was 3.97%, if used as a subgrade for dirt roads, it must be stabilized first. From the three variations of the mixture above, the optimum CBR variation was obtained in the 5% S + 15% P + 6% ABB mixture, which was 13.58% or an increase in the CBR value of 27.153%. The CBR results with the mixture of 5%S+15%P+6%ABB can be used to stabilize clay soil.
Analisis Perilaku Kuat Geser Tanah Pasir Berlempung yang Distabilisasi dengan Serat Polypropylene Daur Ulang pada Kondisi Kadar Air Berbeda Pujiastuti, Heni; Fitrayudha, Adryan; Hidayati, Nurul; Hafiz, Syaepudin; Bandu, Andi Rachman
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2025: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah pasir berlempung memiliki porositas tinggi dan kekuatan geser yang rendah, sehingga berpotensi menyebabkan ketidakstabilan dalam konstruksi. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah menambahkan serat polypropylene daur ulang sebagai bahan stabilisasi tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi serat polypropylene terhadap parameter kuat geser tanah pasir berlempung pada tiga kondisi kadar air, yaitu dry side of optimum, optimum, dan wet side of optimum. Kontribusi penelitian ini terhadap bidang geoteknik adalah memberikan alternatif stabilisasi tanah yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah plastik daur ulang. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan alat uji geser langsung (direct shear test) untuk memperoleh nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (ϕ), dengan variasi campuran serat sebesar 0%, 0,25%, 0,5%, dan 0,75%. Sampel tanah diambil dari Dusun Bumbang, Desa Mertak, Kabupaten Lombok Tengah. Hasil menunjukkan bahwa penambahan serat polypropylene sebesar 0,5% memberikan hasil optimum pada ketiga kondisi. Pada kondisi optimum, nilai kohesi dan sudut geser dalam mencapai 1,435 kg/cm² dan 33,166°; pada dry side of optimum sebesar 1,042 kg/cm² dan 30,15°; serta pada wet side of optimum sebesar 0,811 kg/cm² dan 26,95°. Penambahan 0,25%, 0,5% dan 0,75% serat polypropylene pada ketiga kondisi kadar air memberikan hasil yang signifikan dan efektif terhadap peningkatan parameter kekuatan geser tanah pasir berlempung.
Studi Perbandingan Produktivitas Pemodelan Pondasi Bored Pile Menggunkan Tekla Structures Dan Software AutoCAD Suhendri, Suhendri; Hamdani, Hafiz; Zarkasi, Ahmad; Pujiastuti, Heni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.21002

Abstract

Pemodelan struktur pondasi merupakan tahap penting dalam perencanaan konstruksi untuk memastikan akurasi dan efisiensi. Penelitian ini membandingkan produktivitas pemodelan pondasi bored pile menggunakan Tekla Structures 2025 dan AutoCAD 2021 pada proyek Gedung Layanan Pendidikan dan Laboratorium Terpadu Poltekkes Kemenkes Mataram. Metode melibatkan produktivitas pemodelan dengan kedua software, pengukuran waktu, pemilihan menu, penilaian kualitas gambar serta melalui skala Likert oleh 30 responden (ahli/mahasiswa pengguna Tekla Structures dan AutoCAD). Hasil penelitian menunjukkan Tekla Structures lebih efisien, menyelesaikan pemodelan 4 jam lebih cepat dari AutoCAD 10 jam. Menu Tekla structures lebih otomatis, AutoCAD memerlukan ketelitian manual. Tekla Struktures unggul dalam pemodelan 3D dan visualisasi realistis, AutoCAD lebih baik untuk gambar 2D dengan fleksibilitas manual tinggi. Hasil dari data kuesioner, Tekla Structures unggul dalam kecepatan dan kemudahan menu, sedangkan AutoCAD lebih unggul dalam kualitas gambar. Korelasi temuan penelitian selaras dengan penilaian responden pada aspek kecepatan dan kemudahan menu, namun berbeda dalam penilaian kualitas gambar.
Peningkatan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi tanah longsor sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana Heni Pujiastuti; Nurul Hidayati; Rajabi Mubarak; Ringgi P. Samengasbumi; Anwar Efendy; Maya S. Pascanawati; Swahip Swahip; M. Khalis Ilmi; Ari R. Hidayat; Savana P. Balqis
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32074

