Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Luas Lahan Kelapa Sawit Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Indonesia: Analisis Data Panel Nursamsi, Nursamsi; Syahfitra, Muhammad; Sari, Novi Yulanda; Novfirman, Novfirman; Anwar, Muhammad Fathul; Jailani, Hary Yanto; Saqdiah, Fatma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4419

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara luas lahan kelapa sawit dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia menggunakan pendekatan data panel provinsi selama periode 2019–2023.  Analisis data penelitian menggunakan pendekatan regresi data panel.  Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Effect Model (FEM), yang mampu menangkap heterogenitas antarprovinsi secara lebih baik. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa variabel share luas lahan sawit berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM pada tingkat signifikansi 1 persen, dengan nilai koefisien sebesar 0,7864. Secara substantif, hasil ini mengindikasikan bahwa pengembangan sektor kelapa sawit memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah. Namun demikian, perlu ditekankan bahwa ekspansi sawit hendaknya dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam.
PENGARUH LUAS LAHAN KELAPA SAWIT TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA: ANALISIS DATA PANEL Nursamsi, Nursamsi; Syahfitra, Muhammad; Sari, Novi Yulanda; Novfirman, Novfirman; Anwar, Muhammad Fathul; Jailani, Hary Yanto; Saqdiah, Fatma
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4868

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the relationship between oil palm plantation area and the Human Development Index (HDI) in Indonesia using provincial panel data from 2019 to 2023. Data were analyzed using a panel data regression approach. The results of the Chow and Hausman tests show that the Fixed Effect Model (FEM) is the most appropriate, as it better captures inter-provincial differences. The estimation results indicate that the share of oil palm plantation area has a positive and significant effect on HDI at the 1 percent significance level, with a coefficient value of 0.7864. This finding implies that the development of the oil palm sector has contributed to improving community welfare through employment creation and regional economic growth. However, oil palm expansion should be carried out in a sustainable manner by considering social, environmental, and governance aspects to ensure that economic benefits are achieved without compromising natural resource sustainability.Keyword: Data Panel, Fix Effects Model, Humand Development Index, Oil Palm Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara luas lahan kelapa sawit dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Indonesia menggunakan pendekatan data panel provinsi selama periode 20192023. Analisis data penelitian menggunakan pendekatan regresi data panel. Hasil uji Chow dan Hausman menunjukkan bahwa model yang paling sesuai adalah Fixed Effect Model (FEM), yang mampu menangkap heterogenitas antarprovinsi secara lebih baik. Hasil estimasi FEM menunjukkan bahwa variabel share luas lahan sawit berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM pada tingkat signifikansi 1 persen, dengan nilai koefisien sebesar 0,7864. Secara substantif, hasil ini mengindikasikan bahwa pengembangan sektor kelapa sawit memiliki kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi daerah. Namun demikian, perlu ditekankan bahwa ekspansi sawit hendaknya dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola agar manfaat ekonomi yang dihasilkan tidak mengorbankan keberlanjutan sumber daya alam.Kata kunci: Data Panel, Fiex Effects Model Sawit, IPM
Analisis Komparatif Efisiensi Rendemen Dan Stabilitas Kadar Katekin Ekstrak Gambir (Uncaria Gambir) Menggunanakan Pengepres Hidrolik Dan Pengepres Ulir Skala Industri Kecil: Comparative Analysis of Yield Efficiency and Stability of Catechin Content of Gambir (Uncaria Gambir) Extract Using Hydraulic Press and Screw Press on Small Industrial Scale Valery Allen, Rio; Syahfitra, Muhammad
Atech-i Vol. 3 No. 1 (2025): Tahun 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/atech-i.v3i1.50

Abstract

Peningkatan efisiensi pengolahan gambir (Uncaria gambir) merupakan tantangan krusial bagi Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia, yang berfokus pada transisi dari metode tradisional menuju mekanisasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa dua teknologi pengepresan utama, yaitu Pengepres Hidrolik yang mengaplikasikan tekanan statis dan suhu rendah, serta Pengepres Ulir yang mengandalkan tekanan dinamis dan gesekan termal. Metode pengujian meliputi analisis rendemen gravimetri dan penentuan kadar katekin menggunakan Pres ulirektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan adanya trade-off yang signifikan antara kuantitas (rendemen) dan kualitas (kadar katekin) produk akhir. Pengepres Ulir memiliki keunggulan dalam kecepatan pemrosesan dan througpres hidrolikut harian, dengan potensi rendemen total yang lebih tinggi (6,47% pada data terajang), menjadikannya ideal untuk produksi volume besar komoditas. Sebaliknya, Pengepres Hidrolik, beroperasi pada suhu rendah (cold press), menunjukkan superioritas dalam menjaga stabilitas biokimia, yang diprediksi menghasilkan kadar katekin yang lebih tinggi dan lebih murni, menjadikannya pilihan strategis untuk hilirisasi produk premium dan farmasi. Meskipun demikian, kedua teknologi tersebut mampu melampaui efisiensi metode tradisional dan memenuhi persyaratan minimum kadar katekin Standar Nasional Indonesia (SNI) Mutu I.
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS USAHA UMKM BATIK KALINCUANG NAGARI TALANG MAUR KECAMATAN MUNGKA KABUPATEN LIMA PULUH KOTA Ona Guserike Afner, Synthia; Nursamsi, Nursamsi; Marta, Andrik; Syahfitra, Muhammad; Detafiano Prakasa Afner, Dendy; Yosafat Panggabean, Ehud; Sapinah, Sapinah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i2.%p

