Claim Missing Document
Check
Articles

Found 56 Documents
Search
Journal : Interaksi Online

Pengembangan Website Magazine jatengtravelguide.com (Divisi Fotografer, Reporter dan Editor) Dimas Setiawan Hutomo; M Bayu Widagdo; Musyafi Tribun Jateng; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.564 KB)

Abstract

Di era globalisasi dan modern dimana masyarakatnya membutuhukan banyak informasi, baik dalam bentuk berita maupun dalam bentuk pengetahuan dari internet. Pengguna internet yang mayoritas remaja cenderung memilih internet sebagai sumber informasi yang cepat dan dipercayai. Untuk memenuhi kebutuhan informasi ini, banyak versi online yang dibuat dari versi cetaknya. Salah satunya adalah website magazine jatengtravelguide.com yang memberikan informasi seputar wisata Jawa Tengah.Dengan menggunakan penulisan berita secara feature yang merupakan hasil reportase atau peliputan mengenai suatu hal, biasanya sifat berita feature ini timeless, atau lebih lama relevansinya dibandingkan dengan straight news. Sedangkan untuk teknik fotografi menggunakan atau memperhatikan fotografi yang bersifat fotografi travel yang lebih menonjolkan komposisi, ukuran , dan keindahan suatu objek atau perjalanan.Berdasarkan laporan hasil karya bidang, jatengtravelguide.com berhasil memenuhi goals audiens yaitu 6000 visitor dalam kurun waktu 2 bulan, yaitu tepatnya 9123 visitor serta sudah berhasil membuat artikel dan mengunggahnya sebanyak 60 artikel. Konsep yang diambil dalam website jatengtravelguide.com sudah dianggap cocok untuk mewakili anak muda dengan angka 86% dari segi tampilan ataupun gaya penulisannya..
PEMBUATAN DAN PENGELOLAAN WEBSITE “WAWASAN.CO” (Desainer Website, Admin 1, Reporter 1, Fotografer, dan Editor) Rifqi Aditya Utama; Agus Toto Widyatmoko; Triyono Lukmantoro; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.707 KB)