Abstract

Abstrak Dusun Lembar RT 02 Lanal, Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat merupakan wilayah yang memiliki potensi risiko tanah longsor, namun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana tanah longsor sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam membentuk Desa Siaga Bencana. Kegiatan dilaksanakan pada 26 Mei 2025 secara tatap muka di Aula Kantor Desa Lembar, diikuti oleh 33 peserta yang terdiri dari warga dan perangkat desa. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis community development yang mencakup presentasi materi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan (survei lokasi, perizinan, penyusunan materi, dan logistik), pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata selisih skor pre-test dan post-test sebesar 14%, dengan peningkatan tertinggi pada aspek pengetahuan pascabencana (18%). Evaluasi kepuasan peserta menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat baik dengan skor rata-rata 88,6%, mencerminkan bahwa materi dinilai relevan, mudah dipahami, dan aplikatif. Sebagian besar peserta juga menyatakan kesiapan untuk mengikuti pelatihan lanjutan dan terlibat aktif dalam program Desa Siaga Bencana. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kapasitas lokal masyarakat terhadap kesiapsiagaan bencana berbasis partisipasi. Kata kunci: mitigasi bencana; tanah longsor; kesiapsiagaan masyarakat; desa siaga bencana; penyuluhan. Abstract Dusun Lembar RT 02 Lanal, located in Lembar Village, Lembar Subdistrict, West Lombok Regency, is an area with potential landslide risk; however, public awareness and preparedness for disaster response remain low. This community service activity aims to enhance public understanding and awareness of landslide disaster mitigation as a form of preparedness in establishing a Disaster-Ready Village. The activity was conducted face-to-face on May 26, 2025, at the Lembar Village Hall, involving 33 participants consisting of residents and village officials. The method used was a community development-based outreach including presentations, interactive discussions, and pre- and post-test assessments. The activity was carried out in three stages: preparation (survey, permissions, material development, logistics), implementation, and evaluation. Results showed an increase in participants’ knowledge, with an average pre- to post-test score difference of 14%, and the highest gain in post-disaster knowledge (18%). Participant satisfaction indicated a high level of acceptance, with an average score of 88.6%, reflecting that the materials were relevant, easy to understand, and applicable. Most participants expressed willingness to attend further training and engage in the Disaster-Ready Village program. This activity contributed positively to building community capacity for disaster preparedness through participatory approaches.Keywords: disaster mitigation; landslides; community preparedness; disaster-ready village; outreach.
Sosialisasi keselamatan lalu lintas di Desa Lembar Selatan Kabupaten Lombok Barat Anwar Efendy; Adryan Fitrayudha; Ahmad Zarkasi; Aulia Muttaqin; Adiman Fariyadin; Titik Wahyuningsih; Isfanari Isfanari; Hafiz Hamdani; Heni Pujiastuti; Erni Yustissiani; Muhammad Deni Kurniawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.31836