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui program BIMA Kemdiktisaintek dengan membentuk Mitra Batik Kalincuang di Nagari Talang Maur. Kelompok yang beranggotakan ibu rumah tangga ini diberdayakan untuk memanfaatkan limbah cair gambir sebagai pewarna alami batik, sehingga sejalan dengan konsep ekonomi hijau. Permasalahan utama mitra adalah manajemen usaha yang belum profesional, pencatatan keuangan yang belum standar, serta keterbatasan kapasitas produksi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, wawancara, sosialisasi, dan pelatihan. Pelatihan difokuskan pada dua bidang utama, yaitu peningkatan kapasitas produksi dan manajemen usaha. Pada bidang produksi, peserta dilatih teknik pencelupan dan kombinasi warna menggunakan limbah cair gambir sehingga menghasilkan batik dengan kualitas dan estetika yang lebih baik. Pada bidang manajemen usaha, peserta diperkenalkan pada struktur organisasi, konsep dasar akuntansi sederhana, perhitungan harga pokok produksi (HPP), serta pencatatan keuangan berbasis Microsoft Excel. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra dalam mengelola usaha secara lebih profesional dan terstruktur. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil memperkuat fondasi manajemen UMKM Batik Kalincuang sekaligus mendukung keberlanjutan usaha ramah lingkungan di Nagari Talang Maur.
Pemberdayaan KUB Maju Bersama melalui Budidaya Maggot untuk Pengelolaan Limbah Organik dan Penyediaan Pakan Ternak Alternatif Novi Yulanda Sari; Syinthia Ona Guserike Afner; Muhammad Syahfitra
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1330

Abstract

Limbah organik rumah tangga dan sisa hasil pertanian yang dihasilkan oleh anggota KUB Maju Bersama saat ini masih belum dimanfaatkan secara optimal, meskipun limbah tersebut dapat dijadikan sebagai bahan baku budidaya maggot dan sumber pakan ternak alternatif. Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan pakan ternak mendorong perlunya alternatif yang mudah diterapkan sesuai dengan kondisi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkenalkan budidaya maggot sebagai metode pengelolaan limbah organik sekaligus menghasilkan pakan ternak alternatif. Kegiatan melibatkan anggota KUB Maju Bersama dan beberapa anggota kelompok tani di sekitarnya. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan observasi lapangan, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan, praktik budidaya maggot, pendampingan, serta evaluasi secara kualitatif melalui observasi dan diskusi bersama mitra. Peserta berhasil mempraktikkan setiap tahapan budidaya maggot, serta mulai menerapkan budidaya secara mandiri menggunakan bibit yang diberikan. Hasil evaluasi kualitatif menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam budidaya maggot, serta meningkatnya kesadaran akan potensi limbah organik sebagai sumber daya yang bernilai. Secara keseluruhan, kegiatan ini menunjukkan bahwa budidaya maggot merupakan pendekatan yang layak diterapkan pada skala rumah tangga untuk pemanfaatan limbah organik sekaligus menyediakan sumber pakan ternak alternatif berbasis sumber daya lokal.
RETAILERS' PERCEPTION OF MEDAN CITY MAIN MARKET RELOCATION Syahfitra Muhammad; Nursamsi Nursamsi
Jurnal Mahasiswa Agribisnis Vol. 2 No. 1 (2023): July
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jma.v2i1.12274

Abstract

This study aims to analyze the perceptions of retailers towards the relocation of the main market in Medan City from five aspects, namely, accessibility, convenience, quality of vegetables and fruit, completeness of vegetables and fruit and price. Research method In general, retailers have good perceptions and are willing to move markets, but not all retailers have good perceptions of the five aspects. Convenience, quality of vegetables and fruit, and price received good perceptions. Meanwhile, accessibility to the market gets a negative perception from retailers. Accessibility to the relocated market is very limited. Both in terms of location far from the city center, the existence of limited public transportation, and expensive transportation costs. This is one of the reasons retailers are reluctant to be relocated and some who have been relocated choose shopping locations to other markets. Keywords: Relocated, Market, Perceptions