Abstract

Seiring berkembangnya teknologi dan bertambahnya kebutuhan masyarakat akan informasi, pada November 2002, Wawasan membuka situs resminya www.wawasan.co.id sebagai sarana penyebaran informasi melalui internet. Namun, seiring pergantian kepemimpinan di Wawasan, terutama divisi redaksi, domain website resmi Wawasan pada tahun 2011 berubah menjadi www.wawasandigital.com. Hingga kini, Wawasan memiliki beberapa alamat domain, yaitu www.wawasan.co.id, www.wawasandigital.com, www.koranwawasan.com, www.wawasan.co , dan sub domain www.epaper.koranwawasan.com.Dalam perkembangannya, Harian Wawasan pada sektor online justru mengalami kemunduran. Berdasarkan hasil observasi, pengunjung www.koranwawasan.com per bulannya hanya sekitar 400 visitor, atau lebih kurang 13 orang perharinya. Dari total 14 rubrik, hampir keseluruhan dari rubrik-rubrik tersebut tidak update secara rutin setiap hari layaknya website online yang mengejar aktualitas.Selain website yang kurang terupdate, permasalahan lainnya adalah tampilan atau template yang digunakan. Dari segi tampilan antarmuka, website Wawasan ini memiliki beberapa kekurangan, diantaranya banyak gambar atau foto yang tidak muncul disetiap beritanya. Gambar atau foto dalam sebuah berita sangatlah penting untuk menarik perhatian pembaca.Kami bekerjasama dengan Harian Wawasan untuk membuat dan mengelola website www.wawasan.co. Pembuatan website baru ini karena tidak memungkinkan untuk melakukan perubahan pada website sebelumnya. Karya Bidang ini bertujuan untuk menyediakan berita terkini dan berbagai informasi seputar Jawa Tengah untuk khalayak, yang dapat diakses melalui website www.wawasan.co.Hasil yang didapat selama 50 hari project, Wawasan.co berhasil memenuhi target sebanyak 6.856 visitors, dengan rincian 258 visitors per hari, dan 1.500 visitors per bulannya dengan target awal 50 visitors per hari. Tim Wawasan.co juga berhasil memenuhi target berita dengan mengunggah 69 artikel dari target 60 artikel selama project berlangsung.Media online seperti Wawasan.co, dalam menyampaikan informasi harus tetap menggunakan kode etik jurnalistik seperti media konvensional, dengan memberikan fakta dan artikel yang memiliki nilai serta informatif. Perbedaannya, pemantauan website harus dilakukan secara rutin, terutama pada waktu prime time. Karena portal online sangat rentan terjadi eror, baik itu karena faktor internal website maupun faktor eksternal seperti hacker.
PEMELIHARAAN HUBUNGAN PASANGAN YANG MENJALANI HUBUNGAN ASMARA DI MASA PANDEMI COVID-19 Anunsiata Vanda Sanderiana; Agus Naryoso; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 10, No 2: April 2022
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah hubungan asmara membutuhkan perhatian, komunikasi yang lancar dan karakter – karakter tertentu untuk dapat mempertahankan hubungan asmara. Ketika pandemi Covid-19 melanda, terdapat beberapa fenomena dalam hubungan asmara yang berjalan dengan tidak lancar seperti perubahan intensitas bertemu, timbul perasaan jenuh hingga perbedaan pola pandang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus perceraian dan stres yang dialami pasangan dalam hubungan asmara akibat pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemeliharaan hubungan pasangan yang menjalani hubungan asmara di masa pandemi Covid-19, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan paradigma interpretif dengan pendekatan fenomenologi. Pada penelitian ini, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah in depth interview. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Relationship Maintenance Theory, Triangular Theory of Love, Equity Theory, dan Komunikasi Nonverbal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap pasangan melakukan pemeliharaan hubungan di tengah pandemi dengan berupaya untuk tetap terhubung, berkomitmen, hingga membagi tugas secara adil. Adapun kendala dialami di masa pandemi Covid-19 bagi pasangan yang menjalin hubungan asmara jarak jauh adalah kesempatan bertemu pasangan karena keterbatasan biaya, sarana transportasi, waktu untuk bertemu, serta munculnya perasaan canggung. Pasangan juga menemukan kendala untuk membangun silaturahmi dengan keluarga. Setiap pasangan menggunakan komunikasi interpersonal dalam bentuk verbal dan nonverbal untuk menyamakan persepsi, saling memengaruhi, menetapkan harapan, dan memahami satu sama lain. Pemeliharaan hubungan pasangan ditandai dengan waktu, tenaga dan materi yang diberikan satu sama lain, komitmen untuk bertahan dalam hubungan asmara, serta keyakinan yang dimiliki terhadap pasangan.
Negotiation Communication for the Same-Clan Marriage in Batak Toba Tribe Widya Septiana Simangunsong; Primada Qurrota Ayun, S.I.Kom, MA
Interaksi Online Vol 4, No 3: Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.736 KB)

Abstract

A same-clan marriage is basically prohibited in Batak Toba tribe but in some cases there are several couples did it. The different opinion of this issue triggers conflict for the couples and its surroundings. People nowadays consider that negotiation is the first step to set up a productive conflict where its conflict can be resolved by using the right communication. Couple who did same-clan marriage could negotiate the different point of view regarding this issue to form an agreement The writer used the interpretive paradigm and the data analysis technique as the phenomenology method of the study. The data of the study were three couples who did same-clan marriage. The theory used in this study was the Principled Negotiation from Fisher and the Win-win negotiation Strategies from Beebe et al. By using a qualitative approach, this study aims to determine several factors behind the occurrence of a same-clan marriage and the communication in negotiation of a same-clan marriage in Batak Toba tribe. The result of the study shows that there are 3 aspects of communication in negotiation of a same-clan marriage in Batak Toba tribe; language characteristics, the use of non-verbal communication, and the choice of communication line. When all the informant got involved in the negotiation process of a same-clan marriage, the study shows that mostly there is no decision for both sides. Through this study the writer concluded that the creation of an agreement when negotiating influenced by negotiations based on several principles; separating people from the problem, centered on interest not opinion, determination of choice for the mutual benefit and stands on an objective criteria which the negotiators negotiate through direct communication. The prepossessing result of the study shows that some clans in Batak Toba tribes no longer concern about the issue of a same-clan marriage.
Memahami Komunikasi Ibu yang Berkarier dalam Membentuk Konsep Diri Anak Sebagai Pribadi yang Mandiri Rakasiwi Oktaviana Hadi Saputri; Sri Budi Lestari; Agus Naryoso; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.475 KB)