Abstract

AbstrakPermasalahan lalu lintas merupakan salah satu konsekuensi dari rendahnya kesadaran pengguna jalan dalam menaati aturan yang berlaku. Untuk itu, pentingnya dilaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat sebagai bentuk pengendalian non-fisik, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai keselamatan berlalu lintas secara menyeluruh. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan pada Senin tanggal 26 Mei 2025 di Aula Kantor Desa Lembar Selatan dan dihadiri oleh 32 orang peserta, terdiri dari perangkat desa, kepala dusun dan perwakilan karang taruna yang ada di Desa Lembar Selatan yang juga bertindak sebagai mitra kegiatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahap persiapan, tahap sosialisasi, tahap diskusi, serta tahap evaluasi dan monitoring. Kegiatan sosialisasi ini telah terlaksana dengan baik dan mendapat tanggapan positif dari peserta. Materi yang disampaikan dinilai bermanfaat, informatif, dan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Kata kunci: lalu lintas; sosialisasi; keselamatan. AbstractTraffic problems are one of the consequences of low awareness of road users in obeying applicable regulations. For this reason, it is important to carry out socialization activities to the community as a form of non-physical control, with the aim of increasing public awareness and understanding of traffic safety as a whole. The implementation of this activity was carried out on Monday, May 26, 2025 at the Lembar Selatan Village Office Hall and was attended by 32 participants, consisting of village officials, hamlet heads and representatives of youth organizations in Lembar Selatan Village who also acted as partners in this activity. The method of implementing this activity consists of four stages, namely the preparation stage, the socialization stage, the discussion stage, and the evaluation and monitoring stage. This socialization activity has been carried out well and received a positive response from the participants. The material presented was considered useful, informative, and able to increase awareness of the importance of obeying traffic regulations for the safety of oneself and others. Keywords: traffic; socialization; safety.
Pemanfaatan Air Tanah melalui Pemetaan Lapisan Akuifer menggunakan Metode Geolistrik di Dasan Tapen, Lombok Barat Melinda Dwi Erintina; Aji Syailendra Ubaidillah; Andi Faesal; Iwan Dermawan; Khatib Syarbini; Wahyu Hermansyah; Heni Pujiastuti; Acop Firmansyah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/sr7p0s47

Abstract

Minimnya data mengenai kondisi hidrogeologi bawah permukaan menyebabkan pemanfaatan air tanah oleh masyarakat Dusun Dasan Tapen, Kabupaten Lombok Barat, belum berlangsung secara optimal, terutama pada periode kemarau. Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk mengaplikasikan metode geolistrik resistivitas dalam mengindetifikasi lapisan akuifer sekaligus memberikan pemahaman teknis kepada warga dan aparatur desa sebagai landasan perencanaan penyediaan air bersih yang lebih tepat guna dan berkelanjutan. Tahapan kegiatan mencakup koordinasi awal dengan mitra, pengukuran lapangan menggunakan konfigurasi Schlumberger, pemrosesan serta interpretasi data resistivitas dua dimensi, serta penyampaian hasil kepada masyarakat melalui peta bawah permukaan dan rekomendasi titik pengeboran. Temuan lapangan memperlihatkan beberapa zona dengan nilai resistivitas rendah hingga menengah pada kisaran kedalaman 40-80 m yang diidentifikasi sebagai lapisan berbutir pasir jenuh air dan dinilai layak sebagai sasaran sumur produksi, sedangkan kegiatan sosialisasi turut meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai karakter akuifer setempat dan urgensi pengelolaan air tanah secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan bahwa penerapan metode geolistrik dalam skema pengabdian tidak hanya berfungsi sebagai sarana alih teknologi, tetapi juga menghasilkan produk aplikatif berupa peta akuifer dan panduan teknis yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dalam merencanakan penyediaan air bersih.
Deteksi Akuifer Air Tanah menggunakan Metode Geofisika Tahanan Jenis Konfigurasi Schlumberger di Desa Mangsit, Lombok Barat Melinda Dwi Erintina; Aji Syailendra Ubaidillah; Syamsul Hidayat; Andi Faesal; Heni Pujiastuti; Kusnadi Kusnadi; Iwan Dermawan
Jurnal Ilmiah Giga Vol 29 No 1 (2026): Volume 29 Edisi 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/jig.v29i1.4392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi lapisan akuifer air tanah menggunakan metode geofisika tahanan jenis (Resistivity) dengan konfigurasi Schlumberger di Desa Mangsit, Lombok Barat. Kawasan ini berada di pesisir pantai yang menjadi objek pariwisata sehingga penting untuk dilakukan penelitian tentang lapisan akuifer. Lapisan akuifer adalah lapisan yang mampu menyimpan dan mengalirkan air tanah, sehingga keberadaan lapisan ini sangat penting untuk dieksplorasi. Akuisisi data lapangan dilakukan dengan menggunakan 3 titik pengukuran sounding yaitu VES 1, VES 2, dan VES 3. Panjang bentangan yang digunakan (AB/2) adalah 500 meter. Data hasil pengukuran lapangan kemudian diolah menggunakan software IP2WIN sehingga diperoleh data log resistivitas 1 dimensi. Data log tersebut kemudian diinterpretasi menjadi beberapa lapisan batuan bawah permukaan. Hasil interpretasi menunjukkan adanya potensi akuifer air tanah berada pada kedalaman 46-131meter pada titik pengukuran 1. Pada titik pengukuran 2 (VES 2) diidentifikasi lapisan akuifer berada pada kedalaman 45-127 meter. Pada titik pengukuran 3 (S3) diidentifikasi lapisan akuifer berada pada kedalaman 42-107 meter. Lapisan akuifer diidentifikasi sebagai batuan tufa lapilli. Batuan ini dapat menjadi akuifer yang cukup baik karena dapat menyimpan air tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode tahanan jenis konfigurasi schlumberger dapat mengidentifikasi lapisan akuifer dengan tepat dan efisien. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai rekomendasi kepada pemerintah daerah dalam melakukan eksploitasi air tanah sehingga sumber daya air dapat dikelola dengan benar berbasis data resistivitas.
KONTROL STRUKTUR GEOLOGI TERHADAP ALTERASI DAN MINERALISASI BIJIH DAERAH HARGOSARI, KECAMATAN TIRTOMOYO, KABUPATEN WONOGIRI, PROVINSI JAWA TENGAH: STRUCTURAL CONTROLS ON ALTERATION AND ORE MINERALIZATION IN THE HARGOSARI AREA, TIRTOMOYO DISTRICT, WONOGIRI REGENCY, CENTRAL JAVA PROVINCE Andi Faesal; Wahyu Hermansyah; Aji Syailendra Ubaidillah; Z.A Munarfan Putra; Iwan Dermawan; Khatib Syarbini; Heni Pujiastuti; Melinda Dwi Erintina; Dwi Winarti; Arief Rachman Hakim; Aryaumul Patriani
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 21 No 1 (2026): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47599/bsdg.v21i1.547

Abstract

This study evaluates the influence of geological structures on hydrothermal alteration and ore mineralization processes in the Hargosari area, Tirtomoyo District, Wonogiri Regency, Central Java. Detailed field mapping over an area of ±3 km², petrographic analysis, and structural interpretation using the Riedel shear model identify a principal mineralized zone extending approximately 1.2 km with a dominant orientation of N60°E. Mineralization is primarily controlled by strike-slip fault systems, consisting of dextral NW–SE and sinistral SW–NE faults that served as major conduits for hydrothermal fluid migration. These fluids produced quartz vein fragments and sulfide mineral assemblages dominated by pyrite, galena, sphalerite, and chalcopyrite. Secondary structures, including extensional fractures and en-echelon tension veins, developed within a transpressional regime, providing additional permeability pathways for mineralizing fluids. The Kayulawang Fault is interpreted as a pre- to syn-mineralization structure, while younger fractures represent post-mineralization deformation. Propylitic and argillic alteration zones envelop basaltic-andesitic lava bodies, reflecting multistage fluid–rock interactions associated with Plio–Pleistocene tectonic evolution. These findings underscore the critical role of strike-slip fault configuration and regional tectonic dynamics in controlling ore distribution and alteration patterns within volcanic-arc environments, offering important implications for regional mineral exploration strategies.