Abstract

Latar belakang dilakukannya penelitian ini adalah fenomena ibu yang berkarier membuat anak harus bersikap mandiri dalam melakukan setiap hal dikarenakan kesibukan orangtua, oleh karena itu setiap ibu yang berkarier menginginkan anaknya memiliki konsep diri sebagai pribadi yang mandiri. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi antara ibu yang berkarier dalam membentuk konsep diri anak sebagai pribadi yang mandiri. Penelitian ini merujuk pada paradigma interpretif dan teknik analisa data yang digunakan mengacu pada metode fenomenologi. Subyek penelitian ini ialah tiga pasang informan dari keluarga dengan ibu yang berkarier dan memiliki anak berusia 12-14 tahun (Sekolah Menengah Pertama). Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Relationship Development dan Close Relationship. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis pekerjaan yang digeluti oleh ibu yang berkarier berpengaruh pada intensitas pertemuan, frekuensi dan durasi komunikasi antara ibu dan anak. Hal tersebut berpengaruh pada kedekatan antara keduanya sehingga pengembangan hubungan dengan cara komunikasi yang efektif perlu dilakukan. Respon positif dari orangtua membuat anak senang untuk bercerita sehingga keterbukaan dan kedekatan antara keduanya dapat terbentuk. Kedekatan yang tercipta membuat anak merasa bergantung pada orangtua dalam hal pengambilan keputusan mengenai masa depan, yakni mereka lebih mantap untuk memutuskan suatu hal setelah berdiskusi terlebih dahulu dengan orangtua. Komunikasi yang efektif antara ibu dan anak serta sikap orangtua yang konsisten memberlakukan pembagian tugas dirumah disertai dengan pemberian reward dan punishment, akan membuat anak memiliki konsep diri positif. Dua dari tiga informan anak memiliki konsep diri positif dan kemandirian meskipun masih terbatas pada kemandirian emosi dan intelektual, sedangkan informan anak lainnya memiliki konsep diri negatif karena kurangnya intensitas komunikasi antara ibu yang berkarier dengan anaknya serta kemandirian dalam hal intelektual dan sosial
Pengaruh Terpaan Berita Tentang Kebocoran Data Pengguna Tokopedia dan Aktivitas Word of Mouth Terhadap Tingkat Kepercayaan Dalam Menggunakan Tokopedia Thriyani Rahmania; Tandiyo Pradekso; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 9, No 2: April 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rise of online buying and selling activities has led to an increase in complaints about losses in transacting in e-commerce. One of them is the user data leak that occurred at Tokopedia. A number of online media reports explaining the case have become increasingly widespread and become public discussion. Assessment that comes from word of mouth tends to affect the level of someone’s trust in something. This study aims to determine the effect of news exposure about Tokopedia user data leakage and word of mouth activity on the level of trust in using Tokopedia. The theory used in this research is New Media Theory and Buyer Information Environment Theory. Tests are carried out by using the Simple Linear Regression Test with non-probability sampling techniques. This study used a sample of 60 Tokopedia Users aged 17-35 years who had seen, read, and heard news about Tokopedia user data leaks in 2020. The results showed news exposure about Tokopedia user data leakage (X1) on the level of trust in using Tokopedia (Y) obtained a significance value of 0.000 which means very significant with an influence level of 48.7%. Furthermore, word of mouth activity (X2) on the level of trust in using Tokopedia (Y) obtained a significance value of 0.268 which means that the regression test results are not significant.
Pembuatan Dan Pengelolaan Website Wawasan.Co (Marketing Communication) Veramitha Indriyani; Agus Toto Widyatmoko; Triyono Lukmantoro; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.106 KB)

Abstract

Portal berita online merupakan bentuk lain dari surat kabar online. Portal berita online saat ini dinilai lebih efisien karena sudah mulai banyak masyarakat yang meninggalkan surat kabar cetak dan beralih ke portal berita online yang dapat diakses dimana pun dan kapan pun. Bekerja sama dengan Harian Wawasan Semarang, dibuatlah sebuah portal berita online Wawasan.co. Wawasan.co bersegmentasi pada anak muda Jawa Tengah, khususnya Semarang yang berisi informasi lokal Jawa Tengah dalam delapan rubrik. Wawasan.co dibuat untuk menyediakan berita terkini dan berbagai informasi seputar Jawa Tengah melalui website yang dapat diakses oleh khalayak dan juga untuk mengembangkan keberadaan website Koranwawasan.com sebelumnya. Dalam pengelolaan Wawasan.co diperlukan adanya peran marketing communication dalam rangka memasarkan produk yang dapat dijual dan diberikan kepada khalayak. Marketing communication bertugas untuk melakukan kegiatan promosi website Wawasan.co dalam empat media sosial yaitu Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Kemudian, terdapat seorang reporter 3 yang bertugas melakukan kegiatan liputan mulai dari menulis artikel hingga mengambil foto/gambar pada rubrik Tahukah Kamu, Kuliner, Musik dan Film, dan sub rubrik Alam. Selain itu, tugas sebagai admin 3 yang mengelola media sosial sebagai sarana promosi kegiatan dan juga mengunduh berita ke rubrik Utama. Secara keseluruhan proses pembuatan dan pengelolaan portal berita online Wawasan.co berjalan dengan lancar dari mulai pra riset hingga evaluasi. Dikatakan berhasil karena hasil evaluasi dari Wawasan.co yaitu sebesar 93 persen khalayak tahu keberadaan Wawasan.co dan 95 persen berminat untuk mengunjungi Wawasan.co.
Pengalaman Komunikasi Orang Tua Terhadap Pendampingan Menggunakan Smartphone dan Internet Sarah Veradinata Purba; Hedi Pudjo Santosa; M Bayu Widagdo; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.405 KB)

Abstract

Smartphone and the internet is one of the new things that interest youngpeople nowadays especially among school age children. In the environmentalguidelines for schools, Smartphone and the internet have become mandatoryitems brought to be able to get along. This research aims to know thecommunication experience of parents in doing this against the use of Smartphoneand the internet. This study uses qualitative methods with phenomenologicalapproach. Informants in this study are the parents and children of 6 pairs. Theresults of this research were obtained that parents give the Smartphone andinternet facilities to the child because it wants his son to be able to get along andnot outdated. In addition to that of the research results are also obtained that thechild learns the internet the first time is from the experience of children see theirparents with internet and Smartphone, and the average child can already use theinternet since primary school. Mentoring is done by the parents the child'scommunication with disembodied here, where parents give advice – advice to thechild in the use of Smartphone and the internet
PEMBUATAN WEBSITE BERITA www.seputarpewarta.com (Fotografer dan Designer Grafis) KARYA BIDANG Fransiscus Anton Saputro; M Rofiuddin; Triyono Lukmantoro; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 3, No 4: Oktober 2015
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.308 KB)

Abstract

Berkembangnya teknologi elektronik dari waktu ke waktu memaksa media ikut serta dalam perkembangan ini. Dimulai dari media konvensional, kemudian berkembang menjadi media penyiaran seperti radio dan televisi. Terlebih lagi, saat ini mulai muncul istilah “media baru”. Media baru atau media online berisikian situs-situs berita, jejaring sosial, dan masih banyak lagi situs informasi lainnya. Perkembangan situs website lebih tersegmentasi. Ada situs tertentu yang membahas soal kesehatan, gaya hidup, olahraga, dan lainnya. Sangat jarang ditemui situs website yang memberitakan lebih dari satu tema. Melihat peluang ini, website berita www.seputarpewarta.com hadir untuk memberikan informasi seputar isu-isu dan kegiatan jurnalis khususnya yang ada di Kota Semarang.Pada website www.seputarpewarta.com, seorang reporter bertugas menentukan jadwal liputan, membuat berita, dan mengirim berita itu pada editor. Editor bertugas melakukan editing pada tulisan sebelum di tampilkan di website. Selain itu, terdapat pula fotografer dan designer grafis. Fotografer bertugas mendokumentasikan kegiatan yang mana menjadi ilustrasi dari berita yang ditulis reporter. Designer grafis bertugas melakukan design pada tampilan website, melakukan edit foto, dan juga menampilkan berita di website www.seputarpewarta.com. Banyak kendala selama proses pengembangan website seperti jadwal yang berubah, narasumber tidak bisa dihubungi, dan informasi yang kurang saat liputan.Dari data statistik, banyak pengguna internet yang mengunjungi Konten Berita sebagai salah satu rujukan informasi. Namun, ada beberapa berita yang kurang diminati pengguna internet. Terbukti dari jumlah pengunjung di bawah pengunjung berita lainnya.
Hubungan antara Tingkat Pemanfaatan Path, Frekuensi Face to Face Communication, dengan Eskalasi Hubungan Pertemanan Jarak Jauh. Adi Sukma Waldi; Agus Naryoso; Sri Budi Lestari; Primada Qurrota Ayun
Interaksi Online Vol 4, No 1: Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.372 KB)

Abstract

Pertemanan jarak jauh bukan lagi menjadi hal yang asing saat ini. Seseorang bisa saja berpisah atau tidak lagi berdomisili di daerah yang sama dengan teman mereka dikarenakan oleh berbagai hal, salah satunya pendidikan. Namun, hubungan pertemanan jarak jauh tergolong rapuh dan membutuhkan usaha lebih untuk mempertahankannya karena menurunnya frekuensi face to face communication secara drastis. Berkat perkembangan teknologi, kini mempertahankan hubungan pertemana jarak jauh dapat terbantu dengan adanya sosial media, salah satunya Path.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan dengan menggunakan paradigma positivisktik. Populasi dari penelitian ini adalah Alumni SMA 1 Batusangkar angkatan 2011 yang terlibat hubungan pertemanan jarak jauh, menjadi pengguna aktif sosial media Path minimal 1 tahun dan berusia antara 21 – 23 tahun. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan responden sejumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini adalah wawancara terstruktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan Path, frekuensi face to face communication, dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh. Teori yang digunakan adalah CMC dan Teori Penetrasi sosial. Hipotesis dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara tingkat pemanfaatan Path, frekuensi face to face communication, dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh.Berdasarakan hasil temuan dalam penelitian ini, terbukti bahwa adanya korelasi positif antara tingkat pemanfaatan Path dengan eskalasi hubungan pertemana jarak jauh. Semakin tinggi tingkat pemanfaatan Path maka semakin eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh juga semakinnaik. Dengan memanfaatkan Path, seseorang bisa tetap terhubung dan berinteraksi dengan teman mereka sehingga mereka tetap dapat saling mengetahui perkembangan kehidupan satu sama lain. Selain itu juga terbukti adanya korelasi positif antara frekuensi face to face communication dengan eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh. Semakin tinggi frekuensi face to face communication maka eskalasi hubungan pertemanan jarak jauh juga semakin naik. Saat melakukan komunikasi face to face, informasi yang dipertukarkan lebih luas dan lebih dalam dan personal. Dengan memanfaatkan sosial media Path dan face to face communication, akan dapat tercipta hubungan pertemanan jarak jauh yang harmonis dan menurunnya kemungkinan terjadinya konflik.
Co-Authors Adi Nugroho Adi Nugroho Adi Setiawan, Candra Adi Sukma Waldi Aditya Muhaimin Andika Agus Naryoso Agus Toto Widyatmoko Agus Toto Widyatmoko, Agus Toto Aldana, Dava Alvina Amallia Putri Damayanti Anunsiata Vanda Sanderiana Apriliansyah, Dimas Asti Amalina Widiyasari Atasa Yudha Ergana Aulia Ecallypta, Saffa Cokky _ Deffa Prameyta Desy Kurniasari Dewi Anggraini, Elysia Dilla Maulida Dimas Setiawan Hutomo Djoko Setyabudi DR Sunarto Dyah Puspita Saraswati Fransiscus Anton Saputro Ganes Trihapsari, Ganes Hapsari Dwiningtyas Hapsari Dwiningtyas Sulistyani Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Hedi Pudjo Santosa Indra Prasetya Intan Maylani S.D. Jasmine Zahra Joyo Nur Suyanto Gono Kania Azzahra Wibowo Khairani, Yulia Khoirunnisa Nur Fithria Klara Laurensia Lintang Ratri Rahmiadji Lintang Ratri Rahmiaji Lovegi David Sanjaya, Lovegi David M Bayu Widagdo M Rofiuddin Makarim, Nabil Martina Aurelia Carissa Maya Lestari Much Yulianto M.Si, Much Yulianto Musyafi Tribun Jateng Nabilah Amarilys Nadif Rizqulloh, Muhammad Naga Mulia, Wim Nandya Finandika Naura Iftika Ramadhanti Nur Fajriani Falah Nurist Surayya Ulfa Nurul Hasfi Nurul Laelatul Latifah Pemelia, Ehma Puji Purwati Rakasiwi Oktaviana Hadi Saputri Ranti Dinda Cintya Restu Ayu Mumpuni, Restu Ayu Riesma Laylinisa Rifqi Aditya Utama S Rouli Manalu Sabila Rosyad, Ananda Santoso, Hedi Pudjo Sarah Veradinata Purba Shafa Amanda, Karina Shafa Amira Rezkananda Shafira Fairuuz Hasnaa, Elza Shinta Maheswari, Irene Sri Budi Lestari Sriadi Lintang Kusumadewi Sunarto Sunarto Tandiyo Pradekso Taufik Suprihatini Taufik Suprihatini Teofani Dela Rosa, Teofani Thriyani Rahmania Trian Kurnia Hikmandika, Trian Kurnia Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Triyono Lukmantoro Turnomo Rahardjo Veramitha Indriyani Widya Septiana Simangunsong Wiwid Noor Rakhmad Yanuar Luqman Yayuk Indriyani.S Yuliyanto, Muh.